Season 1

Release info

Tamon's B-side S01E09 WEB-DL CR ind Crunchyroll
A Commentary by Crunchyroll

Tags

webdl
Published on: 2026-07-22
Downloads: 2
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 185 lines.

Apa itu ciuman?

Ah, sial! Susah sekali untuk fokus!

Sial! Sial! Sial!

AKULAH YANG AKAN MENANG

Padahal PR liburan musim panasku harus selesai sebelum lusa.

Aktris drama pagi terkenal.

Ouri-kun, ayo kita sarapan!

Model populer yang karismatik.

Ouri-kun, kau senggang?

Maaf, aku sedang sibuk.

Sekeras apa pun mereka mendekatiku, tak ada yang membuatku tertarik.

Apa yang terjadi dengan perasaanku ini? Sial!

Yang di sini juga tutup.

- Tak ada yang buka... - Kinoshita Utage!

Kenapa dia ada di tempat seperti ini?

Aku sampai lupa PR-ku karena liburan musim panasku

habis untuk kerja paruh waktu dan membantu oshi-ku.

Harus selesai sebelum lusa.

"Supernova"!

Grup idola yang sedang jadi sorotan, F/ACE!

Serius? Iklan?

Hokiku hari ini habis untuk bertemu mereka di sini!

Duh, kau terlalu serius!

Singel terbaru mereka juga sangat hit!

F/ACE terus menunjukkan pencapaian hebat!

Selamat pagi.

Semuanya pasti ingin lihat foto para anggota saat baru bangun tidur, kan?

Akan kufoto dengan jelas!

Tamon-kun! Kau telanjang?

Lanjut tidur barengnya sebentar lagi.

Masih pagi sudah begini itu bahaya, Tamon-kun!

F/ACE: Trip Seru Musim Panas!

Semuanya harus nonton, ya!

Nonton! Pasti nonton! Tolong tayangkan serentak di seluruh dunia!

Untuk itu, aku harus bereskan PR-ku dulu.

Kalau saja tiap satu soal selesai 1.000 yen masuk ke rekening Tamon,

aku pasti akan berusaha mati-matian.

Kinoshita Utage, 16 tahun.

Selain untuk oshi-nya, dia tak bisa mengeluarkan semua potensialnya.

Jangan begitu!

Tamon-kun saja berjuang menyeimbangkan karier dan sekolahnya.

Aku juga harus lebih serius!

Ini pasti akan keluar uang, pergi ke kafe saja.

Daripada terus bingung soal hubungannya dengan Tamon, sebaiknya langsung tanya!

Apa ada tempat murah dan hening?

Eh, Suramhara-san?

Halo.

- Halo. - Kenapa dia juga ada di sini?

Sedang keluar?

Aku mau ambil seragam yang dikirim Fujita-san ke penatu.

Lusa sudah mulai semester baru, ya.

Kau punya dua seragam?

Yang satu lagi punya Ouri-kun.

Begitu.

Eh, kau murid SMA, Suramhara-san? Satu sekolah dengannya juga?

Ah, iya. Aku belum cerita, ya?

Benar juga, aku yang menyuruhnya mengambilnya.

Jadi Tamon-kun ke sekolah SMA itu nyata?

Tamon-kun kelas tiga SMA ada di dunia nyata!

Bagaimana ini? Aku gagal paham!

Aku ada di sini.

Aku seringnya ikut kelas pengganti di malam hari atau saat libur,

tak begitu terasa seperti kehidupan SMA normal.

Kau sedang apa?

Sebenarnya PR liburan musim panasku belum beres.

Yamato saja yang ajak Pochi jalan-jalan! Homare sedang sibuk kencan!

Tidak bisa, mau belajar.

Di rumah aku susah fokus karena adik-adik dan hewan peliharaanku ribut terus.

Perpus dan balai komunitas juga tutup.

Jadi sekarang, aku sedang cari tempat untuk belajar.

Tempat yang hening dan gratis untuk belajar, ya?

Oh, iya! Kalau mau, di rumahku saja!

Aku tak bisa masuk ke tempat suci itu selain untuk kerja, kan?

Ah, maaf!

Kalau begitu, meja di taman sana kosong.

Hari ini juga cukup sejuk.

Kalau pilih tempat suci atau taman, aku pilih taman.

Aku juga harus menghafal naskah untuk besok. Aku mau beli roti lapis.

Apa yang kalian pikirkan?

Tachibana-san!

Jangan tiba-tiba mengadakan piknik!

Setidaknya sadar diri dan bertanggung jawab!

Kalian bukan SD!

LOGIS

Ikut aku!

Mau ke mana?

Kalau tak ada tempat, kerjakan di sini.

Tak ada barang mengganggu di sini, kau bisa fokus, kan?

Benar juga.

Sudah makan siang?

Belum.

