The first 200 lines.
Episode 1: Dari Nasib Menjadi Takdir "1 Persen Peluang Cinta"
Baiklah.
Bisa kita mulai sekarang?
Ya, pak
Baiklah, tepuk tangan konsentrasi! Konsentrasi!
Selanjutnya kita ada kelas di luar ruangan ,kan?
Iya!
Rapikan meja kalian. Ayo kita keluar
Jangan lupa bawa semua peralatannya. Dan jangan lari-larian!
Wah bagus semua!
Kyung Eun, kau membuat kupu-kupunya dari tanah?
Iya ini cantik meski terbuat dari batu dan tanah
Wah, ibu sampai tidak kepikiran bisa begini
Bagus sekali!
Ibu akan memberimu cap "Kerja Bagus".
Anak-anak, kalian jangan kemana-mana ya?
Ya, Bu.
Permisi, anda baik-baik saja?
Bagaimana ini?
Kakek!
Kek, Kek, bangun!
Kakek!
Sialan!
A..Apalagi kali ini?
Aku penasaran perusahaan pembuat handphone tahan banting itu
Tidak rusak meski dibanting berkali-kali
Kursinya juga. Hotel kita memang membeli barang-barang bagus.
Bukannya ada meeting dengan Mr. Kingston jam 4 ini?
Y..Ya Pak. Kami sudah siap.
Kami sedang menunggu anda
Mereka check out dari kamar kelas bisnis kita
dan mengajak meeting di hotel lain?
Apa ini tantangan untuk kita?
Atau ini kesalahan staf yang tidak kompeten?
Itu.. karena..
hotel itu bagian dari jaringan kita, mungkin kita bisa membiarkannya kali ini
Meeting selanjutnya harus di hotel ini.
- Ba..Baik pak. - Tentu saja!
Halo.. Ada yang bisa saya bantu?
Ya.
Apa yang anda cari?
Staf di sebelah sana bisa membantu anda
Dasar muka dua!
Sikapnya juga palsu!
Terima kasih
Sepertinya dia tunawisma. Apa tidak masalah kita menerimanya?
Lihat saja nanti. Atau kita bisa mengirimnya ke RS lain.
Tapi dia juga tidak punya wali
Permisi!
Ya?
Sa..Saya wali bapak itu
Oh, begitu
- Kerja yang bagus - Terima kasih.
Mr. Kingston, Bagaimana kalau kita makan di hotel kami sebelum anda pergi?
Jadwalku sangat padat
Sangat padat ya? Sayang sekali
Kami baru mempekerjakan chef dari Belgia, dia jago masakan Meksiko.
- Dia kelihatan putus asa. - Menyedihkan
Baiklah, aku akan mengatur jadwalku
Ok, aku akan menelepon anda nanti.
Ok
Kenapa Mr. Kingston mau jauh-jauh ke hotel kita?
Padahal awalnya dia menolak
Mr. Kingston paling suka makanan Meksiko
Orangtuanya juga dari Belgia.
Ya, Bu?
Herbalis mana lagi kali ini?
Apa dia spesialis masalah punggung? atau akupuntur?
Oh, dia tampan ya
Hari sabtu jam 2? Di SH Arpengia Hotel?
Steak di sana enak
Aku mengerti, aku akan berusaha
Baiklah.
Apa ibu tidak lelah melakukan ini?
Paling tidak aku bisa pergi ke tempat bagus dan dapat makan gratis
[jisubikinngiler: Kalian akan pergi ke live "Music Gayo" Ji Su?]
[kalausajaakulebihmuda: Tentu! Mana mungkin aku melewatkannya?]
[istrijisu: Aku serasa mati karena tidak bisa datang ke fanmeeting
dan semakin tersiksa setelah membaca komentar kalian!]
Tunggu. Haruskah aku memperbaiki tata bahasa mereka atau membiarkannya?
Tidak.Kalau aku sok menggurui di sini, mereka akan membenciku
Ini tidak akan membantu Ji Su-ku
Aku juga harus menyelesaikan itu semua!
Aku penasaran keadaan Kakek itu
Kakek tidak boleh keluar dari RS!
Tempat ini terlalu bagus. Jangan buang-buang uang.
Tapi, kakek lebih baik istirahat dulu
Tidak, tidak.
Oh ya berapa biaya rumah sakitnya?
Tidak seberapa. Anda tidak usah memikirkannya.
Satu kali infus tidak seberapa
Ini
Harusnya ini untuk istriku, tapi aku ingin memberi padamu
Kenapa kakek memberikan yang seharusnya untuk istri kakek?
Istri kakek akan marah nanti
Tidak, tidak. Kau sudah menyelamatkanku
Tolong terima ini sebagai tanda terima kasihku
Kalau begitu aku tidak bisa menolaknya
Aku sebenarnya sangat suka apel
Terima kasih.
