The first 200 lines.
Ah!
Ah!
- Ah! - Oh!
- Hei! - Ah!
Ah!!
Ah!
Jangan lepaskan! Kamu tidak boleh!
Hei! Bagaimana bisa kamu melepaskannya?
Hei! Hei!
Ah!
Ini Jang Doo Soo.
Park Man Dong sudah siuman dan mengaku bahwa dia yang menyakiti dirinya sendiri
Kamu tidak mengangkat teleponmu jadi kita mengirimimu sebuah
pesan. Tapi aku merasa harus memberitahumu dengan jelas
- Apa? - Jadi, kalau begitu...
Ah, ini benar-benar!
Cha Hong Do
- Bolehkah aku makan ini? - Iya, jangan dimakan semua.
Nama yang aneh.
Halo?
- Halo? - Siapa ini?
- Bukannya ini HP Cha Hong Do? - Siapa kamu?
Ini Kantor Polisi Gangnam. Siapa kamu?
Kantor Polisi Gangnam?
Kamu detektif itu kan!
Bagaimana kamu akan menyelesaikannya?
Beraninya kamu hanya percaya pada wanita gila dan mengubah seseorang menjadi tersangka?
Aku akan menuntut kalian karena pencemaran nama baik
Apa kamu tahu apa yang terjadi denganku?
Halo? Dimana Cha Hong Do?
Diam saja. Beritahu aku dimana Rumah Sakit mana Park Man Dong berada
- Kenapa? - Aku mau mengambil pulpenku. Kenapa?
- Kenapa? Tidak boleh?! - Tidak boleh.
Aku tidak bisa memberimu informasi pribadi seperti itu
Dia berada di RS dimana mobil ambulans yang membawanya. Aku tutup ya teleponnya!
Hei, hei! Psycho!
Psycho, kamu Grim Reaper wanita! Hei, lihat! Lihat aku!
Karena kamu,
karena kesaksianmu, aku diperlakukan seperti seorang pembunuh
Apa yang akan kamu lakukan?
Hei, lihat aku. Lihat!
Apa kamu tahu betapa menakutkannya ini?
Karena kamu, aku hampir mati
Kamu, jangan pernah muncul dihadapanku lagi
Jangan keluar. Tinggal saja sendirian dengan helmmu itu!
Si bajingan tengik itu. Aku sudah menyelamatkannya.
Orang itu yang membuatku gila, yang memakai helm adalah Cha Hong Do, kan?
Saat mereka bertemu di kantor polisi, mereka pasti mulai saling menyukai satu sama lain!
Tapi bukankah wanita itu tidak terlalu baik untuknya?
Ada apa ini?
Sangat menjengkelkan
Apa-apaan ini!
Ah! Apa sih ini?
Menjengkelkan sekali
Lift turun
Oh, kamu disini?
Kenapa?
Kenapa kamu melakukannya?
Tapi, apa kamu baik-baik saja?
Ah, terimakasih...berkat Anda Aku baik-baik saja
Aku minta maaf
Kenapa kamu melakukannya?
Kenapa? Kenapa?
Tunggu sebentar! Ah...
Aku mau membuka jendela
Lebih baikan kan sekarang?
Ah, dingin...
Ayah, kenapa kamu membuka jendelanya?
Siapa kamu?
Kenapa kamu seperti ini? Apa kamu baik-baik saja?
Um... Permisi.
- Mau apa kamu? - Bolehkah aku minta HP-ku?
- HP-ku. - Kamu mengagetiku
HP-ku
Hei! Tunggu...berdiri.
- Kenapa?! - Pergi sana
HP-ku!
Keluar saja sana!
Apa yang sedang kamu lakukan sekarang?
Hei! Masuk!
- HP-ku... - Masuk, masuk
Ah?
- Hei, pergi sana - Aku tidak mau
- Diam! - Aku akan pergi jika kamu memberikan HP-ku!
Pergi sana, pergi!
Kenapa kamu melakukannya?
Minggir. Tunggu sebentar
Ayah, siapa dia?
HP-ku!
Hei! Kenapa kamu masih disini?
Berikan HP-ku!
Hei? Kenapa?
Kenapa kamu terus mengikutiku?
- Apa kamu seorang penguntit? - HP-ku!
Kenapa aku harus punya HP-mu?
Apa ini?
Detektif Jang-ku?
Kamu bahkan punya fotonya?
Oh! Hei!
Kalian sudah saling mengenal kan sebelumnya?
Tunggu!
Itulah kenapa Detektif Jang memukulkan kan?
Kembalikan HP-ku!
Karena kamu, aku sampai pergi ke Kantor Polisi!
Karena kamu, aku menunjukkan sisi dari diriku yang tidak ingin aku tunjukkan pada Detektif Jang!
Kamu mengacaukan segalanya!
Kenapa kamu terus menyalahkan aku ketika kamu satu-satunya orang yang mabuk?
Kamu itu cuma dukun, 'psycho', dokter 'player'!
Wow.
Mulutmu baru saja meledak!
Kamu berbicara dengan sangat baik!
