The first 200 lines.
Originally Created by Alireza SK
Kau masih merokok?
Tidak lagi, aku semakin menua.
Ini.
Lihat tasmu...
Ini mobilmu?
Bukan, aku meminjamnya.
Apa ini?
Dingin sekali.
Ya.
Kenapa?
Pergelangan tanganku sakit
Sini kulihat..
Kau juga bertambah tua.
Lihat ke samping apa aku bisa lewat.
Ya, jaraknya masih jauh.
Berhenti... Berhenti
Apa yang kau lakukan?
The Past (2013) Diterjemahkan oleh RedSharkz Member of IDFL™ Subscrew
Apa anak-anak tahu kalau aku datang?
Tidak.
Kau tak memberitahu mereka?
Aku takut kau tak boleh datang seperti terakhir kali.
Masuk gigi empat.
Sekarang aku di sini, kau dapat memberitahu mereka
Aku ingin bertemu mereka.
Kita akan bertemu mereka.
Dimana?
Kita akan menjemput Luci dari sekolah kemudian kita pulang ke rumah.
Bukankah kau memesan hotel?
Tidak.
Kau seharusnya...
Aku tak yakin kau akan datang.
Apa maksudnya?
Aku tidak YAKIN.
Dengar, terakhir kali aku sangat sibuk...
Dua hari sebelum penerbangan...
Lupakan saja...
Jika kau ingin menjelaskan itu, kau akan menghabiskan waktumu di sini.
Karena aku harus membatalkan penerbanganku?
Bukan.
Karena hal-hal lain.
Anak-anak akan senang jika kau pulang.
Aku tak bermaksud merepotkanmu.
Tidak.
Lagi pula, kau harus pulang ke rumah untuk mengambil kopermu.
Setidaknya kau bisa berganti pakaian supaya tak kedinginan.
Dia akan menilang mu, aku harus memindahkan mobil.
Ada apa?
Dia tak ada.
Apa kau mengatakan padanya kita akan menjemputnya?
Ayo kita pergi.
Mungkin kita terlambat jadi dia pulang sendiri.
Ini bukan pertama kalinya.
Terakhir kali dia pulang jam 11 malam.
Ini karena usia mereka, wajar saja.
Tidak, itu tidak normal.
Apa yang terjadi padanya?
Dua bulan terakhir ini dia menjengkelkan ku dengan hal-hal yang bodoh.
Dapatkah kau berbicara padanya?
Mungkin kau bisa tahu apa yang salah dengan dirinya.
Jika dia masih mengingatku, setelah selama ini.
Dia sangat mencintaimu.
Namun?
Jangan ke arah sana... kau mau kemana? Lewat sini.
Maaf.
kau lupa segalanya.
Aku agak bingung.
Marie, jangan taruh di dalam mobil, tidak aman.
Apa Luci sudah pulang?
Belum.
Fouad, kau merusaknya.
Tarik kuat-kuat.
Aku tak bisa... tanganku sakit.
Tidak, tidak... bukan seperti itu.
Pertama, satu sisi harus dikaitkan kemudian sisi lain.
Ku tunjukkan padamu.
Yang ini...
Kita memasangnya seperti ini...
Baiklah.
Perlu sedikit pelumas, apa kau tahu tempatnya?
Kita biasanya menaruhnya di rak yang ada di gudang.
Ahmad
Lea, apa kau baik-baik saja?
Kau telah tumbuh besar..!
Halo tuan,
Kawanmu agak bingung.
Siapa namanya?
Namaku Fouad.
Halo Fouad.
Apa kabar?
Ahmad, masuk.
Fouad, pergi ke kamar dan pindahkan barang-barangmu, ayo.
Tidak ada di gudang.
Jadi, mungkin sudah dipindahkan ketika aku tak ada disini.
Ayahku punya sedikit di mobilnya.
Kemana rak buku yang ada di sana?
Yang lama, yang terbuat dari kayu.
Kami telah membuangnya.
Benarkah? beberapa buku milikku ada di rak itu.
Kami mengumpulkan semua barangmu dan menaruhnya di gudang.
Fouad, pindahkan barang-barangmu.
