The first 190 lines.
Kita tak bisa memercayai ucapan manusia begitu saja.
Beri aku lima prajurit.
Untuk berjaga-jaga, aku akan menuju balai kota.
Ide bagus.
Kalau begitu, kau yang tangani.
Apa kau melindungi Yu?
Tidak, kalian hanya memanfaatkannya.
Oke, ikuti aku!
Kita akan menuju balai kota.
Aku akan menemuimu, Yu.
Ada apa?
Ha?
Bukan apa-apa, rasanya langit jadi berawan.
Justru hari yang sempurna untuk menyerang, 'kan?
Ya, kau benar.
Pertempuran di Nagoya
ku selalu bermimpi akan hancurnya harapan
zutto yume miteita kowaresou na kibou
setelah bisikan waktu selamatkan lewat kebaikan
toki wo koe kousa shita sorezore no yasashisa
di atas awan nan tinggi, terukir kilau senyumanmu
futto miageru sora ni kimi no egao egaku
dan sejak saat itu, pandangan dunia kita pun jadi berbeda
ano hi kara bokutachi ha chigau sekai wo mita
ketika kenangan kembali terkuak, diriku pun tersadar
omoi ga afureru shinjiau koto ha
betapa mudahnya 'tuk tanam kepercayaan dalam hatimu
tayasui koto da to sono kioku ha shitteru
di kala kutapaki langkah susuri cahaya dan kegelapan
hikari to yami ni kakusareta kono michi wo susundeku
perasaan kita saling beresonansi
futatsu no omoi ga kirameku
'tuk senantiasa lindungimu
kimi wo mamoritai
kurasakan debaranmu dan peluk erat ikatan kita
kokoro ni kanjiru kizuna wo dakishimete
hingga tiba saatnya 'tuk tebas segala kesedihan
tachiagaru toki ha ima kanashimi kirisaite
"dua jiwa pergi menuju kebenaran"
two souls go toward the truth
seraya cari senyuman membentang
sono egao sagashite
keinginan kuat kita pun kan buka jawaban penuh kepastian
kono omoi ga bokura wo tsuyoku shinjitsu he to michibiku
Shinya dan Guren
Shinya dan Guren
Hem.
Ini sih...
Mereka jelas berencana ingin sergap kita.
Nah, sekarang bagaimana?
Tetap harus kita lakukan!
Kita harus selamatkan mereka.
Memangnya siapa yang mau langkahkan kaki ke dalam perangkap musuh?
Menurutmu, kita mau apa sekarang?
Sebentar.
Oke.
Kita coba tembak mereka dari sini, dan lihat reaksinya.
Kita punya tiga target:
Crowley Eusford,
Chess Belle,
dan Horn Skuld.
Kalau ternyata kekuatan mereka benar-benar lampaui kita,
tinggalkan saja para sandera.
Ha?
Tinggalkan mereka?
Mana mungkin bisa kulakukan!
Yu, tenanglah.
Letkol, lalu apa prioritas utama dari misi kita sekarang?
Menjaga jumlah kepala yang ada sekarang.
Kemudian, baru selamatkan para sandera.
Kita takkan lakukan misi bunuh diri.
Berarti ada misi lain yang akan menanti setelah ini?
Tugas kita adalah tahan para vampir selama mungkin di Nagoya
untuk ulur waktu bagi pasukan utama kita di Shibuya.
Orang-orang di Shibuya mulai bergerak?
Ya.
Kalau semua sesuai rencana, mereka sedang dalam perjalanan ke Shinjuku.
Dengan kata lain, misi kita di sini hanya sebagai pengalih perhatian?
Tepat.
Misi penyergapan kali ini hanyalah tahap pertama.
Kita harus tarik perhatian musuh, dan menahannya selama mungkin di sini.
Karena itulah...
...kita akan lihat reaksi mereka duluan.
Kalau mereka menyerang balik, kita lari.
Kalau tidak, kita akan bebaskan sandera.
Dan kalau beruntung, kita bisa sekalian bunuh Crowley dan kawan-kawannya.
Kalau kita beruntung, ingat itu.
Pesimistis sekali kau ini.
Aku hanya realistis saja.
Tapi, ayo berusaha sekuat yang kita bisa.
Yoichi, ikut aku.
Sekarang giliran kita.
Baik!
Semuanya, bersiap ke posisi masing-masing!
Kita akan menyerang!
Siap!
Kita juga sama.
Ya.
