School 2021

School 2021 (학교 2021)

Download Indonesian Subtitle

Release info

학교ㆍ2021ㆍSchoolㆍ2021ㅡE15ㅡNEXT
A Commentary by CliffEdge
15. Terjemahan manual | 01:00:32 | Maaf kalau masih ada typo atau missed translate. Kolaboresyen with CJ Yeongsang, redaktur utama alias Nung sedang sakit | Silakan, BUAT YANG MAU AJA :))))) | Jangan lupa rate ijo-ijo kalau suka dengan subtitle ini. Happy

Tags

other
Published on: 2022-01-12
Downloads: 58
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

[Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun]

Takarir diterjemahkan oleh Tim Sekolah Daring

[Episode 15 Kalau begitu, itulah yang harus kita lakukan]

Kau sudah cari tahu apa yang hilang?

Temukan.

Temukan sekarang juga!

Ki Joon!

Apa siswa itu?

Aku akan bicara padanya.

Ki Joon.

Apa semalam...

...kau datang ke sekolah?

Aku bersama dia.

Kemarin, aku juga ada di ruang klub bersamanya.

Aku juga di sekolah.

A-Aku juga.

Jika itu benar, kita perlu selidiki semua siswa ini.

Mereka berusaha melindungi temannya.

Semuanya, tetap di sini.

Pakpol perlu memeriksa sesuatu bersama Ki Joon.

Aku bilang aku juga bersamanya, Bu Song.

Jung Young Joo.

Ayo.

Astaga...

Apa yang terjadi?

Astaga.

Apa yang akan dia perbuat?

Kau masuk lewat pintu ini dan langsung ke kantor direktur, 'kan?

Ki Joon.

Kau harus berkata jujur supaya Ibu bisa bantu.

Aku Direktur Gu.

Aku memeriksa semuanya dengan teliti, dan tidak ada yang dicuri.

Lacinya hanya rusak,

tapi satpam kami sangat berdedikasi pada pekerjaannya...

...hingga dia menelepon polisi terlebih dulu.

Tapi kami masih harus menyelidiki soal masuk secara paksa.

Ya, tentu saja. Tentu. Ya...

Tapi apa yang terjadi di sekolah mesti diselesaikan juga di sekolah.

Jika polisi menyelidiki sekolah atas laci yang rusak,

mungkin hatiku akan teramat hancur sebagai seorang pendidik.

Astaga.

- Aku mengerti, tapiㅡ - Jadi...

Pakpol.

Tolong jangan ungkit masalah siswa kami ke kepolisian.

Aku mohon.

Kau Supervisor Lee Kang Hoon, 'kan?

Ya. Siapa?

Kau tak ingat aku, ya. Sebelumnya kita pernah bertemu sekali.

Aku reporter yang melaporkan insiden suap dirimu.

Ko Byun Ho dari KBD.

Kudengar ada kejadian menarik, makanya aku mampir.

Tak kusangka kita akan bertemu lagi seperti ini.

Jadi, dulu kau dipecat karena terlibat suap...

dan kini kau menjadi guru yang dipecat secara tidak adil?

Wah. Menarik juga.

Aku sangat ingin melaporkan hal ini.

Kau pergi saja.

Benarkah?

Dia hanya akan mendapat ceramah?

Ya.

Tumben sekali.

Itu tidak seperti Direktur Gu yang kita kenal.

Mungkinkah dia membawanya ke kantornya dan menghukumnya secara privasi?

Bagaimana bisa zaman sekarang seseorang menghukum siswa?

“Gong Ki Joon. Kau pasti syok dengan kejadian pagi ini."

"Kau mau susu cokelat?" Itu yang akan dia katakan.

Aduh, bikin merinding.

Apa pun itu, pasti salah, 'kan?

Ki Joon akan baik-baik saja, 'kan?

Tentu saja. Ini cuma salah paham.

Hei, Kang Seo Young.

Mulai besok, aku gak bisa masuk sekolah.

Aku mau pergi kemah pelatihan untuk audisi.

Aku tahu. Semoga berhasil.

Kalau aku berhasil mencapai babak final,

kita gak bisa ketemu selama tiga bulan.

Tiga bulan mah cuma sebentar.

Cemugudh.

Walau aku tereliminasi di babak penyisihan,

aku baru bisa keluar setelah dua minggu.

Oh~

Tiga bulan dari sekarang, berarti tahun depan.

Jadi, kita gak bisa ketemu sampai tahun depan?

Benar.

Ini hari terakhir kita bertemu.

Aku bakal balik magang.

Apa?

- Selamat! - Keren.

Kapan kamu gajian?

Kamu bakal traktir jjolmyeon, 'kan? Dan katsu babi?

Tentu.

- Aku ikut senang. - Ji Won.

Kurasa masalah Ki Joon sudah selesai.

