The first 200 lines.
Dipersembahkan Oleh: NHXSUBS
Diterjemahkan Oleh: Reaperworldx
~o~0~o~ Duri, 06 Mei 2017 ~o~0~o~ ~o~0~o~ Riau ~o~0~o~
Selamat menonton!
Vinod.
Shekhar.
Mukesh.
Sudah empat hari, tapi ia masih demam tinggi.
Apa yang salah dengan anakku?
Kau akan baik-baik saja, Nak.
Nak...
Apa kau buta?
Seluruh tubuhnya menjadi hitam.
Tidak ada yang memperhatikan.
Kupikir...
Palaram.
Palaram.
Berikan aku sebatang rokok.
Sudah 10 hari.
Aku mual, merasa ingin muntah.
Tolong Palaram, beri aku sebatang rokok.
Baba, kau akan mati dan menyalahkanku.
Hampir tidak ada napas yang tersisa di dalam dirimu.
Dan kau ingin merokok?
Ini!
Bapak .. Dhiman.
Bapak .. Dhiman, ini!
Kau harus memberi istrimu makan dengan benar.
Hampir tidak ada darah di tubuhnya.
Hanya 5 HB
Dia membutuhkan 2 unit.
Cepatlah.
Ada wabah demam berdarah, ada kekurangan darah.
Ambil sampel ini.
Oh! Peganglah, Ini cuma darah.
'Kalian tidak menyadari pentingnya darah orang lain...'
'... selama salah satu dari kalian tidak membutuhkannya.'
"Ini semburat merah... Mencurinya dari hatiku."
"Dan warnai tangan di dalamnya."
"Ini semburat merah... Punya kecanduan itu."
"Bahwa aku mewarnai bibirku dengan itu."
"Warna merah ini... mewarnai keinginan."
"Itu menuntut cinta."
"Ini semburat merah... Mencurinya dari air mata."
"Itu mewarnai mata di dalamnya."
"Warnanya merah ini... sangat menikmatinya."
"Itu berwarna jutaan."
"Warna merah ini... mewarnai kebencian."
"Ini menyebarkan pembantaian."
"Ini mengalir, mengalir dan berdarah di pembuluh darah..."
"Lampu itu akan menyala, dipanaskan,"... dan tidak mendengarkan siapa pun."
"Warna merah ini... membuatku muda."
"Ini mengalahkan dan mencerahkan intens dalam setiap pembuluh darah"
"Gets gelisah, membuat ombak..."
"... dan tidak bisa dikendalikan."
"Warna merah ini... menghancurkanku."
Oh! Rajesh.
Ini aku, Suraj.
Drakula.
Apa kabar?
Lama tidak melihatmu.
Apa yang membawamu kemari?
- Tidak ada. - Tidak ada yang datang ke sini tanpa alasan.
Berapa unit yang kau butuhkan?
Dua.
Hanya dua?
Seharusnya kau memberitahuku.
Aku akan menyediakan semua yang kau butuhkan.
Kami adalah teman lama.
Tidak, aku bisa mengurusnya.
Jangan sungkan.
Omong-omong, aku bertemu Shankar kemarin.
Dia kembali.
Aku yakin kau tahu.
Tidak?
Sudah 5 tahun, Rajesh.
Kemana saja kau?
- Apa yang kau lakukan akhir-akhir ini? - Tidak ada.
- Aku mendirikan sebuah pabrik es krim kecil. - Bagus.
Apa kau ingin bicara dengan Shankar?
'Shankar pernah memberitahuku...'
'Kita manusia adalah kantung..'
'... yang diisi 5 liter darah segar'
'bersama hati seberat 250 gram.'
'Dan cerita ini... Hati itu juga."
Dengar, beritahu pamanmu Pool Singh...
...untuk memeriksa apa namamu ada dalam daftar.
Baik. Berikan aku uang.
Begitukah pria dewasa!
Apa kau tidak malu meminta uang dari ayahmu?
Aku memberimu pekerjaan pemerintah yang bagus!
Dua pekerja dalam satu keluarga.
Bukankah pikiran itu memalukan, papa?
Pekerja inilah yang mengangkatmu menjadi seorang pria.
Oh papa! aku merasa sangat diberkati.
Kau lupa lagi...
...mengambil persembahannya, Rajesh.
Biarkan dia mengisap habis darah ayahnya dulu.
Ibu... Bagaimana rasanya menikah dengan orang tua?
Kau...
Ini adalah departemen pemerintah.
Jumlah pekerjaan yang kau lakukan tidak pernah cukup.
