The first 200 lines.
Aku pergi ke panti asuhan hari ini
Aku melakukannya setiap bulan, ingat ?
Aku suka anak - anak disana
Jika aku punya bayi, akan kubesarkan dia di tempat seperti itu
Karena kita punya bunga liar dan pepohonan untuk dilihat. Juga dekat dengan Seoul
Mobil derek ?
Mereka bilang perlu waktu sedikit lama sampai disini
Sekarang aku suka mendengarkan suaramu
Rasanya romantis mendengar suaramu diantara salju.
Tunggu sebentar
Apakah ban mobilmu bocor ?
Ya, aku memanggil mobil derek
Mobil dereknya akan sangat lama sampai kemari karena hujan salju
Biar kuperiksa banmu
Dia bilang dia mau memeriksa bannya
Benarkah ?
Kurasa sebaiknya kau menunggu mobil derek
Tidak, tak sulit untuk mengganti ban mobil
Mengapa dia memaksa walau truk derek akan datang ?
Tunggu, tunggu
Apa keadaannya ?
Oke
Halo ? Jooyeon, kurasa aku akan keluar
Jangan buka pintu mobilnya, tunggu saja mobil dereknya datang
Apa ?
Tunggu
Cintaku..,..
Sangat manis..,..
Aku hanya..,..
Truk derek dalam perjalanan.
Mengapa dia memaksa ?
Banyak orang disekitar sini
Maafkan aku, aku tak bisa bersamamu di hari ulang tahunmu
Baik, aku akan segera pulang
Mobilmu benar - benar terperosok
Terima kasih untuk bantuanmu, kurasa aku menunggu mobil dereknya saja
Terima kasih banyak
Mengapa dia tak mau pergi ?
Tuan..,..
Tuan..,..
Tunggu..,..
Ini Akan mudah karena kulitmu lembut
Tolong jangan bunuh aku
Mengapa ?
Aku..,..
Aku sedang mengandung
Kumohon ampuni aku
Dong-su ! Dong-su !
- Apa ? - Kemarilah ! Cepat !
Bos ! Mengapa kau kemari ?
Akan kuberitahu situasinya jika kau mau tinggal di rumah
Apa yang terjadi ?
Apa yang terjadi dengan puteriku ?
Jangan lihat, tidak sekarang !
Kita masih belum tahu
- Detektif Cho ! - Apa ?
Apa ini ?
Coba gerakkan.
Sepertinya kepala.
Coba balik.
Tim forensik ! Sebelah sini, kemarilah, cepat !
Kita menemukannya, kita menemukannya di sebelah sana !
Awasi Ketua Jang !
Ketua ! Pak !
Ju-yeon ! Ju-yeon !
Berhenti mengambil foto !
Kau sebut dirimu manusia ?!
Hadang mereka !
Setidaknya Tuhan membantu kita
Bagaimanapun juga, kita tak mungkin bisa menemukannya
Betapa ironisnya..,..
Aku detektif kriminal lebih dari 30 tahun..
Dan aku tak bisa melindungi putriku sendiri.
Tolong jangan merokok, pak
Maafkan aku
Aku sangat menyesal
Aku sangat menyesal
Untukmu..,..
Dan untuk Ju-yeon..,..
Aku sangat menyesal
Aku menyesal Ju-yeon.
Aku tak ada disana untukmu.
Aku selalu terlambat..,..
Tak pernah ada saat kau membutuhkanku.
Tapi Ju-yeon..,..
Aku menjanjikanmu ini,
Akan kuberikan pelakunya 1.000 kali rasa sakit ini, Tidak, 10.000 kali rasa sakit.
Soo-hyun..,..
Berapa lama kau mau ?
Sejak tak ada hal penting yang harus dilakukan, kau bisa beristirahat untuk beberapa bulan.
Dua Minggu sudah cukup
Kau bisa beristirahat lebih lama
Tidak, aku akan kembali bekerja setelah dua minggu
Aku sangat menghargai jika kau bisa melakukan itu
Tapi apa kau akan baik saja ?
Baiklah. Kuharap kau membaik dalam dua minggu ini.
Untuk sementara, kau harus banyak beristirahat
Aku tak percaya ini terjadi pada kita
Mereka baru bertunangan kurang dari sebulan
Aku tak mempercayainya.
Kapsul ini dilengkapi GPS dan mikrofon.
