The first 194 lines.
Bentuk nyata dari firasat buruk itu,
jantung Tim Y adalah
dirimu, Niko.
Kau memiliki mata yang sama denganku,
tetapi kau tidak bisa mengalahkanku.
Akulah yang mendominasi pertandingan.
Aku akan mengalahkanmu, Poni Berengsek.
BABAK KEDUA, 15 MENIT
"PERINGKAT BL KE-272, ASAHI NARUHAYA" Benar, serang sekaligus seperti ini!
Keahlian Naruhaya adalah menerobos
titik buta bek lawan!
Jangan harap!
Maaf, Naruhaya!
Direbut dengan bagus!
Kepung dia!
Rebut kembali!
-Serahkan bolanya! -Niko, kuserahkan padamu!
Aku akan merebut semua bola yang dioperkan padamu.
Kau benar-benar merepotkan.
Hancurkan pertahanan mereka!
Cobalah sekali lagi!
Isagi, sekarang waktunya untuk memakai keahlianmu!
Terus saja seperti ini, tetap memakai formasi Naruhaya!
Apakah begini sungguh tidak apa-apa?
Daripada merusak keseimbangan saat ini demi menjadikanku sebagai pusat,
lebih baik kuhalangi pergerakannya. Seharusnya lebih berpeluang mencetak skor.
Kalian juga sudah mendengarnya, bukan?
Soal "menguasai keahlian" yang Ego katakan.
Lantas?
Saat itu, aku memikirkannya dengan saksama
tentang apakah keahlianku.
-Gagamaru, kuserahkan padamu! -Orang yang datang ke Blue Lock,
semuanya memiliki bakat luar biasa.
Terlebih lagi, jarang ada yang bisa mengalahkan orang dengan teknik shoot seperti Ohkawa.
Namun, aku tidak boleh kalah.
Lariku kurang cepat, kemampuan fisikku juga biasa saja.
"Keahlian" yang dibutuhkan untuk bertahan di sini adalah
sepasang mata yang bisa memahami situasi keseluruhan lapangan dengan akurat
dan otak yang pandai memberi komando pada orang lain.
Sekalipun aku dihalangi, wawasanku tetap tidak akan berhenti.
Apa maksudnya?
BABAK KEDUA, 35 MENIT
"PERINGKAT BL KE-275, GURIMU IGARASHI" Baiklah, keahlianku itu "gigih menyerang lawan"!
Namo Amitabha!
Jangan biarkan dia mendapatkan bolanya!
-Operkan bolanya! -Sial!
Apa-apaan mereka itu? Hanya bisa bertahan.
Apa mau berakhir seri?
Strategi mengoper bola ke Niko, lalu dioper lagi ke Ohkawa telah kuhalangi.
Mereka bukannya tidak menyerang, tetapi tidak bisa menyerang!
Berarti kita hanya perlu terus menyerang!
Serang!
Begitu mencetak gol, kita akan menang! Taklukkan mereka!
Tidak ada waktu lagi, rebutlah bolanya!
Tinggal satu menit, sudah waktunya.
Taktik pemungkas kami.
Taktik ini hanya digunakan saat skor bernilai seri.
-Dari taktik defensif menjadi serangan balik. -Kepung, jangan biarkan dia mengoper bola!
Kodenya adalah...
saat Ohkawa menerima operan bola dan kembali ke wilayah kami.
Selama 89 menit sebelumnya hingga sekarang, hanya Ohkawa sendiri yang menyerang.
Namun, semua pemain tim Y akan menyerang bersama untuk pertama kalinya dalam satu menit terakhir.
Serangan balik pemungkas dalam satu menit!
Gawat, kami terjebak!
Kami mengatur terlalu banyak orang untuk menyerang.
Sekarang, pertahanan kami lemah.
Seandainya mereka mencetak gol,
maka kami akan kalah!
Tidak mau!
Aku...
Yang benar saja?
Cepat, halangi mereka!
Kembali ke posisi bertahan!
Celaka! Siapa pun itu cepat halangi mereka!
Yang di garis pertahanan terakhir harus menahannya!
Satu lawan satu.
Jika tidak bisa menahannya,
perjalanan sepak bolaku... perjalanan sepak bola kami
akan berakhir.
Aku harus... menghalangi dia!
Ohkawa?
Habislah!
Semuanya sudah berakhir.
Ternyata kau memang akan mengoperkan bolanya ke dia, Niko.
Karena "cita rasa mencetak gol" milik Ohkawa yang paling kuat.
Kita sangat mirip,
memiliki sepasang mata dan otak yang sama.
Jadi, daripada melakukan shoot sendiri,
lebih baik memilih membiarkan Ohkawa yang mencetak gol terakhir.
