The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 70"
Mari tanggalkan topeng kita dan kembali
ke tempat masing-masing tanpa sepengetahuan siapa pun.
Kamu bisa kembali menjadi suami Ki Suh Ra
dan ayah Hae Sol.
Serta aku akan kembali menjadi cucu CEO
dan suami Jin Hae Rim.
Ji Sup.
Itu kamu?
Kang Jae Wook ternyata kamu?
"Suh Ra"
Halo? - Ini Ki Suh Ra.
Aku mau bicara dengan Pak Kang Jae Wook.
Kamu tahu ini pukul berapa?
Aku memintanya setidaknya mampir menjenguk anakku.
Kamu menyampaikan pesanku?
Rapatnya selesai larut malam, jadi, tidak sempat kusampaikan.
Sudah sewajarnya dia tidur sekarang.
Bangunkan dia.
Bangunkan dia sekarang juga.
Kamu sudah gila?
Ada anak yang sekarat
dan dia tidak bisa membantu sedikit pun?
Seorang anak memanggil ayahnya.
Apakah sesulit itu mampir beberapa saat saja?
Beraninya kamu bersikap arogan?
Memang suamiku berkewajiban menemui anakmu?
Kamu seharusnya memohon dan meminta-minta,
bukannya marah dan menuntut.
Lantas, biar kuminta sekali lagi.
Minta dia mampir ke rumah sakit besok.
Kumohon. - Baik.
Akan kusampaikan pesannya.
Kamu mau membuat ayah mati kelaparan?
Ayah mau nasi lagi.
Berhentilah makan. Kakek sudah makan dua mangkuk.
Apa? Cucu kakek
membela wanita ini untuk membuat kakek mati kelaparan?
Kakek. - Tidak perlu repot-repot.
Kamu tidak akan mendengar hal baik saat bicara dengannya. Abaikan saja.
Apa? - Cukup!
Mereka harus pergi bekerja.
Bi Ahn. Ambilkan nasi untuk Kakek.
Apa?
Turuti kemauannya. Sekarang.
Baik.
Lupakan soal nasi.
Kembalikan Bu Koo kemari.
Ayah.
Tolong lupakan wanita itu.
Kamu yang mau ayah hilangkan dari ingatan ayah.
Jika kamu tidak segera mengembalikan Bu Koo,
ayah akan membuatmu menyesalinya.
Astaga.
Pimpinan.
Aku baik-baik saja.
Rasanya
orang tua itu makin parah.
Aku setuju. Agresi gejala demensia.
Kita harus membuatnya didiagnosis demensia
dan memindahkan sahamnya.
Di mana In Wook?
Interogasi pasti berjalan lama.
Sudah kubilang
aku tidak akan mengecewakan Ibu.
Aku membaca tajuk utama, cucu sulung Grup Gangin
berkonspirasi dengan subkontraktor
dan menerima potongan harga.
Harga saham akan jatuh selama beberapa hari.
Jangan melewatkan kesempatan ini dan segera beli saham sekarang.
Baik.
Berhati-hatilah agar pria tua itu tidak mengetahuinya.
Makanlah.
In Wook.
Menyangkal tidak akan membuahkan hasil.
Bagaimana bisa Anda tidak tahu 30.000 dolar didepositokan
ke rekening Anda?
Siapa yang menerima uang kotor ke rekening mereka sendiri?
Kudengar Anda menentang subkontraktor itu.
Benarkah itu?
Ya.
Kutentang karena mereka membuat masalah dengan bahan buruk.
Bukankah itu strategi yang bagus?
Anda menggunakan penentangan itu
untuk menerima potongan harga. - Bukan begitu!
Siapa yang memberi informasi?
Aku tidak bisa bilang.
Aku tidak pernah membuka kue yang Pak Jung berikan kepadaku
dan kuberikan ke kenalanku.
Sungguh?
Siapa?
Akan kamu rahasiakan sampai mati? Kenapa kamu tidak mau memberi tahu?
Dari mana kamu mendapat uang untuk membeli tokonya?
Kamu sungguh tidak pergi ke lintah darat?
Pemilik akan mampir ke kantor pusat,
jadi, kamu pekerja paruh waktu
harus pergi lebih cepat dan membersihkan toko.
Apa maksudmu? Ini masih dini.
Begitulah kebiasaanmu dahulu.
Mulai hari ini, harimu berawal sejam lebih dini.
Apa? Kata siapa?
Siapa lagi? Kata pemilik.
Pergilah bekerja.
Halo? Ini Ki Dae Ra.
