The first 200 lines.
Apa?
Bagaimana bisa kau pakai baju itu.
Kau melompat ke lautan bersamaku setelah gelap.
Kau duluan, katanya akan ada air pasang.
Ayo, aku akan melindungimu.
Apa kau ngefly.
Sedikit./ Serius?
Kau beli narkoba di mexico.
Melewati perbatasan, itu gila
30 tahun.
Pergi ke mexico.
Setelah bertahun-tahun ini./ Bersulang.
Hentikan sayang, turun.
Ayo dansa, ayo.
Rencananya
wakamoli di udara
tequila di lidahku, ayo.
Gareth.
Bisa kau percaya kita akhirnya disini.
Kau membuat rumah yang indah./ Aku buat untukmu
lni akan panas di pusat kota
los angeles, mungkin waktu yang tepat untuk kepantai
laporan cuaca akhir pekan..
Pagi./ Pagi
lbu, kenapa Roger selalu berenang di kolam renangmu.
Karena dia tetangga, dan teman, kenapa tidak.
Kau harus bilang pada penjaga kolam, hanya dia yang menggunakannya.
Seseorang harus menikmatinya.
Aku dengar kau di telepon semalaman.
Oh.
Aku akan pulang hari ini./ Apa?
Kembali ke Seattle, bagaimana akhir pekan kita.
Sayang, kau terobsesi, aku tidak mau kau kehilangan dirimu dalam hal ini.
Sayang, kau terlalu memberikan banyak dalam hubungan ini.
Aku tidak mau melihat kau terluka, itu saja.
Kau pikir itu bisa di hindari.
Tidak, itu tidak.
Kau pernah kesana lagi, museum.
Oh,
tidak, itu ayahmu.
Dia tinggal disana.
Aku tidak suka melihat kebelakang.
Halo.
Ah, tidak, dia tidak
permisi
dia sudah mati, dia meninggal 5 tahun lalu.
Tidak apa, kau bisa hapus dari daftarmu, terimakasih.
Tidak ada yang seperti roti segar.
Aku senang menyewamu
Nikki kau benar benar memberikan kehidupan di tempat ini
terimakasih, itu yang kulakukan./ ltu sudah di pasar selama 18 bulan.
Aku turunkan harganya 3 kali.
Kau tahu apa, aku tidak terkejut
ltu seperti moseleum, saat aku pertama kesini.
Mereka berharap melihat
Norman Dashman bernafas di cerobongnya
Howard. Terimakasih.
Cadangan dan masternya, tolong.
Oh bagus.
Apa yang terjadi padamu./ Bicara padaku cowok cakep
ltu bagus sekali
ini kesempatan yang sangat jarang
dan ini
bicara selama ini.
Um, harus menemuinya.
Bisa melihat kartu pasmu.
Apa.
Eksebisi spesial atau koleksi reguler.
Hanya koleksi reguler, tolong.
Kau member?
Bukan, tidak lagi.
Aku bersamamu
lni dia./ Ke pekuburan hari ini.
Oh./ Kau pernah kesana belakangan ini.
Kau tahu itu.
Lapangan panjang terbuka yang dulu disana.
Sekarang sudah di isi penuh
semua batu nisan, pagar dan musoleum.
Semuanya, maksudku begitu penuh, tidak tahu harus di apakan.
Tidak, aku tidak terlalu sering lagi kesana.
Aku mengerti, kau sudah cukup berduka cita.
Apa?/ Kau selalu begitu, kau lakukan dengan cara yang benar.
Aku rasa tidak./ Hmm.. aku bertanya pada diriku sendiri.
Kau lakukan itu./ Aku melakukan hal yang salah.
Tidak ada cara yang salah.
Kau mau dengar sesuatu yang lucu./ Ya, tolong.
Aku pikir aku melihatnya hari ini./ Siapa?/ Gareth.
Apa maksudmu./ Di museum.
Kelihatan seperti dia, dia jalan melewatiku.
Aku bilang kembaran.
Tuhan, itu kembaran yang sempurna
itu pasti.../ Ya benar.
Kau pikir itu apa, seperti projeksi atau mungkin..
Kau tahu, pikiran saja./ Tidak, aku tidak memikirkannya./ Tidak, maksudku..
Kau melihat seseorang yang mirip dan.. / Tidak, tidak, itu...
ltu luar biasa.
Kau tahu kata mereka, kita semua ada kembaran didunia./ Benar.
Kau harus melihat foto tua hanya untuk mengingat seperti apa Susan.
