Specials

Release info

언니는 살아있다 Sister is Alive E47-48 170909 id-VIU
언니는 살아있다 Sister is Alive E45-46 170909 id-VIU
A Commentary by anyhow
Source Sub: VIU, Video Ver: NEXT, Sync for all version of Episode 45-46

Tags

other
Published on: 2017-09-10
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 45"

Siapa kalian? Minggir!

Berikan perekamnya.

Apa itu cukup?

Lepaskan dia.

Nenek.

"Sa Goon Ja"

Maafkan aku.

Di mana dia?/- Apa?

Di mana pasien ini?

Di sana.

"Sa Goon Ja"

Nenek.

Nenek.

Apa itu?

Mustahil. Tidak.

Tolong aku. Halo? Aku terjebak di dalam.

Aku terjebak di lift. Ada orang di luar?

Putriku, Sera.

Tolong aku.

Tolong aku!

Tolong aku...

Aku merindukanmu, Dal Hee.

Sudah kuduga kamu masih hidup.

Kenapa? Kamu kecewa karena aku kembali hidup-hidup

padahal kamu yakin sudah membunuhku?

Pembunuh. Beraninya kamu berusaha membunuhku?

Setelah perbuatanmu kepada Sera,

kamu berani membunuhku juga!

Lagi pula, kamu tidak mati.

Kamu atau putrimu tidak mati.

Itu artinya aku tidak bersalah.

Aku lega kamu baik-baik saja.

Jangan khawatir.

Lagi pula, kamu akan menjadi pembunuh.

Apa maksudmu?

Kamu masih hidup dan baik-baik saja. Kenapa aku seorang pembunuh?

Hentikan itu dan enyahlah.

Kenapa kamu mengusikku bukannya merawat putrimu?

Pikirmu aku akan menyerahkan nyawaku jika kamu terus melakukan ini?

Maafkan aku,

tapi aku tidak butuh nyawamu lagi.

Kamu tidak membutuhkannya?

Lantas, kenapa kamu kembali lagi?

Karena ada yang perlu kuambil kembali.

Pertama-tama, aku akan mengambil kembali

nama putriku, "Sera Park".

Apa katamu?/- Setelah itu,

aku akan mengambil

semua yang kamu nikmati saat hidup sebagai putriku.

Aku akan mulai dari hal yang paling ingin kamu lindungi,

lalu mengambil semuanya satu per satu.

Tapi

aku akan memberimu hadiah yang dititipkan Sera kepadaku.

Kamu tidak penasaran apa hadiahnya?

Berhentilah bicara omong kosong.

Aku tidak akan membiarkanmu mengambil apa pun dariku.

Kamu tidak bisa mengambil nama Sera Park, nyawaku,

uangku, atau pun suamiku. Mereka semua milikku.

Kamu tidak bisa mengambil apa pun dariku. Mengerti?

Sayang.

Ada dua cara untuk membunuh serangga dengan tangan kosong.

Kamu bisa menekannya keras-keras

dengan jarimu dan langsung membunuhnya,

atau kamu bisa mematahkan kaki dan lehernya satu per satu,

lalu perlahan-lahan membunuhnya.

Aku berhati lembut, jadi, aku enggan menyiksamu.

Aku berbuat sejauh ini karena kamu menginginkannya.

Jadi, jangan membenciku. Nikmati saja

kematianmu.

Berhenti bicara seperti orang gila.

Kamu benar-benar gila.

Aku tidak segila dirimu, Pembunuh!

Tidak ada yang bisa merebut milikku. Aku Sera Park yang asli.

Hanya akulah Sera Park di dunia ini.

Tolong aku. Tolong.

Setelah aku membawa nenekmu kemari,

aku mengundang setiap dokter ternama dari seluruh dunia

dan meminta mereka mencoba segala yang mereka bisa.

Tapi penyakit nenekmu tidak menunjukkan kemajuan.

Tapi baru-baru ini kami mengetahui

kenapa dia tidak bisa siuman.

Rupanya karena racun yang menyebar di dalam tubuhnya.

Racun?

Dia meminum obat tradisional yang mengandung bunga Maehong.

Bunga Maehong terkenal sangat beracun.

Dan karena racun itu sudah menyebar di dalam tubuhnya,

tidak ada pengobatan yang efektif terhadapnya.

Jadi, apa yang Anda rencanakan?

Anda sudah membuatnya menjalani semua pengobatan itu.

Anda berencana untuk menyerah sekarang?

Anda harus melakukan apa pun untuk mengeluarkan racun darinya.

Setelah bertanya-tanya,

kami akhirnya menemukan cara mengeluarkan racun dari tubuhnya.

Tapi itu terlalu berbahaya.

Kami harus suntikkan racun yang lebih kuat untuk mengeluarkannya.

Tapi jika ada kesalahan, dia bisa benar-benar meninggal.

Karena itu, aku ingin menemuimu.

Aku hendak menggunakan metode itu jika kamu mengizinkan.

Kenapa harus aku?

