Traveler (트래블러)

Traveler (트래블러)

Download Indonesian Subtitle

Release info

트래블러ㆍTravelerㆍE07 NEXT [FULL]
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT. Cast: Ryu Jun-yeol

Tags

other
Published on: 2019-04-07
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Trinidad adalah kota wisata nomor satu di Kuba"

"Ke mana pun mereka pergi dan ke mana pun mereka memotret"

"Keajaiban Trinidad membuat segalanya mirip dongeng"

"Dia tidak apa-apa, bukan?"

"Kenapa kamu sendirian?"

"Kami bertengkar"

"Apa yang terjadi kepada dua pelancong ini?"

Jun Yeol. Halo?

Apa yang kamu lakukan? Kamu di mana?

"Apa yang terjadi kepada dua pelancong ini"

"Di Trinidad, sebuah desa dongeng?"

"Hari ke-11 perjalanan"

Pagi yang cerah menyambut

setelah hujan di malam hari.

Saat kami meninggalkan Playa Giron dan berangkat ke Trinidad hari ini.

Trinidad adalah kota kecil yang bisa dijelajahi dengan jalan kaki.

Dari lantai sampai plafon,

kota ini membeku di masa terbaik Kuba.

Kami berencana menginap di sini selama empat hari tiga malam.

Untuk naik bus yang kami pesan kemarin,

kami harus pergi ke terminal bus pukul 10 pagi.

Kami harus bergegas ke sana.

Apa ini harus kita cuci?

- Ini akan kubawa. - Kamu dapat plastik itu dari mana?

Aku bawa kantong plastik.

- Kamu membawanya? - Ya.

- Kalau begitu boleh kupakai satu? - Baiklah, akan kukemasi tasmu.

- Satu saja untuk celana renangku. - Baiklah, berikan padaku.

- Ini hampir kering. - Berikan padaku.

"Dia juga menggulung celana Jun Yeol dengan rapi"

"Dia mengemasi sambil bersenandung"

- Ya? - Ini hadiah untukmu.

Benarkah?

Ini cerutu Kuba.

Terima kasih.

- Jun Yeol. - Apa itu?

Nyonya rumah menghadiahkan ini kepada kita.

- Ini cerutu. - Ini hadiah.

- Terima kasih. - Ini kartu untuk rumahku.

Dan ini tagihan pembayaran kalian.

- Pembayaran kami? Baiklah. - Ya.

Ini untuk dua malam.

- Dua malam? Ya. - Apa ini 19?

- Makan malam. - Makan malam.

- Sarapan. - Ya?

- Apa kamu minum sesuatu di sini? - Ya.

- Kita minum kola. - Tidak, itu gratis.

- Terima kasih. - Gratis? Benarkah?

Ya. Jadi ini yang perlu kalian bayar,

Je Hoon, kurasa kita harus membayar lebih banyak.

- Dia bahkan memberi ini untuk kita. - Kamu benar.

- Dia juga beri kita banyak minuman. - Baiklah.

- 180? - 180.

- Bayar saja 180. - Itu lebih 20 dolar.

- Ya, baiklah. - Baik.

"Mereka memutuskan untuk membayar 180 dolar"

Benar. Kimchi.

"Dia hampir meninggalkan kimchi"

Kita hanya sisa satu bungkus.

Aku hendak memberinya lima bungkus kimchi kami.

- Bolehkah? - Boleh.

"Pukul 9.10, Waktu check-out"

Aku tidak tahu bagaimana cara berterima kasih kepadamu, jadi...

Ini makanan tradisional Korea.

Terima kasih.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Kita bersama hanya dua hari,

tapi kita sudah sangat akrab.

Terima kasih.

Kami sedih untuk berpamitan, jadi kami memutuskan untuk berfoto.

Satu, dua...

"Kamera Jun Yeol"

Terima kasih.

"Mereka juga mengucapkan perpisahan kepada wanita tua yang ramah itu"

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

Semoga harimu menyenangkan.

- Kuharap kita bisa bertemu lagi. - Terima kasih.

Sampai jumpa.

- Selamat tinggal. - Selamat tinggal.

Untuk kali pertama dalam hidupku.

- Aku mencoba mencium pipi. - Benarkah?

Rasanya sangat...

Rasanya hangat.

Jadi seperti ini rasanya, aku hanya melihatnya di film.

- Wanita tua itu orang yang baik. - Mereka orang baik.

Anehnya, aku tidak mau pergi.

- Di sini indah, bukan? - Ya.

Ayo bertemu lagi lain kali.

- Kami akan kembali karena rindu. - Kami akan kembali karena rindu.

Ayo.

Astaga, kita sangat terlambat.

Kita akan nyaris terlambat jika berangkat sekarang.

- Baiklah. - Apa kita bisa tiba pukul 10 pagi?

Ayo mulai jalan.

- Kita pergi ke rumah terakhir. - Ya.