Aku seorang 'player' & 'psycho',
tapi aku bukan dukun.
Sialan kamu. Seharusnya aku membiarkanmu mati saja. Ambil saja HP-nya
Oh...tunggu, tunggu!
Hei! Lihat sini.
Kulitmu yang kemerahan...
dan anthrophobia...
kamu ingin menyembuhkannya, kan?
Kamu pasti ditakdirkan beruntung karena bertemu denganku
Aku adalah dokter terbaik di dunia, yang bisa menyembuhkan penyakit itu
Aku bisa menyembuhkan penyakitmu
Untuk sekarang, ayo kita bersama-sama selama 3 menit.
Kamu hanya perlu menahannya selama 3 menit. Mengerti?
Kesini...
Jika kamu bisa menahannya selama 3 menit, aku akan menyembuhkan penyakitmu
Aku akan memberikan HP-mu. Ayo...
Kamu masuk duluan.
Apa yang kamu lakukan?
Maaf. Duduk...
Duduk.
Hanya untuk 3 menit. 3 menit.
Sejujurnya, ada banyak yang ingin aku tanyakan kepadamu,
tapi aku tidak bisa menanyakan sebuah pertanyaan untukmu hari ini
Kalau begitu, aku hanya ingin memberi salam dan pergi.
Tidak.
Tidak ada yang ingin aku katakan padamu.
Aku harap kamu tidak akan pernah kembali.
Biarkan aku bertanya 1 hal. Kenapa kamu melakukannya?
Kenapa kamu melakukannya saat konsultasi berlangsung?
Kebanyakan orang bunuh diri secara diam-diam di tempat yang sepi
Sekarang kamu sudah melihat puteriku, apa kamu penasaran denganku?
Jangan dekat-dekat dengannya, bajingan kau.
Kemana perginya dia?
HP-ku...
Aku ahlinya mengubah diriku menjadi seorang nenek-nenek sekarang
Dia bilang sesuatu tentang mengetik... akankah aku bisa mengetik?
Tapi paling tidak, aku tidak memasak, mencuci baju membersihkan rumah.
Nenek Wanita Karier! Nenek Juru Ketik!
Aku punya firasat yang bagus
Betapa bagusnya jika aku memakai baju seperti ini
saat aku si Cha Hong Do, dan bekerja di sebuah perusahaan?
Mungkin saja aku bisa bangga dihadapan Detektif Jang.
Apa tangan Anda mau saya pijat?
Siapa yang datang?
Juru ketik yang baru.
Minggu lalu, Anda yang mempekerjakannya
Anda bilang,"buat si Nenek itu datang kesini untuk bekerja di kantorku minggu depan".
Baiklah. Kamu tidak memahamiku dengan baik.
Bilang maaf dan berikan dia uang transport pulang-pergi..
Dia jauh-jauh datang kesini. Paling tidak Anda harus menemuinya.
Apa yang akan aku lakukan sesudah bertemu Nenek itu?
Um...
Anda seharusnya masuk saja.
Pak Ketua yang akan berbicara langsung pada Anda.
Silahkan masuk.
Nenek macam apa yang datang bekerja hanya karena aku menyuruhnya seperti itu?
Apa mereka tidak punya kesibukan lain?
Bilang padanya, aku minta maaf dan berikan dia...
uang, sebagai upah transport. Antar dia sana.
Maaf, tapi saya mendengar apa yang Anda katakan dari luar.
Anda pasti salah sangka.
Apa?
1 hal yang tidak bisa orang-orang lakukaan saat mereka sudah tua adalah menghasilkan keturunan
Saya sangat ingin mencobanya.
Karena saya sudah sampai sini, cobalah pekerjakan saya sekali saja.
Saya meminta kepada Anda.
Tidak berhasil kan.
Omo!
Tidak seorang pun yang bisa menjadi Sekretarisnya.
Um, Ahjumma. Kamu tahu anak muda yanga ada di foto itu... Apa dia anggota keluarga disini?
Aigoo, dia adalah cucu Ketua. Bukankah dia tampan?
Dokter Go tidak mau makan kalau tidak ada makanan pendamping buatanku diatas meja makan.
Selain itu, dengan makanan pendamping buatanku, dia bisa menghabiskan 2 mangkok nasi.
Aigoo, dia memperlakukanku seperti neneknya sendiri.
Lalu apakah dia tinggal di rumah ini?
Tidak. Dia tidak tinggal disini. Dia hanya datang sesekali.
Nenek!
Apa? Dia sudah pulang.
Tidak, Pak Ketua ingin bertemu dengan Anda.
Apa? Aku? Sungguh?
Iya. Silahkan naik.
Naik saja.
Permisi.
Halo! Anakku sedang apa? Ini Ibumu.
Iya.
Kamu tahu kan kalau hari Jumat ini adalah ulang tahun Kakekmu?
Apa kamu sudah membeli kado? Pasti belum kan?
Baiklah... Ayo kita belanja bareng.
Aku baru saja mulai belanja.
No comments yet. Be the first to leave one.