Gachiakuta

Gachiakuta (ガチアクタ)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Gachiakuta S01E14 CR WEB-DL Bahasa Indonesia ID
[Crunchyroll] Gachiakuta - 14
A Commentary by Abu3safeer
💢||🅲🆁🆄🅽🅲🅷🆈🆁🅾🅻🅻💢

Tags

webdl
anime
Published on: 2025-10-12
Downloads: 62
Hearing Impaired: No
FPS: 23.976

Indonesian subtitle preview

The first 182 lines.

Ya!

Selamat siang!

Hai, Warga Biasa, aku Reporter Mymo!

Ya!

- Kau bertanya kenapa selalu aku - Mari kita lihat cuaca hari ini!

- yang menyetir? - Dengar baik-baik!

- Kalau bukan aku, semua pasti tertidur. - Pertama, Distrik Selatan! Ya!

- Apalagi kalau Gris yang mengemudi, - Hujan dari malam sampai malam!

- itu akan berbahaya. - Ya!

- Begitu nyaman sampai kau tak sadar - Jangan lupa payungmu

- dirimu jatuh dari tebing. - saat kau pulang, Bung!

Namun, Distrik Kamuatari baik-baik saja.

Di sana selalu mendung.

- Mengemudimu terlalu kasar, Enjin! - Lalu, Distrik Timur yang bermasalah!

- Bukan salahku! Jalannya yang jelek! - Badai besar yang kami peringatkan

- Sakit... - pekan lalu akhirnya tiba!

- Mantra Remlin - Ditambah Bayangan itu

- tak bisa menyembuhkan luka ringan juga? - kemungkinan besar Badai Bernoda!

- Itu hanya menyembuhkan - Semuanya, waspada!

- yang mengancam nyawa. - Berengsek!

Kurasa itu yang dia katakan.

Tapi sebagian besar luka-luka disebabkan oleh Tamsy.

Tapi apa boleh buat.

Aku minta maaf soal itu.

Apa pun yang terjadi, kita sudah di Tanah Tak Bertuan.

Haruskah kita ke dokter?

Ada satu di dekat sini.

Kota ini...

Kurasa aku pernah ke sini.

Dokter yang kau bicarakan...

Mungkinkah...

Lama tidak bertemu!

Apa maumu?

Aku sedang bekerja!

Pak...

Nenek.

Benar, Nak!

Jangan berisik, Nenek Cerewet!

Kepalaku pusing!

Tidak bisakah kau mengobatiku dengan tenang?

Kau berisik sekali!

Kalau kau di sini, diam saja dan jalani pengobatanmu!

Yang benar saja! Cucu-cucuku datang menemuiku hari ini.

Aku tak bisa berbuat apa-apa kalau mereka berisik!

Baiklah! Sudah selesai!

Bayar dan pergilah!

Aku tidak akan datang ke sini lagi, Nenek Cerewet!

Itu sebabnya kau tidak mendapat pelanggan baru.

Haruskah aku berubah demi orang yang selalu mengeluh?

Dia keren juga.

Enjin selalu kemari setiap kali berada di dekat kota ini.

Sepertinya dia menyukai kepribadiannya.

Itu salah satu alasannya, tapi nenek ini sungguh luar biasa!

Dia dokter terkenal pertama di bidang polusi tubuh.

Dia meneliti zat pencemar untuk pengobatan.

Dia tak sengaja menghirupnya, hingga suaranya jadi sekeras ini.

Nenek ini berbahaya dalam banyak hal.

Kau harus memanggilku dengan namaku!

Namaku AIice!

AIice Stilza!

Ingat itu!

Nama yang manis.

Stilza?

Nenek!

Camilan ini...

menjijikkan!

Hei, jangan terlalu blak-blakan.

Apa?

- Kenapa semua orang... - Apa?

Kenapa kalian semua di sini?

Kalian berkerabat?

Kami datang ke sini sesekali.

- Kami tak punya orang tua... - Mereka sudah lama meninggal!

Kami juga bisa belajar kedokteran di sini.

Kami dokter bedah yang pintar.

Hei, August!

Kalau kau mengeluhkan soal camilanku,

aku takkan memberimu lagi!

Tapi rasanya sungguh tidak enak, Nenek!

- Keluarga ini masih penuh misteri. - Tidak enak? Kau memakan semuanya!

August.

Semua sudah diberikan perawatan.

Ayo kita pulang.

Aku lelah sekali.

