The Baby

The Baby

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Baby S01E01 The Arrival 1080p HMAX WEBRip DD5 1 x264-NPMS
A Commentary by Vilanelle
Resync for HMAX

Tags

webrip
web
x264
BRip
1080
Published on: 2022-04-25
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 146 lines.

Nona, dengarkan aku!

Kau tak perlu melakukan ini.

Siapa namamu, Sayang?

Letakkan tasnya untukku.

Buka tasnya untukku, Nona.

Baiklah, kita sudah melihat bayinya.

Awasi bayi itu.

Angkat tanganmu agar aku bisa melihatnya...

Dan berjalanlah perlahan ke arahku.

Astaga.

Astaga.

Enyahlah, Kawan.

Kau tak berbelas kasihan!

Jangan benci pemainnya, benci permainannya.

Ya, tapi kau selalu menang.

Karena aku yang terbaik.

Setiap kali.

- Tidak. - Mau?

Tidak, seharusnya tidak.

Baiklah, beri aku satu isapan.

Berikan ini. Berikan itu.

Dan berikan ini padaku.

Tepat sasaran, bukan?

Maaf.

Baik, aku akan segera kembali.

Kukira dia akan menitipkannya kepada Jamie malam ini.

- Hei, Ibu datang! - Dia harus bekerja lembur.

Ayolah, tak apa-apa.

Tidak, Rita Skeeter. Malam Poker itu suci.

Kau setuju denganku. Aku tahu itu. Aku tahu arti senyum kecil itu.

Maaf, dia tak mau tidur.

BunBun-nya tertinggal di rumah.

Tak apa.

- Dia bisa bergabung. - Apa itu BunBun?

Obat tidur Norwegia. Luar biasa.

Sungguh, itu akan membuatnya tidur di lapangan terbang.

Halo.

- Tash, maaf. Bisakah kau... - Astaga.

Maaf.

Kau baik-baik saja?

Hei!

Tash. Aku tak mau membuatnya kesal.

Baik, maaf.

Ini sungguh lezat.

Pepperpot .

Ini resep spesial ayahku.

Masih ada sisa. Artinya, aku salah membuatnya.

Aku merindukan Ayah, Lyle. Bagaimana keadaannya?

Kau tahu? Dia baik-baik saja.

- Ya, dia... - Astaga.

Hei. Tash, beri tahu Mags tentang orang aneh yang datang hari Senin.

Ya. Mags, kau akan suka ini.

Jadi, aku sedang di restoran, akan menutup dapur.

Pria ini datang bersama dua wanita tua.

Lucu!

Maaf, lanjutkan.

Para wanita ini sudah tua.

Dan pria ini... Dia seksi seperti sepupu jauh.

Dia belum buang air besar.

Maaf.

Itu menjijikkan, bukan?

Kurasa aku sudah lupa bagaimana orang normal bersikap.

Ada terlalu banyak hal, tahu?

Setiap saat.

Selamanya.

Namun, begitulah adanya.

Apa lebih baik?

Apa?

Apa itu lebih baik?

Daripada sebelum kau punya anak.

Tash.

Tidak apa-apa. Itu pertanyaan yang adil.

Entahlah.

Sulit dijelaskan.

Aku menyayangimu Mags. Berengsek.

Kau akan memberitahunya?

Memberi tahu apa?

Tash, aku punya kabar.

Aku hamil.

Sial, Bung. Itu luar biasa.

Selamat.

Astaga. Kau senang?

Ya. Ya.

Itu luar biasa.

Bersulang untuk itu.

Hei!

Kalian tahu? Mari rayakan dengan membiarkan Rita menang berikutnya.

- Ya! - Apa yang kau punya, Bodoh?

Biarkan saja.

- Apa? - Biarkan. Dia baik-baik saja.

Mari bermain.

Ada apa denganmu?

Kita bertiga telah menyisihkan malam ini...

- Dalam kehidupan yang sangat sibuk. - Ya.

Untuk menghabiskan waktu bersama.

Artinya, kita saling mendengarkan cerita...

Meski tak begitu menarik...

Seperti apakah anakmu buang air besar di celana.

Maaf, apa aku tidak sopan?

Haruskah kita kembali berpura-pura menongkrong?

Kau tahu?

Persetan dengan ini.

Kau mau tumpangan?

Aku akan menyusul.

Kau akan berubah menjadi bajingan besar saat punya bayi?

Tidak janji.

Berapa usia kehamilanmu?

Tiga bulan.

Jadi, ini belum terlambat?

Aku bercanda.

- Itu lelucon. - Tidak.

Itu lelucon! Astaga!

Aku menyayangimu dan aku minta maaf kau merasa ini sulit.

Ya. Kupikir aku harus pergi selama beberapa hari.

Cari tahu kenapa aku sangat tak bahagia.

Baiklah.

Jadi, kau tidak masuk untuk sifmu hari ini?

Benar juga!

Dapur akan baik-baik saja tanpaku, bukan?

Kurasa kami bisa bertahan.

Tidak jika sardennya terus digarami.

Enyahlah.

Stevo, tebak siapa.

Apa itu Chef?

Tidak, jangan beri tahu Stevo aku di sini.

Apa kabar, Chef?

Kau baik-baik saja, Stevo?

Bagaimana kaldunya?

Sial.

Ya, kau memanggang tulangnya? Memberinya warna yang bagus?

Ya.

Kau memasukkan bahan aromatik?

- Ya. - Kalau begitu, kau hebat.

Kau bisa, Nak.

Kau siap untuk pestaku besok, Chef?

Menginap di restoran.

Usia 21 tahun akan sangat hebat!

Aku tidak akan memberitahunya.

Aku tak akan bisa datang, Stevo.

Apa?

Aku harus pergi dan menjernihkan pikiranku.

Tak bisakah kau mengacau bersama kami, lalu menjernihkan pikiranmu?

Kita akan mengacau nanti, ya? Aku berjanji.

- Hei. - Hei.

Kau tahu Rita hamil?

Itu hanya masalah waktu, bukan?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left