Release info

ㅡBeautiful Reborn FlowerㅡE11ㅡIndo
ㅡBeautiful Reborn FlowerㅡE12ㅡIndo
A Commentary by skysoultan
WeTV. Follow @skysoultan on Instagram.

Tags

other
Published on: 2020-05-02
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 189 lines.

=Rahasia Lili Merah= Sub by WeTV & Ripped by skysoultan

♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔

Kenapa? Mau hajar lagi?

Ayo sini.

Merasa belum cukup banyak masalah kan?

Jangan lupa,

perusahaan kalian punya permohonan padaku.

Kalau kau begini terus,

tidak akan ada orang yang akan menyelamatkan Zhu Fan.

Kau berani mengancamku?

Kamu pergi saja

saya tidak akan memberi tahu orang lain

tentang masalah ini.

Saya tidak ingin Qiao Man membencimu.

Dasar, kekanak-kanakan.

Semenjak Nan Sheng meninggal,

saya mulai belajar berenang.

Saya selalu berpikir dalam hati,

kalau saja waktu Nan Sheng meninggal dulu,

saya bisa berenang,

mungkin saja saya bisa menyelamatkan nyawa dia.

Tapi sekarang semuanya sudah terlambat,

orang yang telah meninggal tidak akan bisa hidup kembali.

Saya tidak akan membiarkan Heping

mengetahui semua ini.

Dan saya juga tidak akan pernah membiarkan dia

mencintai perempuan itu.

Saya akan membuat mereka berubah menjadi musuh satu sama lain.

Kak,

saya tahu kamu sedang tidak senang saat ini,

atau... kita suruh Qiao Man tinggalkan saja perusahaan?

Memang saya sedang tidak senang sekarang,

tapi Heping yang membawa Qiao Man ke sini.

Jika saya bertengkar dengan Heping

karena gadis kecil seperti dia,

itu akan menjadi sebuah lelucon.

Benar juga.

Kamu kan Kepala Direktur,

untuk apa kamu berkecil hati dengan dia.

Pagi.

Pagi.

Apa kabar semuanya?

Teman-teman semua,

ayo lihat sarapan apa yang saya bawa hari ini.

Terima kasih Qiao Man. Terima kasih.

Di sini masih ada banyak sekali buah-buahan yang enak.

Peganglah. Nah.

Wah, ada Xiaolongbao.

Ayo segera dimakan, mumpung masih panas.

Qiao Man, kamu memang baik sekali.

Tidak hanya mempunyai kemampuan bekerja,

tapi juga sangat baik terhadap kami semua.

Tidak heran Pak Lin

yang biasanya sangat keras,

tapi dia sangat menyayangimu.

Iya, Pak Lin biasanya

tidak pernah sebaik itu terhadap karyawannya,

kecuali terhadap kamu.

Jujur saja, kalian berdua

pasti sudah berpacaran kan?

Saya dengar, Pak Lin

menyuruh kamu pindah ke sebelah tempat tinggalnya.

Bagaimana kamu menjelaskan hal ini?

Makan bakpao kamu.

Meski kamu tidak tertarik dengan dia,

tapi itu tidak berarti kalau Pak Lin

juga tidak menyukai kamu.

Biar kuberitahu kamu,

sebenarnya Pak Lin orangnya

termasuk lumayan bagus loh.

Selain kemampuan bekerjanya bagus,

orangnya juga lumayan humoris.

Apa hubungannya denganku.

Kalian berdua kalau bisa berpacaran...

ya ampun, memikirkannya saja saya sudah merasa romantis.

Makan saja Xiaolongbao kamu.

Kalian mengobrol

pada saat jam kerja,

nyaman sekali ya kalian.

Kepala Direktur, maaf.

Tidak seharusnya saya

berbicara sembarangan di sini.

Sekarang juga, kamu kemas barangmu dan pergi dari sini.

Saya tidak ingin melihatmu lagi

di perusahaan ini.

Kepala Direktur...

mohon berikan saya kesempatan sekali lagi.

Tidak ada yang perlu dirundingkan lagi.

Kepala Direktur,

kita hanya sedang

bercanda saja tadi,

saya rasa Anda tidak perlu begitu serius, bukan?

