Release info

Let's Eat Epi11 140206 HDTV x264 540p 720p-iPOP-WITH
A Commentary by Kdramas_Greek_subs
MANUAL TRANSLATED

Tags

HDTV
hdtv
x264
720p
720
HD
Published on: 2014-02-08
Downloads: 40
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa aku akan jadi pengangguran seperti ini selamanya

Semangatlah, Nuna.

Saat "milikku" merasa sedih seperti ini,

would I feel perky?

Apa?

Omo! Ketua Lee!

Selama ini, aku banyak berbuat salah padamu

Berikutnya, itu tidak akan terjadi lagi .

Dae Young Oppa juga memotret piring-piring kosong.

dan memposting restoran-restoran terkenal

Unik sekali kan?

Jadi Tuan ShikSha adalah...

Goo Dae Young?

Goo Dae Young itu ternyata Tuan ShikSha!

Oh! Tuan ShikSha!

Ah!

Itu Tuan ShikSha!

Kenapa kau tidak pernah mengatakannya dari dulu?

Aku itu fans berat Blog ShikSha!

Nuna, makanlah ini. Ah!

Saat "Milikku" makan sampai kenyang, Aku merasa kenyang juga.

Wow, Daebak!

Ah! Bagaimana ini?

Menakjubkan!

Tuan ShikSha!

Kau sudah bangun apa masih tidur?

Apa kau didalam?

Keluarlah sebentar.

Ada apa ini?

Ini!

Ini tanganku, kan?

Ah!

Karena aku memotret tanganmu tanpa ijin,

Kau mau menuntutku karena hak cipta kan?

Enggak kok

Kenapa aku harus menuntutmu?

Suatu kehormatan bagi keluargaku

Ah! Aku bisa muncul di Blog ShikSha!

Kalau nanti kau mau pergi ke restoran terkenal lagi,

Kau harus ajak aku!

Aigoo! Kau sangat menyukainya ya?

Episode 11: Orang sedang tidak jatuh cinta sekarang, Semua orang berdosa ~ Diterjemahkan oleh andan.alfaina @subscene ~

Jadi

bahkan restoran bibimguksu saat aku makan dengan Manager,

dia mempostingnya juga.

Lain kali kalau dia makan di restoran terkenal lagi,,

Aku akan pergi dengannya lagi.

Oh! Dia tahu sekali restoran-restoran terkenal

Mungkin dia yang paling tahu di negara ini

Saat aku bilang pada anak-anak kantor kalau Goo Dae Young itu Tuan ShikSha,

Semua orang terkejut

- Selain itu-- - Apa mungkin...

Kau...

Suka... pria itu, Goo Dae Young?

Apa?

Bukan Goo Dae Young.

Yang aku suka Tuan ShikSha.

Aku kan penggemarnya dari dulu.

Menurutku...

Ini bukan sebatas perasaan penggemar saja.

Saat Es Cream mu mulai meleleh dan wafflemu mulai dingin,

Kau sibuk bercerita tentang dia,

kau tidak makan sama sekali.

Kau!

bilang kau tidak mau membaginya,

Kau sengaja memesan satu waffle untuk 1 orang saja.

Kau!

dan juga...

saat kau suka seseorang,

Kau selalu mulai dengan jadi penggemarnya

Memang kapan aku seperti itu?

Bukti 1!

Setelah lihat dia bernyanyi dalam paduan suara,

kau mulai jadi penggemarnya,

Oppa si paduan suara!

Karena oppa itu juga,

meskipun kau lahir dengan agama Budha,

Tiba-tiba kamu buat keributan besar dan bilang mau di baptis jadi Katolik

Akhirnya kau kencan dengan Oppa itu.

Soo Kyung!

Terima kasih atas cintamu Bapa.

Makanan ini kau berikan pada kami dengan rahmatmu,

dan atas berkatMu hari ini.

Bukti 2!

Oppa Kapten tim basket di sekolah kita.

Oppa, Kau keren sekali!

Hey, Apa yang kau lakukan?

Oppa mau shooting! Oppa!

Apa ini?

Bahkan saat itu,

setelah mengikutinya dengan jadi penggemarnya,

meskipun kau kena pukulan bola basket dan pingsan,

kau masih saja senyum.

Dan kau mulai kencan dengannya seperti itu

Bukti 3!

Penyiar radio di sekolah kita,

mantan suamimu

Di tangan kita sudah penuh dengan masalah penugasan dan pengangguran,

tapi masih saja sedikit serakah ,

menghabiskan waktu untuk sepenuhnya...