Apa?

Ngaca, dong. Kamu kayak zombie dan langsung cerah pas denger nama Ki Joon.

Hatiku sakit.

Bukan gitu.

Tapi apa maksudmu selesai? Kok kamu tahu?

Aku nguping di kantor.

Kayaknya dia lagi ngobrol sama Direktur Gu sekarang.

Direktur Gu?

Katanya Direktur Gu bakal bilang kata-kata lembut dan udah, deh.

Oh. Beneran?

Hei, lihat ini.

Sungguh bukan aku.

Aku belum pernah masuk ruangan ini.

Bahkan setelah tertangkap CCTV...

Bagaimana bisa kau tak tahu malu?

Ya, aku memang ada di CCTV,

tapi tidak melakukannya.

Toh ini bukan rekamanku masuk ke sini.

Lalu, untuk apa kau datang ke sekolah tengah malam?

Jung Young Joo!

Lihat? Kau tak bisa menjawab.

Bawakan buku catatannya sekarang.

Aku tak tahu soal buku catatan itu.

Untuk apa aku mengambil itu?

Karena Lee Kang Hoon menyuruhmu?

Tiap pagi kau membuat keributan di gerbang untuk mengembalikan posisi Lee Kang Hoon.

Cara yang terpikirkan olehmu hanya dengan memerasku?

Kau pikir pemerasan semacam ini akan mempan padaku?

Pemerasan?

Kau anak-anak yang tak tahu mana yang benar dan mana yang salah.

Jika seorang guru tampak sedikit baik, kau memercayai semua ucapannya.

Aku mengerti.

Guru yang memanfaatkan siswa, itu yang salah.

Bagaimana bisa seseorang menyalahkan siswa yang tak bersalah sepertimu?

Jadi...

Ki Joon.

Maukah kau kembalikan apa yang sudah kau ambil?

Aku sungguh tidak tahu.

Kau tak tahu cara mengetuk?

Pelakunya bukan Ki Joon.

Bicara apa kau?

Bagaimana kau tahu?

Karena aku bersamanya.

Aku saksinya.

Bersamanya?

Kau kaki tangannya?

Kau memenangkan persidangan kakakmu berkat Lee Kang Hoon.

Kau mau membalas kebaikannya?

Kami tidak masuk ke ruangan ini.

Aku tak mau mendengar apa pun lagi.

Pilih satu dari dua pilihan.

Kau mau mengembalikan buku catatan itu, atau...

haruskah aku mengadakan rapat komite disiplin?

Oh, tentu saja rapat komite disiplin berarti kalian berdua dikeluarkan.

Kami tak pernah berbuat apa pun hingga pantas dikeluarkan.

Tak pernah?

Jung Young Joo.

Mestinya kau sudah dikeluarkan, tapi aku mengabaikannya.

Dan ada rekaman CCTV kau masuk secara paksa.

Kau ingin belajar di sekolahku usai mencuri tanpa tahu malu?

Mencuri?

Omong kosong macamㅡ

Kita tak melakukan apa pun.

Jangan emosi.

Aku hanya akan menunggu sampai jam makan siang.

Kembalikan buku catatan itu.

Waktunya banyak, 'kan?

Keluar.

Ayo.

Jangan harap aku membiarkan saja kali ini.

Saat orang tuamu masuk,

kau bisa menyatakan posisimu di depan komite disiplin.

Jelaskan dengan benar dari sudut pandangmu.

Aku tak punya orang tua.

Kau pasti punya semacam wali.

Tidak ada siapa pun.

Kalau begitu, buktikan bahwa kalian tidak melakukannya.

Mestinya aku lebih berhati-hati.

Andai saja aku tak tertangkap CCTV...

...ini takkan terjadi.

Maaf.

Karena aku, kau terseret dalam kekacauan ini.

Jadi...

berpikirlah sebelum bertindak.

Bahkan di taekwondo,

kau cuma tahu cara menyerang, dan menyebutnya sebagai taktik.

Maaf.

Begini, terus terang...

jika aku bisa cari cara untuk mendapatkan kembali Kang Hoon Ssaem,

aku juga pasti akan melakukan sesuatu.

Tapi aku tak mau melakukannya sendirian sepertimu.

Kamu gak punya teman, ya?

Bisa apa sendirian?

Hei. Bagaimana denganmu?

Kamu menganggap kamu sendirian di dunia ini.

Terus apa? Gak ada orang dewasa?

Ibuku akan sedih jika dia mendengarnya.

Ada orang tua Ji Won juga.

Jung Young Joo.

Ya, Bu Song?

Baik.

Apa yang terjadi?

Aku harus pergi menemui Bu Song.

Akan kuberitahu nanti.

Kamu juga mau pergi?

Ya.

Hei. Kenapa pergi?

More Indonesian subtitles for School 2021

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left