Di mana? Kantor Jaksa?
Kenapa mereka menginginkanku?
Tutup teleponnya, Dungu. Itu sudah jelas penipuan.
Sungguh? Ini penipuan suara, ya?
Kamu kira aku bodoh?
Jika kamu dari Kantor Jaksa, ini Rumah Biru!
Kerja bagus.
Dasar berandal ini.
Sejak kapan keluarga kita sehening ini?
Rasanya seperti di kuil.
Kamu tidak menyadari saat ada yang datang,
tapi sangat kentara saat ada yang pergi.
Kita kehilangan dua orang. Tentu saja itu terasa.
Dae Ra, bisakah kamu
bertukar dengan Suh Ra hari ini?
Dia akan pingsan di samping Hae Sol jika begini terus.
Tidak bisa. Aku harus mulai bekerja di toko mulai hari ini.
Toko apa? Kamu mendapat pekerjaan paruh waktu?
Dia membeli toko.
Apa? Dengan uang apa?
Aku meminjam dari kenalanku.
Dari lintah darat?
Kamu bisa berakhir sepertiku jika tidak berhati-hati.
Sungguh?
Bagaimana jika Ibu mengetahuinya?
Kenapa kakak mau meminjam dari lintah darat?
Tenanglah dan selesaikan makan.
Sung Hae. Apakah tidak apa-apa pegawai negeri masuk terlambat?
Bukankah kamu sudah terlambat?
Apa? Astaga. Aku terlambat.
Dia tidak tampak seperti pegawai negeri.
Ada yang mencurigakan.
Apa yang mencurigakan?
Memang pegawai negeri membawa tanda yang bilang, "Aku pegawai negeri"?
Aku marah seperti itu saat merasa bersalah.
Sangat mencurigakan.
Katanya keuntungan akan datang jika kugunakan pakaian wanita.
Dasar pembohong.
Kak Ji Sup tewas dan Hae Sol terluka.
Beruntung apanya? Sungguh sial.
"Rumah Sakit Susam"
Ini salahku. Ini semua salahku.
Aku seharusnya membuat jalan yang indah bagi anakku,
tapi aku malah menabur abu.
Orang tua kandungnya berada tepat di hadapannya.
Astaga. Aku memecah belah keluarga.
Aku seharusnya dihukum.
Kenapa Suh Ra yang dihukum?
Hai, Ibu. Kapan tiba di sini?
Ibu baru saja tiba.
Bagaimana keadaan Hae Sol?
Dia memanggil-manggil ayahnya sampai dini hari
dan akhirnya tenang.
Ibu. Aku harus mampir ke suatu tempat.
Tolong awasi Hae Sol.
Kamu harus makan dahulu.
Aku akan makan sekembalinya.
Apa? Tidak boleh. Ibu membawakan makanan.
Ibu tidak akan membiarkanmu pergi sebelum kamu makan.
Cucu ibu penting,
tapi kamu juga penting bagi ibu.
Ibu tahu ini sulit, tapi makanlah.
Paksa dirimu makan.
Makanlah. Ini.
Makanlah.
Maaf, tapi aku sungguh tidak bisa makan.
Kamu harus makan untuk hidup.
Kamu tidak bisa makan
atau tidur selama pemakaman dan acara penghiburan Ji Sup.
Bagaimana kamu bisa menyelamatkan Hae Sol begitu?
Makanlah. Kamu butuh makan dan mengumpulkan energi
agar bisa merawat Hae Sol.
Makanlah sekarang.
Ini.
Suh Ra.
Anakku yang malang.
Dia tidak bisa makan sedikit pun.
Ini konyol.
Bagaimana bisa dia melakukan hal yang amat tercela?
Dia bertingkah suci di depan kita.
Bagaimana bisa dia menerima bahan-bahan kedaluwarsa
dan menerima uang?
Ini bukan masalah Pangan Gangin.
Dia mencederai reputasi Grup Gangin secara keseluruhan.
Maaf. Itu semua karena kelalaianku.
Setelah memilih subkontraktor,
aku memercayai Kang In Wook untuk urusan terkait.
Tidak pernah kubayangkan sesuatu seperti ini akan terjadi.
Aku akan bertanggung jawab dan menyelesaikannya.
Aku mengajukan pemecatan Kang In Wook.
Keputusan mendadak berbahaya.
Kang In Wook baru tertuduh. Itu saja.
Lebih baik kita menunggu dan mengawasi
sampai tuduhannya dibuktikan.
No comments yet. Be the first to leave one.