The first 200 lines.
DIDUKUNG KEMENTERIAN KEBUDAYAAN, OLAHRAGA, DAN PARIWISATA.
TOKOH, LOKASI, ORGANISASI, AGAMA, INSIDEN, KELOMPOK, PEKERJAAN...
...DALAM DRAMA INI SEPENUHNYA FIKTIF.
Seharusnya aku tidak melakukannya.
Seharusnya...
...aku tidak...
...menginjakkan kaki di sini.
Seharusnya tidak.
Beralih ke laporan selanjutnya.
Kasino ilegal yang sempat mereda setelah insiden Pancing Uang...
...yang menyebabkan kontroversi dengan permainan ilegal,
belakangan merebak lagi di seluruh negeri.
Polisi menggerebek dan menangkap...
...lebih dari 200 kasino di Seoul hanya dalam sebulan.
Untuk menghindari inspeksi polisi,
- Nomor 2754. - pintu masuk disamarkan...
- Mohon tunggu di ruangan dua. - ...sebagai dinding,
memasang kamera CCTV,
menyuruh orang berjaga, atau memanfaatkan cara lain...
...untuk menjalankan bisnis mereka diam-diam.
Astaga.
Lihat, lihat.
Nomormu dipanggil beberapa kali.
Astaga, terima kasih.
Astaga. Santai saja.
Tempat ini tidak perlu kau datangi setiap hari.
Astaga.
Lee Young-hoon, 38 tahun.
Ini pelanggaran pertamanya...
Pak Lee Young-hoon?
Siapa kau?
Aku Pengacara Han Dong-soo.
Waktunya terbatas, jadi langsung ke intinya saja.
Kau dihukum tiga tahun karena pencurian, 'kan?
Hukumanmu akan mulai diputuskan pekan depan.
Berarti, hukumanmu akan dikonfirmasi.
Sekadar informasi, ajukanlah banding sebelum itu.
Kondisimu bagus. Ini pelanggaran pertamamu...
Bukan, ini yang kedua.
Ada kesalahpahaman.
Tidak apa-apa. Jumlahnya tidak terlalu besar.
Kau juga tidak merampok...
DIA MEMEGANG PISAU UNTUK MENGANCAM LEE.
Kau membawa pisau?
Orang mencoba menyerangku saat aku pergi tanpa senjata.
Aku lebih penakut daripada kelihatannya.
Baiklah.
PUTRA BERUSIA SEMBILAN TAHUN, IBU TUA SAKIT-SAKITAN.
Kau punya anak. Sembilan tahun.
Ibumu yang sudah tua sakit-sakitan.
Benar.
Bagus.
Ini memberi kita harapan.
Tekankan saja kau kepala keluarga yang membutuhkan...
...hukumanmu bisa dikurangi satu tahun.
Benarkah?
Terima kasih.
Kalau begitu, aku akan mengandalkanmu.
Tunggu sebentar.
Tunggu. Bukankah kau pengacara umum?
Bukan, aku hanya mirip pengacara umum.
Aku menyediakan layanan berkualitas tinggi...
...dengan biaya relatif rendah.
Waktu habis.
Pak Lee.
Kau dapat diskon untuk kali ketiga dan seterusnya.
Seperti jarak tempuh.
Apa-apaan pria itu?
Kenal saja tidak, tapi dia memanggilku.
Semua orang di Shinnam-si mengenal dia.
Kau kenal?
Pusat penahanan dan penjara mana pun,
dia akan mendatanginya, jadi, tentu saja.
Dia terkenal jahat.
Pak Han.
Bulatkan saja jadi 500.000 won.
Jika aku menyetujui ini,
aku tidak bisa mempertahankan harga diriku sebagai pengacara.
Kau bilang mau mempertemukanku dengan dua tahanan...
...dan menjadikanku pengacaramu.
- Alih-alih pengacara umum... - Lupakan saja.
Tidak, tunggu! Tunggu!
Seperti anak anjing yang gelisah, dia mengunjungi penjara seharian.
Mengenalmu atau tidak, dia hanya mengupayakannya.
Maafkan aku.
Shinnam-si...
Mengurangi hukuman, berdamai dengan korban.
Dia mengurus semua hal-hal dasar itu.
Jika kau memberinya 10.000 won,
dia bahkan menuliskan surat permintaan maaf untukmu.