Oh kau tidak.
Dia sedikit karatan./ Oh, itu sedih sekali.
Jadi mungkin pria ini adalah tipemu.
Atau kau ada tipe./ Tidak.
Maksudku, ya, Gareth.
Apa yang akan kau lakukan./ Lakukan?/ Ya.
Apa maksudmu, aku tidak akan melakukan apapun./ Sungguh?
Kau akan coba menemui dia lagi, kau tahu.
Untuk mengatakan apa, permisi, pak.
Kau adalah kembaran dari suamiku yang sudah meninggal.
Boleh aku belikan kau minuman.
Ya benar, itu sedikit menakutkan./ Tidak.
Aku harus mengatakan, itu bagus
ltu bagus melihatnya hari ini.
Percaya gareth masih ada
ltu hanya terasa seperti dulu.
Rasanya seperti hidup lagi.
Selamat pagi Nikki.
Pagi Antonio.
Permisi, kau tahu kamar 200.
Permisi.
Bisa kubantu./ Hai.
Halo./ Hai.
Apa yang bisa kulakukan untukmu.
Aku tertarik pada kelas.
Oh maaf, tapi kami di tengah semester.
Oh.
Apa kau sudah periksa dengan kantor,
Kau tahu, aku tidak, aku ada, aku hanya..
Ah..
Hanya untuk menemukan kelas untuk.. Aku
lni hanya sementara./ lni universitas.
Mereka tidak pernah spontanitas
ya.
Kau baik-baik saja./ Aku minta maaf, aku hanya...
Aku tidak memikirkan ini.
Jangan khawatir, semester berikutnya mulai di januari.
Tidak, aku..
Aku../ Kau oke./ Tidak, itu hanya..
Perasaan kosong saja, aku hanya mau terus sibuk.
Anak anak, mereka hanya
satu proses panjang berduka cita.
Dimana tukang kebun, anak anak./ Benar, kau tahu.
Aku../ Tidak apa
lni.. aku seharusnya tidak datang.
Tidak apa./ Tidak, ini..
Lni tidak nyata./ Apa?/ lni tidak nyata./ Tunggu.
Kau kembali./ Ya.
Kau akan lari dariku lagi.
Aku mungkin./ Bisa di mengerti, lihat aku.
Pria yang menakutkan.
Dengar, aku minta maaf, aku pikir aku sedikit aneh, hari itu.
Ya, kau sedikit emosional./ Ya, itu aneh.
Anak anak meninggakan rumah, itu pasti aneh.
Kau sudah menikah./ Um.
Tidak, sudah hilang./ Hilang.
Ya, dia meninggalkanku./ Stop dan pergi.
Brutal, maaf
teruskan kurasa./ Kurasa.
Mirip denganku.
Oh./ 10 tahun lalu. Menemukan seseorang
lain, bilang dia lebih bisa di cintai.
Ouch.
Benar, sudah satu dekade, dan aku masih merasakannya.
Dengar, aku..
Kau ada melakukan hal lain diluar sekolah, kau tahu seperti...
Murid pribadi.
Apa yang kita bicarakan, pelajaran./ Ya.
Benar sekali, pelajaran.
Aku tidak biasanya./ Oh.
Um, dengar aku..
Aku pernah mengambil kelas sebelumnya.
Aku bukan amatir lengkap.
Studioku tidak siap untuk itu./ Oh.
Tunggu, kau bisa kerumahku.
Benar, oke.
Um..
Aku bisa berikan kau nomorku
Dan aku akan menulisnya disini untukmu, dan kau bisa..
Kau tahu, memikirkannya, um.
Aku bisa menulis namaku dan kau bisa
kau tahu, pikirkan berapa besar kau akan meminta bayaran
dan semuanya, oke, terimakasih
terimakasih.
Hai./ Hai.
Aku tidak percaya kau disini.
Kenapa tidak./ Silahkan masuk
terimakasih
rumah yang indah./ Terimakasih.
Siapa arsiteknya./ Suamiku sebenarnya
Dan semuanya.
Kau kolektor seni.
Tidak, itu dia juga.
Bagus untukmu, dia pergi dan kau dapat rumahnya, dan karya seninya.
Ada disini yang kau harus lihat.
Oke.
Jadi kau anggap dirimu seniman california.
Tidak.
Aku lebih ke pria yang semua jurusan
generasi ketiga.
Aku tanda tangan sebelum mereka bisa menangkapku.
Kau berhasil kembali, oke./ Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.