Cool Kids Don't Cry

Cool Kids Don't Cry (Kule kidz gråter ikke)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Kule kidz grater ikke 720p BluRay x264-WASTE
A Commentary by Erray

Tags

BluRay
x264
720p
720
Published on: 2014-07-12
Downloads: 64
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Berdasarkan film Belanda "Achste Groepers Huilen Niet"

Angka untuk Anja!

Gol yang hebat!

Skornya sekarang tiga sama.

Siapa yang akan menang?

Perhatikan!

Ambil, Lisa!

- Kartu merah! - Ayo!

- Yea! - Gol!

Gol itu tidak dihitung! Dia menubruk'ku! Tendangan bebas untuk kami!

Kau tidak apa, Lisa? Astaga.

- Dia terpeleset. Itu salahnya sendiri. - Yea, benar.

Menarik rambut seseorang itu berarti tendangan bebas, Jonas Berg.

Menubruk seseorang itu juga berarti tendangan bebas, Anja Solbakken.

- Bodoh. - Tidak apa.

Gadis cengeng dengan rambut panjang adalah pemain bola yang payah.

Bagaimana denganmu, bodoh? Ambil tahun ke tujuh lagi ? Itu cukup bodoh.

- Berapa skornya, Lars? - 4-3.. dan tendangan bebas untuk team'mu.

Skornya 3 sama. Gol terakhir tidak dihitung, b-b-bodoh.

- Sudahlah. - Sangat lucu. Ha ha.

Dia benci kalah. Dia lebih baik mati. Itu sangat bodoh.

Aku tidak akan bermain lagi. Aku tidak berguna.

Tidak juga. Perhatikan saja tanda dariku dan semuanya akan baik saja.

Anja, lihat ini.

Ini kepala Jonas, itu bolanya, dan kau melemparnya ke gawang.

Selamat pagi, semua!

Jonas, letakkan telepon itu. Peringatan terakhir dan aku serius.

Permainan bola tadi, apa yang terjadi?

Beberapa orang bermain buruk, mereka harus curang untuk menang.

Aku tidak mengerti, sepak bola adalah permainan team dan kalian ingin menang di turnamen.

Kita harus mengalahkan mereka semua. Kita akan menang!

Tapi untuk itu kalian harus bermain sebagai team!

Bagaimana menurutmu, Jonas? Tertarik untuk ke turnamen?

- Akan ada banyak tubrukan. - Tubrukan?

Seperti ini, Ina.

OK, aku mengerti.

Kita lihat sekarang...

Untuk menubruk...

- Anja! Anja! - Menubruk ...

Ditubruk ... Tertubruk .

Bagus. Kata kerja untuk mendorong seseorang kesamping dengan tidak baik.

Sayang, aku tidak bermain sepak bola, aku akan menjadi penubruk yang ahli.

- Kau dapat menang tanpa harus agresif. - Lagipula kita tidak akan menang.

- Kenapa begitu? - Karena ada perempuan di team kita.

Itu diskriminasi, kau tidak bisa berkata begitu, Perempuan bisa bermain bagus dalam sepakbola.

- Aku akan menjadi pemain professional. - Perempuan bisa bermain juga.

Pergi dan lakukan kegiatan menggambar dengan p-p-pacarmu!

- Itu bukan urusanmu. - Anja. Duduklah.

Ayo, Jonas, beritahu. Kenapa kau berpikir perempuan tidak bisa bermain sepakbola?

- Mereka berbeda. - Karena mereka punya payudara.

Perempuan dengan dada-rata tidak berguna dalam sepakbola.

Sebenarnya, A-A-Anja memasukan tiga gol hari ini, dada rata dan apapun.

Baiklah, sudah cukup.

Sekarang, kalian akan mendekati ujian akhir, saatnya belajar.

Aku yakin ini akan menjadi enam bulan kalian akan mengingat kegiatan kalian...

Kita ada kegiatan perkemahan dan...

- Mengapa Ina belum menikah? - Oh, sudahlah...! Kau membuatku gila.

- Kenapa perempuan terobsesi dengan itu? - Apa kabar, Jonas?

