The first 200 lines.
"Grandpas over Flowers, Returns"
"Mereka meninggalkan Ceko menuju Austria!"
"Astaga!"
"Mereka tiba di Salzburg, Austria"
"Latar film 'The Sound of Music'"
"Kami sudah sampai"
"Di Austria"
"Kamera terus memotret"
"Tertawa"
"Mereka tersenyum di sepanjang perjalanan"
Ada sedikit biaya untuk layananku.
"Lelucon Yong Geon yang tiada akhirnya"
Astaga, kamu terlalu murah hati.
"Mereka tiba di lokasi film 'The Sound of Music'"
Tempat yang kita tuju sekarang adalah lokasi syuting film tersebut.
Kebunnya sangat cantik.
Cantik sekali.
Ya, Aku sudah melihatnya. Aku ingat melihatnya.
"Mereka bersemangat karena film itu"
"Serta ingat adegan-adegan dari film itu"
"Sambil bersenandung 'Do Re Mi'"
"Bersenang-senang"
"Para kakek tiba di Salzburg!"
Ada film lain yang tayang sebelum film itu.
Itu film Jerman berjudul "The Trapp Family".
Ini film yang sama dan Ruth Leuwerik juga bermain di sana.
Mereka juga menjadikannya acara TV.
Lalu datanglah film musikal "The Sound of Music".
Apa ini? Ayo masuk.
Astaga, ini bisa terhapus.
Itu tidak baik.
- Ini pasti kota Salzburg. - Astaga.
Aku seharusnya tidak terlalu banyak menggesekkan kakiku di sini.
Ini pasti kotanya.
Astaga.
Injak ruang-ruang kosong pada petanya saja.
"Ini Il Seob!"
Geun Hyeong ke mana?
Astaga, dia sangat sibuk merekam segala hal.
Apa Geun Hyeong akan datang setelah merekam?
- Ya. - Dia pergi ke sana.
Kurasa dia akan mengadakan pameran foto di Seoul.
Dia bisa saja. Hasil foto Geun Hyeong bagus.
Sangat bagus dan keren.
- Silakan duduk. - Ya, aku akan duduk di sini.
Permisi.
Terima kasih.
"Goo terus bersenandung 'Do Re Mi'"
Film itu keluar pada tahun 1967.
Lalu dirilis di Korea tahun 1970-an.
Ya.
"Beri tahu kami, Seo Jin"
Saat itu, sepertinya aku menontonnya
di bioskop.
Itu dirilis di Korea tahun 1978.
- 1978? - Ya.
Film ini dirilis tahun 1965,
tapi baru dirilis di Korea tahun 1978.
Begitu?
Di mana kali pertama diputar?
Bioskop Daehan.
- Daehan? - Begitu.
Bioskop Daehan mempunyai layar terbesar saat itu.
Tapi anak zaman sekarang tidak tahu hal-hal seperti itu.
Itu juga samar-samar bagi kita.
Tapi kita semua tahu lagu-lagunya.
- Benar. - Lagu "Do Re Mi ".
Ya.
- "Edelweiss" juga. - Ya.
"Edelweiss, Edelweiss"
"Di sumur di depan gerbang"
Itu lagu pembukaan "The Trapp Family".
"Ada pohon linden"
Berbicara tentang film lama...
Kalian ingat film-film berwarna, yang direkam dengan CinemaScope?
Selalu ada tulisan "CinemaScope" di awal film.
Jarang ada bioskop selain Bioskop Daehan
yang memiliki layar besar.
Layarnya akan terbuka seperti sayap kupu-kupu, begini.
Menyaksikan balapan kereta di "Ben Hur"
juga cukup menyenangkan.
- "Ben Hur" dirilis tahun 1962. - Ya, benar.
Mereka menayangkannya di bioskop selama enam bulan.
Ya, aku yakin.
Periksa tahun berapa "South Pacific" ditayangkan.
Rossano Brazzi tampil di sana
dan Mitzi Gaynor adalah pemeran utamanya.
"Dia bahkan ingat lagu dari film itu"
Film ini dirilis pada tahun 1958.
Lihat? Mereka menayangkan di Daehan untuk kali pertamanya di film 70 mm.
"Ingatannya luar biasa"
Halo.
- Halo. - Apa yang membawamu kemari?
Aku di sini untuk melihat bunga di sini.
- Benarkah? - Ya.
- Tidak. - Tidak.
Aku hanya ingin memberimu kartu namaku.
- Begitu. - Hubungi aku.
"Tertawa"
"Mereka telah bercanda bersama selama 50 tahun"
- Ayo ke luar pelan-pelan? - Ya, kamu bisa melanjutkan.
- Aku lebih dahulu pelan-pelan. - Baiklah.
