The first 155 lines.
MENABUNG 80.000 KOIN EMAS DI DUNIA LAIN UNTUK HARI TUAKU
KERAJAAN YANG AMBISIUS
Aku dan temanku pergi dari negaraku, lalu datang ke sini naik kapal.
Namun sayangnya kami terpisah.
Setelah berhari-hari ke sana kemari, aku bertemu denganmu.
Pasti sulit, ya?
Tapi kamu malah menyelamatkanku dari serigala, bahkan terluka...
Terima kasih, Mitsuha!
Aduh, jangan begini!
Tulangku patah! Lepas, lepaskan aku!
Selamat pagi, Tobias.
Pagi, Mitsuha.
Korek api dan pemantik rokok seperti alat sihir, ya?
Bau toiletnya sangat tidak enak. Andaikan saja ada pewangi.
Halo, gadis pembasmi serigala.
Lukamu sudah lebih baik?
Yah, begitulah.
Katanya dia datang dari seberang laut, lo.
Eh, dari tempat sejauh itu, ya?
Aku tidak percaya ada orang yang datang dari negara lain.
Ini kesempatan untuk mengumpulkan informasi!
Di sini tempat yang bagus, ya?
Bagaimana kalian hidup di sini?
Orang yang mengatur tempat ini adalah Tuan Bozes.
Jadi Raja di negara ini namanya Bozes, ya?
Bukan Raja, tapi seorang Count.
Count Claus von Bozes.
"Count"?
Maksudnya semacam gelar kebangsawanan, ya?
Beliau menurunkan pajak saat panen gandum dan sayuran buruk.
Begitu, ya?
Beliau juga melebarkan jalanan sampai ke kota.
Benar, katanya agar kita lebih mudah mengangkut barang.
Sepertinya beliau orang yang baik.
Beliau juga orang yang berkuasa di pusat.
Wah!
Sepertinya ini bisa jadi batu loncatan di dunia ini.
Kamu ingin ke ibu kota?
Itu lumayan jauh, lo.
Tapi...
aku dan temanku sudah berjanji,
jika terjadi sesuatu kami harus bertemu di ibu kota.
Eh? Mitsuha?
Besok pagi ada kereta kuda yang mau berangkat ke kota...
Dari kota Count ke ibu kota, butuh waktu tujuh hari dengan kereta kuda.
Kalau anak kecil pergi sendirian sejauh itu...
Aku ini orang dewasa.
A-Apa kamu bilang?
Tidak, tidak.
Tidak mungkin.
Aku orang dewasa.
Kalau gadis kecil sepertimu orang dewasa, berarti kami kakek-kakek.
Iya.
Kalau di negaraku, aku sudah dewasa!
Begitu, ya?
Dunia ini luas sekali.
Jadi, jam berapa kereta kudanya berangkat?
Kami bilang pagi, kan?
Makanya, pagi di jam berapa?
Pagi ya, pagi.
Aduh, susah juga.
Tidak boleh!
Colette.
Tidak boleh, tidak boleh, tidak boleh!
Mitsuha tidak boleh pergi!
Jangan cengeng begini.
Habisnya...
Kamu tidak boleh menyusahkan Mitsuha.
Aku juga akan kangen kamu.
Kamu kan teman seperjuanganku di saat sulit.
Mitsuha...
Nyawaku pernah diselamatkan olehmu.
Aku sangat berterima kasih.
Tapi, maaf. Bagaimanapun juga aku harus pergi.
Karena teman-temanku yang terpisah pasti sedang menuju ibu kota.
Tapi...
Aku berjanji,
suatu hari aku akan datang ke sini lagi.
Tapi, tapi...
Kamu kan anak pintar, pasti mengerti kalau aku harus pergi, kan?
Makanya aku ingin kamu mengantarku dengan senyuman.
Sampai kita bertemu lagi, waktu aku memikirkanmu,
aku tidak mau kalau yang teringat nanti malah wajah menangismu.
Aku ingin mengingat senyumanmu.
Sudah kubilang jangan begini!
Mohon bantuannya.
Sepertinya gelar bangsawan di sini sama dengan di Bumi.
Kebetulan terkadang tak terhindarkan.
Ini.
TINGKATAN GELAR BANGSAWAN Gelar bangsawan dari atas,
TINGKATAN GELAR BANGSAWAN Duke, Marquess, Count, Viscount, Baron.
Kecuali Duke yang termasuk keluarga kerajaan,
BANGSAWAN TERTINGGI KE-2 Count Bozes adalah bangsawan tertinggi
BANGSAWAN TERTINGGI KE-2 nomor dua setelah Marquess.
Pelanggan, jangan lewatkan kesempatan ini.
Iya.
Pertama, aku harus membangun relasi dengan Count.
Pergilah tanpa ragu, kamu akan mengerti jika pergi.
Tolong jaga di belakang.
Yamano Mitsuha akan menuju ibu kota kerajaan!
Bau!
Aku bau!
Yah, aku tidak mandi, sih.
Apa aku kembali saja ke Bumi?
Permisi.
Boleh turunkan aku di sini?
Eh? Di tempat seperti ini?
Aku tiba-tiba teringat sesuatu.
Ada temanku yang sedang menunggu di balik pohon itu.
Kalau aku tidak ada di tempat janjian, temanku akan khawatir.
Tapi kalau jalan pun, butuh beberapa jam.
Bukan masalah! Aku mampu jalan!
Kalau kamu bilang begitu...
Kalau begitu, mari kita coba.
Teleportasi, kembali ke rumah di Bumi!
Kamarku!
Asyik! Akhirnya aku bisa menggunakan kemampuan teleportasi!
Oke!
Aku merasa hidup kembali!
Baiklah, mari kita mulai.
Mitsuha, mau pergi kerja, ya?
Ya, begitulah.
Berangkat.
RESTORAN SUSYI
RESTORAN ITALIA
Baiklah.
Oke, selanjutnya persiapan dana.
Eh, Anda ingin tunai semua? Tidak dengan transfer atau cek?
Kalau begitu malah jadi susah...
Eh?
Tidak, aku berbicara sendiri.
Betul, saya diberi tahu bahwa mereka lebih ingin dengan tunai.
Permisi.
Iya?
Aku Mitsuha Yamano, senang bertemu denganmu.
Senang bertemu denganmu juga.
Anda datang dari mana?
Selandia Baru.
Wah, bagus!
Oke, bagaimana hasil kemampuan bahasa asingku?
Oh, bisa! Aku bisa baca!
Ini, dan ini... Yang ini...
Perusahaan Militer dan Keamanan Swasta.
Perusahaan yang menyediakan layanan memberantas ancaman,
menjaga konvoi pejabat dan logistik,
serta pendidikan militer untuk warga sipil.
Aku paham, aku paham!
Sungguh kemampuan yang curang!
Tapi mungkin tempat ini terlalu besar.
Di sini sudah bagus.
Walau di ujung dunia, jika Anda menelepon, kami akan datang!
Wolfang, ya?
Oke, di sini!
Kalau membayangkan tujuannya dengan jelas, aku bisa langsung pindah ke sana,
tapi kalau aku tidak tahu tempatnya, sepertinya mustahil.
No comments yet. Be the first to leave one.