The first 200 lines.
Ayo..bangun..bangun.. Sarapan sudah siap.
Vikram, Kabir, Bobby, Ayo.. Dan kau juga.. Mr Gulshan Bakshi
Puji Tuhan..
Ibu, aku lapar..aku akan berangkat kerja. Kau membuat apa untuk sarapan pagi ini, ibu?
Apa yang terjadi, Ibu?
Kue, lagi? - Sarapan siap!
Kue? Sudah Tiga kali?
Kabir, Bobby, di mana kalian?
Priya pulang hari ini. Siapa yang ingin menemaniku untuk menjemputnya?
Terlihat bagus, bukan?
Aku menyiapkannya khusus untuk putriku. Mengapa semua orang terlihat resah?
Kalian semua harusnya bahagia. Priya akan pulang setelah enam bulan
Dia pasti gembira! Tidak tahu apa yang dia akan lakukan
Dia akan melakukan melakukan hal semacam itu
Dad, dia akan melakukan hal semacam itu - Tidak ada semacam itu
Apa maksudmu? - Tanggal berapa hari ini?
Kelima. - Tidak! Hari ketiga
Salah lagi, untuk ketiga kalinya. Dan setiap kali kau telah memanggang kue
Memang..aku tahu..kau sangat mencintai Priya
Tunggu sebentar. Aku beritahu Daddy dulu?. Daddy, Ini Anju yang menelpon.
Dia ingin tahu di mana dia seharusnya bertemu denganmu
Kau bahkan memberitahu pada teman-temannya bahwa dia datang hari ini?
Tunggu sebentar.. -Daddy, akan berbicara denganmu.
Ada sedikit penundaan, mungkin dia akan tiba besok.
Bukan besok, tapi lusanya lagi
Ya, bukan besok, tapi lusanya lagi
Daddy, kau selalu lupa... - Baiklah, aku lupa
Kabir, bangun?, Mengapa kau duduk di kursi itu? Itu kan lapaknya Priya'..kamu tahu itu
Seharusnya tidak ada yang duduk di kursi itu
Maafkan aku, Priya. Aku hampir lupa kau di sini, Priya.
Tentu saja, dia di sini
Bukankah dia sedang dalam perjalanan, Iya kan?
Ayo Paman, kita bergerak sekarang? - Aneh! Apakah saat ini kelima?
Tidak- - Jadi untuk apa repot-repot datang dengan membawa bunga ini?
Priya akan tiba lusa. Hanya isu hoak yang mengatakan pria tiba hari ini?
Ayo, katakanlah padanya.. - Kau bilang..
Mereka salah memberiku informasi mengenai tanggal kedatangannya?
Jadi itu lusa. Mengerti?
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Apa yang kamu pilih? - Kebenaran? Atau keberanian?
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Sub by: ...Adoe_aDoen... **Interisti**
Apa yang salah denganmu, Ila? - Dari mana saja kau lama sekali?
Wakil kepala sekolah memanggilku ke kantornya
Mengapa?
Aku mengerti! Dasar bejat! Cabul!
Dia selalu berusaha mencari alasan untuk memanggil anak perempuan ke kantornya
Apa yang terjadi, Ila?
Dia bajingan! Untung aku cepat melarikan diri.. - Aku sendiri yang akan menghukumnya ---
Tenang saja..aku akan menamparnya dengan keras, supaya dia sadar akan sikapnya itu
Mudah untuk mengatakannya Priya, kau tahu kan dia itu memiliki wewenang yang kuat disini
Guru-guru lain saja sangat hormat padanya! - Aku tidak mau tahu
Aku pasti akan menghajarnya, akan kuhabisi dia, baiklah..mari kita kembali ke permainan
Ayo, bergabunglah dengan kami.. - Oh, ayolah
Akhirnya! Sekarang giliranmu untuk memilih..kebenaran atau keberanian?
Ayo, cepat putuskanlah..
Terserahmu saja, kamu harus melakukan apapun yang kita inginkan Priya...
Apakah kau ingin aku melompat keluar dari jendela?
Tidak
Menyuruhku mandi di air es yang dingin? - Tidak
Mencuri kacang mente di kantin? - Tidak
Lalu apa yang kau ingin aku lakukan? - Biarkan aku katakan padanya
Hanya Ila akan mengatakannya?
Hari ini sekolah kita akan mengadakan hari tahunan perpisahan..
Kepala sekolah, guru, orang tua, wali, siswa ---
semua orang akan berada di sana, termasuk Wakil kepala sekolah..
