Release info

香ㅡㅡ하나뿐인 내편 My Only OneㅡㅡE73-74 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-01-21
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Young Hoon.

Kamu tidak apa-apa? Kamu tidak terluka?

- Dong Won. - Ya, Young Hoon.

Ini aku, Dong Won.

Young Hoon!

Aku sudah mencarimu ke mana-mana.

Ayah...

Ayah mengenalnya?

"Ayah"?

Apa ini putri yang kamu bicarakan?

Dong Won, kita harus bicara.

Do Ran, ayah permisi dahulu. Ayah harus bicara dengannya.

Baiklah.

Siapa dia sampai Ayah bertingkah seperti itu?

"Episode 73"

Young Hoon.

Bagaimana bisa kamu tidak pernah meneleponku?

Tidak tahukah kamu betapa terkejutnya aku melihatmu?

Kukira aku berhalusinasi

karena tidak melihatmu amat lama.

Aku bahkan ke penjara untuk mengunjungimu.

Dong Won, putriku tidak tahu apa-apa.

Apa?

Dia tidak tahu masa laluku,

apa yang kulakukan, atau apa yang kulalui.

Dia tidak tahu apa-apa.

Kami baru bertemu.

Aku tidak tahu itu.

Maaf, Young Hoon.

Dong Won.

Aku tidak mau putriku

mengetahui soal masa laluku.

Jika bisa,

aku mau merahasiakannya sampai mati.

Young Hoon, jangan cemas.

Kamu mengenalku. Aku teman terdekatmu.

Aku akan berusaha yang terbaik untuk menjaga rahasiamu.

Serta aku akan melindungimu mulai sekarang.

Jangan khawatir.

Terima kasih, Dong Won.

Young Hoon.

Jika aku pergi tanpa pamit, dia mungkin curiga.

Biarkan aku berpamitan dengannya.

Baiklah. Terima kasih.

- Jadi, kamu putrinya. - Ya.

Senang berjumpa denganmu.

Senang berjumpa denganmu juga.

Serta aku mau berterima kasih atas bantuanmu hari ini.

Aku sungguh menguasai...

Aku pergi dahulu, Young Hoon.

Baik.

Akan kupastikan para preman itu tidak berkeliaran di sini lagi.

Jadi, jangan khawatir dan berjualanlah.

Sampai jumpa kalau begitu.

Dah.

Ayah.

Bagaimana Ayah mengenalnya?

Dia teman dari masa lalu.

Dia melihat ayah di sekitar sini secara tidak sengaja.

Apa pekerjaannya?

Bagaimana bisa dia membuat para preman itu kabur?

Ayah tidak yakin.

Sudah cukup lama, jadi, ayah tidak tahu.

Begitu rupanya. Ayah juga bertemu dengannya secara tidak terduga.

Tunggu.

Astaga.

Jadi, banyak hal terjadi selama aku pergi.

Karena kini kamu sudah kembali,

aku amat lega.

Aku sudah lama ingin bilang begini.

Aku tidak ada teman untuk membahas ini.

Aku merahasiakannya sampai kini.

Kukira aku sudah mau terkena kanker internal.

Omong-omong,

Nona Kim pasti kerepotan.

Bukan itu saja.

Bahkan aku bisa melihat

Pak Kang merahasiakannya demi kebaikan Nona Kim.

Nona Jang mau Nona Kim diusir.

Dia memberi tahu Bu Oh dan mengada-ada.

Nona Kim diusir dua kali secara tiba-tiba

di udara yang dingin ini.

Mereka hampir bercerai.

Itu ribut sekali.

Hei, Bi Cho.

Kamu bilang apa tadi?

Beraninya kamu bicara seperti itu tentang aku.

Aku tidak menyebarkan kabar bohong.

Karena Anda, Nona Kim hampir diusir.

Ada apa ini?

Ibu.

Bi Cho menjelek-jelekkanku dan bilang

ke Bi Yeoju bahwa aku berusaha mengusir Kak Do Ran.

Ibu, bagaimana bisa seseorang yang bekerja untuk keluarga ini

membicarakanku di belakang?

