Remember You (คือเธอ)

Remember You (คือเธอ)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Remember You S01E06-NF-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
ℕ𝔽 ℝ𝕖𝕥𝕒𝕚𝕝

Tags

other
Published on: 2022-08-13
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku mengerti.

Ingatanmu belum pulih

setelah ibu dan ayahmu dibunuh.

Aku…

akan menceritakan semuanya nanti.

Apa yang terjadi?

Kenapa tempat ini terasa hampa?

Hanya satu orang yang pergi.

Kini aku ingat. Kau gadis itu.

AIYADA

Kenapa ada ingatan ini

di benakku?

KEMENTERIAN KEHAKIMAN BIRO INVESTIGASI KHUSUS

Terima kasih, Komandan,

sudah mengizinkan Letnan Aiyada kembali ke unit investigasi.

Ini berkat dia.

Dia terus memaksa sampai aku hampir tak bisa tidur.

Bereskan masalah dengan ibumu.

Kenapa kau tersenyum?

Mulai sekarang,

Unit Investigasi Khusus akan bekerja dengan cepat.

Kami akan menjaga efisiensi dan menegakkan keadilan

sesuai dengan prinsipmu.

Tenanglah.

Aku tak akan membiarkannya jika terulang lagi.

Sekarang, keluar.

Ada satu permintaan lagi.

Apa lagi?

Aku sudah memikirkannya.

Agar kami bisa

bekerja lebih cepat dan efisien,

- butuh anggaran untuk menyewa konsultan. - Tidak ada.

- Namun, penting… - Jangan membantah.

Jika ingin menyewa konsultan,

kau dan timmu bisa patungan.

Kau boleh pergi.

Begini…

Keluar dari sini.

Baik, Pak.

INGATAN SEORANG PEMBUNUH

PENYAKIT KEJIWAAN DAN WARISAN GENETIK KARYA PROFESOR DOKTOR TANWA SAKSIRI

Apa orang terlahir dengan penyakit kejiwaan?

Adakah faktor yang menjadikan mereka seperti itu?

Hal itu masih menjadi perdebatan.

Belum bisa disimpulkan

apakah penyakit kejiwaan

diturunkan secara genetik.

Kita hanya tahu

bahwa penyakit kejiwaan

berkaitan dengan kelainan sistem limbik

yang mengendalikan reaksi emosional kita.

Itu menyebabkan orang yang sakit jiwa cenderung agresif

dan standar moralnya lebih rendah dari orang biasa.

Kelainan itu bisa menuntun mereka

menjadi pembunuh.

Ada pertanyaan?

Lihat, dia datang.

Kuliah yang sangat bagus.

Kuliah hari ini hanya dibuka untuk mahasiswa terdaftar.

Tidak dibuka untuk umum.

Begitu rupanya.

Ada yang ingin kubahas denganmu.

Kau harus mengantre.

Ada yang ingin menemuiku.

Hei.

Tunggu.

Kau menungguku, 'kan?

Begini, Profesor.

Mari bicara.

Inspektur.

Kita lebih dahulu. Kenapa dia pergi dengannya?

Ini curang.

Astaga, tenanglah.

Mereka dosen dan mahasiswanya. Mungkin ada yang ingin mereka bahas.

Kita hanya pengunjung. Kita tunggu saja.

Aku sudah selesai membaca buku yang kau tulis.

Ada yang menarik perhatianmu?

Aku ingin tahu…

jika seorang pembunuh memiliki anak,

akankah anaknya tumbuh…

menjadi pembunuh juga?

Kau mencemaskan itu?

Entahlah.

Kau ingin membunuh sekarang?

Pernah ada dorongan?

Hanya saja kau menyebutkan di bukumu…

bahwa kecenderungan genetik

serta faktor lingkungan

bisa meningkatkan kemungkinan

seseorang menjadi pembunuh.

Aku takut akan menjadi seperti itu.

Menurut pendapat Bapak,

orang macam apa aku ini?

Kurasa sekarang giliran kita.

Dia sangat angkuh.

Jaksa Chuchart sudah tertemu?

Belum ada yang menemukannya.