Aku yang tangani lantai empat.
Lantai lima kuserahkan padamu.
Baik!
A-Aku lihat vampir di lantai lima!
Dia bangsawan!
Tolong berikan aku izin menembak sebelum dia sadari kita!
Kuizinkan!
Tembak!
Tusuk dia, Gekkouin!
Hem?
Apa ini?
Aneh.
Mi-Misi gagal.
Seharusnya bangsawan sekalipun tak bisa hindari serangan yang tadi.
Itu berarti...
...dia sangat kuat.
Tak heran kalau sembilan tim elite kita dikalahkan.
Yu.
Kita pernah lihat vampir itu sebelumnya.
Ha?
Kita pernah bertarung dengannya saat perjalanan ke Shinjuku!
Teman-temannya juga ada.
Pinjam sebentar!
Tn. Crowley.
Sebenarnya apa, makhluk aneh barusan?
Sepertinya kita kedatangan tamu.
Memang dia.
Tak salah lagi!
Orang itu benar-benar kuat!
Berarti, kita tak mungkin menang kalau menghadapinya secara langsung.
Lalu bagaimana, Guren?
Kita punya dua pilihan.
Tembak para sandera sebelum mereka disiksa dan lari.
Jangan main-main!
Yu! Jangan emosi.
Lalu, apa pilihan yang satu lagi?
Kita pisahkan musuh, selamatkan sandera, dan lari.
Tentu aku tak perlu bilang rencana mana yang punya risiko lebih tinggi.
Kita takkan tinggalkan teman- teman di sana, 'kan, Guren?
Letkol, menurutku lebih baik kita bunuh para sandera dan mundur.
Melihat dari reaksinya yang tak balas serangan, mereka tak tertarik pada kita.
Bangsat!
Jangan main-main!
Justru aku sedang serius di sini!
Teman-temanku juga ada di antara mereka.
Aku lebih bingung daripada kau,
tapi apa aku perlu tunjukkan kesedihanku?
Tapi Letkol, ini misi pengalihan, 'kan?
Untuk alihkan perhatian vampir dari unit kita di Shibuya.
Benar.
Karena itu-
Aku tahu.
Jadi, buat serangan ini terlihat seperti kitalah pasukan utamanya.
Aku setuju-setuju saja,
tapi percuma saja kalau mereka hanya diam tunggu kita seperti itu.
Kalau gagal, kita tinggal lari.
Ayo, kita pindah lokasi.
Sepertinya tak ada serangan lanjutan.
Bagaimana kalau kita balas menyerang?
Jangan, karena itulah yang mereka inginkan.
Kita tunggu saja mereka dengan sabar.
Tapi, setelah tahu serangan kejutan pertamanya tak berpengaruh apa-apa,
apa mereka akan serang kita lagi?
Manusia itu bodoh dalam rencanakan urusan jangka menengah dan panjang,
tapi tak begitu bodoh dalam rencanakan jangka pendek.
Ha?
Apa maksud Anda?
Mereka sedang bersiap untuk kalahkan kita, para bangsawan.
Karena itu Anda yakin mereka akan kembali lagi?
Bisa jadi,
atau mereka punya maksud lain.
Karena Ferid orang yang serba ingin tahu, kurasa aku harus kumpulkan informasi.
Perintah Tn. Ferid selalu membingungkan, makanya aku sangat membencinya!
Untuk pertama kalinya, aku setuju denganmu.
Ya, tapi aku tak pernah merasa bosan kalau bersamanya.
Jadi, beginilah yang akan kita lakukan.
Biasanya pemimpin mereka pasti punya informasi, jadi kita tangkap saja dia.
Paham?
Ya.
Siap!
Jadi, beginilah rencana kita.
Pasukanku dan Shinya akan menyerang Crowley Eusford dan bawahannya.
Pasukan Narumi dan Shinoa akan selamatkan sandera.
Yakin cukup dengan kalian saja?
Dasar rencana kita adalah bertarung sambil melarikan diri.
Jadi, kurasa tak masalah.
Kalian hanya punya lima menit untuk selamatkan para sandera.
Setelah itu, kalian mundur dan bergabung dengan pasukan lain di Bandara Nagoya.
Lalu, misi kita berikutnya?
Akan ada helikopter dan petunjuk arah yang menunggu kalian di bandara.
Ikuti saja petunjuknya.
Kita lancarkan serangan pada 1505.
No comments yet. Be the first to leave one.