Release info

효심이네 각자도생-Live-Your-Own-Life-E08-NEXT-VIU
A Commentary by Anangkaswandi
Durasi 01:04:22

Tags

other
Published on: 2023-10-22
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode Delapan"

Bu?

Halo.

Masuklah.

Baik.

Perhatikan langkahmu.

Kenapa dia belum mengambilnya

padahal aku sudah menyuruhnya?

Dia aneh.

Astaga.

- Duduklah. - Benar.

Bagaimana kondisimu? Kudengar kamu tidak sehat.

Itu... Aku sudah lebih baik sekarang.

Jika kamu menjalani masa mudamu seperti itu,

itu akan merugikanmu.

Seseorang harus menjaga kesehatan selagi masih muda.

Baik.

Bu.

Bu Bang bilang Anda akan tinggal di sini.

Ya, itu yang akan kulakukan.

Apa keluarga Anda tidak menunggu?

Tidak perlu khawatir.

Aku ragu mereka ingin aku datang.

Tapi Anda tertabrak mobil.

Bukankah keluarga Anda harus diberi tahu?

Itu terjadi padaku karena aku meninggalkan rumah

setelah pertengkaran dengan putraku dan istrinya.

Kami mungkin keluarga,

tapi ada masalah yang belum selesai di antara kami.

Menantuku mencoba membuatku terlihat menderita demensia.

Jadi, aku meninggalkan rumah,

berpikir mungkin akan lebih bijaksana

untuk tinggal di panti jompo.

Begitulah aku berakhir di sini.

Semua orang punya rahasia

tentang keluarga mereka yang tidak bisa mereka beri tahu siapa pun.

Untukmu, ayahmu yang kabur dari rumah.

Dan aku punya rahasia tentang putra dan menantuku.

Hanya itu.

Aku bukan wanita tua yang aneh.

Meski aku tinggal di sini,

aku tidak akan

mengganggumu atau keluargamu.

Aku akan menjadi tetangga yang baik bagi semua orang di gedung ini,

jadi, jangan terlalu khawatir.

Baik, aku mengerti.

Ada yang Anda butuhkan?

Bagaimana dengan pakaian bersih?

Induk semang

memberiku beberapa pakaian ganti.

Mau kuambilkan pakaian lain?

Tidak apa-apa.

Aku punya lebih dari cukup.

Aku bisa membeli yang kubutuhkan saat membutuhkannya.

Baik.

Selamat malam, Bu.

Ya.

Keluar!

Keluar, sial. Keluar!

Beraninya kamu kembali ke sini.

Kenapa kamu tidak tetap di sana?

Maafkan aku.

Aku hanya butuh waktu untuk berpikir.

Berpikir? Memikirkan apa?

Darahku mengering,

tapi kamu melamun, memoles sepatu orang lain?

Kenapa tidak terbang

ke Las Vegas seperti yang lain dan berjudi dengan uangmu?

Atau minum di bar hostes dengan wanita di sisimu.

Main golf saja

dan bayar pramugolf yang kamu lecehkan.

Beraninya pimpinan perusahaan menyemir sepatu untuk orang lain?

Apa yang akan kamu lakukan jika reporter tahu?

Selain itu,

kenapa kamu menghadiri pemakaman Direktur Kang?

Bagaimana dengan citra kita?

Itu akan membuat kita tampak bersalah!

Anak-anak boleh terlihat di sana, tapi kita tidak.

Kenapa aku harus menoleransimu seumur hidupku?

Dasar bodoh.

Cukup.

Bodoh? Bukan begitu cara memanggil suamimu.

Kamu masuk ke lubangmu dan bersembunyi saat keadaan serius,

tapi kamu masih ingin dihormati sebagai suamiku?

Sudah kubilang cukup. Kamu sudah gila?

Benar. Istrimu sudah gila dan lebih dari itu.

Saat kudengar kamu pecundang,

aku tidak mengira akan seburuk ini.

Ayahmu adalah pemimpin perusahaan yang dihormati,

dan ibumu memiliki karisma yang mengalahkan sepuluh pria,

tapi bagaimana denganmu?

Kenapa kamu menjadi kambing hitam di keluarga?

Kamu tahu orang sepertimu disebut apa?

Anjing pecundang yang lahir dari harimau.

Anjing pecundang yang lahir dari harimau?

Ya! Putra seperti anjing yang lahir dari ayah seperti harimau!

Kamu memanggilku apa?

Apa rapat hari ini lancar?

