The first 200 lines.
- Ulangi. - Tentu.
- Berapa banyak? - Pengiring pengantin wanita?
- Ya. - 9.
Ada 9 pengiring?
Adikmu dan adikku, Sheila, Sloan, Maggie dan Diane.
- Siapa Sheila? - Iparku Sheila, kau pernah bertemu.
- Siapa Diane? - Sawyer.
- Karena ada 9 pengiring wanita... - Kau butuh 9 pengiring pria.
Begitu aturannya?
Pengiring pria harus menemani pengiring wanita di lorong gereja.
Charlie pendampingku.
Bagaimana kalau Charlie bolak-balik menjemput pengiring wanita?
Apa Charlie tak akan mabuk saat upacara dimulai?
Kuberi tahu, adikmu juga akan minum.
Charlie, Don, Jim, Elliott. Siapa lagi?
Tak ada yang lain.
Aku bekerja keras tak punya persahabatan di luar kantor.
Begitu juga dalam kantor, sebelum kau datang.
- Kau butuh lima lagi. - Sembilan pengiring terlalu banyak.
Butuh berapa lama agar 18 orang berjalan menuju altar?
Diane Sawyer akan pakai gaun berbahu gembung?
Pengiring wanita memakai busana Vera Wang.
Vera Wang bisa buat gaun sebanyak itu?
Bagaimana dengan Brian Williams? Kau suka Brian.
Kau yang suka.
Jika dia di sampingku, kau akan jadi ragu.
Gagasan menampilkan sejumlah pria berdandan rapi di depanmu...
Sebelum kau diberi pertanyaan besar. Jangan salah paham.
Tapi kau memilih tiga warna keramik berbeda untuk kamar mandi...
- Kau lihat itu? - Apa?
- Ada apa? - Di sini juruswit.
Ben, tayangan mana yang kau putar?
44B di dalam kotak pemanasan?
Itu dari rekan afiliasi Boston. Ada yang mau menonton maraton.
- Apa yang kau lihat? - Ledakan.
- Apa yang terjadi di Boston? - Ada sejumlah peringatan.
Semuanya merah. Ledakan di garis akhir maraton.
Peserta dan penonton lari dari lokasi.
Garis akhir di Hotel Lenox. Mungkin ada kebakaran.
- Lihat pelari itu. - Caranya jatuh ke samping.
- Itu karena daya dorong. Itu ledakan. - Bagi mereka dalam tim.
Afiliasi Boston, Kepolisian Boston, FBI, Dephak, KDN, rumah sakit lokal.
- Jenna! - Segera!
5, 4, 3...
2,1.
Tarik napas dulu.
Baik, Jagoan. Tunjukkan kemampuanmu.
Ayo fokus.
Kau wanita yang tangguh. Sepuluh lagi.
Jangan dijawab. Lanjutkan.
Cintai rasa sakitnya. Terima rasa sakitnya.
Hitung mundur dari 6, 5, 4...
Kau berhenti?
Latihan yang bagus.
Bisa pastikan ledakan itu karena bom, bukan pipa gas?
Apa ada ancaman sebelum lomba?
- Ini Martin Stallworth dari ACN. - Ini Tess Westin dari ACN.
SWAT di lokasi bersama unit anjing.
Aku ingin mendapat informasi akurat dengan cepat, Mike.
Kita berdua bekerja, tapi hanya aku yang di jaringan berita terpercaya.
Kecuali untuk saat itu.
- Ada gambar sekitar garis akhir. - Tampilkan di layar depan.
Ada grup teroris yang sedang kau awasi?
Telepon nomor ini, Gedung Putih.
Jangan tanya siapa dia, bilang saja dariku.
Ada yang berhasil menghubungi...
pusat trauma di UGD RSU Massachusetts?
Tak ada yang menjawab.
RSU Massachusetts, RSW Brigham, RS Beth Israel.
Bukan pertanda baik.
- Kapan berita ditayangkan? - Jika sudah tahu beritanya.
- Benar. - Kita lakukan dengan benar.
- Memang. - Kau tahu artinya?
- Lakukan dengan benar? - Ya.
- Dia menunggu. - Ya?
Pukul 14.52, "Aku tak tahu apa itu, tapi aku gemetar."
- Tunggu. - "Semua berlari melewati Back Bay."
Pukul 14.44, "Ledakan di Jalan Boylston".
Pukul 14.54...
"Insiden memakan banyak korban di akhir Maraton Boston".
Aku tak biarkan Will siaran...
Untuk melaporkan mungkin ada kejadian buruk di Boston...
- Tapi kita belum yakin. - Ini bukan spekulasi lagi.
Kita tak bisa siaran berdasarkan tweet...
Dari saksi yang tak bisa ditanyai.
Agensi berita seperti apa yang begitu?
- Fox sudah tayang. - Jim.
Presiden telah diberi tahu insiden di Boston.
- Insiden apa terjadi di Boston? - Mereka berharap kita tahu.
- Apa yang kulihat? - Itu Jalan Boylston, itu garis akhir.
Itu Hotel Lenox. Ledakan berasal dari sana.
- Dari dalam hotel? - Kami belum tahu.
Jika aku tahu yang terjadi dari menonton berita...
Aku akan jadi gila!
- Kita kekurangan staf. - Di mana Keefer?
- Don mendapat tugas juri hari ini. - Kau bercanda? Suruh kemari.
Aku guru sekolah. Aku mengajar kelas 4 SD.
- Di mana? - SDN 40 di Manhattan.
- Kau pernah membeli lewat telepon? - Ya.
