The first 200 lines.
Usuki mungkin akan dipindahkan dari Unit Hewan.
Apa?
Benarkah mereka akan memindahkannya?
Ya.
Meskipun mereka belum meresmikannya,
keputusan itu sudah bulat.
Dia tidak punya alasan untuk menolak.
Bagaimana nasib Unit Hewan setelah dia pergi?
Mungkin kita akan mempekerjakan pegawai baru.
Kamu ingin mencari orang seperti apa?
Bagaimana mereka bisa melakukan ini?
Sebelum dia dipindahkan,
kamu harus belajar lebih banyak soal hewan dari dia.
Mereka akan memindahkan Usuki?
Dia berhenti menjadi polisi?
Tergantung pada keputusannya, tapi mungkin itulah yang terjadi.
Kenapa?
Kudengar kelompok penelitian pemanasan global
akan mengirim tim ke Kutub Selatan.
Ada banyak penelitian tentang hewan.
Maka kelompok peneliti itu mengundang Usuki.
Apa? Mereka mengundangnya?
Kapan kalian tiba?
Pak Sudo, apa itu benar?
Aku diberi tahu Onika, petugas pelaksana.
Kutub Selatan? Di sana pasti sangat dingin.
Sepertinya Usuki terkenal di bidang penelitian hewan.
Lantas apa keputusan Usuki?
Aku belum menanyainya.
Bapak harus menanyainya. Tidak, tanyai dia sekarang.
Mungkin dia tidak bisa memberi tahu karena mencemaskan kita.
Biarkan dia memikirkannya.
Usuki harus mempertimbangkan banyak hal.
Tapi semua orang ingin tahu.
Bukan begitu, Ishimatsu?
Ya, benar.
Sudo.
Kamu harus menanyainya.
Jangan.
Tidak boleh.
Jangan ada yang menanyainya, paham?
Ya.
Begitu juga Pak Sudo.
Baiklah.
"Polrestabes, Unit Hewan"
Ada banyak sekali.
Banyak sekali.
Menggemaskan.
Menggemaskan sekali.
Benar, bukan?
Tapi mereka tampak agak konyol.
Seperti Yayoi.
Kalian membicarakan aku?
Yayoi.
Aku tidak konyol.
Medekawa-lah yang konyol.
Apa ini?
Cerpelai?
Bukankah ini Medekawa?
Yayoi, ini.
Ini ferret salju.
Hewan peliharaan yang dijinakkan dari cerpelai.
Sejak lama mereka dijadikan hewan peliharaan di Eropa.
Tubuhnya panjang sekali.
Aku serius.
Jika Usuki ke Kutub Selatan, siapa yang akan mengurus hewan?
Bapak harus menanyai mereka. Bagaimanapun, dia anak buah Bapak.
Aku tahu.
Sungguh?
Ya. Berhentilah mengomel.
Sebagai hewan peliharaan, ferret salju punya sejarah panjang.
Periodenya mungkin lebih singkat daripada anjing dan kucing.
Tunggu.
Inilah waktu yang paling tepat.
Tunggu. Aku akan menanyainya nanti.
Sekarang.
Hebat sekali.
Usuki, aku mau bertanya.
Baiklah. Ada apa?
Itu...
Begini...
Ada apa dengan cerpelai ini?
Mereka ferret salju.
Kamu yang membawa mereka kemari?
Penjaga dari gedung seberang yang membawa mereka kemari.
Katanya dia menemukan sepuluh ekor ferret salju yang nyaris mati.
Begitu rupanya.
Mungkin hewan peliharaan ini kabur.
Kita harus menghubungi pusat perawatan hewan.
Cari tahu jika ada yang menelepon dan menanyakan soal mereka.
Bapak sangat mencemaskan mereka.
Ferret salju ini. - Apa?
Bapak tampak sangat serius.
Tidak, burung bulbul.
Burung bulbul?
Bukan. Maksudku, ada ferret salju, bukan?
Mungkin dua hari lagi pemiliknya akan muncul.
Bagaimana caranya?
Tiba-tiba muncul.
Berjalan dengan gontai.
Apa? Ini terlalu sulit dipahami.
Lelucon itu sangat payah.
Hari ini aku tidak bisa mendapatkan lelucon yang bagus.
Apa aku kesal karena Usuki akan pergi?
Kini aku harus kuat.
Itu tidak mungkin.
