Dilwale

Dilwale (दिलवाले)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Dilwale 2015 All BluRay 1080p 720p 480p x264
A Commentary by Galank87
IDFL™ SubsCrew || Full Revisi Dari Versi Sub English Retail

Tags

BluRay
x264
720p
720
1080
480p
480
Published on: 2016-03-14
Downloads: 303
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan Oleh : Galank87 AKA Battosai212

Movie, West-Series, K-Drama, Anime, Music, Software, Subtitle and Many More

Selamat pagi, Raj Bhai.

Selamat pagi, Raj Bhai. / Selamat pagi.

Di mana Veer?

Dia membawa mobil Jerry untuk diuji.

Baiklah. Bagus.

Hai, selamat pagi, Raj Bhai.

Selamat pagi, Raj Bhai.

Raj Bhai.

Kenapa? / Tak apa-apa.

Ini sudah 15 tahun berlalu sejak insiden itu, Raj Bhai.

Ya Tuhan. Selamatkan aku.

Ampun. Jangan pukuli aku!

Hei...

Dengarkan aku.

Apa yang kalian lakukan?

Berhenti.

Kenapa kalian memukulinya?

Berhentilah. Kenapa kalian memukulinya?

Raj Bhai, dia mencuri ponsel Pak Almeda lalu mau kabur.

Kenapa kau melakukan hal yang memalukan seperti itu?

Apapun yang kulakukan, aku tak punya pilihan lain.

Aku tak berdaya.

Apanya yang tak berdaya?

Mabuk atau berjudi? / Shakti!

Biarkan dia bicara.

Aku akui kalau aku mencuri darinya.

Tapi bukan untukku. Kulakukan ini demi adikku.

Untuk adikmu? / Ya.

Setelah Orangtuaku meninggal...

...dia sepenuhnya jadi tanggung jawabku.

Aku merawatnya dengan mencuri.

Kenapa kau mencuri... untuk merawat adikmu?

Harusnya kau bekerja.

Aku tak berpendidikan.

Aku tak bisa apa-apa.

Apa lagi yang bisa kulakukan selain mencuri?

Ayo, datang saja ke rumahku.

Aku punya rumah, tapi tak ada uang untuk bayar sewa.

Ada lampu, tapi tak ada listrik.

Tolong...jangan menangis.

Shakti, berikan dompetmu.

Tenanglah.

Aku...

Ini.

Ambil uang ini. / Tidak...

Tidak. Sebenarnya, ambil saja semuanya.

Karena kau yang lebih membutuhkannya.

Kau boleh datang kapanpun.

Kau memberi uang padaku.

Tapi aku pencuri... / Untuk adikmu!

Dan saat mengenai adikmu...

...utamakanlah pakai hati, dan bukan dengan pikiran.

Veer, apa yang kau lakukan?

Kalau terjadi sesuatu pada mobil ini sebelum diantar ke Jerry, maka...

...Raj dan Shakti akan membunuh kita.

Tenanglah, Sidhu.

Aku sudah memodifikasi mobil ini.

Takkan kubiarkan mobil ini tergores.

Nikmati saja perjalanannya.

Dia menuju ke sini.

Kurasa dia butuh tumpangan. / Jangan memberinya tumpangan.

Kenapa?/ Kau tahu apa yang selalu dikatakan Bhaiya.

Apa? / Gadis menyebabkan masalah.

Tapi dia di sana sendirian. / Akan kutelepon dia.

Jangan gila.../ Kau terus mengemudi atau kutelepon dia?

Baiklah, aku pergi.

Numpang.

Gadis itu cantik dan tinggi, aku kehilangannya.

Terus saja mengemudi.

Dasar penjilat. / Apa?

Ada apa lagi, Veer?

Aku mau pipis. / Pipis? Apa?

Ayo temani aku.

Ini bukan pasangan menari.

Aku tak perlu melakukannya.

Kau akan pipis setelah melihatku pipis.

Ayo.

Sudah keluar? / Belum.

Sudah keluar? / Belum!

Sudah keluar? / Ya...

Aku tidak pipis. / Veer. Veer.

Fokus saja pipismu, nanti ada yang melihat.

Veer...kau mau ke mana?

Dah.

Veer!

Hai. / Hai.

Ishita. / Veer! Bisa kubantu?

Sebenarnya, skuterku mogok!

Oh tidak. / Aku mau pergi ke Kantor Kota.

Aku dari Bangalore.

Dan aku perlu mengirim berkas ini...

...untuk membuka restoran di Panjim.

Dan ini hari terakhir.

Kantornya akan tutup 10 menit lagi.

Bisa beri aku tumpangan? / Biar aku memegangmu dulu.