Firma Hukum Moon mengambil semua gugatan besar di Shinnam.
Remah-remah sisanya...
- Pengacara Han mengambil sisanya. - Setidaknya dia punya harga diri.
Dia tidak mau ambil kasus yang korbannya anak-anak.
- Tebak apa sebutannya. - Apa?
Aib.
- Aib! - Kau benar.
TOLONG KIRIM UANGNYA PUKUL 17.00 BESOK.
DINAS PELAYANAN SIPIL
Dong-soo?
Benar dirimu, 'kan? Han Dong-soo.
- Pak. - Hei.
Lihat, itu Manajer Han.
- Apa? - Benar juga.
Maaf, aku terbiasa memanggilmu manajer.
Aku mendengar rumor,
tapi kau benar-benar kembali ke lapangan.
Sudah berapa lama, ya?
Mungkin tiga tahun?
Apa? Apa kau sudah tahu?
Kami berpapasan di sana-sini.
Lantas kenapa kau tidak memberitahuku?
Kau aneh sekali.
Tidak perlu perlu disembunyikan.
Dia kembali setelah diskors tiga tahun.
Itu patut dirayakan di mana-mana.
Selamat. Ini.
Kita tak terlalu dekat untuk berjabat tangan, ya?
- Sampai jumpa. - Tunggu.
Beri aku pamflet Asosiasi Pengacara.
- Cepat. - Benar juga.
Kau tahu, 'kan? Rapat umum kita berikutnya.
Datanglah.
Kupikirkan dulu.
Ayolah.
Kau kembali setelah sekian lama. Sapalah semua orang.
Siapa tahu staf pengadilan juga akan hadir.
Kau mungkin bisa mengambil beberapa kasus pidana.
Ini.
Benar juga.
Jangan mematok pelayananmu terlalu murah.
Pengacara lain tidak senang soal itu.
Aku mengerti kau terburu-buru,
tapi jangan abaikan harga diri kita.
Aku mendukungmu.
PUSAT BELANJA BARANG ELEKTRONIK
Astaga.
- Halo. - Hai.
Aku pulang.
- Kau mau pergi? - Ya.
Aku tidak bisa tidur nyenyak semalam.
Dah.
- Semangat, ya. - Terima kasih.
Baiklah.
Permisi.
Selamat datang.
Ternyata kau sering bermain gim.
Astaga.
Spesifikasinya rendah. Ini pasti sulit.
Kau hanya perlu mengganti kartu grafisnya...
...dan beberapa bagian lain.
Tapi...
Mahal, tidak?
Lebih baik membeli komputer baru.
Aku punya barang bagus. Mau lihat?
Ya.
Spesifikasinya yang terbaik.
Kartu grafis yang terbaru dan harganya ramah di kantong.
Hanya 400.000 won.
Lantas kenapa...
Apa itu bekas?
Memang bekas, tapi pemakaiannya kurang dari sebulan.
Astaga, terserah.
Baiklah.
Kalau bayar tunai, harganya 370.000 won.
Terima kasih.
Sampai jumpa.
- Dah. - Selamat bermain gim.
- Dasar gangster. - Astaga.
Kau mengagetkanku.
Lantas, kenapa repot-repot berlagak seperti anak kecil?
Itu sangat merendahkan.
Bos, pegawaimu mencuri uang toko!
Cepat kemari! Sekarang!
Hei, dasar kau...
Kau benar-benar gila.
Kenapa kemari selarut ini? Bukankah kau harus bekerja?
Benar.
Toko tidak bisa berjalan tanpa manajer umum.
Manajer umum apanya. Kau hanya pelayan.
Lihatlah dirimu, Pak Paruh Waktu. Aku jauh lebih baik...
Hei, jadwalku padat hari ini, tapi aku di sini...
...untuk membantumu mendapatkan uang.
Yang benar saja. Kali terakhir juga sia-sia.
Aku dimarahi habis-habisan...
Astaga, kali ini berbeda.
Dia langganan di barku.
Dia kaya. Itu sudah pasti.
Terima kasih, Bu.
Paman.
Hati-hati.
Dah.
Bibi mana?
Kami mau mengunjungi Nenek bersama hari ini.
Dia ada urusan di toko.
Jadi, Paman datang sendirian.
Kita akan menemui ayahmu di panti jompo.
Tidak apa-apa, 'kan?
Aku mau saja...
...tapi ayahku mungkin tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.