The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Aku akan menerima Jae Wook.
"Episode 74"
Aku akan menerimanya sebagai adikku.
In Wook. Apa maksudmu?
Sudah kubilang dia bukan Jae Wook, melainkan Ji Sup.
Aku tahu,
tapi harus.
Suh Ra.
Kamu harus menurutiku.
Datanglah kepadaku.
Nikahi aku.
In Wook.
Katamu kamu akan melakukan apa saja untuk menanggalkan topeng
yang Ji Sup kenakan, bukan?
Aku pun begitu.
Aku akan membeberkannya.
Selama Jae Wook adalah Ji Sup,
dia akan melakukan apa pun untuk memisahkan kita.
Kamu memintaku menikahimu
untuk membeberkan identitas aslinya?
Kuharap kamu dan Hae Sol bisa bahagia.
Aku akan memastikan kamu tidak pernah menangis lagi.
Tidak akan kubiarkan orang baik sepertimu
terluka lagi.
Berbahagialah di sisiku.
Mari beberkan kebenaran bersama
dan rintangan apa pun yang mungkin kita hadapi,
mari kita hadapi bersama.
Kamu sungguh-sungguh?
Benar.
Aku mengakuimu sebagai adikku, Jae Wook.
Tolong pimpin Grup Gangin dengan baik
seperti selama ini.
Aku bahkan bukan anggota keluarga Kang yang asli,
tapi kamu menerimaku.
Berarti kamu percaya aku Jae Wook
dan bukan Han Ji Sup?
Benar. Aku tidak akan meragukan atau menyangkalmu
hanya berdasarkan firasat.
Bagus, tapi aku juga tidak merasa sesenang itu.
Bagaimanapun, terima kasih.
Aku tidak akan mengecewakanmu.
Tapi
lindungi perusahaan dengan baik.
Apa aku mengganggu?
Tidak, kami sudah selesai berbincang.
Sampai jumpa di rumah.
Apa katanya?
Tampaknya dia
tidak menyuruhmu turun dari jabatan wakil pimpinan.
Katanya dia akan menerimaku sebagai adiknya, Jae Wook.
Tindakan menangis Ibu pasti ampuh.
Tapi kamu juga mengembangkan Grup Gangin menjadi seperti ini.
Dia tidak bisa menyingkirkanmu semudah itu.
In Wook adalah ahli waris keluarga Kang satu-satunya.
Sekarang aku harus waspada di sekitarnya.
Berpikirlah positif.
Sekarang tidak banyak yang bisa dia lakukan.
Aku akan menemui ibuku.
Dia depresi usai Mi Ryung pergi.
Menurutmu berapa lama kamu bisa menyembunyikannya?
Fakta
bahwa Suh Ra adalah putri kandung mereka.
Bukan berapa lama. Akan kurahasiakan ini sampai mati.
Kamu sebaiknya berhati-hati juga.
Jika rahasiaku ketahuan, kamu pun akan terkena dampaknya.
Hae Sol, apa yang harus ibu lakukan?
Ibu tidak bisa memaafkan Ayah
karena mengabaikanmu,
melukai saudaramu,
dan membunuh Jae Wook.
Ibu tidak bisa memaafkannya karena semua itu.
- Kapan kamu tiba? - Hai, Ibu.
Restoran pasti sibuk.
Maaf sudah menyita waktu Ibu begitu banyak.
Restoran baik-baik saja bahkan tanpa kehadiran ibu di sana.
Lantas, pulang dan beristirahatlah.
Ibu tampak buruk.
Ibu akan mengurus diri sendiri.
Pulang dan beristirahatlah setelah Cha Ra datang.
Baiklah, akan kulakukan.
Hati-hati dalam perjalanan pulang.
Ya...
Wanita bernama Mi Ryung itu mampir.
Dia menyuruh ibu memberikan ini kepadamu.
Sungguh?
Katanya dia akan pergi jauh
dan tidak bisa datang untuk sementara.
Benarkah?
Aku sedih.
Apa ini?
Apa? Bagaimana ibu tahu?
Ibu pergi dahulu.
Apa yang kamu lakukan? Kenapa tidak mengangkat minya?
Aku lupa.
Kenapa matamu merah?
Kamu menangis?
Ada apa? Ada yang tidak beres, ya?