Yang harus kau lakukan adalah pergi ke sana dan tampar penjahat "cabul" itu di depan umum
Salam hormat ku untuk semua hadirin yang bersedia hadir pada hari peringatan fungsi dari Sekolah Madhuban
Seluruh India tahu bahwa Madhuban merupakan sekolah yang favorit
Sehingga membuat kita semua bangga
Brengsek - Dasar bajingan kotor tak tahu malu
Priya, kau telah menamparnya-
Sekarang penghargaan untuk pelajar terbaik jatuh ke..
Ya, kamu benar- Ms Priya Bakshi
Pergilah Priya..kau harus berani - Ya Priya, kau harus berani!
Ayo, Priya..pastikan kau menamparnya disaat kau kembali !
Atas nama semua kita semua disini. di Sekolah Madhuban ---
Inilah Priya, kita semua mengharapkan yang terbaik untuknya pada masa yang akan datang
Kemanapun Priya pergi, dia akan membuat kita semua bangga
Aku menasihati siswa kami untuk mengikuti cita-cita yang ditetapkan oleh pelajar seperti Priya-
Dan membawa kemuliaan bagi sekolah kami-
Baik di dalam kelas maupun di lapangan kamu harus selalu berusaha untuk memberikan hasil yang terbaik.
Apa yang terjadi? Apakah kamu ingin mengatakan sesuatu?
Ya, Pak. aku lupa untuk mengucapkan terima kasih
Perilaku macam apa ini?
Aku tidak menyesal atas apa yang telah aku lakukan-
Aku tahu kita harus menghargai dan menghormati jasa seorang Guru...
Tapi pria ini tidak pantas untuk menjadi seorang guru
Seluruh sekolah tahu tentang perilaku cabulnya
Pada beberapa waktu dan alasan tertentu ia selalu memanggil siswa gadis yang masih suci tanpa dosa ke kantornya..
..Dan dia mencoba untuk mengambil keuntungan dari mereka
Hari ini ia mencoba untuk menganiaya salah satu temanku
Jadi kami memutuskan bahwa kami harus melakukan sesuatu
Aku tahu akan konsekuensi yang harus kuhadapi..
Aku mungkin akan dimasukkan kedalam daftar hitam sekolah, aku bahkan..mungkin, ditolak masuk ke perguruan tinggi manapun
Karirku mungkin hancur selamanya-
Tapi aku telah melakukan apa yang harusku lakukan
Dan itulah yang akan aku selalu lakukan di setiap perjalanan hidupku
aku bangga dengan apa yang gadis ini telah dicapai hari ini
Seperti Priya, hari ini aku juga akan..
...Sangat berhati-hati terhadap penyakit "moral" seperti Mr Gulati ini.
Aku akan memintai penyidik untuk memeriksa kasusnya itu.
Pukul enam? Cepat sekali? Perasaanku kita baru saja melangkah tidur tadi
Ini belum pukul enam, tapi masih pukul 02:00, aku telah mengatur alarm untuk pukul dua.
Untuk pukul 2:00? Mengapa? - Apakah kamu lupa? Hari ke-5
Priya kita kembali pulang ke rumah! - Keretanya tiba jam tujuh, sekarang tidurlah!
Siapa yang mengatur alarm untuk pukul dua? - Seseorang juga menyetel jam ku utk berdering diangka dua
Siapa yang melakukan itu?
Dad?, kau kah pelakunya?
Kita akan ke stasiun kereta hari ini jam tujuh.
Kereta ini tiba pukul 07.00 teng, Dan kau datang ke sini di 07:10?
Tapi keretanya kan belum tiba- - Bagaimana jika itu tiba tepat waktu?
Apa yang kau sembunyikan dibelakangmu? - Tidak, paman-Tidak ada
Katakan, apa yang kau sembunyikan?
Bagus sekali! Bungamu lebih besar dari punyaku! kamu pegang ini
Anak siapa dia? paman atau kamu? - paman
Di bawah kakimu
Apakah itu hatiku?
Hanya mengecek
Tunggu, biarkan aku melihat
Apakah itu hati? Atau percikan kaca?
Ada sesuatu di bawah kakiku
Aku sedang jalan-jalan
Dari mana kau berasal?
Itulah cara hati pergi
Aku selalu ada di mana kau berada
Apakah kau mencoba untuk menggoda seorang gadis cantik?
Dan kemudian kau akan tertawa
Bagiku itu menyenangkan
Ini adalah perasaan aneh
Hatiku tidak berada di mana aku berada
Kasih-Ku, apa yang dapat kamu atau aku lakukan?