Siapa sangka kita dapat tempat menginap yang sangat bagus?

- Benar, bukan? Itu rumah terakhir. - Benar.

Tapi kita bertemu orang yang sangat baik.

Benar.

Sekarang sudah pukul 9.20 pagi.

Kami harus berjalan 2 km untuk mencapai terminal bus.

Kami pergi lebih lama dari dugaan, tapi kami bisa jalan lebih cepat.

Berjalan di sini mudah karena saat itu malam hari.

"Jalan ini sangat lurus saat kami lihat lagi"

Kulitku terasa agak sakit.

"Sinar Matahari pagi masih kuat"

- Hei, Jun Yeol. - Ya?

Tolong...

Bantu aku memakai ini.

- Aku belum memakainya. - Tabir surya?

Kamu harus memakainya.

Ayo pergi ke tempat teduh itu.

Aku baru sebentar terkena sinar matahari.

- Kulitmu sudah melepuh? - Ini perih.

- Menunduk. - Baiklah.

"Lehernya memerah setelah berjalan sebentar"

- Ini harus kamu pakai menyeluruh. - Ya.

- Jika tidak akan berbekas. - Pakaikan secara menyeluruh.

- Mungkin akan berbekas di kulitmu. - Baik.

Terima kasih.

"Dia juga memakaikan tabir surya di lengannya yang putih.

- Terima kasih. - Tidak masalah.

- Bagaimana denganmu? - Aku sudah pakai.

Akan kupakai juga di sini.

"Dia tidak melupakan bagian depan lehernya.

- Kamu harus memakainya. - Benar.

Hidungku selalu terbakar sinar matahari.

Itu karena hidungmu panjang.

- Apa? - Hidungmu panjang.

- Benarkah? - Hidungmu mancung.

Begitu rupanya.

"Hidung Je Hoon mudah terbakar"

- Besok kamu kupakaikan tabir surya. - Baik.

Kita sudah terlambat.

Tapi kita makin terlambat karena tabir surya tadi.

Kita seharusnya tidak jalan. Kita seharusnya naik kendaraan.

Waktunya agak...

Waktu kita tinggal sedikit.

- Haruskah kutanya dia? - Ya.

- Hai. - Hai.

- Taksi? - Bukan.

- Bukan taksi? Baiklah. - Bukan taksi?

"Dia kecewa"

Bisa kamu pergi ke terminal bus?

Tidak, aku sudah dipesan.

Kamu sudah dipesan?

- Apa sudah ada yang memesannya? - Ya.

"Mereka gagal dapat tumpangan"

Apa kita sudah separuh perjalanan?

- Sudah separuh jalan. - Baiklah.

"Jun Yeol tiba-tiba menemukan sesuatu"

- Hai. - Apa kamu pergi ke terminal bus?

- Taksi? Terminal bus? - Ya.

- Apa ini taksi? - Ya, ini pergi ke terminal bus.

- Berapa harganya? - Apa kamu pergi ke terminal bus?

- Ya. - Berapa harganya?

- 2 dolar. - 2 dolar?

- Ya. - Baiklah. Kami mau.

Bagus.

Aku harus duduk di sini.

Kita mendapatkannya dengan mudah.

Aku tidak menduga kita akan naik kuda.

- Apa kamu pernah menunggangi kuda? - Belum.

Permisi.

- Pak. - Permisi, Pak?

Bisa kamu lebih cepat?

Ini kudaku. Dalam bahasa Spanyol "Cabayo".

- Itu kuda dalam bahasa Spanyol. - Kuda?

Apa dia bilang kuda ini tidak bisa lebih cepat lagi?

Mungkin.

- Ayo pergi dengan aman. - Kuda?

"Kudaku akan mati"

- Kudanya akan mati? - Tentu saja.

Aku merasa cemas, tapi kita tiba di sana dengan nyaman.

Ya, kamu benar.

Kita tidak akan tiba tepat waktu jika berjalan kaki ke sana.

- Benar? - Benar.

Mungkin kita terlambat karena aku lama pakai tabir surya.

Ini membuatku cemas.

Bibirku kering.

Dan tanganku gemetar.

Ayo.

Lari lebih cepat, kuda.

"Pemberhentian bus makin dekat"

Kita hampir tiba.

- Ayo siapkan uangnya. - 2 dolar.

"Mereka menyiapkan uangnya agar bisa segera turun"

2 dolar.

Bayar dia sekarang.

Baik.

- Terima kasih. - Terima kasih.

- Hati-hati. - Bisa kamu pegangi ini untukku?

Baik.

Berikan kepadaku sekarang.

Kita tidak punya banyak waktu. Kita harus bergegas.

Kita tidak boleh ketinggalan bus.

"Je Hoon berlari karena mereka bisa ketinggalan bus akibat dirinya"

Busnya masih di sini.

Bus masih belum berangkat.

Hai.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left