Outlaw King

Outlaw King

Download Indonesian Subtitle

Release info

Outlaw King 2018 720p NF WEB-DL DDP5 1 H264-Tv21 biz
Outlaw King 2018 480p NF WEB-DL DDP5 1 H264-Tv21 biz
Outlaw King 2018 1080p NF WEB-DL DDP5 1 H264-Tv21 biz
A Commentary by Anita_Queen
Retail Netflix Outlaw.King.2018.720p.NF.WEB-DL.DDP5.1.H264-CMRG Outlaw.King.2018.1080p.NF.WEB-DL.DDP5.1.H264-CMRG Outlaw.King.2018.720p.NF.WEB-DL.DDP5.1.x264-NTG Outlaw.King.2018.1080p.NF.WEB-DL.DDP5.1.x264-NTG Outlaw.King.2018.720p.NF.WEB-DL.x264-Te

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
480p
480
1080
720p
720
Published on: 2018-11-09
Downloads: 192
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

PERSEMBAHAN NETFLIX

FILM INI BERDASARKAN PERISTIWA BERSEJARAH

SKOTLANDIA 1304

Saat raja wafat tanpa ada keturunan,

para Lord Skotlandia memutuskan

Raja Edward I dari Inggris memilih penerus.

Namun, dia malah merebut kekuasaan dan menduduki negara itu.

Rakyat Skotlandia memberontak, dipimpin Sir William Wallace

dan dimulailah perang.

Wallace kalah di Falkirk dan bersembunyi.

Semua perlawanan dibungkam, Lord Skotlandia

mengaku kalah pada Edward

saat dia mengepung Stirling, benteng terakhir milik Skotlandia.

Aku berjanji untuk setia kepada Edward, Raja Inggris,

dan tak pernah lagi angkat senjata melawan dia atau keturunannya.

Aku bersumpah.

Tetap di sana.

Sir Robert, ayahmu adalah teman lama dan berharga.

Pahlawan yang menyelamatkanku di Tanah Suci.

Delapan tahun kau bertarung, tetapi tak selalu di pihak yang benar.

Aku menerima sumpah setiamu yang baru. dan pengabdianmu.

- Sudah? - Ya, Paduka.

Bagus.

Para Lord Skotlandia, hari ini kalian berikrar setia kepadaku

sebagai tuan kalian yang sah.

Semua lahan yang disita selama konflik akan dikembalikan kepada kalian.

Lihat? Itu tidak terlalu buruk.

Semoga kalian melihat kesia-siaan sebagai oposisi,

dan menerima tanggung jawab atas pertumpahan darah yang tak perlu.

Lord John Comyn, Lord Robert Bruce.

Majulah.

Aku mengerti keluarga kalian berdua memiliki klaim atas takhta Skotlandia.

Namun, tak satu pun dipilih.

Karena itu, Inggris akan terus menguasai provinsi kalian dan menerima pajaknya.

Wakil raja kita, Sir Aymer de Valence...

Paduka.

akan memimpin dewan baru pemerintahan Skotlandia.

Kalian akan bertugas untuknya dengan bangga,

dan mengambil kesempatan itu,

jika kalian bijak, menyisihkan perbedaan di antara kalian.

Jabat tangan.

Mari kita menjadi diri kita yang dahulu.

- Teman-teman! - Ya!

Musik! Minum! Pesta!

Rob!

Yang Mulia.

Pesta yang tak terlupakan.

Robert!

Itu pasti menyakitkan bagimu.

Aku pernah mengalami yang lebih buruk, Paduka.

Kau ingat musim panas di Westminster? Saat aku masih kecil.

Balapan kita, berduel dengan pedang kayu?

- Kau selalu pandai dalam segala hal. - Itu karena aku lebih tua darimu.

Bagaimana jika kita berduel sekarang?

Seperti masa lalu?

Dan melanggar sumpahku?

- Dilarang angkat senjata. - Diam.

Lima paun untuk siapa pun yang unggul.

Jadikan sepuluh.

Aku dengar kau makin suka bertaruh.

Piers, ambilkan dia pedang.

Sayang kau begitu idealis dalam memperjuangkan rakyat.

Itu bisa dimengerti.

- Bukan awal yang bagus, Bruce. - Hati-hati.

Sungguh menawan.

Aku hanya ingin menang.

Jadi...

William Wallace...

pemberontak terakhir...

Cepat sekali! Hebat!

Berengsek.

Berapa banyak kau harus minum?

Kurang banyak.

Fokus, Robert.

Konon dia tinggal di Hutan Selkirk.

Beberapa orang menganggapnya martir.

Lainnya, orang gila.

Apa pendapatmu?

Aku pikir dia adalah pria...

yang mencintai negaranya lebih dari nyawanya.

Jawaban diplomatis.

Baik. Untungnya...

kalian bangsawan Skotlandia tak memiliki semangat itu.

Atau kami harus membunuh kalian semua.

James Douglas, hentikan.

Yang Mulia!

"Yang Mulia!"

