The first 198 lines.
--- Original Subs By --- dorothea
- Apa yang kau mau ? - Mengapa pintu ini terkunci, Andrew ?
Aku bersiap ke sekolah.
Buka pintunya, Andrew.
- Dengarkan aku. - Tak mau, kau mabuk.
Aku apa ?
Maaf ?
Kubilang buka pintunya.
Andrew ?
Ayah, sekarang jam 7:30 pagi dan kau mabuk.
- Dengar, jangan menceramahiku aku mabuk atau tidak. - Benarkah ?
Apa yang kau lakukan disana ?
- Aku merekam hal ini. - Ha ?
- Apa ? - Aku membeli kamera..,..
Dan kurekam semuanya mulai sekarang dan seterusnya.
Ini jadi milikmu dengan harga $ 46,50 ! Ya !
Ibu ? Ibu.
Hei.
Katakan "Halo" ke kamera baruku.
- Siapa penontonnya ? - Hanya jutaan orang yang menonton di rumah.
- Apa aku terlihat jelek? - Tidak, Ibu.
Kau terlihat--- Kau terlihat hebat.
- Itu kamera yang bagus. - Terima kasih, Ibu.
Jadi, aku harus bertanya tentang kamera atau..,..
Uh, aku tak tahu. Aku..,.. Aku merekam semuanya sekarang.
- Aku merekam segalanya. - Kau merekam segalanya ?
- Ya. - Baiklah.
Ya Tuhan, berhentilah.
Apa kau pernah membaca buku Arthur Schoperwhauer ?
Tidak. Siapa itu Arthur Schoperwhauer ?
Dia..,.. Dia ahli filsafat yang kubaca sekarang.
- Dari sekolah ? - Tidak, tidak.
Pada dasarnya, Umat manusia harus menyadari dirinya sendiri..,..
- ..,..Sebagai makhluk berkehendak murni 'kan ? - Baik.
Jadi semua emosi dan keinginan Fisik tak akan pernah terpenuhi.
Jadi pada dasarnya kau memberitahuku untuk menyerah.
- Ya. - Baik.
- Ayolah ! - Oh, Tuhan !
- Sampai jumpa nanti. - Baiklah, salam.
Saatnya belajar.
Minggirlah.
- Kau tak masuk sekolah ? - Aku mau pergi sebentar.
Kau akan terlambat untuk semester pertama.
Ya. Akan kujemput kau setelah jam pelajaran ke tujuh.
Ini sekolahku.
Kurasa.
- Baik. - Pilihlah Steve.
Hei, kau ! Hei..,.. Pilihlah Steve menjadi Ketua OSIS.
- Pilihlah Steve. - Ya, baik.
Ini tempatku bersantap siang.
Di tempat duduk ini.
..,..Empat, lima, enam, tujuh, delapan. Dan satu---
Karena aku tak mau melihat ada yang berhenti --- Bagus.
Sebelah kiri. Bagus, Jack. Benar, baik.
Tunjukkan kekompakan hari ini.
..,..N-G-A-N ! K-E-M-E-N-A-N-G-A-N !
Aku tak mau melihat omong - kosong disini.
..,..N-G-A-N !
- Whoo ! - Bagus sekali. Bagus.
Hai.
Hei.
Bisa kau tak merekam kita ? Itu sangat mengerikan.
Uh, tidak. Aku tidak---
- Hai ! - Ini lorong tempat lokerku berada.
Apa ini ?
Apa kabar, Detmer ?
- Wow, kau seharusnya masuk televisi. - Kau masuk film, kawan.
Kau tampak bagus di kameramu.
- Tersenyumlah, kau tampak menawan. - Kau ingin menangis ?
Sean, ayolah. Kembalikan.
Kau mau kameramu ? Ini barang lama, dari tahun 2004 ?
Ini dia. Ini dia. Masih utuh.
- Oh ! - Oh, dasar kalian.
Hampir.
- Kurang ajar ! - Ayolah !
- Baiklah, kau siap untuk melompat ? - Ya.
Ada pesta malam ini.
Baik.
Haven Hills.
Tunggu, kukira Haven Hills ditutup.
Tempatnya ditinggalkan, ya. Kau Tak mau pergi ?
Tidak.
- Kapan terakhir kali kau ikut Pesta ? - Aku tak pergi ke Pesta.
- Kau sudah senior. - Aku tak pergi ke Pesta.
- Datang saja. - Akan kupikirkan lagi, oke ?
Baik.
Tapi jika kita pergi malam ini, Andrew, Kuberi kau trik profesional.
Apa ?
Mungkin tinggalkan kameramu di rumah.
- Mengapa ? - Karena ini sedikit aneh.
Kameranya memiliki tujuan.
Aku mencoba menjadi sepupu yang baik disini.
Ini saat aku menjadi temanmu dan memberitahumu..,..
Kau tak boleh membawa kamera ke pesta.
Baik.
Ini jalanku.
Dan itu orang - orang jelek di jalanku.
- Apa itu ? - Oh, bagus.
Hei ! Apa yang kau lakukan ? Andrew !
- Tidak, aku tidak..,.. - Jangan rekam aku, Detmer !
Lari ke rumahmu !
Ini tempatku bersantap siang
Di tempat duduk ini.