Pak Sudo baik-baik saja?
Kepala Bapak sakit lagi?
Tidak, aku baik-baik saja.
Ishimatsu, berkas yang kamu bawa...
Aku hampir lupa.
Ini permintaan penyelidikan untuk Unit Hewan.
Kasus pembunuhan polusi suara burung hantu di Ikebukuro Timur.
Artinya...
Hewan peliharaan tersangkanya
adalah burung hantu.
Burung hantu? Bagus.
Bagus! - Burung hantu!
Mungkin ini kasus terakhir kami bersama-sama.
Mendiang bernama Shibutari Takashi. Usia 44 tahun.
Dia seorang akuntan.
Dia dibunuh di rumah.
Atsuko istrinya, usia 38 tahun, menemukannya setibanya di rumah.
Sayang.
Sayang.
Jasadnya ditemukan pukul 9.30 malam.
Tersangkanya adalah tetangganya, Fujita Michinori.
Usianya 41 tahun dan lajang.
Dia bekerja sebagai penerjemah.
Jadi, mendiang dan tersangkanya bertetangga.
Rupanya terjadi perselisihan umum.
Apa motifnya?
Berkaitan dengan burung hantu yang dipelihara oleh Fujita.
Sejak tahun lalu, Shibutari mengeluhkan
bahwa burung hantu itu terlalu berisik saat malam.
Tapi kurasa suara burung hantu
dan kepakan sayapnya tidak begitu berisik.
Dia pasti mengadu karena ada masalah.
Mereka berusaha berunding.
Istri Shibutari, Atsuko,
mengatur pertemuan untuk mereka dua pekan yang lalu.
Shibutari mengajak istrinya, Atsuko.
Fujita mengajak temannya, Tomokazu Kohei.
Perundingannya tidak berjalan lancar.
Sejak saat itu, mereka tidak bisa berdamai.
Jadi, Tomokazu adalah teman Fujita. Apa dia juga memelihara hewan?
Ya, sepertinya dia memelihara otus yang sangat besar.
Luar biasa.
Mungkinkah burung itu dari Afrika?
Atau mungkin burung hantu rocky?
Apa senjatanya?
Senjatanya asbak kaca.
Asbak itu di rumah Shibutari.
Tapi mereka menemukannya di laci di rumah Fujita.
Mereka menemukan darah mendiang dan sidik jari Fujita di asbak itu.
Jadi, buktinya sudah pasti.
Selain itu, di TKP, yaitu di perpustakaan Shibutari,
kami menemukan banyak bulu burung hantu milik Fujita.
Apa Fujita mengakui sesuatu?
Tidak, dia benar-benar menyangkalnya.
Tapi ada motif dan bukti.
Ini hanya soal waktu.
Pak Sudo, ayo.
Burung hantu itu menunggu kita.
Kami berangkat. - Baiklah.
Cepatlah kembali!
Bapak tahu perbedaan antara burung hantu dan otus?
Secara biologis, mereka sama.
Keduanya diklasifikasikan sebagai Strigiformes.
Burung itu juga diklasifikasikan sebagai Tytonidae dan Strigidae.
Dia dinamakan otus karena telinganya?
Itu bukan telinga,
tapi bulu yang disebut aurikel.
Burung hantu yang memiliki aurikel disebut otus.
Dahulu itu dinamakan Mimizuku.
Aku mengerti. Aku tidak akan bertanya lagi.
"Fujita. 28-13, 8 Chome, Ikebukuro Timur, Toshima"
Kita sudah sampai.
Ini rumah Fujita.
Rumah mendiang ada di sebelahnya. Itu TKP-nya.
Pak Sudo!
Terima kasih atas kerja samanya.
Terima kasih atas kerja samanya.
Bapak kemari untuk mengurus burung hantu?
Benar.
Burung hantu itu akan merasa lega.
Bak mandinya dipenuhi air panas.
Panas.
Panas?
Ya.
Maaf atas lelucon payahku.
Tidak, aku memikirkan sebuah kasus.
Perasaanku tidak enak.
Boleh kami masuk?
Tentu saja.
Di dalam, sebelah kiri.
Sepertinya pikiran Pak Sudo sedang kacau.
Bagaimana mungkin? Ini jebakan?
Apa ini?
Apa ini jaring pencegah agar burung hantu tidak kabur?
No comments yet. Be the first to leave one.