Anda seharusnya menghubungi ayahku untuk hal sepenting itu.

Dia terbangun untuk waktu yang sangat singkat.

Saat terbangun, dia menuliskan sendiri memo itu.

Aku tidak tahu apa artinya itu.

Tapi kurasa memo itu untukmu.

"Se Joon, kamu harus bersatu dengan Se Hu"

Kamu takut aku akan merebut Nenek darimu?

Dasar kamu.../- Bedebah.

Hei! Hentikan itu sekarang juga.

Nenek ingin kalian bersatu./- Apa?

Bersatu?/- Ya.

Apa-apaan? Aku enggan melakukan ini. Aku akan melepas ikatannya.

Tidak boleh. Jika dilepaskan, kamu akan mendapat masalah.

Astaga, ini yang biasanya kulakukan dengan Se Hu.

Kenapa aku harus melakukan ini dengannya?

Nenek.

Nenek ingin aku berbuat apa?

Jangan beri tahu siapa pun bahwa nenekmu masih hidup.

Ibu dan istrimu terlibat dalam kematian nenekmu.

Jadi, aku tidak bisa memercayai keluargamu.

Omong-omong, hanya ini yang terekam di perekam?

Hanya itu./- Ini benar-benar semuanya?

Siapa bilang Anda bisa membawa masuk Deul Lae ke rumah ini?

Kukira perekam itu sudah merekam

setiap percakapan hingga kamu memasuki rumah.

Sepertinya nenekku tidak sengaja menekan tombol yang salah

saat dia jatuh dari tangga.

Hanya semua itu yang terekam saat kuperiksa.

Sayang sekali.

Kamu harus cepat memberiku

jawaban mengenai nenekmu.

Kita tidak punya banyak waktu.

Bu, Anda baik-baik saja?

Apa yang terjadi?

Kenapa aku di rumah sakit?

Anda terjatuh dari tangga.

Pindai CT menunjukkan Anda sehat.

Anda merasa baik-baik saja, Nona Yang Dal Hee?

Apa?

Kamu bilang apa tadi? Yang Dal Hee?

Aku bukan Yang Dal Hee.

Petugas penyelamat yang membawa Anda menyebutkan nama Anda.

Ini bukan nama Anda?/- Petugas penyelamat?

Vicky Jung tidak mungkin memanggil ambulans untukku.

Siapa orangnya?

Permisi. Tunggu, Nona Yang Dal Hee!

Siapa bilang Anda bisa membawa masuk Deul Lae ke rumah ini?

Siapa bilang Anda bisa melakukannya?

Bu Sa.

Nona Park.

Ibu, Ibu harus fokus.

Semua ini akan berlalu dengan sangat cepat.

Jangan melakukan sesuatu yang akan Ibu sesali.

Tapi dia masih hidup.

Aku akan membawakan segelas air. Sampai aku kembali,

pikirkan apa yang paling menguntungkan Ibu.

Yang Dal Hee.

Beraninya kamu membiarkan nenekku meninggal

dan dengan hinanya membohongiku.

Aku bodoh karena memercayaimu.

Tidak.

Aku tidak ada bedanya.

Tidak satu pun dari ini akan terjadi jika aku tidak terlahir.

Maafkan aku, Nenek.

Maafkan aku terlambat pulang.

Kamu sedang apa, Se Joon?

Aku memikirkan bagaimana caranya membunuhmu.

Kamu membuat nenekku meninggal.

Aku tidak akan memaafkanmu.

Se Joon, kenapa kamu memelototi aku?

Tidak apa-apa. Bagaimana sandiwara kehamilannya?

Berkat dirimu, berjalan dengan baik.

Hati-hati. Kamu tidak pernah tahu kapan kamu akan ketahuan.

Aku tidak akan ketahuan asalkan kamu merahasiakannya.

Aku akan bilang telah keguguran di saat yang tepat.

Jadi, jangan khawatir. Aku akan kembali setelah mandi.

Tidak.

Ayo tidur di kamar yang berbeda mulai hari ini.

Sekarang kamu hamil.

Kita bisa bilang kita harus menghindari tidur bersama.

Dengan begitu, aku yakin keluarga akan mengerti.

Aku akan tidur di kamar tamu./- Tapi itu sedikit...

Se Joon.

Rasanya kesepian jika tidur sendiri, bukan?

Aku tahu kamu akan kembali.

Sedang apa kamu di sini?

Bagaimana kamu bisa masuk ke rumah?

Kenapa? Kamu tidak senang melihatku?

Kamu akan segera merindukanku.

Sera, ada apa?

Ada masalah?

Apa yang terjadi?

Ada apa? Ayah mendengar teriakanmu.

Aku bermimpi buruk.

Aku sering bermimpi buruk sejak melihat boneka voodoo itu.

Aku tidak apa-apa sekarang.

Astaga, kamu pasti sangat terkejut.

Ada bekas luka di wajahmu.

Di wajahku?

Wajahku tergores oleh gantungan baju saat membersihkan lemari.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left