Release info

너의 밤이 되어줄게 Let Me Be Your Knight E12 END 220124-NEXT-iQIYI
A Commentary by RuoXi
Ep. 12 [iQIYI Ver.]. Synced for NEXT. Runtime : 01:06:06. Enjoy.... ;). Check out My IG @ruo_xi_ss for subtitles updates ^^. Note : For video download link check my telegram channel at https://bit.ly/telchan.

Tags

other
Published on: 2022-02-02
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 198 lines.

Diriku yang lama tak akan berpikir dua kali tentang ini.

Jelas, selama ini aku dimanjakan.

[ Kudoakan yang terbaik untukmu dan kekasihmu. ]

Apa maksudnya?

Hei, Sun-ju.

[ Aku pergi menemuinya untuk mengganti semua kerugian, ]

[ tapi dia memberi rentenir uang untuk melunasi utangmu. ]

[ Untuk berterima kasih karena menyembuhkannya. ]

[ Dia bertanya apa aku tahu kabarmu dan keberadaanmu, ]

[ jadi, aku menyuruhnya menghubungimu langsung. ]

Kenapa dia...

Sial.

Aku akan turun di sini.

Berapa ongkosnya?

27.000 won.

Pak.

- Ya? - Bisa ikuti mobil itu?

- Kenapa? - Karena...

Pria itu berselingkuh darimu, bukan?

Apa?

Ya, benar. Jadi, tolong ikuti dia. Cepat!

Pakai sabuk pengamanmu.

Apa? Kenapa pintunya tak terkunci?

Astaga.

Aku sudah lama tak naik ke sini.

Sebenarnya, ini kali pertamaku kembali ke sini setelah kita pindah.

Ya.

Saat masih pelatihan, kita naik ke sini setiap kali merasa frustrasi.

Kau ingat?

Setiap kali kita ke sini setelah sesi latihan,

Tae-in menyanyikan lagu-lagu yang dia tulis.

Ya, aku ingat.

Saat kita menunjukkan sesuatu yang butuh perbaikan,

dia memperbaikinya berhari-hari dan kita harus mendengarnya berulang kali.

Astaga.

Kita bersabar dengannya, tapi orang lain tak akan.

Benar sekali.

Tapi mungkin Tae-in lebih suka keadaan dahulu.

Sekarang, dia mencoba mengurus semuanya sendiri.

Saat itu, kita hanya perlu mengkhawatirkan debut,

tapi kini semuanya sangat rumit bagi kita semua.

Untuk Tae-in dan Yoo-chan juga.

Apa karena kita tinggal di rumah yang lebih besar?

Itu yang dikatakan Tae-in kepadaku beberapa waktu lalu.

Dahulu kita tak punya pilihan selain saling mengenal.

Mungkin kita menjadi seperti ini

karena tinggal di rumah besar sekarang.

Tae-in bilang begitu?

[ Siapa wanita itu? Kenapa dia membawa Pak Yoon? ]

Kita akan ketahuan jika terus begini.

Apa yang harus kita lakukan?

[ tentang situasinya selain Pak Moon dan para anggota? ]

LUNA tak boleh masuk koran karena kasus penipuan.

Nona, kita akan ketahuan.

Tak bisa. Tak boleh.

Benar, bukan? Sebaiknya kita berhenti di sini.

Pak.

Kukira kau ingin berhenti.

Tidak! Aku tak pernah bilang begitu. Kita akan kehilangan mereka!

Astaga. Maaf.

Kita memang tinggal di rumah besar.

Ga-on dalam perjalanan pulang bersama Yoo-chan sekarang.

Kau akan berbaikan dengan Yoo-chan, bukan?

Akan kukatakan lagi.

Aku akan mengemas barang-barangku dan segera pergi.

Baiklah, aku mengerti.

Teman-teman! Hei, ayo.

Aduh, sakit.

Astaga.

Hei!

Apa? Kenapa pintunya terbuka?

Aneh. Bukankah Tae-in sendirian di rumah?

Apa yang terjadi? Semua lampu mati.

Apa Tae-in sudah tidur?

Aku akan ke atas dan memeriksanya.

- Ini. - Mereka datang kemari selarut ini,

jadi, tak akan mudah memisahkan mereka.

Bukankah sebaiknya kau kembali ke Seoul sekarang?

Terima kasih.

Tae-in tak ada di kamarnya,

tapi aku menemukan ponselnya.

Berarti dia mungkin ada di studio.

- Dokter Kang. - Dokter Kang Sun-ju?

Apa? Tae-in?

Aku mengikutinya karena tampak aneh,

tapi Pak Moon tak menjawab.

Hanya kau yang terpikir olehku, Woo-yeon.

Itu berbahaya, jadi, tunggu saja aku di sana.

Kurasa aku tahu di mana Pak Yoon.

Akan kukirimkan lokasinya.

Kau pasti bisa. Ga-on, kau pasti bisa.

Teman-teman, percayalah.

Tunggu, kau baru dapat SIM.