Aku telah menang, Niko.
Kau yang memilih mengoper bola di akhir,
kau tidak berhak menjadi striker!
Gawat, lawan kembali berada dalam situasi menguntungkan!
Kembali ke posisi bertahan! Rebut bolanya!
Bukannya melakukan shoot, aku malah memilih untuk mengoper bola.
Aku menangisi kekalahan itu.
Aku sudah tidak butuh diriku yang saat itu.
Aku ingin menang!
Sekarang saatnya untuk terlahir kembali!
Operan bagus, Isagi!
Tak masalah melakukan pelanggaran! Halangi dia!
Sial, kuserahkan padamu!
Baik. Serahkan saja padaku!
-Halangi dia! -Sial!
Selanjutnya kuserahkan padamu.
Rendah sekali, tetapi...
aku harus menerimanya!
Meleset!
Tidak, sasaranku adalah yang lebih jauh,
Nomor 11.
Bagaimana dia bisa berada di sana?
Majulah!
Lakukan shoot, Hantu Individualis,
Yoichi Isagi!
Aku adalah... seorang striker!
Pertandingan selesai.
Pertandingan keempat di gedung ke-5 Blue Lock
dimenangkan oleh Tim Z dengan skor 2:1.
Luar biasa, Isagi! Kerja bagus!
Kau hebat sekali, bisa-bisanya terkejar!
Sebenarnya secepat apa kau melaju?
Kau mau ke mana?
Sial!
Shoot-ku menghancurkan impian
kesebelas orang ini.
Inikah rasanya memenangkan pertandingan?
Perasaan apa ini?
Menyenangkan sekali!
TERLAHIR KEMBALI
BLUE LOCK
Merayakan Tim Z kemenangan di babak kedua.
Bersulang!
Sudah lama tidak makan daging, lezatnya.
Inilah rasanya memenangkan pertandingan, sungguh lezat.
Lezat.
Ini daging yang diperoleh karena aku dan Isagi mencetak gol.
Meski sepakat berbagi dengan semuanya, bisakah kau sedikit menahan diri?
Lezat.
Muntahkan, itu bagianku.
Baiklah, hari ini kita semua sudah sepakat akan berbagi lauk dengan yang lain.
Bisa makan lauk yang biasanya tidak bisa dimakan,
jadi jangan bertengkar.
Kau bibi kantin, ya?
Ada gyoza.
Sauri pasifik.
Terkadang memakan natto juga lumayan.
Masih ada asinan lobakku.
Tidak butuh.
Omong-omong, untung saja saat itu kau bisa mengejarnya.
Benar.
Apa kau tahu bolanya akan sampai ke kakimu?
Tidak, bukan begitu.
Aku berlari mati-matian agar aku bisa melakukan shoot,
lalu aku merasa kalau bolanya mungkin akan menggelinding ke sana.
Isagi, aku melihat semuanya dengan jelas.
Tendangan terakhir itu sangat bagus.
Bachira, terima kasih untuk operanmu.
Ini hadiah.
Tidak perlu, aku makan sendiri.
Jangan sungkan, silakan dimakan.
Mengoper.
Pokoknya, sekarang baru mengetahui keahlian Isagi itu "cita rasa mencetak gol".
Kita juga memenangkan pertandingan ini karena gol dari shoot Isagi.
Ini kenyataan yang tidak diragukan lagi.
Aku masih belum mengakuinya.
Pokoknya, kita sudah memenangkan pertandingan.
Kita harus tetap bertahan,
Tim Z!
Aku sudah muak dengan asinan lobak.
Cara tidurnya kacau sekali.
Selain itu,
sekarang aku tidak bisa tidur karena terlalu bersemangat.
Benarkah pertandingan dimenangkan karena aku mencetak gol?
Shoot yang kulakukan
sudah mengalahkan mereka?
Rasanya sangat menyenangkan.
Perasaan macam apa ini?
Ini pertama kalinya aku merasakan kesenangan ini.
Karakterku seharusnya tidak begitu buruk, 'kan?
Gawat sekali.
GEDUNG KE-5 TIM Z, RUANG CCTV
Chigiri?
Isagi,
untuk apa kau kemari?
Aku tidak bisa tidur, jadi ingin melihat video pertandingan.
Bagaimana denganmu?
Aku juga tidak bisa tidur,
jadi kemari melihat rekaman shoot yang kau lakukan untuk mendapat skor.
Sangat wajar jika tidak bisa tidur.
Poin ini adalah kunci penting kemenangan,
merupakan momen terhebat bagi striker.
Bagaimana mengatakannya, ya?
Jika itu aku sebelum datang ke Blue Lock,
pasti tidak bisa menikmati shoot seperti ini.
No comments yet. Be the first to leave one.