Enemies from the Past

Enemies from the Past (전생에 웬수들)

Download Indonesian Subtitle

Release info

전생에 웬수들-Forever Enemies E 63 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-03-08
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Kamu tidak akan bisa menikah jika tidak bisa bersih-bersih"

Mengagetkan saja.

Pak Min, kapan Anda kemari?

Baru saja.

Kenapa Anda memandangi patung figur Dike?

Aku sedang memikirkan

betapa sulitnya hidup Dike.

Dia pasti berusaha keras untuk adil dan tidak memihak.

Anda sulit adil dalam kasus yang Anda tangani?

Sulit untuk bersikap adil kepada dua wanita

yang paling kusayangi.

Pak Min, Anda berselingkuh?

Maksudnya ibuku dan Go Ya.

Begitu rupanya. Tapi kenapa? Ada masalah?

Jika firasatku benar, ibu Anda tidak menerimanya, ya?

- Ya. - Tapi Pak Min,

Anda harus memahami ibu Anda.

Tidak akan ada orang tua di dunia ini yang mau menerima

wanita yang menggugat ayahnya.

Kamu tahu benar alasan dia harus menggugat ayahnya.

Tentu saja aku tahu.

Siapa pun akan memaklumi saat sudah mendengar ceritanya.

Andaikan ibuku memahaminya,

aku tidak akan bertindak sejauh ini.

Anda memandangi apa?

Kurasa akan ada masalah.

Dasar kurang ajar.

Aku kemari karena tidak percaya betapa kurang ajarnya kamu.

Aku ingin mendengarkan apa pun yang ingin kamu katakan.

Aku tidak bisa putus dengan Ji Seok.

Kamu.

Kamu harus terluka sebesar apa agar mau pergi?

Tidak, tolong jangan sakiti aku lagi.

Anda sudah cukup menyakitiku.

Anda terus mengatakan betapa menyebalkannya aku

sampai membuat Anda merinding. Anda juga bilang aku tidak setia.

Anda juga bilang

mungkin aku akan menggugat Anda.

- Beraninya kamu. - Lihat?

Anda sudah cukup menyakitiku.

Setelah mulai menyukaiku,

Anda akan mengingat ini

dan merasa bersalah.

Kamu mengancamku?

- Sedikit. - Hei!

Kenapa Anda hanya ingin aku meninggalkan Ji Seok?

Anda tidak berpikir Ji Seok membutuhkanku juga?

- Apa? - Anda tidak berpikir

Ji Seok akan menderita jika aku putus dengannya?

Itu sebabnya kamu bilang tidak bisa putus dengannya?

Anda pernah bilang

akan memberikan apa pun jika aku putus dengannya.

Lantas?

Ya, aku tidak akan pergi secara gratis.

Ya, inilah dirimu yang sebenarnya.

Baiklah, kamu mau berapa banyak?

Aku tidak ingin uang.

Aku butuh waktu.

- Kamu bergurau? - Tidak.

Beri aku waktu untuk menunjukkan kepribadianku yang sesungguhnya.

Jika setelah itu Anda masih membenciku,

aku akan meninggalkannya.

Dasar kurang ajar.

Ini dirimu yang sebenarnya?

Mungkin.

Sejujurnya, aku ingin meraih hati Anda,

jadi, aku menahan diri

dan berusaha bersikap sopan dan baik di hadapan Anda.

Tapi aku tidak akan seperti itu lagi.

Kenapa tidak?

Kamu yakin karena kini semua orang memihakmu?

Tidak.

Aku harus menjadi keluarga Anda.

- Apa? - Untuk melakukan itu,

aku harus menunjukkan kepribadianku yang sesungguhnya,

bukan diriku yang lain.

Tolong terima aku tanpa prasangka apa pun.

Pemilihan katamu sungguh buruk. Pasti karena kamu

tumbuh tanpa pendidikan yang layak.

Tolong jangan katakan hal seperti itu mulai sekarang.

Itu menyakitiku.

Adikku sakit.

Dia hanya bisa sehat jika mendapat transplantasi ginjal.

Ayahku datang dan bilang akan memberikan ginjalnya.

Meski dia meninggalkan kami

untuk hidup dengan wanita lain,

dia ingin membantu sebagai ayahnya meski terlambat.

Dia bersedia membantu agar adikku hidup.

Aku memercayai dia sepenuhnya.

Tapi semua itu bohong.

Dia melakukannya demi uang.

Kenapa kamu menceritakan itu kepadaku?

Ayahku dan selingkuhannya, yang mempermainkan adikku,

tiba-tiba menggugatku.

Mereka berutang, jadi, aku harus menyokong mereka.

Itu sebabnya aku balas menggugat.

Aku tidak bisa diam saja membiarkan mereka melakukan itu.

Lalu? Kamu bangga dengan itu?

Kamu tidak malu membicarakan ini?

Ya, ini memalukan.

Aku takut orang akan tahu.