- Dari iklan yang kau lihat di TV? - Ya.
Apa yang kau beli?
Aku membeli barang penghilang bekas gores di mobil.
- Bagus. Ada yang lain? - Tidak.
Kau puas dengan produk itu?
- Yang Mulia, boleh aku mendekat? - Kenapa?
Aku tak bisa katakan keras-keras. Kalau boleh...
Mendekatlah. Cepat.
Namaku Don Keefer, produser ACN.
Ada ledakan di garis akhir Maraton Boston.
Aku harus kembali ke ruang beritaku.
- Ada yang terluka? - Aku tak tahu.
- Serangan teroris? - Aku tak tahu.
- Ada tersangka? - Aku ingin menjawab semua itu.
Tapi tak bisa bila ada di sini.
- Tuan... - Keefer.
Semua orang ini juga punya urusan lain.
Aku yakin jaringanmu bisa meliput berita tanpamu.
Kau mungkin benar, tapi aku tak mau bosku tahu.
Duduklah.
Kau tak ingin ada pemimpin dalam juri, bukan?
Siapa pun yang bisa memimpin saat perundingan.
Aku melakukan siaran berita 5 malam seminggu...
Dengan 60 staf, yang patuh pada perintahku.
Aku juga terdakwa dalam dua gugatan hukum oleh orang yang sama.
Walau aku membeli pemotong bagel klienmu pukul tiga pagi...
Dan nyaris memotong jariku...
Aku tak akan mendukung pihak penggugat.
- Pergi dari sini. - Terima kasih.
Dibebaskan dari tugas juri?
- Begitulah. Kau sedang apa? - Akhirnya mereka memberiku.
Terminal Bloomberg. Ini komputer seharga 24.000 dolar...
Yang memberiku akses langsung semua informasi finansial di dunia.
Kau tahu yang terjadi di luar kantormu?
Tak ada di situ.
- Kapan akan kita laporkan? - Aku yang putuskan.
- Neil. - Ya?
Aku melihat 2.221 tweet...
Menceritakan dua ledakan di garis akhir Maraton Boston.
- Apa yang kita tunggu? - Apa berasal dari sumber resmi?
Kalian mengerti ledakan yang terjadi di abad ke-21?
Selamat datang di ACN.
Ada pesan datang khusus untukmu di situs aman.
Seseorang minta kunci enkripsimu.
Hanya detektif yang makan makanan kucing. Biarkan.
Jika benar sebuah bom...
Ada pertanyaan tentang berapa orang yang bisa kalian rawat.
Kami menemukan beberapa orang yang tak dikenal.
Mahkamah Agung menangani kasus paten...
Berkaitan dengan perusahaan yang mematenkan gen manusia.
Tak apa-apa, santai saja.
Apa kita merasa terlalu waspada karena Genoa?
- Tak salah waspada karenanya. - Aku tak setuju.
Saat Reagan ditembak di tahun 1981, tiga jaringan meliput langsung.
Reagan ditembak. Tidak ditembak. Benar, ditembak.
James Brady tewas. Dia tak tewas. Kacau sekali.
Kita bukan yang pertama, walau jadi yang terakhir, setidaknya kita tahu.
Aku setuju. Kau?
Kita harus kumpulkan fakta yang benar.
Kita harus kumpulkan fakta yang benar! Kita harus punya fakta.
- Fakta itu penting. - Fakta itu penting.
Tentu saja, tapi dengar.
Ny. Lansing minta kita kembalikan kepercayaan pemirsa.
Ini kesempatan yang tak diduga.
- Will, kita tak punya waktu... - Ini maksudku.
Situasi seperti ini mirip di gereja.
Bisa menunjukkan atau membimbing kita.
Ini bukan acara realita. Kita tak membuat acara baik-baik.
Kita membuat berita.
- Aku yang bilang itu. - Aku tahu, dan kau benar.
Orang Amerika adalah orang yang serius.
Kita bisa refleksikan kembali pada saat terburuk.
Tinggikan derajat mereka dengan menunjukkan keseriusan kita.
- Kita tunjukkan yang banyak. - Will, mereka harus...
Jangan mencari dasar yang sama. Cari dasar yang lebih tinggi.
Apa ucapanku benar?
- Maksudnya, kita yang dewasa. - Kembali bekerja.
- Kurasa pidatoku gagal. - Mereka cukup paham.
Belum ada yang resmi?
Kita tahu Mahkamah Agung menangani kasus paten gen.
- Celana jins? - Gen!
- Gen manusia! - Tenanglah.
Aku mau ke Boston, itu kota asalku.
- Aku ingin di lokasi. - Bawa produser.
- Amy sedang liburan. Leon di Praha. - Mac, Maggie bisa melakukannya.
Dia bisa.
Dia mengenal Boston dan bisa mencari sumber. Dia bisa.
Bukan aku yang memutuskan, jika yang diberikannya tak sesuai...
Dia dipecat. Aku putuskan itu, karena kurasa dia tak cocok lagi.
Dia cocok.
- Maggie? - Ya.
- Kau punya tas pergi? - Apa?
- Tas pergi. - Aku bawa tas olahraga.
Pergi!
Dipastikan! Kepolisian Boston dan FBI.
- Dua bom diledakkan. - Jake, Joey.
Kendalikan ruang kontrol. Ayo.
- Herb, sambungkan Boston. - Beri dia Boston.
- Layar A dan B. Grafis di C. - Kendali Washington, ini New York.
Kita lakukan peralihan. Herb memegang kendali.
Di sini Mac dari New York. Dengar aku.
No comments yet. Be the first to leave one.