Our Flag Means Death

Our Flag Means Death

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Our Flag Means Death S01E02 A Damned Man 720p HMAX WEBRip DD5 1 X264-NPMS
Our Flag Means Death S01E03 A Gentleman Pirate 720p HMAX WEBRip DD5 1 X264-NPMS
A Commentary by Vilanelle
Resync for HMAX

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
Published on: 2022-03-05
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Suatu hari nanti, Prancis akan menguasai dunia.

Tentu saja.

Akhirnya, seluruh dunia akan punya akses ke roti yang enak.

Roti yang sangat enak.

Tunggu. Apa ini?

Tapi sudah terlambat.

Blackbeard!

Blackbeard!

Blackbeard ada di depan mereka.

Bajak laut terhebat dalam sejarah, dan mantan bosku.

Tataplah mata Blackbeard.

Tunggu.

Jadi, maksudmu kepala Blackbeard terbuat dari asap?

Saat dia membutuhkannya.

Ayolah.

Matanya bersinar?

Ya.

Tapi apa matanya juga melayang?

Karena kepalanya asap.

Aku tak pernah bilang itu melayang.

Seberapa besar?

Itu hanya mata biasa, tapi...

Kalian paham?

Omong-omong, saat itulah aku beraksi.

Lalu Blackbeard berkata...

Kau menyelamatkanku, Pete. Aku berutang budi selamanya.

Senang bisa masuk timmu, Blackbeard.

Mulai hari ini...

Kau akan dikenal sebagai Black Pete yang Mengerikan.

Tangan kananku.

Bayangkan itu.

Aku masih percaya sampai dia bilang dia salto.

Kami tak akan memanggilmu Black Pete Mengerikan.

Tunggu. Siapa yang mengemudikan kapal?

- Apa itu bergerak? - Tidak, Kapten.

Benarkah? Tak sedikit pun?

Kita mungkin harus mulai memakan beberapa anggota kru.

Kusarankan kita mulai dari Lucius. Dia muda dan lezat, ya?

Apa? Buttons, kita terdampar.

Ini bisa terjadi pada semua orang.

Kita tak perlu saling memakan.

Tidak. Tentu saja tidak.

Tidak sampai benar-benar diperlukan.

Itu tak akan perlu.

- Tak akan perlu. - Tidak.

Sampai benar-benar perlu.

- Itu tak akan terjadi. - Tidak.

Tolong kumpulkan kru. Kita akan mencari cara.

Baik, Kapten.

Kumohon, bergeraklah.

Kekacauanmu kali ini cukup besar, ya, Bonnet Kecil?

Kau sudah mati dan aku tak mendengarkan.

Bonnet Kecil merusak perahu kecilnya.

Di pantai yang besar.

- Gemuk. - Apa? Aku bahkan tak gemuk.

Sangat gemuk dengan wajah gemuk bodohmu...

Dan kepala gemukmu yang berminyak.

Setidaknya aku masih hidup.

Kau anak kecil dengan mainan yang kini menjadi pembunuh.

- Bocah pembunuh... - Cukup!

Seperti yang kalian sadari, kita agak terdampar.

Apa kita harus saling memakan?

Kemungkinan besar, ya?

Tidak. Kita punya banyak makanan.

- Untuk saat ini. - Untuk berminggu-minggu.

Kita bisa makan berminggu-minggu. Jadi, tak perlu saling memakan.

Aku ingin menganggap ini sebagai semacam liburan.

- Kau tahu ini? - Tidak.

Kau tahu, liburan.

Apa itu liburan?

Itu masa bersantai.

Waktumu adalah milikmu untuk kau pakai sesukamu.

Mungkin ada hobi yang kau suka atau mungkin kau tak melakukan apa pun.

Intinya adalah mengistirahatkan tubuh kita.

Begitu juga pikiran kita.

Apa hukumannya jika tidak?

Tidak, tak ada hukuman.

Dengar, kau tak mungkin salah melakukan ini.

Pergi saja ke pantai, beristirahat, dan bersenang-senang.

Baiklah.

Apa aku boleh menyiksa sandera untuk liburanku?

Sebaiknya aktivitas yang lebih menenangkan.

Tapi menyiksa sandera menenangkan buatku.

Terutama mereka.

Aku hanya akan membuat mereka sekarat.

Aku tak akan berlebihan.

Mari berhenti menyiksa, untuk saat ini.

Mungkin ajak mereka jalan-jalan. Bawa mereka hirup udara segar.

Mereka sedikit bau. Bukan salahmu.

Kenapa tak buatkan mereka pai dan menggosok punggungnya?

- Itu yang akan dilakukan Blackbeard? - Tidak!

Dia akan menusukkan tongkat panas ke bokong mereka.

Ya.

Baik. Kalau begitu, jalan-jalan saja.

