Car Masters: Rust to Riches

Car Masters: Rust to Riches

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Car Masters Rust to Riches S03E03-NF-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝙽𝙵 𝚁𝚎𝚝𝚊𝚒𝚕

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-07-10
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

EL CAMINO 1971 MOBIL TRANSAKSI TUNAI

Truk derek dalam perjalanan ke sini. Begitu juga Alex.

- Butuh bantuan? - Tidak.

- Panjang umur. - Dia datang.

- Agak canggung. - Halo.

Hei, Alex.

- Apa kabar, Alex? - Hei.

- Hai, apa kabar? - Baik. Apa kabar?

Ya, baik.

Sudah kami siapkan ini untukmu.

Kami mengambil proyek El Camino ini sebagai transaksi tunai sederhana,

tapi sayangnya ekspektasi Alex tak sesuai dengan kami.

Andai saja konsepku sudah matang…

Jadi, kita tak membuang-buang waktu.

- Kami tak biasa begini. - Ya sudahlah.

Mustahil bagi kami saat ini untuk menyelesaikan semua ini.

Sebagai pemilik bengkel, aku tak ingin hal seperti ini terjadi,

tapi itulah yang terjadi.

- Mungkin lain kali? - Ya sudahlah.

Saat terjun menggarap modifikasi pasang komponen katalog

yang tiada habisnya,

kami sadar proyek itu tak tepat untuk bengkel ini.

BENGKEL GOTHAM PERTAMA

- Hei. - Pertemuan tertutup.

Pertama kalinya.

Pertemuan tertutup. Itu mendesak saat ini.

Dengar, proyek El Camino adalah bencana,

jadi, kita butuh uang tunai sementara untuk operasional.

Terus terang, dua mobil komisi kelas atas pertama ini

memukul kami secara finansial.

Apa ide brilianmu?

Aku sebenarnya ada calon klien, berkantong tebal, punya Nova '70.

Dia ingin bibir bumper depan dibuat serba logam.

Disertai dengan daftar modifikasi yang dia inginkan?

Kami nyaris tak mendapat sepeser pun dari Delahaye.

Jadi, kami berharap mendapat ganti rugi dari El Camino.

Kami tidak mengerjakan ulang vinilnya maupun mengecat mobilnya.

Jadi, kami melepaskan hampir $10.000.

Satu-satunya mobil di garasi kami saat ini adalah Ford Woodie 1940

yang kami peroleh dari pertukaran Scout.

- Cantik sekali, Bung. - Sepakat.

- Akhirnya. - Sepakat.

Ini mobil ratusan ribu dolar kami,

tapi kami belum akan gajian setidaknya beberapa minggu.

Aku tahu Mark kewalahan dengan proyek klien kelas ini,

tapi kami butuh proyek yang bisa menghasilkan uang

secepat mungkin.

Pasti ada alternatif

untuk klien yang karena berduit, merasa berhak menuntut.

Kita harus lihat secara objektif.

Kita membangun mobil dan mendonasikannya untuk mendapatkan pelanggan kelas atas.

Ya, tapi dua terakhir adalah klien bawel penuntut.

Ini baru untuk kita.

Tepat sekali. Itu maksudku.

Prinsip bengkel ini telah sangat melenceng.

Aku tahu Shawn tidak sabar

untuk menambah daftar klien kelas atas,

tapi ini bukan visi yang kumau untuk Bengkel Gotham.

Visiku, mendonasikan mobil di Museum Otomotif Petersen,

mendapat klien kelas atas

yang ingin mobilnya dimodifikasi, dengan visiku.

Menurutku, kami seharusnya tak menerima klien baru dari Shawn lagi

sampai kami punya strategi lebih baik untuk menangani proyek kelas atas.

Mari kita bahas dengan tim bengkel dan lihat pendapat mereka.

Jika bersama, mungkin kita bisa buat rencana

yang bisa meluruskan kembali ke visi kita.

Ide bagus. Ayo bicara dengan mereka.

- Hei. - Hei, Teman-teman.

- Ada apa? - Waktunya diskusi.

- Oh, tidak. - Ada apa?

Aku tahu sudah tidak mengejutkan kita lagi

bahwa kita butuh proyek yang bisa menghasilkan uang.

Pertanyaannya adalah jenis proyek apa yang mau kita terima?

Aku ada beberapa klien kelas atas

yang siap membayar untuk membangun mobil mereka,

tapi ada konsekuensinya. Paham?

Kurasa tak ada dari kita yang bersemangat dengan proyek kita baru-baru ini.

Dari segi kreativitas, itu sangat membosankan sekarang.

Ya, seperti kerja kantoran, kaku. Di mana bengkel hobi yang dulu?

Aku paham kekhawatiran Mark.

Klien kelas atas punya permintaan khusus.

Sesuai cara mereka.

Tapi tujuan kerja kami selalu mobil ratusan ribu dolar

dan faktanya, proyek-proyek ini bisa berbulan-bulan.

Kami harus menanti lama untuk gajian

sehingga penting untuk menjaga para klien kelas atas

karena kami butuh uangnya.

Saranku bukan melepas klien kelas atas, tapi menolak sementara.

Aku ingin mendapatkan pembeli yang membiarkan kita berkreativitas

dan mengembalikan prinsip bengkel.

Ya. Proyek apa yang ingin kita kerjakan?

Katakan. Apa pandangan kalian?

- Aku punya proyek sempurna. - Apa?

Aku punya motor Wildfire.

Aku dulu mau merestorasi ini untuk pamanku

dan pada dasarnya aku bebas melakukan apa pun pada motor itu.

Itu menarik.

Motor ini, atau setidaknya yang tersisa darinya,

punya cerita luar biasa di baliknya.

Ini motor pamanku, Dave. Dia seorang kolektor moge.