Apa? / Maksudku pintu mobil...

...agar bisa kubuka untukmu. Silahkan masuk.

Astaga! Macet!

Bagaimana sekarang?

Jangan khawatir!

Hati-hati!

Syukurlah masih buka.

Veer, kau menyelamatkanku!

Terima kasih banyak!

Tak masalah, ini kewajibanku.

Dah. / Dah!

Halo. / Veer.

Ya, Kakak. / Tadi Jerry menelepon.

Di mana mobilnya? / Ya...

Dan semua baik-baik saja? / Ya, mobilnya...

Baik-baik saja!

Dengar, Raj Bhai... jika Veer cepat...

...tak berarti kau harus marah.

Tenang (Sejuk), Raj Bhai.

Kalem (Dingin), Raj Bhai.

Santai (Adem), Raj Bhai.

Apa aku harus masuk ke kulkas?

Kenapa ini bisa terjadi? Apa alasannya?

Kakak, aku... / Pipis.

Pipis?

Dia bilang ingin pipis... dan aku harus menemaninya.

Setelah aku pipis... dia malah kabur./ Ke mana?

Kurasa dia pergi mencari ruang terbuka.

Raj Bhai, pipis di tempat terbuka itu lebih menyenangkan.

Itu menjijikkan, Anwar.

Jangan bahas kebiasaanmu di sini.

Kenapa ini bisa terjadi, Veer?

Kakak, semua ini terjadi...

...karena aku berusaha membantu gadis malang.

Gadis malang? / Ya.

Gadis malang itu ingin pergi ke Kantor Badan Hukum.

Dia ada keperluan yang mendesak.

Kuberi dia tumpangan, dan karena terburu-buru...

Dan Kakak, kau selalu bilang...

...aku harus bersikap baik, meski pada orang jahat.

Jadi aku...

Dan karena ini seorang gadis, maka...

...meski harus merusak mobil, tapi tetap saja...

...kau harus lakukan dengan caramu untuk membantunya.

Tidak, tidak...

Apa yang kau tertawakan? / Tapi aku hanya pipis.

Hanya itu yang dia bisa.

Kakak Shakti...

Tavde. Ambilkan obeng.

Ya.

Bhaiya, aku boleh pergi?

Aku ingin mengajak pacarku untuk makan malam.

Baik, pergilah. Tapi jangan pakai celana pendek saat kencan.

Terima kasih.

Pinto. Aku tak bisa membuka ini. / Aku boleh pergi juga?

Kau mau ke mana?

Aku ingin mengantar Tavde dan pacarnya untuk makan malam.

Baik, pergilah. / Terima kasih, Veer.

Jangan telat besok. / Ya.

Permisi.

Veer.

Ishu. / Ishu?

Kau sedang apa di sini? / Cerita yang sudah basi.

Skuterku sering sekali mogok.

Akan kuperiksa, aku ahlinya. / Baiklah.

Ishu, ini rusaknya parah. / Benarkah?

Terus bagaimana? / Kalau begitu, beri alamatmu.

Akan kuperbaiki skutermu dan kuantar ke rumahmu.

Apa?

Urusan berkasmu sudah selesai? / Oh, ya!

Berkat dirimu.

Kau seorang mekanik? / Mekanik?

Aku pemilik tempat ini.

Seluruh tempat ini.

Tapi semua ini karenamu.

Karena aku?

Karena mengantarmu ke Kantor Badan Hukum...

...membuat mobil ini rusak.

Dan karena itu...Kakak menghukumku.

Siang dan malam...terus bekerja.

Oh, maafkan aku!

Aku jadi merasa bersalah padamu, Veer.

Kau kasihan padaku?

Ya...itu karena aku...

Kemarilah. Duduk. Di sini!

Siapa kau? / Apa?

Tapi entah kenapa... aku merasa ingin curhat padamu.

Katakanlah, Veer.

Tahu apa yang dilakukan Kakak...

...setelah melihat mobil dalam kondisi ini?

Apa yang dia lakukan?

Dia menamparku 10 kali di depan semua orang.

Ya. / Memalukan sekali.

Kau tak menghentikannya?

Karena dia Kakakku.

Aku tak bisa...

Masih terasa sakit. / Coba kulihat...

Aku tak lihat bekas tamparan?

Ini bukan kertas ujian yang kau bisa lihat bekasnya.

Gadis konyol, sakitnya tuh di sini.

Kau tahu, Ishu...

...sejak aku kecil, aku ingin sekali sekolah.

Tapi Kakakku...menghabiskan semua uang pendidikanku...

More Indonesian subtitles for Dilwale

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left