Business Proposal

Business Proposal (사내맞선)

Download Indonesian Subtitle

Release info

ㆍㅡㆍ사내맞선-Business-Proposal-E04-NEXT-NF
ㆍㅡㆍ사내맞선-Business-Proposal-E04-WEB-DL-NF
A Commentary by Kim_Ji-rim

Tags

other
Published on: 2022-03-08
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Sedang apa kau? - Aku…

- Hei. - Kita harus mengundur rapatnya

selama satu jam.

Pak Go terlibat kecelakaan kecil dalam perjalanan kemari.

- Benarkah? Undur kalau begitu. - Baik, Pak.

Mataku berbintit.

Apa kau tak akan menekan tombol?

Benar juga.

Ayo kita ikut acara uji rasa untuk lini produk baru.

Baik, Pak.

Acara uji rasa?

TIM PENGEMBANGAN PRODUK MAKANAN 1

TIM PENGEMBANGAN PRODUK MAKANAN 2

TIM PENGEMBANGAN PRODUK MAKANAN 3

Tolong berikan masukan yang jujur. Terima kasih.

- Kami Tim Satu. - Kami menerima beberapa masukan.

- Terima kasih banyak. - Ini.

- Mohon isi formulir masukan. - Ya.

Kami Tim Satu.

- Selamat menikmati. - Terima kasih.

Terima kasih.

- Kami Tim Satu. - Santai saja.

Koki Lee, kau bekerja keras sekali padahal koki lain tidak ada di sini.

Para koki lain sudah cukup berpengalaman. Ini pertama kalinya bagiku.

Kami Tim Satu. Ini ravioli kimci putih.

Presdir datang.

- Selamat datang, Presdir Kang. - Astaga, dia tampan!

- Terima kasih atas kerja keras kalian. - Dia seksi!

Presdir Kang, apa kabar?

Kenapa kau tak mengabari akan datang, Pak?

Kalian harus selalu siap.

Tim Satu selalu siap, bahkan koki kami ada di sini untuk membantu, Pak.

- Benarkah? - Ya, Pak.

Biar kuperkenalkan. Ini Koki Lee Min-woo dari M Kitchen.

Dia mengembangkan ravioli kimci putih bersama kami.

Aku Kang Tae-moo.

Senang bertemu denganmu.

Ini dia!

Apa ini ravioli kimci putih?

Ya, Pak.

Silakan dicoba, Pak.

Koki Lee.

Sepertinya kau kurang jeli.

Apa?

Aku dengar ini makanan untuk staf.

Makanan seenak ini seharusnya masuk ke menu.

Itu yang kau maksud?

Presdir rupanya bisa bercanda?

Sebelumnya aku hanya asal memasaknya dengan kimci,

tetapi berkat Ha-ri, ini menjadi hidangan khas kami.

Benar juga. Aku membaca proposal Bu Shin.

Aku bisa merasa dia percaya sekali padamu, Koki Lee.

Mereka berdua sudah bersahabat sejak kuliah, jadi…

Kurasa…

karena itulah mereka bekerja sama dengan sangat baik.

Ya, benar.

Omong-omong, aku tak melihat Bu Shin.

Bu Shin, apa perutmu masih sakit? Mau kubelikan obat?

Tidak usah, aku baik-baik saja.

Bagaimana reaksi orang-orang dengan ravioli kita?

Apa mereka bilang enak?

Tidak ada yang membalas pesanku.

Presdir Kang pasti sudah pergi. Apa aku kembali ke dalam saja?

Apa kau melihat Presdir Kang? Dia tampan sekali.

Kalau tak salah, Lee Min-woo, ya? Dia juga tampan.

Ya. Namun, ravioli kimci putih?

Ini pertama kalinya aku memakannya. Aku suka.

Aku juga. Menurutku itu yang terbaik di antara semuanya.

Memarmu makin parah. Mau telur untuk mengompresnya?

Apa kau tak tahu aku? Lebih baik aku makan.

Tidak apa-apa.

Benar juga, apa kata orang-orang mengenai ravioli?

Semuanya bilang makanannya enak, tetapi aku tak tahu apa mereka serius.

Orang-orang kantorku tidak berbasa-basi.

Mereka sangat pemilih.

Mereka bilang rasanya sempurna.

Sekarang, kita tinggal menyesuaikan sekaligus mengiklankannya.

Percayakan dan serahkan padaku, Koki Lee.

Kalau begitu, mohon bantuannya, Bu Shin.

Benar juga!

Mana ceritamu?

Cerita apa?

Mengenai konser yang kau hadiri. Yoo-ra juga ingin tahu.

Bagaimana? Apa kau menikmatinya?

Ya, aku menikmatinya.

Aku ingin kau pergi dengan seorang pria, tetapi sudah pasti kau pergi

dengan Young-seo, 'kan?

Aku pergi dengan pria.

Benarkah?

Dengan siapa?

Orang yang tak sengaja aku kenal.

Kau tak pernah bilang padaku kau berkencan.

Apa kau tahu dia orang yang seperti apa?

Ya, tentu saja.

Kau polos sekali. Kau bahkan tak tahu pria.

