Be Melodramatic

Be Melodramatic (멜로가 체질)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

멜로가체질 Be Melodramatic E06 WEB-DL VIU
멜로가체질 Be Melodramatic E06 720p-Unknow VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

720p
720
Published on: 2019-08-25
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 6"

Aku ingin menjadi penulis naskah.

Tepatnya, aku ingin menjadi seseorang yang menulis cerita

dan drama yang seru. Jadi, aku selalu menulis.

Aku menuliskan tujuan dan tema pada drama.

Lalu aku menulis semua sinopsis untuk 16 episode,

proposal yang mencakup profil tokoh,

dan naskah keseluruhan untuk episode satu dan dua.

"Akhir dari episode dua"

"Cari"

"'Semua akan Baik-Baik Saja saat Usiamu 30 Tahun', Episode Dua"

"Buka"

Dan aku menggunakan naskah mentah untuk kontes menulis.

"Fail Anda telah disimpan. Terima kasih atas partisipasi Anda"

Lalu kuhubungi perusahaan produksi yang ingin kuajak bekerja sama

dan meminta mereka untuk memproduseri karyaku.

Halo, Pak.

Aku Lim Jin Joo.

Sepertinya Anda tidak mengenalku.

Halo, Pak.

Kita bertemu pada kelas kuliah Anda di Institut Pelatihan Menulis.

Pak, kenapa sulit sekali menghubungi Anda?

Aku sudah menyelesaikan naskahku. Bisa Anda baca dahulu?

Sudah kukirimkan pada Anda.

Halo, Pak Shin.

Ini nomor ponsel Pak Shin Sang Hyun, bukan?

Anda Pak Ahn Jae Hyun, ya?

Maafkan aku.

Tepatnya, aku memohon pada mereka untuk membaca naskahku

dan agar mereka memberiku kabar setelahnya.

Tidak, bukan itu yang ingin kuminta.

"'Semua akan Baik-Baik Saja saat Usiamu 30'"

Astaga, ini naskah.

Aku membacanya saat menjadi juri kontes menulis baru-baru ini.

Bagaimana, ya?

- Sedikit mengejutkan. - Mengejutkan?

Ya.

Agak berantakan dan sangat mentah.

Tapi ceritanya seru jika tidak terlalu dipikirkan.

Ini bisa menang?

Aku memilih naskah ini, tapi para senior tidak menyukainya.

Sungguh? Aku mulai tertarik.

"Semua akan Baik-Baik Saja saat Usiamu 30 Tahun"?

"Lim Jin Joo"

Tapi sayangnya, naskah yang masuk di kontes menulis

telah dieliminasi karena tidak cocok dengan selera para senior.

Namun, sesuatu yang dramatis dan ajaib terjadi

saat sutradara hebat tertarik dengan naskah itu.

Menurutku ceritanya menarik.

Jantungku

terasa meletup.

Bagaimana jika kita bekerja sama?

Sutradara itu menawarkan dengan tulus.

Mungkin cara bicaraku payah, tapi cara kerjaku tidak.

Aku suka menerima paket.

Aku suka melihat menu di restoran.

Tapi aku sangat menyukai pekerjaanku.

Ini hal paling berharga,

dan aku ingin membuat karyanya bersamamu.

Bukan dengan cara yang payah, tapi yang hebat.

Kamu bisa mengandalkanku.

Dia juga tulus dalam bekerja.

Dia asisten sutradaraku. Dia penulis kita.

Halo.

Dan masalah mulai berdatangan.

Kenapa kamu membuatku minum?

Dengar! Aku juga punya kisah cinta lama!

Kamu bilang cinta itu tidak ada, tapi selalu bercerita kisah cinta.

Dulu kukira ada. Kamu pikir sejak lahir aku sudah berpikir,

"Cinta itu omong kosong"?

Tentu saja tidak.

Ayo pulang. Pasti rasanya lebih nyaman.

Ayo kita minum-minum lagi!

Kita minum-minum lagi!

Ayo!

- Dasar sinting. - Orang gila.

- Bedebah. - Perempuan murahan.

Bajingan tengik.

Kamu yakin bisa membuat cerita baru

untuk tiap episode barunya?

Seperti yang Anda lihat dari sinopsis,

jalan cerita keseluruhannya cukup hingga 16 episode.

Dan kami juga punya beberapa cerita sebagai penggantinya.

Jika mendapat ulasan bagus, kita bisa mengubahnya

menjadi drama musiman

yang menjadi kekuatan terbesar drama ini.

Membuat orang penasaran akan episode berikutnya itu sangat penting.

Tapi ini bukan drama sitkom yang tayang 20 menit tiap hari.

Penonton harus menunggu lima hari sampai episode berikutnya.

Tapi kurasa mereka tidak antusias menantikan episode berikutnya.

Apa hal itu membuatmu panik?

Tujuan drama ini juga begitu, tapi agak berbeda sedikit.

Bukan untuk membuat penasaran, tapi ingin mereka bersimpati.

Kami juga ingin para tokoh kami memiliki kesan kuat.

Kamu yakin?

Drama ini terlalu fokus soal wanita, bukan?

- Anda benar. Wanita itu tidak kuat. - Penayangan.

Sebuah naskah yang tidak ditayangkan artinya

hanyalah tumpukan kertas yang hampir menjadi drama.