Makanannya sudah kubagi per porsi dan kusimpan di kulkas.

Kalau lapar tinggal makan.

Tapi saat mengambilnya, jangan buka lebih dari 15 senti.

Begitu dibuka, tutup lagi dalam tiga detik.

Lalu...

Tamon, kau!

Kau lupa pakai tabir surya lagi? Jangan bercanda!

Aku pakai kantong, jadi aman!

Apanya yang aman?

Wajahmu itu aset penting yang menghasilkan uang!

Rawat seakan nyawamu taruhannya!

Mereka makin akrab dari sebelumnya?

Wajahmu juga pucat. Apa tidurmu cukup?

Begini, aku takut karena memikirkan ada delapan miliar makhluk berakal di Bumi.

Saat sadar akan itu, aku mendadak takut dan gemetar lalu tahu-tahu pagi.

Daripada memikirkan hal tak penting begitu, cepat tidur sana!

Syukurlah, Tamon-kun. Bisa akrab dengan Keito-kun.

Ini untukmu.

Eh? Tanah?

Maksudmu aku harus kembali jadi tanah?

Bukan. Ini ampas kopi.

Syukurlah. Syukurlah.

Jadi maksudmu sampah pantas dapat sampah?

Bukan. Ini membantu untuk tidur nyenyak.

Tapi, aku juga cemas dan selalu memperhatikanmu.

Sudah, terima saja.

Terima kasih.

Aku juga. Andai saja aku terlahir sebagai cowok...

Andai aku anggota F/ACE, aku juga bisa seakrab itu.

Aku pergi dulu, ada sesi pemotretan.

Kalau beres, kunci pintunya dan kasih ke Tamon.

Iya, baik.

Semangat.

Masak 30 Menit ala Mama Keito.

Tak perlu disebut.

Anu,

kenapa kau sampai melakukan ini untukku?

Kau dulu benci otaku seperti musuh besarmu.

Aku melihat cara kerjamu saat di kamp dan juga di kamar Tamon.

Kemarin dia tiba-tiba datang mengecek semua kamar lalu pulang.

Sampai begitu?

Kau betulan mendukung dia sebagai pengurus rumah profesional, kan?

Aku juga tahu tidak semua otaku itu berbahaya.

Maafkan aku, Kinoshita-san.

Aku pergi dulu.

Dibandingkan sebelum kamp, Keito-kun sekarang lebih sering datang mengomel.

Berarti...

- Hubungan kalian memburuk? - Tidak,

daripada tiba-tiba dibentak karena kesalahan masa lalu

atau diam karena kesal,

lebih baik jujur begitu dan itu tidak seram.

Oi! Kau sedang apa?

Berisik atau kacamatamu kupecahkan.

Dia tipe orang yang suka memendam semuanya, ya.

Aku juga akan berusaha agar tak membuatnya memendam lagi.

Karena dia pemimpin penting bagi F/ACE.

Pemimpin F/ACE itu aku.

Iya.

Kalau Tamon-kun bilang begitu, berarti Keito-kun orang baik.

Nah, mari kerjakan PR-nya!

Jangan memanggilku sampai hari libur begini!

Soalnya biaya transportasi mahal.

Dasar. Iya, kau benar! Nah, ayo kita pergi.

Ada sesuatu di wajahku?

Ah, maaf.

Aku refleks karena jarang melihatmu belajar.

Aku berpikir kau juga murid SMA.

Kalau diingatkan lagi begitu, aku jadi malu.

Benar juga, tiap bersamamu, biasanya aku sedang bekerja.

Abaikan aku dan fokus saja.

Anggap aku tak ada seperti barang bekas yang memakai kantong sampah.

Kau itu harta umat manusia!

Aku ini harta umat manusia!

Bahasa Jepang modern dan sejarah dunia selesai!

Cepat, ya. Hebat.

Aku memang agak suka soal sastra.

Sudah kuduga begitu, ya.

Sudah kau duga?

Saat menyemangatiku, kau pakai banyak pola kalimat dan kosakata.

Ah, kebanyakan kalimatnya informal.

Aku kurang suka matematika dan IPA. Malah makin sulit sejak naik ke kelas dua.

Begitu, ya.

Awalnya aku mengira kau itu manusia yang bisa segalanya.

Eh, begitu, ya?

Tapi, mustahil ada manusia seperti itu, kan?

Kau sudah berusaha keras. Lebih dari orang lain.

Kau hebat.

Itu tidak benar! Aku cuma melakukan hal yang wajar dilakukan.

Bukankan itu justru hal yang cukup sulit?

Saking jeleknya tulisanku di buku catatan

aku sampai bingung membacanya.

Tiap potong kuku aku malah berdarah.

Hal-hal yang wajar saja aku payah.

Suramhara-san...

More Indonesian subtitles for Tamon's B-Side

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left