Are You Human?

Are You Human? (너도 인간이니)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

너도 인간이니ㅡKBS' Are You Human Too E25-E26 180723 HDTV H264-NEXT
A Commentary by Artha Regina
IDFL™ SubsCrew

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2018-07-23
Downloads: 44
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku tadi sejenak berharap kau bukan robot.

Kalau aku bukan robot, bagaimana nanti kiranya?

Aku akan kembali menjadi kacung lagi.

Sungguh selamat tinggal, Kang So Bong-ssi.

Andai saja aku bisa sedih saat berpisah denganmu...

Seru, 'kan?/ Awas ada pohon.

Andai aku bisa bersenang-senang saat aku bersamamu...

Padahal kau robot...

...tapi kenapa hatiku sakit sekali?

Andai saja hatiku bisa sakit karenamu...

Kemanapun itu, janganlah pergi. Pokoknya jangan kemana-mana.

Andai saja aku bisa menangis karenamu...

Aku menyukaimu.

Aku juga menyukaimu, Kang So Bong.

Namun aku hanyalah robot.

Robot yang tidak bisa merasakan cinta.

Lantas kenapa aku seperti ini?

Kau, kenapa kau melihat Kang So Bong seperti itu?

Apa-apaan kau?

Aku...

...harus menyingkirkanmu dari orang itu.

Inikah rasa cemburu?

Kenapa aku berkata seperti ini?

Padahal aku cuma bercanda. Kenapa kau serius sekali?

Jangan bercanda seperti itu lagi sama Kang So Bong.

Baiklah. Tapi sepertinya kau benar-benar memang cemburu.

Siapapun bisa mengira kau sedang jatuh cinta.

Aku permisi.

Terima kasih telah menuruti permintaanku.

Aku tidak akan lagi menanyakan pertanyaan sulit ke Ibu.

Lagipula aku tidak punya pertanyaan lagi.

Aku permisi.

Apa? Dia ingin bantuanmu lagi?

Kenapa pula kau terus membantunya?

Terus, kenapa dia menyuruhmu bertanya ke Dr. Oh siapa yang lebih penting?

Dia begitu itu buat menyakitimu dan menyulitkan Dr. Oh.

Tapi aku akhirnya mengatakan semua yang ingin kukatakan pada Ibu.

Aku mengatakan padanya agar jangan mengkhawatirkan aku lagi.

Kau baik-baik saja?

'Kan ada kau sekarang.

Kau ini. Aku suka dengar kau bilang begitu, jadi kau boleh sering-sering mengatakannya.

Tapi jangan bertemu dengan dia lagi.

Dia pasti akan mengincarmu setelah kau selesai berpura-pura menjadi dirinya.

Oppa, kenapa kau tadi sama Kang So Bong?

Kau bertanya padanya kenapa dia tidak melindungimu...

...dan apa dia membencimu karena kau manusia.

Kenapa kau bilang begitu?/ Aku cuma bercanda.

Aku cuma merasa dia konyol saja, karena dia suka sama robot.

Shin, Ibu datang.

Tak ada masalah hari ini, 'kan?

Ya. Semuanya tak ada masalah.

Sepertinya Ibu baru datang dari suatu tempat.

Apa tadi Ibu ada janji ketemu sama orang?

Tidak, Ibu cuma jalan-jalan saja tadi.

Cepatlah pulih, biar kita bisa jalan-jalan bersama.

Ibu istirahat dulu, ya.

Terima kasih atas semuanya selama ini, Ibu.

Aku tidak akan melupakan bagaimana Ibu membuatku dan melindungiku.

Kumohon, makanlah.

Memangnya kelaparan mengubah apa pun?

Yang ada Ayah makin lapar, dan hidup Ayah makin pendek.

Aku ini malah ingin mati saja. Kenapa?

Ayah.

Saat So Bong...

...melarikan diri setelah berhenti bertinju...

...dan saat dia membuatku kesal karena memotret diam-diam...

...aku memang mengatai dia sampah ke depan mukanya...

...tapi ketika aku berbalik, dadaku sakit sekali.

Karena aku tahu dia itu terluka.

Aku sadar, salahkulah karena tidak punya uang atau koneksi.

Tapi robot?

Bisa-bisanya dia menyukai robot?

Apa bedanya itu dengan menyukai dinding?

Banyak yang sudah dia lalui. Kenapa cintanya harus seperti itu juga?

Jika Ayah mati, Kang So Bong tidak punya orang yang bisa diandalkan.

Jadi berhentilah keras kepala dan makanlah sesuap saja.

Aku tidak tega melihatnya terluka lagi.

Aku lebih baik mati kelaparan saja diam-diam.

Dasar.

Pelatih Kang, Hyungnim sama Noonim datang.

Apa?

Aku tak butuh itu. Keluar.

Keluar dari rumahku, gym-ku...

...dan hati putriku. Sekarang juga!

Ayah kenapa?/ Ayah kenapa?

Kau sendiri yang kenapa?

Bisa-bisanya kau jatuh cinta sama yang bukan manusia?

Kau pikir ini orang karena tingkah lakunya sama seperti orang?

"Ini"?

Siapa lagi kau?/ Aku ayahnya.

David./ Jangan ikut campur, my son.

"My son"?

Oh, jadi kau ayahnya, ya?

Robot punya ayah juga?

Oh, yang buat benda ini?

Seorang ilmuwan gila, seperti yang di kartun-kartun itu?

Dasar kau.

Dia terlahir karena hatiku.

Aku ayahnya, sama seperti kau itu ayahnya Kang So Bong.

Terus? Mau apa kau?

Kau sendiri mau apa kau?

Apa? Dasar brengsek.../ Hei. Dasar orang ini--

Cukup!

