The first 200 lines.
Berikan aku seikat bawang!
- Bawang bombai 3000. - Terlalu mahal.
Sama sekali tidak mahal, Ajumma.
Boleh dibilang termurah di pasar ini.
Harga barang-barang naik semua.
Presiden yang datang pun harganya tidak bisa dikurangi.
Ini adalah makanan organik hijau.
Aigoo, kurang sedikit dong harganya!
Memangnya aku bego?
Wah, sudah jadi pintar rupanya?
Kutambahkan timun dan terong deh!
Bok Soon lagi ada diskon besar-besaran!
1000! Bawang bombai hanya 1000 Won.
Bawang merah 1000, bawang bombai 1000!
Timun 1000!
Bukannya berbisnis, malah tidur.
Bok Soon, apa kabar?
Eun Jeong juga baik-baik saja?
Aigoo, waktu kau baru lahir...
karena kelalaian ibumu, kau jatuh ke lantai.
Karena itu kau jadi bodoh seperti ini.
Karena itu, tidak usah sekolah.
Bekerja dengan keras mencari uang saja.
Menghidupi adikmu.
Mengerti?
Aigoo, meninggalkan seorang anak bodoh seperti ini...
Bagaimana bisa tenang meninggalkan dunia ini?
Bok Soon, jika kau rindu pada nenek,
nyanyi saja lagu ini, ya?
Jjajangmyeon datang!
Jjajangmyeon sudah datang ya?
Aigoo...
Harus tambah 2000 lagi.
Hari itu bukannya kau makan 2 porsi?
Itu...
Apa? Timun lagi?
Jangan bayar pakai timun, tapi pakai uang... Uang...
Ini aku bawa saja.
Ambil satu wortel lagi. Tapi kalau labu tidak boleh.
Waktu datang ke sini aku melihat Byeong Joo di sini.
Tahukah kau ada berapa sanak saudaramu di perusahaan kami ini?
Sepupu, keponakan, semuanya ada.
Mau gila rasanya.
Kabarnya kau sedang membangun rumah.
Iya.
Membangun sebuah rumah multi keluarga.
Tapi tidak banyak untung.
Akhir-akhir ini memang begitu.
Mana ada hal yang gampang.
Oh ya, Ik Sang...
Ya?
Di dalam pabrik kita...
ada seorang karyawan wanita.
Tapi dia itu selalu mencari-cari masalah.
Akhir-akhir ini perusahan juga mengalami sedikit kesulitan.
Karena itu tidak bisa menggaji dia lagi, dan memecat dia.
Tapi dia terus-terusan demo.
Dia malah menghasut mereka yang awalnya baik-baik saja.
Karena itu, dia kupanggil ke mari.
Bicara baik-baik padanya.
Cukup adalah cukup.
Tapi sikapnya itu terlalu keras kepala.
Jadi dia kuhajar.
Tidak seharusnya begitu.
Sepertinya semuanya direkam olehnya dengan menggunakan ponsel.
Sekarang katanya mau dia sebar-luaskan.
Terus menerus mengancam kita.
Dia minta berapa?
300 juta.
Dihajar beberapa kali kemudian mau memeras 300 juta?
Hal seperti ini aku tidak bisa minta tolong orang lain.
Berikan ini padanya!
Kemudian ambil ponselnya.
Hei, Ik Sang!
Kau masih berhubungan dengan Tae Soo?
Tidak.
Menurutku ada yang aneh dengan anak itu.
Setelah dia datang, ayahmu meninggal.
Pokoknya jaga jarak dengannya. Dan jangan berikan nomor teleponku padanya!
Mendadak begitu mau cari 300 juta ke mana?
300 juta itu bukan jumlah yang kecil.
Kadang aku merasa Hyeong benar-benar hebat.
Karena itu kenapa mendadak suruh kami bergegas?
Aigoo, kakak ipar kali ini tidak usah menderita.
Kalau begitu Hyeong, kau hebat sekali.
Uang yang begitu banyak...
Hyeong...
Monster memukulmu lagi?
Kau mau...
kubantu kau membunuhnya?
Mau main bersama denganku?
Mana bisa kau membunuhnya?
Sana, kunyuk!
=Dichlorvos=-
Hyeong...
temani aku main-main.
Bukankah kau sudah janji tadi?
Hyeong...
Harus menepati janji.
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dar
Subtitle oleh: ~ Dark
Subtitle oleh: ~ DarkS
Subtitle oleh: ~ DarkSm
Subtitle oleh: ~ DarkSmu
Subtitle oleh: ~ DarkSmur
Subtitle oleh: ~ DarkSmurf
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Dark Smurf Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
=Monster=-
Bok Soon, sesuatu telah terjadi!
Minggir!
Ajumma, minggir!
Hei, bangsat kau!
Tempat ini adalah milik Park Bok Soon.
Sudah sejak dari umur 10 tahun aku di sini.
Nenekku pernah dengan jelas mengatakannya padaku.
Aku boleh berdagang di sini.
Dengan jelas beliau mengatakannya.
Ajussi, kenapa kau menindas orang lemah?
Ajussi, kau itu anjing ya?
Brengsek!
Apa lihat-lihat?
Anjing!
Eun Jeong! Eun Jeong!
Eonnie, mukamu kenapa?
Aku dipukuli orang.
Ada apa lagi?
Jika mereka datang lagi, berikan saja lapak itu pada mereka. Jangan berkelahi lagi.
Tapi itu lapak milikku.
Lapak itu bukan miliki Eonnie.
Dari dulu itu adalah lapakku.
Tanah itu bertuan.
Nenek pernah bilang itu adalah lapakku.
Jangan ribut lagi!
Karena kau seperti ini, makanya orang-orang berpendapat kau itu bodoh.
Bodoh?
Aku tidak mau bicara denganmu lagi, gadis jahat!
Ya, Hyeong?
Sudah lama tidak berjumpa.
Ada apa?
Apa katamu?
Kirim SMSnya ke sini!
Oh ya, Tae Soo...
Boleh aku minta tolong?
Itu...
Ada seorang wanita yang berjanji akan memberikan ponselnya padaku.
Tapi dia berubah pikiran.
- Setelah mabuk, di pantai kau... - Jangan diungkit lagi.
Wanita ini...
sepertinya karakternya tidak begitu oke.
Merekam dengan ponsel secara diam-diam...
Mengancam orang kaya...
Memeras uang mereka.
Kau bisa menerima tugas ini?
Penting sekali.
Tolong ya!
Bagaimana ya?
Apanya bagaimana?
Mau aku melakukan apa?
Hei...
Jika itu kau, kau pasti akan.
Aku akan apa?
Tolonglah!
Kau mencoret namaku dari kartu keluarga, acuh tak acuh...
Mengganti nomor telepon dan pindah rumah setelah selang waktu 4 tahun 7 bulan baru muncul.
No comments yet. Be the first to leave one.