Revanche

Revanche

Download Indonesian Subtitle

Release info

Revanche 2008 BluRay Indonesia Subtitle
A Commentary by DempoRaya_48
Perubahan subtitle dari bisounours, tanpa resync, dengan perubahan bahasa menjadi lebih "formal". Semoga berkenan.

Tags

BluRay
Published on: 2017-07-30
Downloads: 123
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pelan-pelan.

Itu menggelitik.

Itu juga menggelitik.

Berapa hutangmu?

Tiga puluh ribu.

Tiga puluh ribu apa?

Dollar.

Seorang temanku punya bar di Ibiza.

Sebenarnya, dia belum memiliki sepenuhnya, dia butuh seorang rekan.

Mungkin aku bisa.

Aku hanya butuh 80.000.

Euro?

Ya.

Tapi kamu tidak punya.

Sesekali aku ingin bertemu dengan teman-temanmu.

Sebentar lagi aku keluar.

- Bisa berikan aku lagi? - Ya.

Isap kemaluannya atau berikan Mr. Blue.

Untuk itulah kita harus mendapatkan mereka.

Lalu dia akan baik-baik saja.

Dia membayar 120 Euro.

Hei, Angel, ada apa denganmu?

Tidak perlukah kita ucapkan selamat sore lagi?

Selamat sore.

Dia sudah bekerja reguler di sini,

Jika dia tidak berhenti, kamu tak dapatkan apa-apa,

Itu yang lebih penting, kamu tak dapatkan apa-apa.

Dia pergi?

Berikan kartunya!

- Aku tak melihatnya... - Tak masalah. Kartu!

Sayang, jam berapa ini?

Aku libur.

Kita akan melihatnya.

Jangan.

Ayolah...

Jangan hari ini...

Aku libur.

Perlihatkan kemaluanmu!

Ayo, rebahlah. Perlihatkan kemaluanmu!

Kau benar-benar memiliki kemaluan yang bagus.

Usap pelan-pelan.

Siap, Angel.

Semuanya baik-baik saja?

Istirahat sebentar.

Aku ingin bertanya sesuatu.

Baiklah.

Tapi...

Tidak di sini.

Aku ke tempatmu besok siang?

- Oke? - Baiklah.

Jangan bilang apapun ke perempuan-perempuan lain.

Halo, manis.

Berapa?

Masuklah dan bilang apa yang kamu mau.

Aku mau bercinta.

Selamat tinggal.

Selamat tinggal.

Apa ini?

Apa yang kau lakukan di sini?

Jalan masuk rahasia.

Pergilah. Boss segera datang.

Konecny?

Apa yang dia inginkan?

Dia ingin bicara.

Tentang apa?

Entahlah. Hanya bicara.

Aku tak tahu apa yang dia inginkan. Dia bilang hanya bicara.

- Kamu akan datang sesudahnya? - Ya.

Kamu akan datang sesudahnya?

Pergi!

Ini aku, Angel.

Aku datang.

Angel, apa yang terjadi?

Tidakkah kamu berpakaian?

Itu akan menyusahkanku.

Aku sedang mengamati.

Kamu gadis pintar.

Tak sebodoh yang lain.

Kamu punya tujuan,

rencana hidup, benar 'kan?

Aku suka.

Aku berpikir bagaimana membantumu.

Ayo duduklah.

Aku punya beberapa flat. Ada yang bagus.

Ruang tamu, ruang tidur, dapur, semua ada.

Kamu dengar 'kan?

Dan salah satu flat...

aku namakan dengan namamu.

Kamu bisa tinggalkan hotel ini.

Bagaimana kedengarannya?

Berapa?

Lihat saja nanti, tak lebih mahal dari hotel ini.

Aku punya banyak teman.

Politisi, orang-orang dunia industri, dan lain-lain.

Kadangkala mereka ingin bersantai...

dengan gadis cantik.

Mereka tak suka rumah bordil,

untuk jaga penampilan.