Ini di udara Ini pembunuhnya
kamu tidak ada kekeurangan, gadis cantik Jangan menyalahkan udara
Ya, aku kira aku harus lakukan sesuatu dengan itu
Di bawah kakimu Apakah itu hatiku?
Hanya mengecek
Tunggu, biarkan aku melihat
Apakah itu hati? Atau percikan kaca?
Ada sesuatu di bawah kakiku
Kereta 116 dari Shimla mengalami penundaan selama delapan jam diakibatkan oleh musibah tanah longsor
Delapan jam terlambat? - kenapa tanah longsor itu mesti terjadi hari ini?
Bagaimana kalau kita pergi ke sana, Paman? - Dimana?
Di tempat longsor itu - Apakah kamu masih waras?
Kita bahkan tidak tahu di mana itu! kamu telah mengenal Priya sepanjang hidupnya
Mau longsor atau gempa bumi, Priya pasti akan datang
Sungguh keterlaluan! Tidak ada yang mau berhenti untukku
Mari kita lihat bagaimana yang satu ini akan menolakku.
Cepatlah rusi, kita akan terlambat untuk pernikahan
Bagaimana aku bisa? Lihatlah ada seorang anak laki sedang berdiri di tengah jalan?
Bukan laki-laki! Itu perempuan! - Tapi mengapa dia melambai?
Dia meminta tumpangan. - Tumpangan?
Jadi mari kita beri dia tumpangan. - aku tidak memberi tumpangan ini bukan truk sampah
Minggir dari jalan
Aku akan tancap gas kalau begitu!
Gadis yang sangat berani! Aku hampir menabraknya untungnya ia menghindar
Rustom, Hentikan mobilnya. - Kenapa?
Rustom, beri dia tumpangan. - Dia akan membuat mobilku kotor!
Rustom! atau aku yang akan melompat! - Apa yang kamu lakukan?
Dengar, jika ia membuat mobilku ini kotor, Berikutnya aku yang akan melompat
Hei gadis, jangan kau sentuh mobilku, Jangan membuatnya kotor
Hei gadis, siapa namamu?
Apa? - Priya-
Apa? - Priya-
Oo..Tuhan! Jeritannya membuat pohon jatuh tertebang
Rustom, itu bukan salah jeritan, Ini kan musim hujan
Tapi bagaimana kita akan melanjutkan? Seluruh jalan terblokir
Aku tahu jalan keluar dari sini- jalan pintas - Aku tidak takut dengan jalan pintasmu
Kita belum tahu bahaya apa yang ada di depan. - Tidak Itu sangat aman
Aku tidak akan pergi melalui jalan pintasmu! - Lalu apa yang kita lakukan? Apakah kita duduk saja di sini?
Apa yang harus aku lakukan? - Jika ada jalan pintas
Jika dia bilang itu aman, maka mari kita pergi. - Ya Paman, mari kita pergi
Dia menghancurkan mobilku! Semua ini karena ulahmu
Ayo, mari kita pergi.. - Pertama mari kita lihat apakah mobil ini kembali bekerja
Jalan pintas yang bagus, Paman.
Kami masih ingin masuk surga?!!
Mengapa kamu berhenti, Paman? Ayo lanjutkan.. - Bagaimana? Jalannya tidak ada!
Aku tahu..jalan ini ada Lihat, itu jalannya
Dan ini adalah jalan pintas - Apakah dia gila?
Ini adalah mobil, bukan pesawat. - rusi, biarkan dia yang menyetir
kau duduklah di kursi belakang. - Tidak ada yang boleh menyentuh mobilku!
Akulah pengemudinya, Ayolah Sayang...
Tuhan! Oh Tuhan! Lihat? jalan pintasnya telah mendaratkan aku di air!
Memangnya ini sebuah perahu apa? Bagaimana aku melanjutkan pergi sekarang.
Paman, itu pekerjaan mengemudi yang mudah. Airnya tidak terlalu dalam
Lihatlah --- ada jalan di depan
Jalan melalui air?
Jika dia mengatakan itu jalannya, maka itu adalah jalannya.
Ayo..sebarangi itu !. - Seberangi? kau pikir mudah seperti yang ada di tv
rusi, lewati itu.
Oke, aku melintasi diriku sendiri- Dan sekarang kita maju..
Tuhan!
Sedikit ke kanan--- kanan
rusi, jika dia mengatakan kanan, kemudikan ke kanan.
Apakah aku mengemudi? Aku tidaklah mengemudi! Tuhanlah yang mengemudikan
No comments yet. Be the first to leave one.