Namun, menurut unggahan terakhirnya di Facebook

sebelum dia menghilang, dia ingin hidup dengan tenang.

Dia kabur untuk menyelamatkan diri.

Mungkinkah semua ini berkaitan dengan Pathomkarn?

Apa kini giliranku bicara?

Silakan.

Aku akan jujur padamu, Profesor.

Aku ingin kau menjadi

konsultan penyelidikan.

Maksudku, aku ingin kau

bergabung secara resmi.

Apa untungnya bagiku?

Kami juga akan menawarkan persahabatan kami,

serta uang untuk layananmu.

Bayaranku sangat mahal.

Standar gaji di sini berbeda dengan di Amerika.

Sesuaikan bayaranmu.

Anggap saja melakukan pelayanan masyarakat.

Tidak.

Dasar egois.

Aku memohon kepadamu mewakili Kepolisian Thailand.

Kalian boleh mendatangiku jika ada kasus

yang tak terpecahkan.

Aku mungkin akan membantu kalian secara gratis.

Bagaimana denganmu? Ada yang ingin kau katakan?

- Pertanyaan kami sama. - Tidak.

Aku harus membahas hal lain dengannya.

Sampai nanti, Inspektur.

KINI AKU INGAT. KAU GADIS ITU.

Apa ini?

Kini kau ingat

bahwa aku gadis itu?

Aku mengingatmu.

Kau menyebalkan,

jadi, aku menghindar.

Kau juga menyebalkan sejak kecil.

Kau tahu itu?

Kau belum berubah.

Kau masih menyebalkan seperti dahulu.

Jadi…

kapan kau mengenaliku?

Apa saat kau di rumahku?

UNIT INVESTIGASI KHUSUS TUJUH KEMENTERIAN KEHAKIMAN

TERSANGKA PEMBUNUHAN

Ya, aku mengenalimu.

Kau membuntutiku.

Kau pikir itu akan membantu menangkap Pathomkarn?

Ya, setidaknya

aku tak perlu mencarinya sendiri.

Kita harus bekerja sama.

Tujuan kita sama, jadi, kita harus saling membantu.

Benar, 'kan?

Kumohon.

Mari bekerja sama.

Kurasa tidak.

Pertimbangkan dahulu.

Baiklah. Silakan lari.

Aku sudah membuntutimu selama ini.

Aku tak akan menyerah sekarang.

Aku ingin tahu

jika seorang pembunuh memiliki anak,

akankah anaknya tumbuh menjadi pembunuh juga?

Kau mencemaskan itu?

Entahlah.

Kau ingin membunuh sekarang?

Pernah ada dorongan?

KISAH SERIGALA

Sharas.

Ada paket untukmu.

- Terima kasih. - Ya.

KISAH SERIGALA

Astaga, aku bisa mencium aroma makanannya dari pintu depan.

Kau memasak ini sendiri?

Kelihatannya enak.

Kau pandai memasak.

Aku membawa anggur putih

untuk teman makan.

Terima kasih.

Terkadang aku memasak sendiri.

- Namun, aku ragu kau akan menyukainya. - Astaga.

Aku yakin rasanya lebih enak daripada masakanku.

Terima kasih sudah mengundangku makan malam hari ini.

Ada yang bisa kubantu?

Tidak perlu. Tidak sopan minta bantuan tamu.

Omong kosong. Ayolah. Aku bisa bantu memotong sayuran.

- Baiklah. - Baiklah.

Aku tak pandai memasak sepertimu,

tapi aku sangat terampil

memakai pisau.

Halo, ini Pusat Layanan Darurat 191.

Butuh bantuan apa?

Seseorang tewas di sini.

Tolong cepat.

Astaga, sudah lama aku tak menikmati makanan selezat ini.

Biasanya aku tak memasakkan orang lain, Dokter.

Beruntungnya aku.

Omong-omong, jangan panggil aku dokter.

Aku merasa seperti sedang bekerja.

Panggil aku Kong.

Rasanya lebih santai.

Baiklah, Kong.

Ada yang merisaukanmu?

Bukan apa-apa.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left