Seluruh bengkelnya luluh lantak karena kebakaran hutan California.

Baginya, bengkelnya bukan sekadar bengkel.

Itu tempat sakral baginya.

Dia kehilangan semua motor, barang-barang pribadi, semuanya.

Itu sangat memukul.

Motor ini adalah satu-satunya yang bisa diselamatkan.

Katanya jika aku ingin merestorasi, aku bebas melakukan apa pun

jika aku bisa menjadikannya motor lagi.

- Itu rusak parah dan kotor. - Itu awal yang bagus.

Itu terbakar habis.

Ini catatan kondisinya. Rangkanya kucek, masih kuat.

Yang tersisa, masih bisa dipakai. Kita hanya butuh mesin dan transmisi.

Hampir semua komponen lain bisa kita buat.

Bisakah kita cari motor kampakan seharga $6.000 atau $5.000?

Tinggal itu saja.

Berapa bujetnya? Karena, maksudku…

Bujetnya sekitar $25.000.

Jadi, ini bukan moge, tapi…

Masalahnya, bagaimana pendapat pamanmu?

Apa dia ada uang untuk modal restorasi ini?

Biar kutanyakan dulu,

tapi jika ada yang menghargai garapan Bengkel Gotham,

pastilah dia pamanku.

Aku suka.

Kau mulai cari motor kampakan.

Kau tanya pamanmu, apa dia setuju.

Jika disetujui, kau punya visi untuk motor itu.

Constance, bantu Tony bongkar dan persiapkan motor Wildfire itu.

Caveman, kita ke gudang, ambil Woodie.

Yang lain, kita bisa bertemu di bengkel kedua

dan buat rencana untuk mobil itu.

- Laksanakan! - Bagus.

BENGKEL GOTHAM

- Hei, Tony, apa kabar? - Baik. Apa kabar?

Lumayan.

Aku baru saja rapat dengan kru.

Kami mau merestorasi motormu, Big Red, untuk proyek berikutnya.

- Sungguh? - Ya.

Lakukan saja, Tony.

Aku dekat dengan Paman Dave.

Dia suka mobil dan motor,

kami punya ikatan dan hasrat yang sama.

Ini kehilangan yang sangat besar baginya,

tapi membangun kembali motor ini akan sangat berarti baginya.

Sejak dulu, aku punya banyak motor,

tapi Big Red, dia biasa kuajak jalan-jalan.

Ya. Kami mau langsung menggarapnya.

Tentunya, salah satu poin besar yang kami bahas

adalah bujet sekitar $25.000,

jadi, aku ingin memastikan itu bukan masalah untukmu.

Ya. Jika aku tak punya, akan kuusahakan.

Baik. Senang mendengarnya. Tak sabar untuk mulai.

Kutunggu kabarmu.

DATANGLAH KE SISI MARK

Baiklah.

Jadi, visi sebenarnya untuk motor ini adalah mempertahankan esensinya.

- Terbakar. - Tepat.

Rangkanya tinggal dilapisi dan disemprot cat baru pun bisa,

tapi bekas ini tak bisa dibuat ulang.

Kita ampelas bagian yang terbakar, tapi masih bisa dipakai.

- Ya. - Baik.

Seharusnya aku suntik tetanus sebelum kerja hari ini.

Sejak pamanku memberiku motor ini, aku sudah punya visi tampilannya nanti.

Meski motor ini seperti tak bisa diperbaiki,

sebenarnya ada beberapa bagian yang bisa kupakai.

Jadi, bagian lama yang hangus akan diampelas

dan dilapisi bening untuk menutup tampilan terbakar.

Lalu, aku butuh beberapa komponen baru untuk menghidupkannya.

Mesin, transmisi, semua komponen mekanis yang akan menyalakan kembali motor ini.

Aku juga ingin tangki bensinnya diberi sentuhan seni airbrush ,

sesuatu yang bercerita tentang yang dialami motor ini.

Karena motor ini hanya akan ada satu, dibutuhkan roda yang unik,

jadi, aku akan buat pelek kaca 23 inci, menggunakan Plexiglas antipeluru.

Tony, kita harus berhati-hati.

- Ingat? - Ya, aku tahu.

Sebenarnya aku ingin membeli motor ini waktu itu.

- Dia tahu apa yang kukerjakan. - Ya.

Katanya, "Tidak. Kau akan memotong dan menghancurkannya."

Tidak, kita tak akan melakukan itu.

Kami bukan sekadar mau memulihkannya seperti dulu,

karena itu mustahil, motor ini berbeda sekarang.

Kami benar-benar berhati-hati menggarapnya karena ciri khas Dave sedikit berbeda,

mungkin sedikit lebih klasik, lebih konservatif,

tapi kurasa aku punya cara tepat untuk membangunnya

dan mempertahankan esensi dari peristiwa yang dialami motor ini.

Kuharap saat Dave melihat motornya, dia masih menyukainya.

Ada rakitan persneling, rakitan rem,

tangki bensin, dan rangkanya.

Ayo ke bengkel satunya dan bantu mengerjakan Woodie,

lalu saat Shawn mendapat motor kampakan, kita ampelas kerak dan karat dari rangka

agar siap dilapisi bening untuk menutup warna tembaga terbakar itu.

Jadi, tampilannya akan seperti sebelum kita membongkarnya.

Ya, tampilan terbakar mengilap, kau tak akan kena tetanus mengendarainya.

- Terbakar mengilap. - Ya.

BENGKEL KEDUA

- Woodie yang bagus. - Ya.

Ini Woodie 1940.

- Kondisinya bagus. - Ini jelas Woodie.

Kondisinya seperti tak butuh digarap ulang.

Car Masters: Rust to Riches subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Car Masters: Rust to Riches

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left