Kapan-kapan, bawa dia kemari.

Aku akan menilainya dengan mata jeliku.

Akan kuurus urusanku sendiri, Min-woo.

Jadi, urus saja pacarmu sekarang, bukan temanmu.

Kalian berdua rujuk setelah putus.

Kau harus lebih memperhatikannya.

Kenapa Young-seo lama sekali?

Dia benar-benar tidak sabar.

Aku sudah sampai.

Dia mirip sekali dengan tetanggaku.

Tunggu!

Itu memang dia!

YOUNG-SEO

Itu Presdir Kang!

Pak.

Selamat datang. Aku tak tahu kau akan datang kemari.

Setelah acara tadi, aku makin penasaran dengan masakanmu, Koki Lee.

Aku senang kau datang.

Aku akan menyiapkan sesuatu yang enak.

Sesuai dugaan, tempat ini populer.

Silakan duduk. Kemari.

Benar juga. Ha-ri juga ada di sini.

Aneh.

Padahal dia masih di sini tadi.

Silakan duduk di sini.

Kau akan muak denganku Jika kita melalui hari-hari bersama

Bahkan…

Halo.

Di mana kau, Ha-ri?

Ada rombongan besar yang datang ke kedai ayam.

Sepertinya aku dan Young-seo harus membantu.

Hei!

Aku mengerti!

Ya, baiklah. Sampai jumpa lain kali. Ya.

Tunggu.

Jadi, pria tampan yang kau lihat di toserba adalah Sekretaris Cha?

- Ya. - Dia tinggal di samping unitmu?

Ya.

- Pertemuan kalian luar biasa sekali. - Tepat.

Hei, aku tak akan bertemu lagi dengannya di sini, 'kan?

Sialan. Ini membuatku gila.

Jangan berpikir untuk datang ke apartemenku untuk sementara ini,

atau menyamarlah sebagai Geum-hui.

Kau yang harus jaga bicaramu.

Jangan sok akrab dengannya lalu keceplosan bilang Shin Ha-ri adalah Shin Geum-hui.

Sepertinya aku tak akan bicara dengannya lagi,

jadi, kau tak perlu khawatir.

- Kenapa? - Kau tahu

bahwa hubungan keluargaku dan Tae-moo memburuk akibat kencan buta.

Jadi, katanya dia tak ingin terlibat denganku.

- Apa? - Sialan!

Jelas dia menyukaiku saat kami pertama kali bertemu.

Tidak, sungguh!

Kau tak percaya denganku?

Tunggu, bagaimana jika Tae-moo menjelekkanku dan meminta

Sekretaris Cha menghindariku karena aku gila?

Dasar Archaeopteryx licik.

Tidak. Sepertinya Presdir Kang bukan tipe yang suka menjelekkan orang.

Dia terlihat dingin,

tetapi juga perhatian.

Kenapa kau membela Kang Tae-moo? Mencurigakan.

Tidak. Aku hanya…

Kau bahkan pergi bersamanya ke konser itu demi hubungan palsumu.

Apa kau menyukainya?

Bukan begitu.

Hanya saja, aku tak tahu saat melihatnya dari jauh,

tetapi setelah aku melihatnya dari dekat sekarang, dia tak seburuk itu.

Semacam itu saja.

Benarkah?

- Apa sebatas itu saja? - Ya!

Sudahlah. Ayo kita pesan.

- Apa makanannya sesuai seleramu? - Kini aku tahu

kenapa Bu Shin mengatakan masakanmu terasa riang dan bahagia, Koki Lee.

Aku juga setuju.

Terima kasih. Ha-ri amat memandang tinggi masakanku.

Kalian teman kuliah, ya?

Kami sudah tujuh tahun saling mengenal karena bertemu di umur 20 tahun.

Namun, kalian hanya berteman saja selama itu?

Maaf?

Maaf jika pertanyaanku terlalu pribadi.

Aku hanya mengira salah satu dari kalian jatuh hati

karena kalian sudah saling mengenal dalam waktu yang lama.

Namun, aku tak menyesalinya.

Aku senang sekali…

selama tujuh tahun ini.

Tujuh tahun, ya?

Pak, saat kau menanyakan hubungan Koki Lee dengan Bu Shin,

apa itu karena kau mendengar sesuatu?

Apa maksudmu?

Aku tak sengaja mendengar obrolan pegawai,

sepertinya Bu Shin menyukai Koki Lee.

Benarkah?

Tampaknya ada orang lain yang kisahnya seperti Nona Shin Geum-hui.

Apa?

Apa dia menghindariku?

Permisi!

Tunggu sebentar.

Apa aku virus atau semacamnya? Kenapa kau menghindariku?

Kau bahkan tak mau masuk ke lift yang sama denganku sekarang?

- Bukan itu… - Maksudku,

teganya kau menghindariku dengan terbuka. Tak sopan.

- Apa kau tak tahu sopan santun? - Aku tak menghindarimu.

Karena hal ini.

Kupikir kau mungkin tak suka bau dari kantong sampah.

Aku salah paham kalau begitu. Maafkan aku.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left