Qiao Man, sekarang kamu sedang

membantu teman kerja kamu berbicara?

Saat jam kerja,

memang sudah peraturannya kalian tidak boleh bersantai-santai.

Ini sudah menjadi peraturan tidak tertulis

di perusahaan mana pun.

Masuk akal kalau saya memecat dia.

Karena kamu masih tergolong karyawan baru,

maka saya beri kamu kesempatan sekali ini,

tapi jangan tidak tahu diri.

Kamu, kemas barang-barangmu dan pergi dari sini sekarang.

Serahkan kartu karyawan kamu.

Qiao Man.

Qiao Man.

Dia sekarang sedang "membunuh seekor ayam untuk menakuti ribuan kera".

Kamu jangan ribut lagi dengan dia,

saya takut kalau tetap ribut,

nantinya kita semua juga akan ikut kehilangan

pekerjaan kita.

Halo, Xiaozhi.

Halo sayang,

akhirnya kamu angkat juga teleponku.

Saya sudah berdiri lama sekali

di bawah perusahaan kalian.

Sejak kapan kamu sudah pulang ke sini?

Saya akan menceritakannya ketika kita berjumpa.

Saya tunggu kamu di kedai kopi

sebelah perusahaan kalian ya.

Ayo cepat ke sini.

Baik, saya akan segera ke sana.

Selamat pagi Pak Lin.

Selamat pagi Pak Lin. Selamat pagi Pak Lin.

Pak Lin.

Selamat pagi, Pak Lin. Pagi.

Terjadi sedikit masalah.

Apa yang terjadi?

Tadi pagi-pagi sekali,

Bu Li dan Qiao Man bertengkar.

Mereka berdua bertengkar? Kenapa?

Hanya karena masalah kecil.

Mereka sarapan,

lalu Xiaozhang memuji Qiao Man,

dan Bu Li langsung memecat dia.

Xu Ali sudah gila ya?

Memangnya kenapa kalau mereka sarapan.

Iya.

Baiklah, saya sudah tahu.

Qiao Man.

Maafkan saya, Xiaozhi.

Baru saja kembali dari luar negeri,

saya malah membuat kamu menunggu begitu lama.

Sudahlah,

tidak perlu banyak bicara,

kamu harus mentraktir saya untuk kopi hari ini.

Oh iya, ini untuk kamu.

Ini sudah layu. Dari mana kamu mengutipnya?

Mengutip kamu bilang?

Bunga ini khusus saya antarkan untukmu.

Tadi saya memeluk buket bunga ini,

dan berdiri lama sekali

di bawah perusahaan kalian,

sampai semua orang melihat saya dengan tatapan aneh.

Bagi mereka yang tidak tahu,

mungkin akan berpikir bahwa

saya sedang berencana untuk melamar seseorang.

Kamu yang memberikannya untukku?

Saya suka dengan semua yang sahabat saya berikan.

Iya kah?

Kamu menyukainya?

Sebenarnya bukan saya yang memberikannya untukmu.

Tapi Hanson, yang selalu berputar

seperti seekor katak di sekitaranmu setiap hari.

Semenjak dia berbaikan

dengan An Kailun,

dia sekarang bertanggung jawab

atas penjualan anggur merah milik Yi Pin.

Dia sekarang sudah hebat.

Pak An hanya mengungkit sedikit

dan menyuruhku membantunya dalam pekerjaannya.

Dan sekarang, dia benar-benar

membuat saya menjadi pengikutnya.

Lihat saja sekarang,

dia bahkan menyuruhku untuk mengantarkan bunga.

Kurang ajar.

Mari biar saya bantu untuk memberesi dia.

Sudah, sudah.

Anggap saja dia memberikan kita

kesempatan untuk

bertemu berduaan saja.

Lebih baik kamu kembalikan saja

bunga ini kepadanya.

Bilang padanya,

saya akan menepati janji

yang sudah saya buat dengannya.

Kalau dia begini terus, saya tidak akan bisa tahan.

Jadi... kamu benar-benar tidak mau bunga ini?

Saya bela-belain menahan malu dan

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left