Jangan khawatir. Aku dapat nilai sempurna.

Bagus. Tes di jalan? Itu jelas tak mudah.

Tidak, tes tertulis.

Apa? Tes tertulis?

Lalu, apa yang bisa kita lakukan?

Yoo-chan bahkan tak punya SIM, dan kalian minum alkohol.

Tak apa-apa. Aku bisa melakukan ini.

Teman-teman, ayo!

Apa? Kenapa kau membawa itu?

Hei, bagaimana jika terjadi sesuatu? Kita butuh senjata.

Apa? Kau mentertawakanku?

Hei, Woo-yeon. Mari bertukar tempat duduk. Aku tak mau duduk di sebelahnya.

- Astaga. - Kita jalan!

- Astaga! - Hei, tunggu!

Astaga.

Sudah lama aku tak menyetir, tapi aku akan baik-baik saja. Ayo!

- Astaga! - Hei, kau baik-baik saja? Pelan-pelan!

Kau sudah bangun?

Apa ini?

Siapa kau?

Apa? Kau mengenalku.

Kau...

Kau sempat membuatku takut.

Kau mengenalku. Kenapa kau berpura-pura tak kenal?

Apa yang kau lakukan?

Cepat lepaskan aku.

Syukurlah ini berhasil.

Aku mencari di internet dan belajar cara mengikat simpul untuk melakukan ini.

- Apa aku sedang bermimpi? - Bermimpi? Jangan sakiti perasaanku.

Hari ini, impianku akhirnya akan terwujud.

Kenapa kau melakukan ini?

Apa yang kau inginkan dariku?

Bersamamu

tanpa harus menggunakan tali seperti ini.

Itu yang kuinginkan.

Kau membelikan ini untukku, tapi terlalu malu untuk memberikannya,

jadi, aku mengambil ini di hari konser rumahmu.

Cocok untukku, bukan?

Ini kasual dan mewah.

Dia akan tampak cantik memakai ini.

Kalau begitu, aku beli yang ini.

Apa kau...

[ Musim Panas tahun 2020, dia minum banyak es. Mungkin dia kepanasan. ]

[ 2021, dia tersenyum kepadaku sambil meminum ini. ]

[ 2019, hari dia berbicara denganku lebih dahulu. ]

[ 2019, bahkan preferensi kami sangat cocok. ]

[ 2021, bibirnya menempel di sini selama sepuluh detik. ]

[ Alat rias yang dia pakai setelah syuting video musik. ]

Jadi, dia dokter pribadimu?

Wanita itu.

Dia tak ada hubungannya denganku.

Itu tak penting.

Karena aku yang akan selalu bersamamu

mulai sekarang.

Astaga!

Sial. Apa yang harus kulakukan sekarang?

Aku membuatnya dengan makanan kesukaanmu.

- Kau tak suka? - Bagaimana aku bisa makan ini sekarang?

Pikirkan baik-baik.

Jika orang tahu kau menyeretku kemari secara paksa,

bagaimana kau akan menghadapi konsekuensinya?

Jika kau melepaskanku sekarang...

Secara paksa? Tidak.

Kau dengan sukarela masuk ke mobilku.

Aku yakin itu terekam kamera pengawas.

Dengan kata lain, tak akan ada yang berpikir kau menghilang.

Kau pergi atas keinginanmu sendiri,

dengan wanita yang akan segera kau cintai.

Kau mengerti sekarang?

Akan kuambilkan lagi.

Mengagetkan saja!

Kenapa kau tiba-tiba berhenti?

Aku hanya... Kurasa aku baru saja menabrak sesuatu.

- Apa? - Apa?

Astaga.

Sial.

Ada apa?

- Tak ada apa pun. - Astaga.

Astaga, aku sudah sangat gugup.

Apa kau harus menakutiku seperti ini?

Pecundang. Kau bahkan tak bisa mengemudi!

- Apa? "Pecundang"? Dasar... - Hei, astaga.

Kurasa kita hampir sampai.

Pak Yoon, ini aku.

Apa? Bagaimana kau bisa masuk?

Aku akan melepas ikatanmu dahulu.

Di sini berbahaya. Keluar sekarang juga.

Woo-yeon dan para anggota juga dalam perjalanan kemari.

Kubilang ini berbahaya.

Aku akan mencari cara.

Yang benar saja.

Kau tak bisa melakukan apa pun, diikat seperti ini.

Aku hampir berhasil!

Terserah.

Dan tenanglah. Dia akan mendengarmu.

Bagaimana kau bisa menemukanku di sini?

Aku pergi ke rumahmu untuk menemuimu dan melihatmu

masuk ke mobil orang tanpa alas kaki. Kupikir itu aneh, jadi, aku mengikutimu.

Jadi, kau mencemaskanku?

Kakakku memberitahuku apa yang terjadi.

Kenapa kau melunasi utangku? Jumlahnya besar.

Dan jelas,

kau belum sembuh.

Memang benar kau menyembuhkanku,

tapi aku juga terlibat kekacauan ini karena kau.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left