Katakan! Ada apa?
Ada yang merampok uangmu?
Sayang.
Apa yang harus kita lakukan dengan Suh Ra?
Ada apa dengannya?
Suh Ra menemukan orang tua kandungnya.
Apa? Orang tua kandungnya?
- Paman. - Ada apa kemari?
- Kami mengganggumu? - Tidak apa-apa.
Bibi, aku mau makan.
Entah kenapa aku amat lapar.
Silakan. Paman akan meneleponmu jika bibimu sudah siap pulang.
Baik, aku akan cepat.
Ada apa? Kamu tidak suka datang ke kantorku.
Apa aku bahkan istrimu?
Kamu mau bilang apa jauh-jauh datang kemari?
Jika tahu Mi Ryung bukan anak kita,
kamu seharusnya memberitahuku dahulu.
Kenapa aku harus mengetahuinya melalui berita?
Konferensi pers direncanakan mendadak. Tidak ada waktu.
Mi Ryung membuatku tampak seperti ayah yang buruk.
Bagaimana bisa aku tidak melakukan apa pun?
Apa kamu sungguh
menyembunyikan fakta dia palsu demi kebaikanku?
Tidak seperti itu.
Ada alasan lain kamu menyembunyikannya.
Apa itu? Aku harus mengetahuinya.
Sikapmu yang gigih dan mengesalkan kembali.
Haruskah kutebak?
Jika aku tahu Mi Ryung bukan Yuh Rim,
kamu takut aku mencari Yuh Rim lagi. Itu alasannya.
Karena kamu berharap aku tidak pernah menemukan Yuh Rim.
Aku melakukannya demi kamu.
Takut kamu bunuh diri,
karena terus mencari anak kita yang hilang.
Aku khawatir.
Karena kamu amat peduli denganku,
aku akan menurutimu
dan mengakhiri hidup yang menyedihkan ini.
Sampai jumpa di rumah.
Apa? Cerai?
Tidak akan.
Tidak akan kubiarkan.
Ibu, aku pulang.
Ibu.
Ibu, aku pulang.
Di mana Ibu?
Pergi dengan Ra Hee.
Benarkah? Apa itu?
Aku tidak tahu. Ada di lantai.
Kurasa ini punya Nyonya.
"Bu Park, ini Mi Ryung"
Ini Mi Ryung.
Cinta yang Anda berikan kepadaku...
Melebihi yang pantas kudapatkan dan aku bersyukur.
Alangkah indahnya jika aku tidak palsu
dan sungguh putri kandungmu.
Mi Ryung.
Beraninya kamu mengkhianatiku.
Aku mau menebusnya.
Tolong cari putri kandung Anda.
Putri kandung Anda amat dekat dengan Anda.
Putri kandung Anda...
- Anda kedinginan? - Tidak.
Tidak.
Hae Rim, sedang apa di sini?
Bagaimana dengan Ibu?
Ibu mau mengurus beberapa hal,
lalu terpikirkan Suh Ra, jadi, mampir sebentar.
Kamu sedang apa di sini?
Temanku dokter bedah di sini.
Akan kuantarkan ibu pulang jika sudah selesai.
Sebaiknya begitu, Bu Park.
Dia tidak membaca surat Mi Ryung.
Baiklah kalau begitu.
Melihatmu membuatku lebih baik.
Terima kasih sudah datang.
Hati-hati saat pulang.
Bolehkah aku datang lagi?
Tentu saja.
Ayo pergi.
Apa Mi Ryung
datang kemari?
- Ya. - Dia bilang sesuatu?
Kenapa? Dia akan bilang apa?
Lupakan saja. Sampai jumpa.
Ayo pergi.
Sampai jumpa lagi. Jaga anakmu dengan baik.
Pasti.
Akan kubiarkan ibu beristirahat.
Kamu sungguh tidak tahu juga?
Apa?
Kamu tidak tahu Mi Ryung palsu?
Kamu
memberikan Mi Ryung informasi soal Yuh Rim, bukan?
Apa maksud Ibu?
Kamu amat membencinya.
Tidak mungkin kamu memercayai semua perkataannya.
Aneh juga seseorang sepintarmu tidak menyadarinya.
Maaf, Ibu.
No comments yet. Be the first to leave one.