Apa yang kau mau ?
Saat kubilang buka pintunya, Buka pintunya, paham ?
Selesaikan PR-mu.
- Matt, kau yakin tempatnya disini ? - Tempatnya disini. Tenanglah.
Oh, ini dia.
Oh, ya.
Wow. Lihat, ramai sekali.
Oh, wow. Lihat, orang aneh dengan kamera.
- Apa ? - Jangan ikuti aku sepanjang malam, oke ?
Apa maksudmu ? Kukira..,.. Kukira kau ingin aku datang bersamamu.
Benar, benar, pergi saja dan lakukan sesukamu.
Minumlah bir, berbicaralah ke orang lain.
Aku tak minum.
Hei ! Hei !
Hei !
Permisi. Hei ! Hei, kau merekam untuk apa ?
Oh, Aku tidak..,..
- Uh..,.. - Apa ?
- Aku tak bisa mendengarmu. - Aku merekam saja.
- Oh. Oh, keren. Aku merekam untuk blog-ku. - Oh.
- Andrew. Andrew. - Kau harus melihat ini, ini sangat..,..
- Oh, hei. Hei, Casey. - Hei.
- Apa kabarmu ? - Aku baik saja.
Ini sangat aneh 'ya ?
Mengapa ini aneh ?
Kau tahu, Jung bilang pesta hanya..,..
..,..Cara orang untuk mencari Validasi yang luas.
Aku bukan tipe orang yang ingin jadi keren.
Wow. Bagus sekali caramu menempatkan Analisis Psikologis di pesta ini, Matt.
Itu Keren.
Keren.
- Kau keren. - Hei, Matt.
Apa yang Jung bilang tentang tongkat bersinar ?
Kau merekam pacarku ?
Ya atau tidak ?
Tidak, aku..,.. Aku tak merekam apapun. Aku hanya merekam pestanya.
Aku seharusnya mematahkan hidungmu, kau paham ?
- Tidak, aku tidak..,.. - Jangan menyelaku.
- Jalang. - Baiklah.
Andrew ?
Andrew.
Andrew.
Bersama kameranya.
- Bisa..,.. Bisa kita gunakan benda itu ? - Apa ?
Kita menemukan benda yang keren Dan kita harus merekamnya.
- Uh, ini tidak..,.. - Ada apa ?
- Kau baik saja ? - Ya. Aku---Aku Andrew.
Baik, aku Steve.
- Steve Montgomery. - Ya, aku tahu.
Sungguh ?
Matt dan aku baru jalan - jalan..,..
Dan kita menemukan benda keren ini..,..
- Benda ini. - Tunggu. Kau bersama Matt ?
- Kau mungkin mau merekamnya. - Tidak, aku..,.. Aku tak ingin..,..
Kawan, ayolah. Rekam saja. Ini pasti keren.
- Aku tak tahu. - Percayalah padaku.
- Baiklah. - Ya.
Kau tahu disini banyak gadis.
Dan kau menyendiri di samping pohon ?
Aku sangat pemilih.
- Dengar, aku berpikir tidak..,.. - Apa ada lampu di benda itu ? Di kameramu ?
Uh, ya. Ini.
Apa yang kalian lakukan disini ?
Kita disini karena kita Sangat terobsesi dengan benda ini.
Benda apa ?
Kau akan melihatnya.
Oh, itu..,.. Benar ! Andrew Detmer !
Aku mengingatmu dari Wali Kelas Siswa tahun ajaran baru.
Kau selalu memakai jaket abu - abu itu.
- Garetty ! - Kau mengingatnya ?
Ya, aku..,.. Aku bisa mengenali wajah orang, Itu sebabnya aku mau masuk jurusan politik.
Cukup ironis, Karena aku sangat..,..
- Dibawah sini ! - Ah, itu dia.
- Garetty, Aku melihatmu ! - Matt !
- Kau melihatku ? - Ya, kemana semua orang pergi ?
Mereka pergi ! Mereka pergi ! Ayolah ! Ayo pergi ! Ayo pergi !
- Kau melihatnya ? - Apa itu ?
- Kau melihatnya ? Apa itu kamera ? - Ya, aku mendapatkannya !
- Kalian tahu jalan kembali ? - Benda itu masih membuat suara ?
- Ya. Apa kau memberitahu Andrew ? - Andrew, benda ini membuat suara.
Kawan, kemarilah dan dengarkan ini. Dengarkan ini.
- Tidak, tidak, tidak, kau harus masuk. - Baiklah.
- Kau harus mendekati lubang itu. - Baik, jangan dorong aku.
- Lihatlah ini. - Kita tak akan mendorongmu. Kita ingin merekamnya.
- Dengar, kau mendengarnya ? - Shh, shh.
Apa..,..
Kurasa kita sudah dekat.
Tunggu. Suaranya sangat mengerikan.
- Apa suaranya dari sini ? - Aku tak tahu. Mungkin saja. Suaranya cukup keras 'kan ?
- Halo ? - Baiklah, kita akan masuk.
- Aku akan kembali, ayolah. - Aku ingin tahu.
Matt, serius, kita..,.. Hei, tunggu, tunggu. Steve !
Steve !
Oh, sial. Dia seorang ninja.
Matt..,..
No comments yet. Be the first to leave one.