Mereka suka yang privat.

Yang elok.

Kamu bisa juga.

Dan aku tak perlu bekerja lagi di Cinderella?

Lihat saja nanti.

Kamu akan jadi yang pertama.

Kita lihat bagaimana nanti.

Kamu terlalu cantik untuk rumah bordil.

Punya pacar?

Semua kamu kerjakan sendiri?

Tak ada yg memperhatikanmu, melindungimu?

Tak perlu, semua bisa kulakukan sendiri.

Baiklah,

Jadi, kita akan ke flat?

Aku pikir-pikir dulu.

Ayolah..

Bagaimana dengan mengisap kemaluan?

Itu akan membuatku amat senang.

Bagaimana?

Rugi di aku, enak di kamu.

Apa?

Haruskah aku lakukan?

Ayolah, berdiri.

Buatku kamu bukan pelacur.

Bercanda..

Pikirkan itu,

Dan aku akan menjagamu.

Percaya padaku.

Kamu bisa buat sesuatu untuk dirimu sendiri.

Bagus. Hebat.

Kita berempat memang hebat.

Terlalu cepat. Perlahan-lahan saja.

Mudah dengan jari telunjuk.

Terima kasih.

Selanjutnya silahkan.

Isi.

Jangan terlalu konsentrasi.

Siap menembak.

Kamu ada piket malam hari ini?

Apa yang akan kamu lakukan?

Di rumah saja.

Lihat, Hausner tua masih mengemudi.

Kita harus mengingatkan yang berwenang.

Dia juga, sendirian tanpa teman.

Bagaimana kalau terjadi sesuatu?

Kamu tidak sedang piket.

Sayangnya tidak.

Hei...

Lihatlah siapa yang berkunjung.

Ibu menelepon.

Dia ingin membawaku pulang.

Dia ingin melihat kalau kamu perlu bantuan.

Aku bisa mengerjakannya sendiri.

Dia bilang supaya memotong kayu bakarmu.

Aku terkejut kamu masih mengenaliku.

Kamu tak ingin melakukan sesuatu denganku.

Kamu melewatkan pemakaman.

Aku tak bisa menghadiri.

Walaupun sekadar hadir di pemakaman.

Aku di penjara, mereka tak mengijinkanku.

Memang seharusnya kamu tidak mencuri.

Aku tak punya banyak waktu.

Harus segera kembali ke tempat kerja.

- Kamu bekerja? - Ya.

Baiklah, kalau begitu masuklah.

Ini pasti spesial.

Seluruh permakaman penuh orang.

Dan pendeta...

menyampaikan kata-kata yang indah.

Seharusnya aku ke sana.

Dia benar-benar populer.

Hari-hariku berlalu dengan cepat.

Benar-benar populer.

Aku akan datang lagi minggu depan atau depannya lagi.

Lakukan sesukamu.

Aku kira akan ada sesuatu untuk dimakan.

Upps.

- Maaf. - Maaf. - Tak apa-apa.

Sampai jumpa.

Ini Alex, cucuku.

Kamu punya cucu? Aku tak tahu.

Ada. Dia tinggal di kota.

Kota yang menganggapnya seorang arogan atau bajingan.

Dia seorang bajingan.

Aku berharap bisa menjemputmu...

dan bersama-sama pergi ke gereja.

Kamu pikir aku terlalu tua untuk mengemudi?

Lucu rasanya...

berkendara dari desa yang sama dengan 2 mobil.

Berapa lama kamu ingin investasi?

Mungkin enam atau tujuh tahun...

...jika memang menguntungkan.

Ada, tapi tak banyak.

Perbedaannya 4%,

4.25%...

Mungkin kamu lebih tertarik ini...

Saatnya makan...

Ini tentang waktu.

Baiklah, Angel.

Sudah kamu pikirkan?

Bagus, besok kita akan melihat-lihat flat-nya.

Aku lebih senang bekerja di sini.

More Indonesian subtitles for Revanche

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left