Ya. Hasilnya bagus.

Baguslah.

Untuk berjaga-jaga.

Aku sudah memikirkannya seharian.

Apa menurutmu

kami menyembunyikan keberadaan Nenek?

Ya.

Bohong jika kubilang aku tidak penasaran.

Itu tidak masuk akal.

Perusahaan seperti Grup Taesan tidak bisa menemukan Nenek.

Kamu perfeksionis yang teliti dalam hal lainnya,

dan aku tidak mengerti kenapa kamu diam saja.

Aku melihat di berita

bahwa Taesan mendapat

kesepakatan terbesar pada proyek Al Saud.

Kamu secakap itu

dan aku tidak paham kenapa kamu tidak bisa menemukan Nenek.

Dia sangat berarti bukan hanya bagiku, tapi juga bagimu.

Sebaik apa dia bagimu?

Kang Tae Ho!

Ada apa denganmu?

- Kita bicara lagi nanti. - Cukup!

- Aku tidak tahan lagi denganmu. - Aku takut sekali.

- Bagaimana bisa? - Jangan menghalangi!

Hentikan! Jangan pecahkan yang lain!

Cukup!

Kamu berani meremehkanku?

Kamu dari semua orang?

Kamu juga meremehkanku?

Meski orang tuaku tidak terlalu memikirkan anak sulung mereka,

kamu pikir aku akan cukup baik, tapi ternyata tidak?

Beraninya kamu mengatakan itu tentangku, Jang Sook Hyang.

Kamu duduk dan diam saja seperti orang bodoh,

tapi kenapa kamu marah setiap kali aku menyebutkan orang tuamu?

- Sial! - Selamatkan ibu!

Ayah. Tenanglah.

- Hentikan. - Minggir!

Dasar kamu...

Ibu sangat takut. Tolong ibu.

Seharusnya aku bisa bersantai dengan tenang di rumah.

Bahkan pria berpenghasilan 1.000 dolar sebulan

akan diperlakukan lebih baik.

Kamu seharusnya bersyukur aku mengubah

akuntan pabrik tekstil menjadi ibu rumah tangga kaya!

Apa katamu?

Sudah kubilang jangan pernah membahas masa pembukuanku!

Beraninya orang sepertimu meremehkanku.

- Sial! - Tolong selamatkan ibu.

- Hei, kamu! - Tunggu!

- Tetap di sini. - Tidak akan.

Ibu akan mengakhiri hubungan dengannya hari ini. Lepaskan ibu.

Kumohon, Ibu. Jangan lakukan apa pun.

Beginilah ibu hidup.

Sama sekali tidak seperti yang orang pikirkan.

Siapa yang tahu hidup ibu seperti ini?

Tenanglah, Ibu.

Tae Min. Putra ibu.

Jika bukan karenamu,

dia akan memukuli ibu sampai mati dengan tongkat golf.

Tae Min.

Tidak apa-apa.

Aku di sini sekarang.

Ibu baik-baik saja.

Pasti menyenangkan punya putra yang membuatmu bangga.

Pindahlah bersamanya, dasar penyihir jahat!

Pintu menutup.

Halo, Pak Kang.

Halo.

Namaku Hwang Chi San.

Aku akan membantumu hari ini menggantikan Nona Lee.

Kuharap kita bisa akur.

Apa ada masalah dengannya?

Ya. Selama tujuh tahun dia bekerja di sini,

entah hujan atau salju, dia tidak pernah punya

masalah apa pun dan tidak pernah sakit.

Tapi sejak kamu datang,

karena tekanan fisik dan mental yang berlebihan, dia jatuh sakit.

Apa?

Apa dia sakit parah?

Ya, dia sakit parah.

Untuk apa lagi dia

cuti untuk memulihkan diri?

Nona Lee menyokong seluruh keluarganya.

Dia putri terhebat yang pernah ada, dan dia sangat berbakti.

Dia akan mempersulit dirinya sendiri

dan masih melakukan yang terbaik untuk melayani kliennya,

karena itu dia mendapat ulasan terbaik.

Tapi setelah dia menerimamu...

Ibu. Bangunlah.

Aku membuat sup pollack kering untuk pengar Ibu.

Makanlah.

Kenapa Ibu minum banyak sekali?

National Geographic.

Rubah sialan itu.

Ibu.

"Vila Uicheon"

Sayang.

Sayang.

Sayang. Di mana kamu?

- Sayang. - Ibu.

"Seoul-Goseong"

Sayang.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left