The first 191 lines.
Semenanjung Gloucester, New Britain--
Salah satu lingkungan hidup yang paling brutal
Yang dihadapi para Marinir selama peperangan Pacific...
Di Semenanjung Gloucester
Pada serangan pendahuluan sebelum invasi,
Pesawat-pesawat Angkatan Udara 5th Air Force Amerika Serikat menghujani posisi musuh dengan bom
Dengan menjatuhkan 400 ton bom sepanjang jalur pantai.
Tujuan utama misi adalah menguasai dua landasan udara militer
Di ujung barat New Britain
Untuk memutus jalur dan mengisolasi markas-markas besar Jepang
Di Rabaul, sebelah timur pulau.
Invasi dimulai 26 December 1943.
Waktu itu permulaan musim hujan
Dan sejujurnya, saya belum pernah melihat hujan seperti itu dimanapun
Seperti yang terjadi di Semenanjung Gloucester.
Hujan membasahi tubuh kami sepanjang waktu.
Dan kami memakai baju yang sama...
... Selama tiga bulan, saya kira.
Sepatuku sudah hampir hancur sama sekali
Dan dua kuku jari kakiku sudah lepas.
Kemanapun anda pergi, semua berlumpur sampai ke lutut.
Kendaraan hampir tidak bisa bergerak.
Kami bahkan melihat sebuah buldozer terperangkap...
Dan menghilang ditelan lumpur.
Untuk para Marinir, kondisi hutan
Dan peperangan yang tak henti-hentinya
Membebani fisik... dan psikologi mereka.
Tempat ini satu-satunya dimana aku lihat moral Marinir pergi ke neraka.
Separahnya, dibandingkan dengan tempat lain dimanapun...
Tidak, moralmu? Langsung jatuh kebawah.
Semuanya letih.
Maksudku, letih secara fisik...
secara mental...
Dan anda sampai pada titik
dimana Anda sudah tidak perduli sama sekali.
Selamat datang di Australia, Melbourne.
Translated by neosferatu resync with boribor
The Pacific
Part Four
- Sledge: Siap! - Sgt. Crease: Tembak!
- ( ledakan ) - 73.5 serang nol!
- Sial, Sledge! - 73.5--
Oswalt! Cepat! Ayo, Aku menunggu kau!
- Sekarang! - Senjata siap!
- Cepat! - Oswalt: Amunisi!
- Cepat! - ( tembakan )
Keparat.
Sgt. Crease: Apa yang terjadi, Sledge?
Kau mengetahui "Bob" selingkuh dengan pacarmu, hah?
Dave sudah tidak mau memberikan kamu HJ? Apa itu yang terjadi?
Kau menembak diluar target.
Saya pikir Anda bilang "drop 2-5," Pak.
Oh, kau pikir?
Demi Tuhan, kalau kau tidak tahu, kau tanya.
"Ulangi target, Sersan."
Ada serangan artileri diatas kepalamu,
Tembakan senapan mesin, jadi kau katakan dengan jelas.
Kau teriakkan kalau perlu, karena kau baru saja membunuh dua orang sahabat terbaikmu
Sementara Tojo dan Fuckface disana terus menghujani baris depan kita dengan tembakan.
Buat lingkaran!
Kalian Marinir sekarang. Bukan rekruit.
Tiap kali kalian ragu bila akan menembakkan mortar,
Kalian tanyakan dengan cara terkeras yang paling memungkinkan.
Kau dengan aku, Sledge?
Ya, Sersan!
Kembali ke tempat. Ulangi lagi.
Porter and Barkley, giliran kalian.
* hail the heaven-born prince of peace *
* hail the son of righteousness *
* light and life to all he brings *
* risen with healing in his wings *
* while he lays his glory by *
* born that man no more may die *
* born to raise the sons of earth *
* born to give them second birth *
* hark the herald angels sing *
* glory to the newborn king. *
Lelaki: "silent night"!
All: * silent night *
* holy night... *
Narasi Leckie: "Dear Vera,
Selamat natal untukmu.
Aku harap di hari suci ini kau baik-baik saja.
Dan ku harap kau dapatkan salju untuk natal kali ini.
Aku tidak bisa katakan dimana aku sekarang,
Tapi cukup kau tahu, Kami tidak dapat banyak salju sekarang.
Ha ha.
Kami dapat makan malam natal yang menyenangkan hari ini
Bahkan menyanyikan lagu-lagu natal juga.
Aku hanya ingin kau tahu dimalam natal ini, aku aman.
Temanmu, Robert Leckie."
Hei, kawan-kawan, ternyata orang Jepang juga suka Raleighs.
Yah, hmÉ Tidak ada Jepang di Guadalcanal pada hari pertama.
Kita semua tau betapa baiknya ternyata.