Tapi terima kasih. Bersenang-senanglah.

- Bagaimana jika kau... - Ya, ayo!

Oluwande, Jim, bisa kita bicara?

Aku agak kesulitan menyesuaikan diri sebagai...

Sebagai...

Katakan, dasar bodoh.

Pembunuh.

Pembunuh.

Tapi kau bukan pembunuh, 'kan?

Kau hanya ada di dekatnya saat dia meninggal.

Tidak. Tindakanmu sudah benar dengan melindungiku.

Tapi aku dengan ceroboh mengambil nyawa seseorang.

Kini aku harus hidup dengan itu.

Tapi bagaimana orang bisa mengatasi hal seperti itu?

Apa yang dia katakan?

Dia bilang kau tak akan melupakannya.

Saat kau membunuh, kau juga mati.

- Bagus. - Hei, Kawan-kawan.

Apa yang kau lakukan?

- Kami berlibur. - Kami bersantai.

Bukan itu maksudku.

Benar.

Lalu kita harus apa?

Mau ke pantai atau...

Aku punya hidung dari lilin dan janggut palsu.

- Itu akan menyiksa. - Ya.

Aku rela membunuh demi mandi.

Aku mulai berbau seperti kalian.

Kapten punya bak mandi.

Jika kau mau, aku bisa mengawasi.

- Tidak. Aku tahu. - Aku jaga di dekat pintu.

- Aku mengerti maksudmu. - Jadi, tak ada yang masuk.

- Ya. - Ya.

- Kita beraktivitas sendiri hari ini? - Ya.

- Mari lakukan itu. - Ya. Baik.

Ya.

Persetan.

Baiklah. Mari kita coba aktivitas yang lebih tenang.

Seperti berbaring di pantai di bawah sinar matahari.

Atau mungkin aku akan memeriksa mesiu?

Atau, Wee John, kau bisa tinggalkan bubuk mesiu itu hari ini.

Aku akan memeriksanya.

- Kapten. - Roach.

Hanya memastikan. Apa para sandera juga berlibur?

Mereka harap. Tidak.

Tahanan tak dapat liburan.

Jadi, mereka tak bisa berbuat sesukanya?

Tidak.

Roach, di mana para sandera?

Mereka meminta buang air kecil secara pribadi.

Menyedihkan.

Aku membentuk tim pencari kecil.

Untuk menarik sandera dari acara buang air mereka.

Oluwande setuju bergabung denganku.

Aku butuh satu sukarelawan lagi.

Black Pete?

Memiliki mantan tangan kanan Blackbeard...

Adalah aset besar.

Ya. Benar.

Tak bisa mendebat itu.

Baiklah.

Lewat sini.

Blackbeard sudah membunuh beberapa orang, 'kan?

Benar sekali.

Bagaimana dia memproses itu? Apa dia pernah bilang?

Saat Blackbeard bunuh pria, wanita, atau anak-anak, dia selesaikan saja.

Itu seperti bernapas baginya.

Tunggu. Dia membunuh anak-anak?

Itu pasti anak yang sangat nakal.

Dia bukan monster.

Lupakan.

Hanya kau yang percaya...

Dia pernah bekerja dengan Blackbeard.

- Tidak, sungguh? - Aku sudah...

Aku muak.

Ya? Apa yang akan kau lakukan?

- Baiklah. Kita kehilangan fokus. - Biar kutunjukkan tindakanku.

- Mari terus berjalan. - Baiklah, Wajah Imut.

- Hei, jangan. - Jangan panggil aku Wajah Imut.

- Dia memanggilku Wajah Imut. - Olu, jangan terpancing.

Tidak!

- Astaga! - Tidak!

- Tolong! - Lakukan sesuatu!

Tolong!

Apa yang kau ukir?

Ini akan menjadi harpsichord.

Benarkah?

Aku suka liburan.

Tidak, ini mirip wortel yang tajam.

Mau bertaruh aku bisa menyebutkan ribuan makhluk laut?

- Aku tidak... - Bintang laut.

Kakap putih.

Salmon Alaska liar.

Ikan buntal, ikan berduri.

Pomatomus saltatrix , bahasa Latin untuk ikan biru.

Ada ikan elang, ikan hiu dogfish .

Ubur-ubur Irukandji. Jangan sampai disengat olehnya.

Itu akan mengirimmu ke terowongan keputusasaan.

Ikan gindara, ikan...

Orang bodoh mana yang membuat kapal terdampar?

Kelompok ini berhasil menyandera petugas Inggris?

Kabarnya, ya.

Kami melihat mereka di geladak sebelum kandas.

Para sandera bisa dibayar mahal.

Mari kita lihat lebih dekat.

Hari ke-28 dalam pelarian.

More Indonesian subtitles for Our Flag Means Death

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left