Yowamushi Pedal: Grande Road

Yowamushi Pedal: Grande Road

Download Indonesian Subtitle

Release info

[Anti] Yowamu Pedal - Grande Road - 15 (720p) [11177558] Track02
A Commentary by undeathx
http://antifs.eu/yowamushi-pedal-grande-road/

Tags

720p
720
Published on: 2015-12-17
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Don't turn back osorezu mae e mae e

Jangan berbalik. Maju, majulah tanpa gentar.

yosomi shiteru hima wa nai

Kita tak punya waktu menoleh.

no way kienai itami mo daite

Mustahil

mendekap

perih yang tak bisa lenyap,

hosoi ito wo tsunage

karena justru itu yang hubungkan kita.

One chance nogasazu seme no attitude

Satu peluang dari sikap agresif yang teguh.

sono ryoute de kirisake kyoufushin

Belahlah takut itu dengan kedua tanganmu.

kantan ni wa yuzurenai revenge

Dendam yang tak mudah tergoyahkan,

tozasareteta michi wo hirake

itulah yang membuka jalan yang terkunci.

kasanatteku koukai mo itsuka mirai ni kaete ikeru

Penyesalan yang menumpuk itulah

yang jadi bekal masa depan.

machigatte hiroiatsumeta garakuta wo migake

Kesalahan yang terkumpul itupun

yang buat sampah sepertiku berubah.

I will never ever give up

Aku tak 'kan pernah menyerah.

mada torimodoseru glory

Karena ada kemenangan yang harus kuambil.

nagashita namida no nigasa nomikonde

Meski harus kutelan pahitnya linang air mata.

I will never ever give up

Aku tak 'kan pernah menyerah.

boroboro ni nattatte

Meski harus babak-belur, nanti.

tsunage sono ishi wo

Tekad kita yang terhubung ini,

asufaruto no aji wasurenai ze

juga rasa aspal ini

tak kulupakan.

wasurenai ze

Tak kulupakan!

Kekuatan Sebenarnya Naruko!

Kekuatan Sebenarnya Naruko!

Naruko!

Ada apa ini?

Kau di depan menarik kami,

di tanjakan ini ... untuk sprinter sepertimu!?

Kesempatan yang kau berikan akan kugunakan baik-baik, Kapten Kinjou.

Aku akan menarik perhatian.

Akan kulakukan dengan mencolok.

Hebat! Merah Sohoku!

Kau benar! Merah sekali!

Aku Peluru Merah Naniwa!

Bukannya dia sprinter?

Ini tanjakan!

Rocketeer jenius, Shoukichi Naruko!

Di tanjakan dia pakai stang bawah!

Apa-apaan dia?

Sorakan! Sorakan lagi!

Aku masih bisa mendaki!

Hebat sekali!

Peluru Merah?

Cepat sekali!

Hebat sekali, Naruko!

Kau kenapa, Naruko?

Bukannya kau ...

... orang yang ambisius kalau menyangkut sprint, Naruko.

Tapi kau malah mendaki sprint!

Sial! Sial!

Tidak.

Kalau tidak salah kau ...

... yang kalah balapan saat kelas satu, kau ingin ...

... berlatih menaklukkan Minegayama sendirian.

Songong sialan!

Kenapa aku bersembunyi?

Tapi ini berbeda,

daripada mencoba mendaki, dia malah mencoba mendaki lebih cepat.

Saat ini dia,

di babak terakhir Interhigh ini dia mendaki dengan cepat.

Dia menarik, bukan?

Sedikit berbeda denganmu, mataku sampai tidak bisa berpaling.

Kamu benar, dia hebat sekali.

Apa dia makan sesuatu yang enak?

Hah?

Makanan enak ....

Iya, juga.

Baginya pasti sangat lezat.

Menanjak cepat sekali!

Laki-laki merah itu hebat!

Terus!

Situasi ini ....

Situasi ini ....

Berjuanglah!

Kejar SMA Hakone!

Awas!

Bodoh!

Terima kasih!

Mohon dukungannya!

Tepuk tangan!

Dengan penonton?

Aku akan mendukung Sohoku!

Sohoku!

Berjuanglah!