Hei, Leckie, kamu tidak di kompi H lagi.
Tidak, Pak. Aku bersama Letnan Larkin, bagian intel batalion.
Dia menugaskan aku untuk ikut patroli kompi H.
Yah, itulah MarinirÉ Benar, Leckie?
Mereka jadikan aku perwira dan menaruhmu di intel.
Oh, dan jangan pikir hanya karena kalian di bagian senapan mesin,
Kalian akan tidak ikut patroli.
Kolonel mau semua ambil senapan dan membantu.
- Kalian mengerti? - Semua: Ya, Pak!
Baik.
Masih mengunyah permen karetÉ
Dia tetap sama.
Saat ini.
- Apa kabar si Frenchy? - Siapa, Lebec?
Dia dulu Komandan di Dieppe. Canucks (panggilan orang Canada) kena hajar.
Aku masih tidak habis pikir bagaimana caranya orang Kanada
Jauh-jauh dari E ke T.O disini
Ku tebak ini ada kaitannya dengan sebuah perahu
Yang satu ini kena pecahan mortar.
Pasti mereka ada disekitar sini.
Kau tunggu, jaga belakang.
Aku tadi sudah didepan.
Ya benar, kau tadi didepan.
Sekarang kau dibelakang.
Belakang anak pelacur.
Tunggu, Ini aku. Ini Leckie, ini Leckie, ini Leckie!
Patroli Jepang, empat orang.
Aku tembak semua.
Kita ikuti alur sungai, sampai ke pantai,
Kemudian potong keseberang ke Bivouac.
Hei, kerja yang bagus dengan patroli Jepang tadi.
Lelaki: Makan. Simpan kalengnya.
Mau ini? Jadi supÉ
- Lelaki: Matikan api. - Matikan api!
Seperti kita bisa merokok dibawah air.
Lelaki: Matikan api!
Lelaki: Japs! Mereka datang!
Pindah pindah pindah!
Yesus! Siap-siap!
( orang-orang berteriak )
Sekarang!
Leckie, pergi ke tenda intel!
Kalau kita terdesak, bakar semua!
Semua maju kedepan!
Maju maju, ayo!
Pindah pindah pindah!
Pindah ke kiri! Ayo bergerak!
Ya!
Hentikan tembakan! Hentikan tembakan di garis depan!
Hentikan! Hentikan tembakan di garis depan!
Ini, ini yang terakhir.
Coba lihat kalau kita temukan yang satu lagi.
Leckie: Mereka menembak Obie.
- Runner: Macklin juga. - ( suara lalat )
Ku kasih tahu kalian, perang berikutnyaÉ Akan ada dua orang yang menghilang--
Aku dan P.M. yang mereka kirim untukku.
- Lelaki: Ada yang lain? - Lelaki #2: Tidak ada lagi disini.
Kompi G menahan tiga orang.
Runner: Yah, baguslah untuk mereka.
Serangan bonsai bunuh diri untuk yang lainnya.
Lelaki: Hei, kamera!
Leckie: Sepertinya semua orang Jepang di pulau ini semuanya...
Semuanya lari kesetanan ke Rabaul.
Mereka tinggalkan yang sakit dan terluka di kamp dekat sini.
Kemudian ada 100 relawan lagi untuk serangan bunuh diri seperti ini.
100 lawan 1200.
Entah amat sangat berani... atau sangat bodoh.
Atau hanya benar-benar membenci kita.
Martin, bereskan yang dua ini.
Leckie, Phillips, periksa gubuk itu.
Gibson, periksa area messÉ Ayo.
Ayo.
Sial.
Leckie?
Kuberikan hampir apa saja yang aku punya untuk ini.
Aku bahkan tak mau kau menyentuhnya.
Hujan sial ini tak ada hentinya.
Gibson, dia baik-baik saja?
Hanya lelah.
Tak heran kalian tidak pernah membicarakan Guadalcanal.
Kalian tidak melakukan apapun.
Tampaknya, JohnÉ Basilone mengerjakan semuanya.
- Oh, keparat kau. - Kami juga melakukannya
Tapi tanpa muka menggeram.
TidakÉ dia sudah pulang ke US, menjual saham dan kencan dengan wanita-wanita pirang.
Sementara kalian masih di surga ini.
Aku harus mengantarkan anak-anak ke Kolam Renang.
Ada yang mau menitipkan apapun dari bar?
- Dry martini? - Yah, ini bukan bar sebenarnya.
Leckie: "Dear Vera,
Kami belum lihat pasukan Jepang sudah dua minggu ini.
Mereka jadi pintar dan pergi dari tempat terkutuk ini.
Mereka bukan musuh kami lagi.
Musuh kami... hutan ini--
Hutan dan hujan."
Ahh, keparat!
Gah!
No comments yet. Be the first to leave one.