- Ada apa? - Ayahmu,

dia ingin menemuimu.

Diam! Dasar orang bodoh.

- Kau terlambat. - Kau tahu ini berarti bagiku.

Tolong sekali saja pakai otakmu. Tetap di sana.

Terima kasih, Uskup.

Kaulah yang terjaga semalaman, memegang pispotmu!

Apa yang kau lakukan?

Kau punya tanggung jawab. Kita punya pemohon.

Duduklah!

Kapan kau akan jadi dewasa?

Robert bersikeras untuk bertaruh adu pedang.

Dan aku sudah dewasa.

Kau hanya kurang menyukaiku.

Maaf, Paduka.

Ada satu pemohon terakhir.

James Douglas.

Douglas?

Yang Mulia, aku putra Sir William Douglas, yang tewas sebagai tahanan

- di Menara London. - Dia pemberontak.

Tanah kami disita untuk Sir Richard de Clifford.

- Pengkhianat kehilangan tanahnya. - Tanah itu adalah hakku.

- Kau dengar ayahku. Keluar. - Kau berani, kuakui itu.

Keluar dari sini, sebelum aku mengebirimu.

Keputusan kerajaan, aku tak ingin mendengar nama Douglas lagi.

Aku kenal pemuda ini. Aku membaptisnya.

Maafkan kelancangannya.

Cepat!

- Jangan memaksa! - Itu tak boleh.

Dia mencemari namaku.

Begitulah caramu melakukan hal mustahil.

Paduka, siap.

Baik.

Ayo! Rob, ada yang ingin kutunjukkan padamu.

Teman-teman, kemarilah.

Kita memiliki tontonan.

Apa penghinaannya belum cukup?

Lord Oliphant mencoba menyerah dua hari lalu.

Edward menolak menerima.

Dia ingin memastikan kita mengerti.

Robert.

Semua orang perlu memahami bahwa ini adalah akhir.

Nyalakan api Yunani.

Pembuatannya tiga bulan, jadi, aku tak mau menyia-nyiakannya.

Para Lord...

dan wanita...

aku persembahkan...

"Serigala Perang".

- Kini kau bisa menerima penyerahan diri. - Ya, Paduka.

Selamat, Para Lord. Hari ini kalian di pihak juara.

Aku bangga padamu, Robert.

Kau berani menentangku, dan punya kebijaksanaan untuk mundur.

Selamat telah meyakinkan anakmu mundur, Rob.

Sir Roger de Mowbray, pengawal terkeji dari utara,

menaklukkan Stirling! Terima kasih!

Terakhir, Sir Richard de Burgh,

marsekal yang gagah berani, abdi setia kerajaan.

Yang Mulia.

Kami nikahkan putrimu, Elizabeth, putri baptisku,

dengan Sir Robert the Bruce.

Semoga pasangan ini melambangkan persatuan harmonis dari kedua negara.

Para ayah silakan berciuman.

Kau cukup lama berduka, Robert.

Niat Edward benar-benar baik.

Yang penting kita disukai.

Dewan ini dengan Valence...

hanyalah formalitas belaka.

Edward akan memberikan kita takhta.

Dia berjanji padaku.

Ayah menjadi pesuruh.

Ya.

Jika itu berarti aku jadi raja.

Dan setelah aku, kau, Raja Robert.

Pilihannya adalah tunduk atau diburu sampai mati, semudah itu.

- Kau percaya kedamaian Edward? - Aku tak bilang itu.

Apa artinya bila ditodong? Ayo lawan...

Kita bersumpah, Alexander, kepada Tuhan.

Jika dilanggar, kita tak punya kehormatan lagi!

Jadi kita diam saja? Bak pengecut?

- Bukan itu maksudku. - Cukup!

Ayah...

putuskanlah.

Kita yang harus menanggungnya.

Keluarganya memiliki tanah di utara dan selatan sampai perbatasan.

Kau bisa lebih buruk.

- Bagaimana dengan istri pertamanya? - Wafat saat melahirkan putrinya.

Apa aku harus memanggilnya Ibu?

Tidak.

Apa dia akan menyukai Jessie?

Sebaiknya begitu.

Apa kau siap?

Kudengar yang ini punya dua kaki.

- Kudengar baunya pun mirip Jessie. - Diam!

- Robert. - Yang Mulia.

Ayahku mengirimkan salam.

Dan kau tahu Uskup Lamberton, tentu saja.

- Uskup. - Selamat, Lord Bruce.

Tuanku.

Tuanku, putriku, Elizabeth.

Nona.

Tuan.

Selamat datang.

Kau pasti Marjorie?

Siapa si tampan ini?

Anjing kami, Jessie, Paduka.

- Panggil aku Elizabeth. - Elizabeth?

Paduka, perkebunan barumu di Irlandia...

sumber uang sewamu kelak.

Kau murah hati.

Apa yang kau lakukan?

Lord Bruce minta kami merayakannya di sini.

Kembali ke dapur.

Kau bersenang-senang?

More Indonesian subtitles for Outlaw King

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left