Jangan mau kalah!

Makasih!

Makasih!

Makasih!

Sedang apa dia?

Eh, kamu lihat orang tadi?

Iya, aku lihat! Kerennya!

Dia menatap kamera?

Terus. Lanjutkan sorakannya!

Tidak ada yang lebih mencolok dibanding bersepeda!

Menang juga mencolok.

Kelelahan di pertengahan juga mencolok!

Jika mencolok, hidup tidak akan membosankan!

Sohoku, Naruko!

Benar. Bersoraklah.

Dan semua itu akan jadi kekuatanku!

Naruko, kau ....

Kenapa, ya?

Suaranya ... seperti sedang membisiki hatiku.

Aku bisa merasakan kekuatanku mengalir.

Inilah situasi yang kumaksud tadi.

Di hari ketiga Interhigh, banyak orang yang berkumpul.

Sampai penuh.

Malah beda jauh, bila dibandingkan dengan ...

... penonton yang datang melihat finis dua hari lalu.

Tapi, jika hanya bersepeda, tidak mendatangkan dukungan.

Orang aneh, orang yang berusaha, orang yang mencolok ...

... orang yang naik sepeda merah mencolok dan menunjukkan diri,

padahal sprinter tapi mendaki ....

Orang seperti itulah yang mendatangkan sorakan penonton.

Situasi ini cocok sekali denganmu,

Shoukichi Naruko. Kau itu ...

... benar-benar maniak mencolok!

Sohoku!

Sohoku!

Ayo, ayo! Lihat ini!

Sohoku!

Berjuang!

Aku Shoukichi Naruko!

Aku sebut ini teknik kejutan rahasia Naruko

Mendaki Super Mencolok!

Jangan lewatkan kameramennya!

Cepat sekali!

Si kepala merah itu mendaki menggunakan gear dalam seperti bukan apa-apa!

Kacang merah ....

Naruko, ya?

Dia kelas satu, iya 'kan?

Ya.

Orang sombong yang suka mencolok.

Jika kau menganggap dia hanya seperti itu, kau pasti terkejut.

Saat ini, si kacang merah itu pasti ...

... malah lebih cepat di tanjakan.

Aku hidup demi mencolok.

Menang atau kalah akan kulakukan dengan mencolok.

Lihat baik-baik.

Aku sang jenius ...

... pendaki cepat.

Semuanya, tolong berikan sorakan lebih meriah untuk Sohoku!

Hebat sekali, Naruko! Meramaikan penonton!

Malah jadi seperti festival saja ya, Imaizumi?

"Mendaki Super Mencolok" memang hebat ....

Tapi ....

Apa dia baik-baik saja?

Jika begini terus, Naruko akan ... kehilangan kecepatan.

Hah?

Naruko seorang sprinter.

Meski bisa maju kecepatan penuh, tapi tidak akan bertahan lama.

Saat dia duduk di jok nanti ...

... untuk mengistirahatkan kaki lelahnya ...

Oh, ya!

... saat itulah akhir dari kayuhannya!

Naruko!

Aku sudah menunggu ucapan itu, songong!

Sepertinya kau memang tidak mengerti arti pecinta mencolok.

Menyimpan yang terbaik di saat terakhir adalah hal paling mencolok.

Jurus pamungkas pahlawan dikeluarkan saat temannya dalam keadaan terjepit.

Jurus pamungkas ....

Mengeluarkan?

Kau bercanda, 'kan? Dia masih ....

Apa?

Siap condong di atas jok ...

... dan menggunakan tangan?

Aku mulai! Jurus pamungkas Naruko!

Inilah yang dimaksud mencolok.

Benar, 'kan ...

... Paman?

Apa yang ingin kau bicarakan?

Dari enam anggota Interhigh, kau terpilih.

Sprinter sama sepertiku.

Tentu saja.

Kalau mau minta balikin seragamnya, sudah tidak bisa.

Ini sudah jadi punyaku.

Aku akan terus bersepeda, sampai bokongku sakit.

A-Ada apa? Serius sekali mukamu.

Aku ingin memberikan saran, sebagai senior sprinter.

Saran?

Dengarkan baik-baik.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left