Pernahkah kalian merasakan cinta sebelumnya?

- Bagaimana kabarmu? - Aku baik.

-Jonas! - Ibu mu.

- Aku harus pergi. - Ya, sampai nanti.

Khasnya. Anak laki-laki masuk kelas, dan harus menjengkelkan seperti Jonas.

Sayang untuk mu, dia bukan pangeran romantis yang bisa kau goda.

- Dimana Jonas tinggal? - Tidak tahu, aku tidak mau kesana.

Jonas menjengkelkan. Dia bilang perempuan tidak bisa sepakbola.

- Tapi perempuan bisa. - Kau harus makan sesuatu.

Kau memerlukan makanan untuk sepakbola yang kau mainkan.

Tidak, sungguh!

- Apa ini? - Aku tidak tahu.

-You're getting bruises all the time. -That happens when you play football.

Hei kalian berdua!

Anjing itu akan berjalan seperti bebek.

- Sepotong ikan bagus untuk dia. - Silahkan mengajak dia berjalan-jalan.

Sedikit Omega-3.

- Lihat yang besar? - Ya.

- Oh sial! - Lebih bagus.

Seperti itulah seharusnya kau terlihat.

Kembalikan!

Jonas! Sudah cukup. Berikan!

- Itu Anja yang... - Tidak, kau sudah diberi banyak peringatan.

- Tapi ibuku akan menelepon... - Kita lihat sesudah sekolah, duduk.

Sekarang kalian bisa kembali belajar.

Diakhir nanti kita akan meringkas, untuk melihat bagaimana pelajaran kalian.

PEMBALASAN!! DI BELAKANG SEKOLAH. KAU MELAWANKU!

- Bawa bantuankah? - Dan siapa itu? Penggemarmu?

- Tidak! - Bagus!

- Bagus! Oh, sial! - Tidak!

- Ayolah! - Jangan!!

- Bagus! - Ayo, Anja!

- Yang benar saja! Kau tidak bisa kalah. - Anja, awas!

Kau tidak bisa kalah melawan perempuan setahun lebih muda darimu! Ayo!

Yang benar saja!

- Ya, bagus! - Awas!

Jonas! Hentikan!

- Jonas yang memulainya. - Diam, dasar pengadu!

Terserah, tidak ada perkelahian.

Ibu pikir kau sudah cukup besar untuk tahu.

Biar ku lihat...

Ini...

- Ayo. Aku akan mengantarmu pulang. - Kau tidak apa?

- Itu punya mu? - Ya.

- Kau tidak apa? - Ya, tidak apa.

- Anja... - 'Ma kasih.

- Kalung sepakbolaku! - Pergilah, kami akan mencarinya.

OK, 'ma kasih.

- Dia yang memulainya duluan. - Bantulah mencari.

Berjabat tanganlah.

Sudah cukup masalah hari ini.

Ibu bilang, berjabat tanganlah dengan Anja.

Tunggu disini.

- Kau akan tahu rasa. - Terserah.

Aku serius!

Kau bodoh. Kau dungu!

- Lalu kau apa? - Kau orang dewasa pemalas.

- Kau lah yang pemalas. - Kau jelek. Sangat jelek.

Kau seperi orang bodoh. Dan kau memang bodoh.

Bajingan.

Anja! Kemarilah!

Aku sangat minta maaf . Terima kasih sudah mengantarnya pulang .

Anja...!

Ibu tidak tahu harus bilang apa.

Pasti ada jawaban yang bagus selain memukul satu sama lain.

Biar ibu lihat. OK, kita ke dokter.

- Tidak... - Ya, ke A&E. Ambil tisu.

Tenggakan kepalamu.

Mereka tanya jika aku terluka dan mengeluarkan banyak darah di hidung.

Lalu mereka melakukan banyak test dan menusukan syringe sebesar ini.

Kau takut, Lisa?

Bagaimana jika kita tidak satu sekolah? Kita tidak akan saling bertemu.

Itu tidak akan terjadi, aku janji. Kita teman baik dan akan seperti itu.

Benar?.. Ayolah, Lisa. Anak keren tidak menangis.

Kau yang berkata, siapa yang cengeng.

