Release info

비켜라 운명아 It's My Life E44 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-04
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

Benar,

aku sangat bodoh karena percaya kamu bisa memiliki perasaan tulus.

Apa gunanya berpendidikan tinggi, kaya, dan pintar?

Hatimu beku.

Jangan mengoceh seperti itu jika tidak tahu apa-apa tentangku.

Kamu tidak tahu apa-apa tentangku.

Benar.

Aku sungguh tidak tahu hubunganmu dengan Jin Ah

dan hal yang terjadi di antara kalian berdua.

Tapi inilah yang kutahu.

Jika kamu pria sejati,

jangan pernah membuat wanita menangis.

Jin Ah mengatakan

dia sungguh ingin mengenalkanmu kepada ayahnya.

Seperti itulah perasaan yang kamu bicarakan.

Seperti makanan cepat saji, kelihatannya enak dan rasanya manis.

Itu menggoda.

Tapi itu selalu merusak kesehatanmu pada akhirnya.

- Man Seok. - Ya?

Aku lapar, Man Seok.

Astaga, kamu lapar?

Aku sudah menyingkirkan sarapanmu. Kamu mau memakannya sekarang?

Aku tidak mau makanan rumah sakit.

Bagaimana kalau bubur dan sup rumput laut yang Seung Joo bawakan?

Masih ada sisanya?

Itu sudah habis.

Bukankah Seon Gyu yang menghabiskannya?

Aku yang dirawat di rumah sakit. Kenapa dia yang menghabiskannya?

Tunggulah sebentar. Seung Joo akan segera datang.

Akan kutunggu di luar. Duduklah di sini.

Seung Joo pasti sudah mampir.

- Astaga. - Apa?

- Ayah. - Ya.

Kamu ke mana setelah menaruh makanan di sana?

Kamu takut membangunkan ayah?

Apa? Ya.

Aku harus menerima telepon.

Bagaimana keadaanmu?

Dia boleh pulang sekarang.

Omong-omong, apa kamu selalu pandai memasak?

Yeon Sil selalu menunggu masakanmu.

Apa yang akan dia lakukan setelah dipulangkan?

Aku akan mengantarkan makanan.

Baiklah. Terima kasih, Seung Joo.

Terima kasih, Seung Joo.

Aku suka pilih-pilih makanan, tapi kamu pandai memasak.

Lekas sembuhlah.

Jadi, apa yang kamu bawa hari ini?

Apa?

Begini, itu...

Ayah akan tahu saat membukanya. Kenapa bertanya?

Porsinya cukup untuk ayah juga?

Aku yakin dia mengemas...

Maksudku, aku mengemas cukup banyak untuk kalian berdua.

Baiklah.

Kita lihat.

Tunggu. Kamu benar-benar

membuat semua ini?

Apa? Ya, tentu saja.

Kenapa?

Kamu bahkan tidak tahu cara mengolah abalone.

Apa? Itu...

Ibunya Nam Jin yang membuatkan makanannya.

Apa?

Jangan begitu. Makanannya tidak bersalah.

Kamu ingin makan masakan orang yang membuatmu keguguran?

Kita makan saja. Aku lapar.

Tidak perlu melampiaskannya pada makanan.

Aku tidak mau memakan ini.

Ibunya Nam Jin membuatkan sarapan tiap pagi

karena dia merasa bersalah. Kenapa Ayah kasar sekali?

Tinggal saja di situ jika tidak mau.

Kamu berpihak kepada siapa?

Kamu satu-satunya putri ayah. Kenapa kamu bersikap seperti ini?

Aku tidak berpihak kepada siapa pun.

Tapi ini sudah terjadi. Menurutku tidaklah benar

jika menyimpan dendam dan terus membenci seseorang.

Itu sebabnya aku juga memaafkan adik ipar Ayah.

Halo? Polisi?

Polisi?

Seon Gyu terlibat masalah lagi?

Bu Yang Sun Ja menyerahkan dirinya?

Bu Yang.

Pak Heo.

Apa yang terjadi?

Wanita ini?

Dia menyerahkan dirinya karena dia terlibat perkelahian

dengan istri Pak Han Man Seok, Bu Ko, dan membuatnya keguguran.

Apa katamu?

Janin juga dianggap sebagai bagian tubuh ibunya,

jadi, jika korban mengajukan gugatan,

itu bisa dianggap sebagai tindak penyerangan,

tapi korban tidak ingin mengajukan gugatan.

