Release info

비켜라운명아 It'sMyLife E41 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-01
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Park Yoon Jae"

"Kang Tae Sung"

"Seo Hyo Rim"

"Jin Ye Sol"

"It's My Life"

- SBC. - SBC.

Enak sekali.

"Panggilan masuk"

- Halo? Ini Ahn Nam Jin. - Nam Jin.

Jin Ah.

Bisakah kita bicara sebentar?

Sekarang?

Di mana kamu?

Baiklah. Sampai bertemu di sana.

Jangan begitu.

Kamu benar-benar harus pergi?

Sebentar saja.

Aku akan kembali. Aku berjanji.

Kamu yakin?

Kamu yakin akan kembali?

Tentu saja.

Kamu dan anggota tim lainnya berada di sini. Aku akan kembali.

Ada urusan mendesak. Aku akan segera kembali.

Jika kalian akan pindah tempat, kabari aku. Mengerti?

Baiklah.

- Jae Seon. - Ya.

Nam Jin mau ke mana?

Katanya, ada urusan mendesak.

Bagaimana kalau kita pergi ke karaoke?

- Aku suka karaoke. Ayo! - Aku juga ikut.

Pergilah lebih dahulu.

Aku akan segera menyusul.

Seung Joo, kamu tidak akan ikut?

Tidak seru jika tanpa kamu, Seung Joo.

Aku harus menunggu seseorang.

Aku tidak bisa tetap di sini sampai dia datang.

Ada apa? Kamu ada janji?

Ayolah. Ini tidak adil.

Ayo kita minum lagi.

- Baiklah. - Ayo kita minum sekali.

- SBC! - SBC!

Mulai sekarang, aku tidak akan menemuimu

secara pribadi.

Aku telah memutuskan

kembali ke tempatku yang seharusnya.

Itu konyol.

Bisa-bisanya dia datang dan pergi sesukanya?

Jika kamu kembali ke tempatmu yang seharusnya,

apakah ini akhir?

Bagaimana

denganmu?

Kamu sudan datang.

Duduklah.

Apakah ada masalah?

Kamu tidak kuat minum soju.

Kamu bertanya apakah ada masalah?

Ada banyak masalah.

Banyak sekali masalah sehingga tidak bisa kuberitahukan semuanya.

Kamu tahu seperti apa.

Bergolak, malang,

menyedihkan, dan putus asa. Itulah hidupku.

Jin Ah.

Katamu, kamu ingin memeriksa sesuatu.

Aku menghapus masa lalu

dan kamu bertanya apakah aku bisa menghapusnya juga.

Benar.

Masa lalu

tidak bisa dihapus meskipun aku mencobanya.

Aku mungkin membuatnya terlihat mudah,

tapi aku tidak bisa menghapus seluruhnya.

Katamu, kamu sudah menghapusnya.

Maka kamu seharusnya bahagia.

Sedang apa kamu di sini?

Apa kamu tahu?

Saat meninggalkan kampung halaman, kulempar ponselku ke laut.

Namun,

aku tidak pernah bisa melupakan nomormu.

Tiap kali hidupku di Seoul terasa berat, aku ingat nomormu.

Jika kamu tahu bagaimana aku menjalaninya,

kamu pasti akan datang menyemangatiku.

Entah apa yang kulakukan.

Kurasa kamu tidak menyadarinya.

Aku harus berkali-kali memutuskan untuk meninggalkan

kampung halamanku.

Tapi tiap kali aku membuat keputusan,

kamu membuatku tidak berdaya, Nam Jin.

Aku tidak bisa pergi tanpamu.

Aku mengkhawatirkan bagaimana hidupmu tanpaku.

Jadi, aku sempat membatalkan keputusan itu.

Kamu seharusnya memberitahuku

bahwa kamu mau pergi dan menginginkan dukunganku.

Aku pasti bisa memahaminya.

Bagaimana jika aku memintamu

kabur bersamaku?

Akankah kamu pergi bersamaku?

Kamu tidak mungkin melakukan itu.

Kamu bukan orang yang sanggup meninggalkan ibumu.

Kamu bertanya apakah kamu harus menerima aku memiliki kekasih.

Ya.