Tas, HP, Kunci, Dompet
Baiklah. Kunci
Aku terlambat!
Sempurna
HP-ku!
Tunggu!
Kenapa dengan kalian semua? Sekarang waktu yang penting!
Orang bisa menuduh kita melakukan insider trading!
Pak
Bagaimana kalau kita menghubungi Presdir, lewat Red Call ..
Presdir?
Ketua Tim Kang, Kau bekerja di sini tanpa tahu
siapa sekarang pemilik hotel ini?
Kau tidak tahu posisimu sekarang?
Sudah lama hotel kita berdiri sendiri!
Kau masih mengira kau Ketua Sekretaris di SungHyun Group?
Aku harus menyingkirkan itu dulu
Ya, Pengacara Park?
Ini Red Call dari kantor pusat SH Group.
Beraninya pengacara biasa menggunakan Red Call?
Dia salah satu orang kepercayaan Presdir
Lebih baik...anda..menerima teleponnya pak
Ini Lee Jae In.
Aku yakin pengacara SH Group tidak punya urusan dengan hotel kami.
Aku akan ke sana. Kita bicara langsung saja
Aku akan pergi selama 2 jam
Urus masalah hotel baru yang akan dibangun di Hawaii
dan pesta pembukaan hotel kita di Jeju
Kita akan meeting saat aku kembali
Dia lebih baik menyuruh kita jangan bernafas saja!
Si brengsek itu
Dia bilang 2 jam. Ayo bersiap
Anda baik-baik saja? Anda tidak terluka,kan?
Aku baik-baik saja. Harusnya aku hati-hati. Maaf.
Ya, Bu.
Ya, Aku sudah sampai.
Aku mengerti! Aku akan melakukan yang terbaik!
Baiklah.
Anda mau kemana?
Coffeshop di sebelah sana
- Toiletnya dimana? - Toilet?
Di ujung sana lalu belok kiri
Coffeshopnya di sebelah sana
Oh, terima kasih.
Dia pasti ke sini untuk kencan buta
Stafnya baik sekali
Kau di sini, CEO Lee?
Sudahlah
Aku bukan temanmu sekarang. Tapi tim Legal SH Group.
Ada apa sampai kau menggunakan Red Call untuk menghubungiku?
"Beraninya pengacara biasa menggunakan Red Call?"
Tepat sekali
Beraninya pengacara menyuruhku, CEO Hotel, datang semaunya?
Presdir mengubah wasiatnya
Lee Jae In.
Ini tidak main-main
Aku juga tidak main-main
Ini wasiat kakek, dia bebas melakukan semaunya
Tidak ada hubungannya denganku
Baiklah. Duduklah dulu
Kau tidak tahu apa artinya ini?
Kalau kau mendapat saham Presdir ditambah saham yang sudah kau miliki
kau bisa mengambil alih SH Group!
Tapi sebagai gantinya,aku harus menikah dengan perempuan pilihannya
Itu syaratnya!
Aku tidak mau melakukannya
Kau tidak penasaran sedikitpun siapa perempuan itu?
Tidak sedikitpun
Karena aku tahu tanpa perlu menanyakannya
Ini bukan pertama kalinya terjadi
Saat kakek menulis wasiatnya pertama kali, 3 tahun lalu..
Bukan Han Joo Hui.
Siapapun itu, aku tidak tertarik sama sekali
Tidak ada hubungannya denganku
bahkan jika kakek akan menyerahkan seluruh hartanya
Aku puas dengan yang aku miliki sekarang
Aku bisa berdiri sendiri dengan kemampuanku
Kalau dulu kakek bisa melakukannya, aku juga bisa.
Kita berdua tidak kenal perempuan ini
Aku yakin orang lain juga tidak mengenalnya
Kau mungkin tidak mau warisan, tapi perempuan itu bisa saja sebaliknya
Jadi?
Saat aku bilang aku tidak tertarik, aku sungguh-sungguh
AKu pikir kau membuat keputusan yang benar saat itu
Tapi tidak kali ini
Bukan pilihan yang tepat
[Yang menikah dengan perempuan ini akan mendapatkan warisan]
Presdir tidak mempermasalahkan siapa yang akan menikahinya
Bahkan jika itu Tae Ha.
Siapapun yang menikahinya akan menjadi penerus SH Group!
Kau juga tahu Tae Ha ingin memiliki perusahaan ini!
Sial
Baiklah kalau begitu, Kek!
Aku juga tidak suka kalah
Sini, ibu berikan cap
Bu guru aku sudah punya lima cap "Kerja Bagus"
Benarkah?
Bagaimana denganku, Bu? Kenapa aku tidak mendapat capnya?
Ayo kita lihat
Ini dia
No comments yet. Be the first to leave one.