Terlebih lagi,

dia tidak tahu korban sedang hamil, dan kedua pihak melakukan kekerasan.

Jadi, dia tidak akan mendapatkan hukuman apa pun.

Begitu.

Tidak. Detektif.

Aku pantas dipenjara.

Karena aku, dia kehilangan bayinya yang berharga di usia tua.

Bagaimana aku bisa menjalani hidup tanpa merasa malu?

Bu Yang, aku turut bersimpati atas musibah itu.

Tapi tampaknya kamu tidak akan dihukum.

Tidak.

Tolong penjarakan aku.

Karena bicara tanpa berpikir

dan bersikap tidak terhormat,

aku selalu mempermalukan putraku, Nam Jin.

Pak Han tidak akan membuat pakaian tim Nam Jin

karena aku.

Aku harus bagaimana, Pak Heo?

Aku harus bagaimana?

Aku akan bicara dengan Pak Han.

Jadi, ayo pergi.

Bu Yang, kamu sudah menebus perbuatanmu

dan membersihkan kesalahanmu.

Terserah mereka mau memaafkanmu atau tidak.

Jadi, berdirilah. Ayo.

Ayo pergi. Berdirilah.

- Terima kasih. - Sama-sama.

So Jeong, ini aku.

Ya, Si Woo. Kamu di mana?

Aku sedang di salon.

Maafkan aku.

Aku

tidak bisa bertunangan denganmu.

Apa maksudmu?

Si Woo.

Aku tidak bisa

bertunangan dengan orang lain dengan mencampakkan dia.

Sebelumnya,

aku tidak pernah

percaya pada cinta.

Tapi

dia membuatku percaya pada cinta.

Jadi,

aku tidak bisa menemuimu

dengan perasaan ini.

Pagi ini,

senar biolaku putus.

Kurasa itu pertanda bahwa ini akan terjadi.

Kurasa

aku sebaiknya tidak membuatmu menunggu sendirian di gedung itu

seperti kekasihmu yang tidak pernah muncul di bandara.

Bagaimanapun juga,

aku tidak boleh melakukan itu.

Kamu tidak bisa mempertimbangkannya?

Tidak bisa.

Maafkan aku.

Saat kamu

mengadakan konser di Korea, aku pasti akan datang.

Tolong mainkan "Violin Sonata"

untukku pada saat itu.

Aku akan selalu mendukung hidupmu

sebagai pemain biola.

Kenapa? Aku terlihat aneh?

Tidak.

Kamu tidak terlihat aneh.

Di kota tempat aku tinggal dahulu,

ada kelab dansa bernama Ngengat Macan Kebun.

Tiap aku datang ke kelab itu

dan mulai menari

semua ibu rumah tangga yang sedang memasak akan menghampiriku

dan menempel kepadaku seperti lem.

Baiklah, kalau kamu bilang begitu.

Itu benar.

Omong-omong, Si Woo pergi lebih dahulu?

Katanya, dia akan pergi ke salon pagi ini,

lalu langsung menuju ke upacara pertunangan.

Astaga. Kamu bahkan

terlihat makin cantik, Bidadariku.

Bagaimana kalau aku menjadi ngengat macan kebun hari ini

dan terbang ke arahmu?

Haruskah aku terbang ke arahmu?

Aku ingin terbang ke arahmu.

Di mana Bu Yang?

Aku tidak melihatnya pagi ini. Kurasa dia pergi ke salon.

Bu Yang tidak akan bisa pergi ke sana.

Kenapa?

Dia pergi pagi sekali, mengatakan harus ke suatu tempat.

Dia menitipkan permintaan maaf karena tidak bisa hadir.

Dia harus pergi? Ke mana?

Dia pasti marah karena ucapanku kepadanya kemarin. Astaga.

Biarkan saja.

Aku sudah mengundangnya ke upacara pertunangan,

tapi dia tidak mau datang. Jadi, itu bukan salahku. Benar?

Tentu saja. Dia yang tidak datang ke upacara pertunangan.

Sebenarnya, dia sering sekali marah.

Orang terburuk di dunia ini adalah orang yang beralih pihak

sesukanya.

Kamu akan kualat jika melupakan kebaikan Bu Yang kepadamu.

Astaga. Aku beralih pihak sesukaku?

Apa maksud ucapanmu?

Ayo kita pergi. Aku akan mengantarmu.

Pak Jang akan menjemputku.

Kenapa kamu memintanya datang?

Aku bisa mengantarmu ke sana.

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left