Naskah dan impian si calon penulis

hanya berakhir di cakram keras eksternal

dan tidur untuk waktu yang sangat lama.

Yang bisa kulakukan dalam situasi menyedihkan ini

adalah menunggu para senior,

yang sepertinya tidak menyukai karyaku ini,

untuk memberi keputusan final.

Memproduseri drama itu tidak mudah.

Kamu sudah terlalu lama berdiam diri.

- Ya, aku sedang diet. - Itu caramu diet?

Ya, lebih baik makan sedikit dan berdiam diri

daripada makan banyak dan berolahraga.

Harusnya kamu makan sedikit dan berolahraga, bukan?

Bukan urusanmu!

- Kamu baik-baik saja? - Ya.

Kamu tidak baik-baik saja. Apa yang bisa kubantu?

Berikan aku uang. 10 juta dolar sepertinya cukup.

Jika kuberikan 10 juta dolar, kamu mau jadi milikku?

Tidak, 10 juta dolar belum cukup untuk aku jadi milikmu.

Kenapa? Kenapa belum cukup?

Karena jika uangmu sebanyak itu,

kamu akan berikan kepada wanita yang lebih cantik dan lebih muda.

Lantas, aku bisa apa?

Berikan 10 juta dolar secara cuma-cuma atau jangan ikut campur.

Baiklah, aku pamit. Hei, Jin Joo.

Aku mencintaimu seperti mencintai 10 juta dolar.

- Pergi sana. - Baiklah.

Jika kamu ingin memecahkan masalah, berusahalah lebih keras lagi.

Orang bilang usaha tidak akan mengkhianatimu,

tapi terkadang hal itu sangat abstrak.

Bekerja keras itu hal wajar.

Tapi jika melakukan hal wajar saja menjadi berat,

kamu harus curiga karena mungkin hal itu bukan hal wajar.

Mungkin saja ungkapan itu diucapkan oleh seseorang

yang memiliki semuanya, dan menurut dia itu hal wajar.

Pada saat itulah kamu harus berdiam diri.

Mungkin itulah cara tubuhku menyimpan tenaga.

Jangan makan.

"Orang yang tidak bekerja tidak pantas untuk makan."

Ungkapan yang seperti hukum tenaga kerja yang tidak adil itu

terkadang seperti hukum standar bagi tenaga kerja.

Bahkan hidup ini tidak sepadan dengan aturan itu.

Tapi kurasa pikiranku menolak untuk menjalani hidup

yang tidak berharga dan berlemak.

Aku tidak mau makan.

- Halo? - Ayo makan.

- Ini siapa? - Aku akan ke apartemenmu.

Salah sambung.

Apa di area apartemenmu ada restoran enak?

Aku baru mau bilang kita harus makan jika kamu terlihat kurus dan letih.

Tapi sepertinya kamu tidak pernah melewatkan jam makan.

Aku tidak makan, Bodoh.

Kejutan.

- Ambillah. - Apa ini.

Daun bawang.

Kenapa kamu memberiku ini seperti memberi karangan bunga?

Apa ada cara khusus untuk memberi daun bawang?

Kamu tidak menyuruhku masuk?

Kita harus tetap bugar.

Kita memang tidak

menggunakan banyak tenaga, tapi kita tetap harus bertenaga.

Kita harus makan daun bawang.

- Tapi kenapa daun bawang? - Agar kita kuat.

- Aku tahu kamu sudah makan. - Belum, Bodoh.

Kamu harus makan meski kenyang. Itulah manusia.

Kamu tahu tteokbokki itu lebih enak dengan daun bawang?

- Kamu benci tteokbokki? - Ya.

Kenapa baru bilang? Aku sudah memasaknya di apartemenmu.

Kamu menyuruhku makan daun bawang. Aku akan makan daun bawangnya.

Benar juga. Kita makan daun bawangnya.

Apa?

Enak.

Daun bawang lebih enak dibanding tteokbokki.

Daun bawang memang enak.

Ya, kamu mungkin benci tteokbokki, tapi akui saja kalau sausnya enak.

Gochujang itu saus terbaik. Itu yang kusuka dari Korea.

Makan yang banyak.

Kenapa kamu begini kepadaku? Kamu baik kepadaku.

Kakekku pernah bilang,

"Jika kamu belum beri mereka makan, jangan kamu suruh bekerja."

Begitu, ya. Kamu ingin aku makan sebelum bekerja?

Ya. Saat tidak bekerja,

aku merasa bersalah.

Makan yang banyak, lalu bekerja yang keras.

Jangan merasa bersalah.

Mungkin kita seperti pengangguran.

Tapi yang kamu lihat belum seberapa.

Organ kita mencerna makanan yang kita makan.

Kita hidup dengan absolut dan mulia.

Rasanya seperti tenaga kerja pada umumnya.

Apa tubuh kita bisa sesederhana itu?

Tidak.

Jangan bergerak. Diam saja.

Baiklah.

Tapi kamu tahu

kita harus mencari perusahaan produksi, bukan?

Ayo bahas...

Hei, So Min.

- Min Joon. - Ya.

- Apa jadwalku hari ini? - Dokumenter.

- Aku syuting itu tiap hari. - Tidak.

More Indonesian subtitles for Be Melodramatic

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left