Apa? Menjelek-jelekkan?

Bi Cho, benarkah semua itu?

Bi Cho.

Siapa yang membayar gajimu?

- Apa? - Bukankah sudah kubilang?

Aku sudah menyuruhmu menjaga mulutmu berkali-kali.

Tapi apa yang kamu lakukan? Kamu ceroboh.

Bu Oh.

Aku menjelaskan ke Bi Yeoju

apa yang terjadi selama dia pergi.

Aku tidak membicarakannya di mana-mana.

Aku yakin itu.

Kamu ikut campur.

Kamu berkeliaran menceritakan semua.

Kamu kira aku tidak akan tahu kamu memihak Do Ran?

Alasan aku memihak Nona Kim...

Aku punya alasan tersendiri.

Nona Jang selalu tidak sopan kepada Nona Kim.

Sejujurnya,

Nona Jang sungguh kejam dan lancang.

Apa? Kejam dan lancang?

Serta Bu Oh.

Jangan seperti itu kepada Nona Kim.

Anda harus adil dan tidak mendiskriminasinya.

Bi Cho, apa itu?

Kamu mengajariku?

Maaf.

Dia hanya pembantu. Beraninya dia seperti itu?

Dia amat menyebalkan.

Aku kehilangan kata-kata.

Terserah.

Ibu berada di pihakku lagi.

Baguslah.

Aku harus berhenti memikirkan Kak Do Ran.

Lagi pula dia menyebalkanku.

Haruskah kubawa Ibu ke tempat pijat?

Ini Bibi Hong Joo.

Ya, Bi.

Apa? Ibu pingsan?

Kenapa? Apa yang terjadi?

Bi, dia di rumah sakit mana?

Baik.

Astaga.

Da Ya, kamu mau berbelanja?

Ada apa?

Ibuku pingsan.

Apa? Hong Shil pingsan?

Ibu.

Kukira Ibu merestui pernikahan kami

karena sungguh menyukai Mi Ran.

Tapi Ibu malah mengira...

Ibu mengira aku gay

dan memacari Seung Jun?

Ibu mengorbankan Mi Ran

untuk menyembunyikan fakta bahwa aku gay?

Bagaimana bisa Ibu sesalah paham itu?

Serta jika Ibu salah paham,

seharusnya memberitahuku.

Bagaimana bisa Ibu sengaja memanfaatkan Mi Ran?

Dengar.

Go Rae.

Apa tidak apa-apa kamu meninggalkan kantor selama ini?

Bibi akan menjaganya.

Bukankah kamu ada janji temu?

Aku pergi dahulu kalau begitu.

Kuharap

Mi Ran tidak tahu soal ini.

Orang lain juga.

Tentu aja.

Akan memalukan jika orang lain tahu...

Go Rae sudah pergi, Kak.

Ini gila.

Kamu...

Ini semua karenamu.

Bagaimana kamu akan bertanggung jawab?

Hidup putra kakak tamat.

Kak, kenapa ini salahku?

Kakak juga yakin dia begitu.

Kakak percaya ucapan peramal.

Kamu yang kali pertama membuat kakak bingung.

Jika kamu tidak memancing kakak

bahwa Go Rae gay,

kakak tidak akan berpikiran seperti itu.

Kakak tidak akan menikahkannya dengan Mi Ran.

Kak.

Jangan konyol.

Astaga.

Astaga.

Ibu dan Bibi, ada apa?

Ibu.

Astaga, Hong Shil.

Kamu mengira putramu gay

dan menikahkannya

untuk menyembunyikan itu?

Aku tidak percaya ini.

Benarkah itu?

Eun Young. Da Ya.

Apa yang harus kulakukan? Hidup Go Rae hancur.

Astaga.

Aku memang merasa aneh

kamu mendesak pernikahan

walaupun kami semua menentang.

Kenapa tidak memberi tahu kami?

Bagaimana bisa kamu melakukan hal sekonyol itu?

Bagaimana bisa kamu salah

My Only One subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left