Kalian kemari naik mobil, bukan? Beri kami tumpangan juga.

Kita datang naik motor.

Korban misteri.

Omong-omong, bagaimana perjalanan kalian ke Tanah Tak Bertuan?

Omong-omong, bagaimana masker yang kubuat?

Suaramu terlalu keras!

Terlalu merepotkan untuk dijelaskan. Baca saja laporannya.

Aku benci kata itu!

Benar juga! Bayangan akan mencapai area ini.

Sebaiknya kalian mencari tempat bersembunyi dari Hewan Bernoda.

Kami akan berhati-hati.

Kalau begitu, kami permisi!

Mengingat lokasi kita, kurasa kita akan bertemu dengannya dalam perjalanan pulang.

Bayangan?

Dunia Langit bergerak.

Terkadang, sampah jatuh dari langit seperti ini.

Sering kali, jalurnya tetap sama.

Itu sebabnya mereka menghindari jalur itu dan membangun zona aman.

Tapi jika jatuh dari ketinggian itu,

banyak orang akan mati tertimpa.

Begitulah jumlah orang yang membenci Dunia Langit makin bertambah.

Tapi yang menyedihkan,

meski ingin membalas dendam, kau akan mati karena perbatasan itu.

Ini sungguh misterius.

Bagaimana cara Rudo dan malaikat itu menyeberangi perbatasan?

Entahlah.

Tapi aku terus merasa seperti melihat sesuatu.

Kau melihat sesuatu?

Melihat apa?

Entahlah.

Bagian ingatanku yang itu masih samar.

Tapi...

Itu choker-ku.

Ada apa?

Enjin, di mana kau?

Semiu?

Kami dalam perjalanan pulang. Akan kuberi tahu soal perjalanannya nanti.

Baiklah.

Tapi sebaiknya kalian kembali lewat pintu belakang hari ini.

Ada beberapa hama di luar sana sekarang.

Pintu belakang? Hama?

Apa maksud mereka?

Itulah pintu belakang.

Kalau dipikir-pikir,

lucu sekali jika para Cleaner diserang oleh hama.

Apa ada serangga masuk?

Benar!

Mereka hama yang disebut Penyerang!

Tepat sasaran!

Kukira mereka lebih sulit ditembus saat tahu mereka menyembunyikan Sphereite!

Kalian lemah sekali, Cleaner!

Sepertinya akan mudah membawa lari Sphereite itu.

Penyerang?

Bukankah itu buruk?

Kita harus membantu!

Astaga, kita baru kembali dari Tanah Tak Bertuan.

Jangan membuat kita melakukan pekerjaan yang merepotkan!

Hei, Cleaner!

Aku punya cara bagus agar kami berhenti membuat lubang lagi di markas kalian.

Serahkan Sphereite itu kepada kami.

Jika kalian menolak, kami akan meratakan tempat ini.

Aku terkejut.

Aku tak tahu hama tahu cara membuat penawaran.

Entah dari mana kalian mendengar itu dan tertipu untuk datang ke sini,

tapi serangan langsung kalian terasa menyenangkan.

Itu tidak terlalu berarti.

Kami bertarung dengan adil.

Tidak benar.

Kami hanya umpan.

Sementara kami membuat keributan, beberapa orang lain sudah menyusup.

Kau tidak perlu berpura-pura tenang, Nona.

Jika kau menyerahkan Sphereite, kami tidak akan membuat lubang lagi.

Sebenarnya aku bukan wanita.

Hanya bercanda.

Kalian langsung tertipu.

Apa?

Jangan meremehkan kami, Jalang!

Di mana lubang yang kau sebutkan tadi?

Apa?

Pengeboman tadi...

Apa?

Hei, itu...

Apa?

Apa yang kalian lakukan?

Bukankah kalian harus menyusup ke gedung?

Kami tidak bisa masuk ke gedung ini apa pun yang kami lakukan.

Kalau mau masuk ke rumah kami, kalian harus meminta izin.

Izin dari bangunan tertutup terkuat.

Kita diserang lagi.

Itu menakutkan.

Tapi sayang sekali.

Kalian tidak akan pernah mendapatkan izin.

Aku akan membasmi kalian semua.

Sekarang, apa rencana kalian?

Tunjukkan kemampuan kalian.

Kau berani sekali, Nona!

Rasakan ini!

Dasar Giver!

More Indonesian subtitles for Gachiakuta

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left