Kita bahas ini pakai bibir saja, jangan pakai badan.

Apa kau tahu gadis seperti apa So Bong kami?

Waktu dia umur lima tahun, dia pasang sarung tangan di tangannya sendiri...

...terus melakukan hook kiri dan mematahkan hidungku.

Cuma segitu saja yang kaubanggakan?

Waktu Shin kami umur enam bulan...,

...dia hampir mengambil lampu lalu lintas dengan dua jari titaniumnya.

Baguslah.

Maka dari itu, kendalikan anak kuatmu itu.

Aku juga akan melakukan hal yang sama dengan putriku.

Ya, ya, baiklah. Ayo kita buat mereka berpisah.

Semoga saja kalian berhasil.

Apa?/ Apa?

Jika anak manusia dan anak robot kalian menuruti kalian...,

...apa kalian akan berada di sini seperti ini?

Kisah cinta antara manusia dan robot.

Bagaimana jika ini terkuak?

Pasti mereka nanti diperlakukan seperti monyet di kebun binatang...

...jadi kalian itu harusnya bekerja sama, tidak saling menentang.

Biar kutanya satu pertanyaan.

Apa dia punya kelemahan fatal?

Misalnya tombol yang menonaktifkan dia selamanya, seperti yang di film-film?

Apa?

Bagi robot, menonaktifkan itu artinya sama dengan mati.

Orang tua mana yang akan menginstal sesuatu yang akan membunuh anak mereka?

Bukankah begitu?/ Ya.

Betul.

Aku tiba-tiba rindu sama dia.

Aku mau telepon dia dulu sebentar.

Sudah kuduga. Dia pria yang menggunakan otaknya. Seksi oppa.

Apa? Seksi?

Tapi kenapa aku ayah tapi orang itu oppa?

Kill switch-nya tidak bisa dinonaktifkan?

Aku kesal, jadi aku datang menemuinya. Tapi aku tak enak sama dia.

Ini karena kurangnya kemampuanku.

Tidak apa-apa asalkan kill switch-nya ada di kita, jadi jangan khawatir.

Akan kucoba minta bantuan sama Dr. Oh.

Aku mau ketemu Dr. Oh sekarang, jadi sampaikan salamku ke dia, ya.

Baik. Aku akan berangkat kerja sama Kang So Bong mulai besok.

Ini dari Ji Young Hoon. Dia ingin aku kembali...

...bekerja dan pulang ke rumah mulai besok.

Aku tidak ingin kau pulang ke rumah itu.

Ini 'kan cuma sebentar.

Oh iya. Tanganmu.

Kita harus membalutnya seperti manusia Nam Shin.

Kau ingat waktu kau bertanya tentang cemburu?

Waktu kau bilang, "Aku harus menyingkirkanmu dari orang itu."

Apa kau benar-benar merasa cemburu?

Apa kau benci melihat Nam Shin dan merasa marah?

Aku memang bertindak sendiri sebelum aku mengetahui situasinya...,

...tapi aku tidak tahu apa itu cemburu.

Banyak juga kok manusia yang tidak paham emosi mereka sendiri.

Tindakanmu itu mengandung emosimu juga.

Aku tahu hal itu.

"Tindakanmu mengandung emosimu."

Malam ini, kami bakal tidur denganmu.

Kami akan berada di samping kau untuk memastikan kau tidak berhenti bernapas.

Begitukah? Kalau begitu...

Jagalah dia./ Iya. Jadi lepaskan kami dulu. Sakit, tahu.

Kenapa kami dibeginikan? Tap, tap!

Selamat tidur.

Hyungnim, kenapa kau melihat kami seperti itu?

Dia bisa-bisa bunuh orang dengan tatapan tajam seperti itu.

Tindakanmu mengandung emosimu.

Sepertinya Ibu baru datang dari suatu tempat.

Apa Ibu tadi ada janji ketemu sama orang?

Tidak, Ibu cuma habis jalan-jalan.

Bohong.

Ye Na, apa kau akan terus mengabaikan telepon dari Ayah?

Kau lagi sama dia sekarang, 'kan?

Padahal kau tahu dia akan siuman...,

...tapi kau pura-pura tak tahu terhadap Ayah!

Lama tak mengobrol, Direktur Eksekutif Seo.

Kau rupanya benar-benar datang.

Aku cuma ingin menyapamu.

Sepertinya kau masih belum pulih.

Tapi otakku baik-baik saja, kok.

Aku bahkan ingat hal-hal yang tidak ingin kuingat.

Syukurlah, Dirut Nam.

Kau senang mendengarnya?

Menurutku aneh mendengar kata itu dari orang yang ingin membunuhku.

Kenapa kau mencoba membunuhku? Apa karena aku tahu sesuatu tentang ayahku?

Aku datang hari ini karena kau ada menyinggung...

...hal itu semalam saat kita teleponan.

Aku tidak tahu apa maksudmu.

Kau pura-pura lagi. Kau tahu betul kenapa aku kabur.

Karena itu kau menyuruh orang untuk mencelakakanku.

Oh, satu hal lagi.

Berkat kau, robot konyol jadi terlibat juga.

Ini karena aku merasa tidak adil.

Aku sungguh tak tahu kenapa kau pergi ke luar negeri.

Dengar-dengar, orang yang mengikutiku sudah meninggal.

Pembunuhan yang disamarkan sebagai tabrak lari.

Aku tahu itu dari Ye Na. Dia rupanya sangat informatif, sama seperti ayahnya.

Apa kau yang menyuruh Ye Na mencari informasi buat kau?

Aku tak menyuruhnya. Dia sendiri yang mau.

Jika aku menyuruh dia mati sekarang, dia pasti akan melakukannya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left