Aku tak suka tidur di lantai atas.
Apa?
Aku tak ingin tidur di atas.
Lakukan apa yang kukatakan.
Hati-hati terkena cat.
Bukankah warna sebelumnya lebih baik?
Ini belum selesai, pergelangan tanganku sakit. Aku belum bisa menyelesaikannya.
Kau seharusnya menungguku, aku akan mengecatnya sendiri.
Itu akan membuatku sibuk di sini.
Tadinya kau berniat tidur di hotel.
Berikan padaku.
Aduh..! jangan terlalu dekat Aku kepanasan.
Maaf.
Sudah cukup, terima kasih.
Cukup?
Aku menaruh kunci mobil di sini.
Terima kasih.
Aku menaruh beberapa pakaian di lantai atas bergantilah supaya tak kedinginan.
Apa yang kau lakukan di sini?
Ayo... kau tidur di atas dan Luci tidur bawah.
Luci, tolong hubungi aku, Aku punya kabar gembira untukmu.
Hanya selama Ahmad di sini.
Kumohon pindahlah...
Dia membuatku gila.
Apa itu mobil ayahmu di depan pintu?
Ya.
Apa kau tinggal di sini?
Ya.
Dengan ayahmu?
Ya.
Sudah berapa lama?
Sejak sekolah dimulai.
kau tak perlu merapikannya, turunlah ke tempat tidurmu sendiri.
Naik ke atas... Turun ke bawah.
Apa?
Satu orang menyuruh naik, yang satu mengatakan turun.
Maafkan aku.
Kenapa kau turun?
Dia yang menyuruhku.
Tanyakan sendiri. Jenggotnya sangat lebat.
Tak cukup tempat tidur untuk mereka bertiga di bawah.
Apa kau hidup dengan seseorang di sini?
Ya.
Kau tak memberitahuku.
Aku tak bilang padamu?
Aku menulisnya di salah satu E-mail ku.
E-mail yang mana?
Aku tak ingat, Aku memberitahunya di salah satu E-mail.
Aku tak menerima E-mail itu.
Jadi, mengapa kau ingin tidur di hotel?
Aku tak ingin membuatmu merasa tak nyaman.
Pokoknya, aku sudah bilang.
Tapi Aku tak menerima E-mail seperti itu..
Jadi apa yang kau pikir ketika kau kuminta datang ke pengadilan untuk bercerai?
Apa dia tahu aku di sini?
Ya.
Sebaiknya aku pergi.
Dia tak datang selama kau berada di sini.
Jika dia datang, dia akan memberitahu.
Kapan kau mengirimkan Aku E-mail itu?
Aku tak tahu.
Jadi seharusnya ada di salah satu E-mail mu, ya?
Ya, kurasa.
Ingin kutunjukkan padamu?
Kau seharusnya memesan hotel untukku.
Terakhir kali kulakukan, kau tidak datang. Aku harus membatalkannya.
Berapa yang kau bayar untuk membatalkan?
Jam berapa aku harus di pengadilan besok?
Kau bilang kau akan bicara pada Luci.
Kapan dia pulang?
Aku tak tahu.
Aku akan menemuinya besok.
Kuharap kau menepati janjimu, untuk sekali ini saja dalam hidupmu.
Aku tak berjanji apapun padamu.
Ya, kau benar. Maafkan aku.
Fouad, Apa sulit bagimu untuk melihat ketika kau melangkah?
Untuk apa aku bersih-bersih di sini
jika kau membuatnya kotor lagi!
Lihat aku.
Kami pergi untuk membawa ini.
Aku tak peduli apa yang bawa.
Fouad, Kembali ke sini.
Aku bilang kembali ke sini.
Ku bilang datang ke sini.
Jangan ganggu aku.
Tinggalkan aku.
Berhenti.
Fouad, Kemarilah.
Lepaskan aku!
Turunlah, aku sudah muak denganmu.
Lepaskan aku!
Hentikan itu!
Hentikan Foaud!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Lihat apa yang telah kau lakukan!
Hentikan itu!
Pergi... Masuklah
No comments yet. Be the first to leave one.