- Kamu ke luar lebih dahulu? - Ya.
Yang berjalan cepat bisa menyusulku nanti.
Kamu akan pergi juga, Seo Jin?
- Aku akan mengawalnya keluar. - Baiklah.
Kamu tidak mengawal kita?
- Kamu bisa memimpin yang lain. - Baik.
"Yong Geon depresi"
Aku yakin kalian berdua lebih dekat.
Kita sudah sering bepergian bersama.
"Dia tertawa terbahak-bahak"
Apa yang lucu?
Aku merasa sangat kesepian.
Hanya saja aku tidak membicarakannya.
"Tempat ini sangat hidup sampai tidak ada waktu untuk kesepian"
"Ini adalah kota kecil yang menjamin kebahagiaan"
"Saatnya meninggalkan Salzburg"
"Il Seob, yang pergi lebih dahulu tiba di tempat parkir"
- Bagus. - Astaga.
Butuh waktu satu jam untuk sampai ke akomodasi kita selanjutnya?
- Apa kita akan pergi ke pedesaan? - Ya, benar.
Mari berjalan pelan-pelan.
- Kenapa ada gembok di sini? - Itu seperti
toko gembok.
Benar? Ini adalah jembatan gembok.
- Lihatlah semua kunci ini. - Kunci.
Itu gembok.
Apa?
- Gembok. - Yang itu terbuat dari emas.
Pasti ada alasannya kenapa itu ada di sana.
Itu pasti janji cinta.
Lihat gembok-gembok itu.
"Jembatan Makartsteg menghubungkan kota tua dan kota baru"
Ada banyak sekali gembok.
- Ini lokasi yang aneh. - Benar.
- Di Menara N Seoul ada ini. - Menara N Seoul juga memilikinya.
- Apa kita punya ini di Namsan? - Di Menara N Seoul.
"Gembok warna-warni lebih bersinar di bawah langit yang cerah"
"Banyak sekali"
"Tempat yang sempurna untuk difoto dengan Salzach sebagai latarnya"
"Dia mengambil foto dari sisi yang berlawanan juga"
"Dia mengambil foto jalanan yang mereka lalui"
"Kamu pikir aku sudah selesai?"
"Dia mengambil foto lagi"
"Pemandangan yang indah membuat dia ingin mengambil lebih banyak foto"
"Membunyikan klakson"
"Halo"
"Mereka menikmati kota sampai akhir"
Astaga. Kita sudah ke banyak tempat hari ini.
Hari ini sudah selesai, bukan?
- Ya. - Benar?
Mari kita ke tujuan selanjutnya?
Masih terlalu sore untuk makan malam, bukan?
- Ya. - Makan malam pukul 6 sore lewat.
Kamu bilang butuh satu jam.
- Itu sempurna. - Ya.
- Mari kita mendaftar dahulu. - Ya.
Coba panggil kepala polisi di wilayah ini.
- Dan katakan padanya... - Bisakah kamu menghubunginya?
- Aku? - Ya.
Baiklah. Aku akan meneleponnya nanti.
Ini waktu pemilihan jadi aku ingin tahu
apakah kepala polisi akan berada di kantor.
"Mereka tiba di tempat parkir sambil saling melempar candaan"
- Ini mobil kita. - Ya.
"Halo, Il Seob"
"Dia mengamati Il Seob"
"Ayo masuk ke mobil"
Santai saja.
"Yong Geon mengurus yang lain dengan baik"
"Aku siap untuk berangkat"
Apa kamu punya air?
Air di sini.
"Soon Jae ke mana?
Kalian datang terpisah?
- Ya. Kami tidak bersamaan. - Kami datang terpisah dan bertemu.
Menyenangkan bertemu di sini dan bepergian bersama.
Lebih baik daripada bepergian sendiri. Bukan?
Nikmati perjalananmu.
- Semoga selamat sampai tujuan. - Semoga selamat sampai tujuan.
- Selamat tinggal. - Selamat tinggal.
Mereka seperti cucu perempuanku.
Mereka sangat manis.
Hati-hati.
"Dibantu oleh Yong Geon, yang tertua naik ke mobil"
Tidak apa-apa.
Astaga.
Mereka datang secara terpisah.
- Lalu bertemu di sini. - Mereka bertemu di sini.
Ya.
Itu sering terjadi.
- Mereka berani sekali. - Benar.
Mereka bisa saling mengandalkan.
- Mereka pemberani. - Mereka dapat bertukar informasi.
"Kamu merasa panas, bukan, Yong Geon?"
Aku baik-baik saja.
Ini akan terasa sejuk.
"Mereka berusaha saling mengipasi"
"Dia merasa tidak nyaman"
No comments yet. Be the first to leave one.