The first 200 lines.
PRANCIS, 1943
Bawa mereka kemari!
Orang yang menyembunyikan anggota perlawanan akan dihukum.
Sudah cukup.
Cukup.
Bawa pasukan naik truk.
Ada apa, Jenderal?
- Kau dengar itu, Kolonel? - Ya.
Pertempuran makin dekat.
Kita harus berkumpul.
Kecuali kau percepat.
Kurasa ancaman bisa memotivasi orang.
Keluarga itu, Tuan.
Ibu ayah
dan anaknya.
Bawa mereka. Suruh berlutut.
Cepat!
Berlutut!
Kumohon, Jenderal! Aku janji tak ada anggota perlawanan di antara kami!
Mereka pikir kau bodoh.
Kami lelah dengan sikap keras kepala kalian!
Tunjukkan anggota perlawanan
atau kami bantai keluarga ini di jalanan!
Tak ada yang sembunyi di kota ini.
Mereka hanya orang biasa.
Aku tahu.
Di sana! Cepat!
Kolonel, berpegangan.
Sampai jumpa, Ryder!
MASA KINI
Ya?
Bisa kubantu?
Kapan aku masuk?
Entahlah. Sifku mulai pukul 00.00.
Berapa nomor kamarmu?
Ya. Entahlah, Tn. Ryder.
Tak tertulis.
Sampai jumpa, Ryder!
Ryder?
Kau tak apa-apa?
Aku melihat kota ini
dan menyadari perasaanku masih sama
seperti saat aku kecil.
Maksudmu, Bos?
Aku selalu ingin membongkar sesuatu.
Namun tentu
tak ada gunanya membongkar sesuatu
kecuali kau bisa membangun yang lebih baik.
Jadi
aku bekerja keras
berpendapatan lumayan
dari membangun, benar, Jack?
Ya, kau menghasilkan banyak uang.
Benar. Namun, ada yang salah, Jack.
Aku berpikir. Apa aku harus habiskan
sisa hidupku mengubah ini menjadi itu?
Banyak orang akan terluka, Jack, terutama yang miskin.
Seberapa sering aku harus mengulang hal yang sama?
Seperti reinkarnasi?
Kembali dan lakukan hal yang sama berulang kali.
Boleh kukatakan
kau sangat membantu mereka.
Ini kemajuan.
Bisa menyakitkan.
Terkadang sebagian harus menderita
demi keuntungan banyak orang.
Ketika semua selesai
jiwamu akan dihakimi
berdasarkan pencapaianmu.
Jiwaku?
Apa maksudmu? Jiwa itu tak ada.
Jika jiwa tak ada
maka kau melakukan yang seharusnya, Paul.
Panggil Tn. Sanborn.
Tenang, Jack.
Tn. Soach adalah seniman.
Kita beri pengecualian untuk seniman.
Namun, ada yang menggangguku
soal ini sekarang.
Aku bisa melakukan selusin proyek lain.
Aku memilih proyekmu
karena itu penting bagi orang-orang.
Kau telah membangun ini seumur hidupmu.
- Benar. - Ya.
Kau pernah lakukan hal lain, tetapi ini...
Ini berbeda.
- Ini memang proyek besar. - Sangat besar.
Ini Gunung Everest milikmu.
Benar, bukan?
Ya!
Katamu kau punya visi.
PAUL SANBORN
PUNYA VISI
Aku kemari untuk satu hal, mewujudkan visi itu menjadi nyata.
Namun, biar kutanya...
apa kau masih punya energi untuk menyelesaikan ini?
Ya.
Tentu saja.
Akan selalu ada keraguan.
Aku tahu itu.
Tentu, kau benar.
Ini pekerjaanku.
Yakinlah bahwa pekerjaan kita adalah hal besar.
Benar, bukan?
Kini, permisi.
Aku punya sedikit pekerjaan.
Dia pria yang aneh.
Dia memang unik. Kuakui itu.
Namun, Jack, pria itu genius.
Ya, dia tetap aneh.
Dengar, jika kau ingin membangun ini
kau tetap butuh persetujuan dewan kota.
Hanya Roger Hammond yang penting.
Sisanya bisa kukendalikan.
Mungkin aku kunjungi Tn. Hammond
menyadarkan kesalahannya.
Jack, itu agak memaksa.
Cukup hubungi kantornya.
Atur pertemuan.
Aku takut!
BUKU TEKA-TEKI ANAGRAM UNTUK DEWASA
Mau pesan apa?
Kopi. Dapur siap?
Kau boleh pesan burger keju matang.
Hanya ada itu saat ini, maaf.
- Terdengar enak. - Leo, buatkan satu burger keju.
- Terima kasih. - Krim dan gula?
Kau tak apa, Sayang?
Kau orang kedua yang menanyakan itu.
Apa jawabannya?
Aku tak yakin.
Sepi di jam ini, ya?
Hampir jam ramai.
Akan sibuk sebentar lagi.
Agak terlalu awal.
Tidak di kota ini.
Kau harus teliti dengan kuitansimu, Shelly.
Kuurus pembukuan nenekku.
Morgan takut aku mengacaukan pajak dan DJP menyita semuanya.
Halo, Shelly.
Jack.
Wiski.
Tampak sesuai.
Bud
jangan tak sopan, bayarlah.
Belilah barang bagus.
Siapa ini?
Namaku Ryder.
Sial...
Ayo.
Sampai nanti, Shelly.
Ayo, Tink.
Siapa temanmu?
Yang besar bernama Tink
singkatan Tinkerbell.
Yang kurus bernama Bud, dari...
Tak ada yang peduli nama aslinya.
Mereka bekerja untuk pria satunya.
Jack.
Bayar uang proteksi?
Tidak juga.
Kuharap kau lapar.
Aku keroncongan.
Sebaiknya begitu jika makan itu.
- Burger enak. - Tidak.
Aku pasti lapar. Rasanya lumayan.
Kapan terakhir kali kau makan?
Entahlah.
Boleh tanya sesuatu?
Apa kau dengar soal gadis kecil...
yang terluka atau terbunuh?
Itu pertanyaan aneh.
Apa jawabannya?
Jawabannya tidak.
Kenapa bertanya?
Jam ramai, ya?
Jam ramai.
ROMA,180 MASEHI
Warga
tolong perhatikan.
Tolong perhatikan.
Wanita dan anak ini didakwa.
Senator, itu bohong.
Kami difitnah.
Kami punya bukti, Senator.
Apa ada yang mau bertarung demi mereka?
Jika tidak, mereka akan dihukum berdasarkan hukum berlaku.
Jangan takut.
Semua baik-baik saja.
Seseorang akan membela kita.
Apa ini harus?
Kukira kau lebih baik.
Aku tak mau lihat.
Kita harus pertahankan hukum, Senator.
Warga akan mencintaimu.
Apa ada yang mau bertarung demi mereka?
Siapa pun?
Aku!
Majulah.
Perlihatkan dirimu.
No comments yet. Be the first to leave one.