Kau memukul Anja dengan keras dia harus kedokter kemarin.

- Hai. - Hai. Apa kau menemukan kalungku?

OK.

Hei... Ini.

Ini.

- Kau punya pena yang bisa aku pinjam? - Tentu.

"Aku rasa kau manis. Apa yang kau pikirkan tentang aku?" Dengan dua hati!

- Apa ini? - Sesuatu yang Lars berikan.

Dia ingin mengajakmu, aku yakin. Kau menyukai dia kan?

- Tentu. Kami berteman. - Tapi, kau suka dia?

- Mungkin. - Kalau begitu kalian bersama.

Aku tidak tahu kenapa kau terobsesi dengan pacar.

Pacar memberimu hadiah dan melindungimu.

Apa Lars akan melindungiku?

- Terhadap siapa? - Si bodoh Jonas.

Si kecil Lars melindungiku dari Jonas? Aku tidak perlu seorang pacar.

Kau pikir aku bisa menjadi model ketika dewasa?

Aku rasa aku bagus di catwalk .

- Hallo! - Dengar, anak-anak. Hans dan aku ...

...akan segera menikah?

Tidak, tidak, lebih baik dari itu. Kami akan menjadi pelatih team kelas.

- Tapi kau benci sepak bola. - Lebih dari itu.

Aku suka sepak bola. Aku hanya tidak suka permainan agresif.

Kita akan melihat bahwa semua akan berjalan sebagaimana mestinya.

Mulai dari sekarang, menabrak, men tackle keras, barging dan bahasa kasar akan dikeluarkan.

Siapa yang melanggar peraturan, akan mendapatkan angka pinalti.

Siapa yang mendapat angka pinalti kecil akan masuk team. Ya, Anja?

- Baik anak laki-laki dan perempuan? - Tentu.

Apa yang sebaiknya kau lakukan? Memasuki ruangan penuh dengan laba-laba?

Atau menjilat a tramp's belly-button?

Tidak'kah kau merasa Ina dan Hans pasangan yang serasi?

- Dengar! Apa yang harus kau lakukan? - Anja!

Dengar... Kita harus ke rumah sakit.

Kita lihat...

Kita akan ke lantai 4.

ONCOLOGY

Apa maksud dari oncology?

Ayah?

- Apa yang kau cari, ibu? - Kunci.

- Kau menaruhnya di kantung. - Di kantung, benarkah?

Kenapa ibu sangat aneh? Bisakah kalian jelaskan semuanya ini?

- Oh Tuhan! - Anja, berhenti!

Hallo. Apa maksud dari oncology? Aku ingin tahu untuk tugas sekolah.

Oncology? Itu berarti kanker.

Itu kanker. Tidak begitu susah di ucapkan.

- Hallo. - Hallo.

- Dokter Larsen. - Anne Lise.

- Dokter Larsen. - Morten.

Kau pasti Anja?

Kau bisa memanggilku Dokter Moustache.

Apa aku kena kanker?

Kami belum tahu pasti, tapi kita akan cari tahu.

Aku tidak mengerti. Hanya orang usia tua yang kena kanker.

Aku khawatir anak-anak juga bisa mendapatkannya.

Apa aku akan mati?

- Sudahkah kau mempelajari tentang kemungkinananya? - Hallo. Aku baru masuk SMP.

Hallo. Sekitar 80% anak-anak akan sembuh.

Tapi itu berarti sekitar 20% mati.

- Wow. Guruku tidak mengijinkan itu. - Kau tahu? Aku mengijinkannya sendiri.

Ini adalah pembuluh darah, ini seperti jalan raya untuk darahmu.

Seperti inilah darah sehat berfungsi.

Mobil ini adalah sel darah merahmu.

Mereka mengangkut oksigen keseluruh tubuhmu.

Prajurit ini menggambarkan sel darah putihmu.

Jadi jika kau terkena flu, sebagai contohnya, atau cacar air, mereka akan datang melindungimu.

- Kau mengerti yang aku ucapkan? - Ya.

Kadang-kadang, beberapa orang memproduksi tipe sel yang salah.

Cool Kids Don't Cry subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left