Tapi kuharap suatu hari nanti Anda bisa bilang

bahwa itu bukan salahku.

Astaga, mimpimu tinggi.

Untuk apa aku mengatakan itu?

Jangan berkhayal.

Aku tidak berniat menjadi keluargamu.

Beraninya kamu mengatakan itu.

Hei, lupakan saja. Di mana Ji Seok?

- Apa? - Di mana Ji Seok?

Kenapa Anda bertanya kepadaku?

Bukankah dia di tempat kerjanya?

Apa?

Dia tidak tahu Ji Seok pindah dari rumah?

- Bu. - Aku memperingatkanmu.

Jangan pernah menghubungiku lagi.

Aku tidak punya alasan untuk menemuimu.

Serta berhenti memanggilku "Bu".

Untuk apa aku mau menjadi ibu mertuamu?

Kamu di mana?

Apa yang akan Kakak lakukan sekarang?

Apa maksudmu?

Soal pernikahan Go Ya.

Jika mau memihaknya, tidak usah memancing kakak.

Kakak pikir aku gila?

Aku tidak bisa mendukung keputusannya kali ini.

Setelah mendengar perkataan ibunya pengacara itu? Tidak mungkin.

- Wanita jahat itu. - Astaga, aku penasaran dia siapa.

Aku ingin melihat wajahnya sekali saja.

Kamu pernah melihatnya.

- Kapan? - Di kuil.

Dia yang bertengkar hebat dengan kakak.

Tunggu, wanita yang menyebut Kakak kotor seperti lap?

Wanita yang berkelahi dengan Kakak dan saling menyiramkan air?

Astaga, berakhir sudah. Tidak bisa diperbaiki.

Tunggu, Kakak menemuinya lagi?

Ingat yang Kakak katakan saat itu?

Benar. Sudah pasti mereka bertengkar lagi.

Mari bicara sebelum pergi.

Ya, aku keluar untuk mengatakan sesuatu.

Maafkan aku.

Maafkan aku atas segalanya.

Dasar bodoh. Di mana harga diriku?

Kenapa malah meminta maaf kepada dia?

Astaga, lihat siapa yang datang.

Sulit kupercaya.

Kamu mau kulempar garam?

Maafkan aku. Aku sungguh minta maaf.

Aku sudah menjelaskan.

Aku sudah melarangmu muncul di sekitar sini lagi.

Aku akan membiarkanmu hari ini,

tapi jika melihatmu lagi, aku tidak akan berbaik hati.

Astaga. Kekacauan apa ini?

Bangun. Ayo, bangunlah. Jangan berlutut di lantai dingin.

Maafkan aku.

Anggap saja ini rumahmu sendiri.

Aku baik-baik saja.

Begini... Entahlah.

Selama ini aku selalu memihak Go Ya,

- tapi kali ini tidak bisa. - Bu.

Aku mendengar ucapan ibumu.

Dia bilang mungkin Go Ya akan menggugat keluargamu

demi mendapatkan uang darimu.

- Maafkan aku. - Tentu saja!

- Entah aku harus bilang apa. - Semua ini salah wanita jahat itu.

Hidup Go Ya hancur karena wanita jahat itu.

Andaikan wanita jahat itu tidak menghancurkan keluarga Go Ya,

Go Ya tidak perlu berhenti berkuliah.

Terlebih lagi, dia tidak perlu balas menggugat ayahnya.

Bu.

- Katakan. - Bisakah

Anda mendukung Go Ya sekali lagi?

Sudah kubilang tidak bisa.

Tidak masalah jika ibuku, ibunya Go Ya,

dan semua orang menentang pernikahan kami.

Aku tidak takut apa pun selama memiliki Go Ya.

Aku hanya perlu melindungi Go Ya.

Aku ingin ada seseorang

yang mendukungnya agar dia bisa tenang di rumah ini.

Bisakah Anda menjadi orang itu?

Dengar.

Akan kupastikan Go Ya terlindungi.

Aku akan menahan semua panah yang mengarah kepadanya,

jadi, tolong jaga dia saat aku tidak bisa

melindunginya.

Agar dia tidak terluka.

Aku tahu ini permintaan besar, tapi tolong bantu kami.

Astaga, dia membuatku merasa amat bersalah.

- Aku tidak bisa mendukung mereka. - Astaga.

- Kakak mengagetkanku. - Kamu di sini, Tae Ran.

Kenapa Kakak di sini?

Tunggu, Kakak tidur di sini?

Sebenarnya, istri kakak melarang kakak pulang ke rumah

sampai mendapatkan pekerjaan.

Izinkan kakak tinggal di sini sampai mendapatkan pekerjaan.

Apa?

Jangan khawatir, kakak tahu di dunia ini tidak ada yang gratis.

Kakak akan melayani pelanggan dan bersih-bersih seperti kemarin.

Astaga, hentikan!

Tamat riwayat kita berdua jika Kak Yang Sook tahu.

Enemies from the Past subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Enemies from the Past

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left