Kamu benar. Aku memiliki kekasih.

Aku tidak bisa memilikinya meskipun aku berusaha.

Jadi, aku makin ingin memilikinya.

Saat dia berada di sisiku,

itu membuat jantungku berdebar.

Tapi kini sudah berakhir.

Apa maksudmu berakhir?

Maksudmu, kamu putus dengan Si Woo?

Kamu mengetahui

hubungan kami?

Ya.

Kudengar dia bertunangan,

jadi, aku khawatir kamu akan terluka.

Bagi dia,

aku hanya makanan cepat saji.

Itu menggugah anak orang kaya yang belum pernah mencicipinya.

Apa lagi yang dia katakan?

Pantai yang berbau amis.

Orang-orang tidak tahu itu kotor

dan hanya memalingkan mata dari pemandangan itu. Itulah diriku.

Siapa bilang begitu? Siapa yang berani mengatakan itu?

Apakah Si Woo yang mengatakan itu?

Aku sedang dihukum

karena menyakitimu.

Kamu peduli kepadaku, tapi aku meninggalkanmu

dan menginginkan sesuatu yang tidak bisa kudapatkan.

Jadi, aku dihukum.

Tidak, itu bukan salahmu.

Semua ini salahku.

Selama 20 tahun, hanya ada kamu di hatiku

dan aku percaya kamu segalanya bagiku.

Kukira kamu merasakan hal yang sama,

tapi aku keliru.

Seseorang

memberitahuku yang sebenarnya.

Tepuk dirimu dan katakan semuanya baik-baik saja

seperti ini.

Kamu terlihat tampan.

Mulai sekarang, kamu bisa memulai waktu lagi.

Waktu hanya untuk kita berdua.

Bukan berarti seseorang harus mencintaiku

karena aku mencintai orang itu.

Tanpa kusadari,

orang itu datang ke duniaku

dan membuat duniaku bersinar.

Itu adalah cinta.

Aku bodoh sehingga aku tidak mengetahuinya.

Aku tidak perlu memikirkan masa lalu lagi,

lalu membuat kenangan yang indah

bersama dengan seseorang.

Aku tidak mengetahuinya.

Kamu

memiliki kekasih.

Ya.

Rasanya aneh.

Rasanya seolah-olah seseorang merebut harta yang kusembunyikan.

Aku menyesal dan merasa hampa.

Maafkan aku.

Kamu tidak perlu meminta maaf.

Akulah yang pertama memutuskan hubungan kita.

Kudengar, Si Woo melunasi

utangmu kepada Dae Sik.

Benar.

Bisakah aku mengganti uang itu?

Aku mampu membayarnya sekarang.

Tidak, jangan lakukan itu.

Aku bisa menggantinya.

Aku merasa seperti beban bagimu.

Nam Jin.

Kamu tidak pernah menjadi beban bagiku.

Aku membayar uang itu darinya.

Aku bisa menggantinya.

Aku akan menjadi desainer kelas dunia dan mengganti uang itu.

Begitu.

Jika kamu membutuhkan bantuanku, beri tahu aku.

Aku tidak mau kamu mengalami masalah karena uang itu.

Apakah kita masih berteman?

Tentu saja.

Aku akan selalu menjadi temanmu.

Astaga. Dia bisa terkena pilek.

Astaga, di luar dingin sekali. Kenapa tidak tunggu di tempat lain?

Tidak apa-apa. Aku baik-baik saja.

Aku tidak kedinginan sama sekali.

Kamu gemetar. Kamu pasti kedinginan.

Temanku akan datang. Dia berjanji akan datang.

Jangan khawatirkan aku. Silakan pergi.

- Astaga. - Sampai jumpa.

Dia berjanji kepadaku akan kembali.

Jadi, percayalah kepadanya.

Percayalah dan tunggu dia.

Jin Ah.

Bangunlah. Jin Ah, kendalikan dirimu.

Jin Ah.

Jin Ah, kamu baik-baik saja? Bangunlah.

- Dia tinggal di lantai berapa? - Aku bukan makanan cepat saji.

Jin Ah, kamu tinggal di mana?

- Jin Ah. - Aku kedinginan.

Di mana rumahmu?

Dingin sekali.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left