Bukankah ini menakjubkan ?
Pekerjaan bagus
Terima kasih
Sama - sama
Apa kau tak mau masuk ?
Ya ?
Apa tak ada hal yang mau kau katakan ?
Tidak ada
Baik.
Asal kau tahu, aku menyelundupkan ini.
Jika terjadi hal yang serius, kau dan aku bisa..,..
Jangan khawatir
Akan kupastikan tak ada masalah
Itu tugas polisi..,..
Kurasa keempat orang itu tersangka utama.
Mereka dijadikan tersangka karena mirip akan kasus sebelumnya
- Hai, Soo-hyun. - Hai.
Kau mau makan malam ?
Tidak, aku harus pergi sekarang
Aku harus berbelanja untuk ayah
Aku harus segera pergi Jaga dirimu.
- Apa kau mau pergi ? - Ya.
Sial.
Diamlah !
Kau ingat ini ?
Kau sama sekali tak tahu ?
Baiklah.
Tuan.
Ada apa dengannya ? Mengapa bisa seperti itu ?
Katanya dia membunuh gadis yang Ditemukan di anak sungai Bangho dua bulan lalu.
Dan kasus gadis Shinchon yang menghilang beberapa tahun lalu.
Itu semua, apa dia tak punya hati nurani ?
Siapa yang melakukannya ? Apa kalian yang melakukannya ?
Tidak.
Ambulans datang dan aku datang untuk melihatnya.
Dan dia sedang sekarat.
Lalu siapa yang melakukannya ?
Dia masih belum menjelaskannya
Apa yang, hei, apa yang terjadi denganmu tadi malam ?
Tolong..,.. Aku..,.. Kumohon..,..
Tolong..,.. Aku..,..
Apa yang dia katakan ?
Sepertinya ada orang yang memukul kemaluannya dengan palu.
Apa ?
Omong kosong !
Hei bodoh, siapa yang memukul kemaluanmu ?
Siapa kau ?
Hei kau, dasar sial !
Pe i n A ka t su ki se buah - do ng eng . b lo gs po t . co m
Jam segini tak ada bis lagi. Kau mau kemana ?
Maaf ?
Aku bilang kau mau kemana ?
Apartemen Sung-min,
Sung-min ?
Karena jaraknya tak jauh, aku bisa mengantarkanmu
Akan kuantarkan kau kesana
Tidak, terima kasih
Aku bisa mengantarkanmu kesana. Masuklah.
Tak apa
Apartemen Sung-min sangat dekat dari sini
Tak apa
Kau yakin ?
Ya, tak apa. Masuklah ke dalam mobil.
Ada apa ?
Ya ? Tak ada
Apa ini bis sekolah ?
Ah, sial. Dimana aku menaruhnya ?
Ada apa ?
Ya ?
Mengapa kau terlihat sangat ketakutan ?
Tak pernahkah kau melihat ini ?
Siapa kau ?
Apa kau melakukan ini untuk mendapat uang asuransi ?
Pertama, aku harus memastikan bahwa anakmu pemegang polis asuransinya, Gyeongchul Jang,
Karena ada banyak orang dengan nama yang sama
Ini semua adalah foto lama
Mungkin kau bisa mengenalinya dari foto ini
Aku akan bertanya beberapa pertanyaan
Apa ada cara untuk menghubunginya ?
Aku tak tahu, tapi puteranya mungkin tahu cara menghubungi ayahnya.
Sang-won ! Sang-won !
Dimana dia ?
Yang-pyung ? Chung-pyung ? Kurasa
Terakhir, aku mau memastikan bahwa anakmu adalah orang yang sedang kucari
Apa dia Gyeongchul Jang ?
Dia Kyung-chul.
Tapi..,..
Apa foto ini baru diambil belakangan ini ?
Mengapa dia terlihat menakutkan di foto ini ?
Asuransi apanya.
Dia mengasuransikan keluarganya ?
Dia meninggalkan kita dan meninggalkan anaknya lalu tak pernah kembali lagi
Sekarang kau berpikir kalau dia mengasuransikan kita ?
Omong kosong !
Mengapa kau berkata seperti itu ?
Apa aku salah ?
Apa kau masih berpikir kalau dia anak kita ?
- Diamlah ! - Kau masih menyebutnya "anak" ?
Kumohon tutup mulutmu dan diamlah
No comments yet. Be the first to leave one.