Bahkan saat itu, kau terus saja bersikeras, kalau kau hanya fan

selama jam siaran kau sama sekali tidak masuk kelas,

Kau malah mendengarkan siarannya,

akhirnya kau kencan dengannya dan menikah dengannya

Kalau sekarang beda lah

Apa masuk akal aku suka Goo Dae Young sebagai seorang pria?

Dia itu 4 tahun lebih muda dariku...

Orang itu juga bujangan.

Memang benar...

Ini tidak masuk akal,

kalau kau nanti terluka lagi karena pria,

Aku cukup bilang itu karena kau kurang hati-hati.

Jangan terlalu khawatir.

Aku...

bukan lagi Lee Soo Kyung berumur 20-an yang masih ingusan

Aku juga sudah melewati pasang surut kehidupan.

Apa kemungkinan ini realistis dan tidak mungkin...

Semua orang juga tahu kalau umurku sudah 34 tahun

Oh!

Hallo Jin Yi!

Jin Yi!

Kau harus memilah sampahmu dengan benar.

Apa gunanya memilahnya dengan benar?

Bumi ini sudah kena polusi,

dan hanya karena aku sendiri yang tidak memilahnya dengan benar,

Bumi juga tidak mungkin tiba-tiba jadi bersih.

Membuang sampah tanpa aturan kayak gini..

- Ini Pelanggaran tindakan pengendalian sampah- - Peraturan!

Peraturan itu masalahnya!

Apa gunanya patuh pada peraturan tetap saja ayahku di penjara?

Kenapa tiba-tiba kau jadi seperti ini?

Jin Yi, Gadis yang selalu optimis kan?

Meskipun aku hidup dengan optimis,

semua hal tetap tidak berjalan dengan semestinya

Sekarang aku akan hidup dengan pesimis

Aku akan hidup dengan serampangan.

Pengacara yang membela kasus ayahku...

bilang kalau dia akan menutup kasus itu.

Kupikir segalanya akan berjalan dengan semestinya kalau aku menunggunya dengan sabar.

Karena ayahku terlalu polos.

Aku percaya kalau itu akan segera teratasi.

Barassi, terima kasih sudah menenangkanku

Maafkan aku, Unni.

Tidak apa-apa kok

Ah! Aku tidak tahu kalau kejadiannya seperti ini..

Aku akan minta tolong

Apa?

Aku bekerja di kantor pengacara.

Aku akan meminta pengacara kami untuk membela ayahmu.

Terima kasih, Unni!

Unni JJang, Unni yang terbaikl!

Aigoo!

Aku akan tanya dulu,

Belum tentu ini berhasil.

Tidak. Menurutku itu akan berhasil.

Bertemu dengan pengacara yang lebih baik,

Menurutku sesuatu seperti ini akan terjadi

Ah, benar-benar!

Kenapa kau begitu optimis sekarang, padahal tadi kau bilang mau hidup serampangan!

Ah, Oiya!

Tadi aku tidak memilah sampah dengan benar,

Aku harus memilah ulang

Aku menikmati tehnya, Unni.

Bara, bye!

Ya.

- Pilah sampahnya dengan benar ya! - Ya.

Permisi!

- Pria pengantar parsel! - Ya

Oh! Oh...

Aigoo.

Aigoo! aku saja.

Tidak perlu melakukannya

- Kau baik-baik saja...? - Ya.

Tadi aku mau meneleponmu.

Aku punya banyak barang yang harus diantar, jadi datanglah besok lusa ya.

Ya

Kelihatannya banyak yang harus kau antar hari ini.

Kau mau ke lantai berapa?

Aku...

Lantai 15, Lantai 14,

Lantai 11, Lantai 12,

Lantai 8, Lantai 5,

Lantai 4, Lantai 3,

Mari...

Elevatornya sebelah sini.

Ah! Aku naik tangga.

Jika aku pakai lift,

Aku harus berhenti di setiap lantai.

Membuang energi saja.

Jadi kau bisa naik lift ke lantai 15

dan turun itu mempermudah, kan?

Ah!

Ah, tidak apa-apa ya seperti itu?

Ah! Maafkan aku.

Aku bekerja jadi pengantar baru seminggu,

Jadi kupikir aku harus mengantar sesuai no urut pesanan.

Tidak apa-apa kok seperti itu!

Ayo kita pergi bersama saja.

Kau bilang lantai 15 kan?

Terima kasih

Let's Eat (Siksyareul Habsida / 식샤를 합시다) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Let's Eat (Siksyareul Habsida / 식샤를 합시다)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left