- Halo - Ada apa?
Aku ingin bertemu Phool Singh.
Kau menemukannya. Itu aku.
Aku putra Shakti Dhiman, Rajesh Dhiman.
Ya.
Nak.. kau sudah tumbuh menjadi seorang pria sekarang.
Bagaimana kabar Shakti? Aku sangat sulit menemuinya.
- Seperti itulah dia. - Baiklah.
Nak, bagaimana dengan teh... atau rokok?
Tidak, hanya daftar.
Daftar?
Aku tahu... Daftar Diploma Lab.
Ya.. Ya..
- Apa kau juga melamarnya? - Ya.
Begitu ya.. Duduklah.
Aku akan periksa daftarnya.
Palaram, ambilkan teh atau sejenisnya.
Aku adalah pamannya.
Aku akan segera kembali.
Baba... Palaram sudah menunggumu.
Pergilah.
Puji Tuhan!
Pergi saja baba! kenapa kau muncul pagi ini?
Kurasa kau belum bisa membuang sampah, Palaram!
Apa kau memakan obat yang kuberikan padamu?
Apa yang kau berikan padaku?
Sebelumnya aku tidak bisa melakukannya dan sekarang aku tidak bisa menghentikannya.
Ini adalah Karma-Nya.
- Apa kau mau beli obat juga? - Tidak.
Setidaknya beritahu golongan darahku, Palaram.
Aku perlu mengisi formulir untuk panti asuhan pemerintah.
Lagipula... aku adalah seorang yatim piatu Baba (ALLAH MANUSIA).
AB-ve
Sekarang tinggalkan saja Baba!
AB-ve
Anak yang sangat imut.
Apa kau ingin jadi Baba sepertiku?
Kau terlalu sombong!
Kau akan lihat kejatuhanmu suatu hari nanti.
Kau ditakdirkan hancur olehku.
Ramphad, buang bajingan ini keluar.
Emberku!
Emberku!
Emberku!
Emberku!
Emberku!
Puji Tuhan!
Aku sudah melihat daftarnya.
Namamu.. ada di daftar.
Selamat, kau sudah diberi izin masuk.
Permisi, Saudaraku. Apa kau tahu kapan daftar keluar?
Darimana asalmu?
Saharanpur.
- Berapa skormu? - 75%
Kembalilah ke Saharanpur. penerimaan disini adalah 95%
Saudara macam apa kau!, tidak perlu 95% untuk tampil di PMT. aku sudah memberikan tes itu.
- Lalu pergilah ke PMT. - Kau saudara yang sangat kasar!
Seseorang tidak menyebut orang yang kasar sebagai 'saudara'. Dasar 75%!
Apa?
Administrasi?
Boleh aku masuk, Nona?
Kau sudah masuk.
Aku pikir aku harus bertanya dulu.
Jika aku menolak, kau tetap akan masuk, kan?
Benar juga!
Apa yang kau inginkan?
Baiklah.
Aku ingin melihat daftar Diploma, Nona.
"Nona" apa?, Kau mengangapku sebagai "Nyonya"?
Namaku Neelam.
Itu nama yang indah, sama seperti dirimu.
Berhenti menggodaku.
Apa yang kau bisikkan pada Tuan Pushpendra?
Aku melihat semuanya dari sini.
Aku memujimu.
Pembohong.
Aku tidak pernah berbohong Nn.Neelam. Aku bersumpah demi ibuku.
Apa manfaat dari semua ini?
Aku sudah menyerahkan sahammu pada Pushpendra.
- Siapa namamu? - Shankar Malik
- Aku akan membacanya. - Tidak... aku akan baca sendiri.
Namamu tidak akan hilang jika aku yang membaca daftarnya!
Aku sangat pemalu ketika seorang gadis membacakan namaku di hadapanku.
Pandanganmu bisa membunuhku hari ini, Nona!
Terima kasih, Nn. Neelam.
Jangan lupa beritahu Tn. Pushpendra.
Aku sudah selesaikan pekerjaannya.
Kau juga sudah menyelesaikan pekerjaanku!
Bagaimana penampilanku?
Pergilah, bajingan!
Nona. - Aku akan perlihatkan padamu!
Fantastis! - Bodoh!
Hei... saudara... kau sombong dan pembohong.
Tidak ada penerimaan 95%.
Aku baru saja bertanya.
Aku juga bukan saudaramu, bukankah kau menanyakan itu?
Dasar anjing!
Itu adalah 40.000, sobat.
No comments yet. Be the first to leave one.