Specials

Release info

Mirai Nikki ANOTHER WORLD ep08 Rev2 [480p and 720p]
A Commentary by lilx3bffc
By G9_Vamps

Tags

720p
720
480p
480
Published on: 2012-06-28
Downloads: 38
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Arata bangun di sebuah ruangan misterius setelah Yuno menghancurkan Diary Masa Depannya."

"Disana dia melihat 5 pemilik diary yang lebih dulu menghilang."

"Kemudian satu per satu dari mereka menghilang setiap ingat sesuatu."

"Arata satu-satunya orang yang tersisa."

"Lalu tiba-tiba, ayahnya muncul di layar monitor."

"Ayahnya memberitahu bahwa Arata sedang berada di dunia virtual yang disebut Olympia."

"Dan satu AI yang bernama Deus telah lepas kendali lalu menyerang dunia nyata, Tokyo."

"Dia memberitahu Arata bahwa ada satu cara kembali ke dunia nyata,"

"Yaitu dengan memasukan kode penonaktifan pada Deus."

"Ayahnya pun mengirim Arata kembali ke Olympia,"

"Akan tetapi saat bangun tidur, hanya Arata yang masih memiliki ingatan waktu di ruangan itu."

Moriguchi Rui

Tak ada Moriguchi Rui di dunia nyata.

Dia hanyalah sebuah program yang hidup di dunia virtual.

Sementara ini, anggap Moriguchi Rui itu Deus.

Rui, ada yang ingin kubicarakan denganmu. Bisa bertemu di suatu tempat?

Maaf, bisa kita bicara di telepon saja?

Tiga hari yang lalu mereka menculik Haruna dan mengancamku.

Apa Haruna-chan diculik?

Lalu penculiknya mengancammu dan menyuruhmu memberikan ponsel Chronus padaku?

Benar, kan?

Maaf.

Tempat kau berada sekarang bukanlah dunia nyata.

Kau sedang berada di dunia virtual yang disebut Olympia.

Yang benar saja?

Suara apa ini?

Di Olympia mulai terjadi distorsi.

System sudah mencapai batasnya.

Cepatlah, Arata.

Temukan Deus dan masukan kode penonaktifannya.

Future Diary: Another World Episode 8

Original Sub: Markvdk1 & Kakijun

G9

G9_

G9_V

G9_Va

G9_Vam

G9_Vamp

G9_Vamps

@IDWS

@IDWS

G9_Vamps

Edited, Retimed & Translated by:

Dimana kau, Rui?

Arata-san!

Hari ini sangat indah, bukan?

Ini benar-benar terasa nyata.

Ah... maaf. Apa yang kulakukan...

Itu membuatku deg-degan.

Kousaka tetap saja Kousaka.

Kalau kau bahagia, aku juga bahagia.

Tapi aku lebih bahagia, kalau kau menganggapku lebih dari sekedar teman kelas.

Mana Rui?

Apa kau mendengarku?

Beritahu aku kalau kau bertemu dengan Rui. Aku ada perlu dengannya.

Tolong ya.

Oke Siap.

Apa yang kau lakukan, Hoshino Arata?

Deus?

Apapun yang kau lakukan, masa depan kalian tak akan berubah.

Apa kau Rui? Atau bukan?

Siapa kau?!

Arata-san! Arata-san!

Aku sudah bertemu dengan Rui-san.

Dengan Rui?!

Iya.

Pergilah ke Rumah Sakit Satake.

Aku berbohong dan mengatakan padanya, bahwa kau kecelakaan dan sedang sekarat.

Rui bilang dia akan segera kesana.

Aku memang teman kelas yang baik! Ataukah teman dekat?

Terima kasih, sudah membantuku.

Bukan masalah.

Kousaka.

Apa?

Kau selalu kuanggap sebagai teman.

Tu-tunggu. Kau bilang aku temanmu?

Sampai jumpa lagi.

Aku teman Arata?

Hore!

Arata?

Sudah kuduga, soal kecelakaan itu cuma kebohongan. Dasar Kousaka.

Kau tidak mati.

Kau benar-benar tidak mati.

Apa? Hei... hentikan!

Ah, maaf.

Tadi di telepon...

Bagaimana kau bisa tahu Haruna diculik dan aku sedang diancam?

Jangan-jangan, kau terlibat dalam penculikan itu?

Tentu saja tidak.

Ayo kita tolong dia.

Ikuti aku.

Oke.

Haruna!

Kakak.

Syukurlah...

Okie Haruna tidak punya kakak.

Apa aku...

...punya seorang kakak?

Arata, terima kasih.

Tapi... kau harus menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Oi!

Tenang saja.

Permisi sebentar...

Kau memberiku ponsel yang sama, kan?

Kau juga memberikannya kepada Hagito-san.

Apa Hagito yang kau bicarakan itu aku?

Hagito-san?! Kenapa kau bisa ada disini?

Pertanyaan yang bagus.

Sebenarnya apa ini?

Diary nya sudah mulai aktif.

Siapa dia?

Dia temanku.

Kita pergi ke tempat lain dulu, akan kujelaskan disana.

Haruna-chan diculik, dan Rui diancam oleh penculiknya.

Penculiknya menyuruh Rui memberikan ponsel ini kepadaku, kau, Fuwa Megumi, dan Furusaki Yuno.

Bagaimana kau bisa tahu banyak?

Ponsel Chronus ini mulai menampilkan catatan tentang masa depan dengan sendirinya.

Hagito-san datang karena dia ingin menanyakan soal itu.

Maaf.

Tidak, tak apa-apa.

Tak lama lagi...

Pemilik ponsel ini akan mulai saling membunuh.

Seseorang bernama Deus akan memberitahu semuanya bahwa ponsel itu adalah Diary Masa Depan,

dan memaksa kita untuk ikut bermain dalam survival game yang dibuat olehnya.

Aku harus menghentikan itu.

Jika aku bisa menghentikan gamenya,

maka...

Aku dapat menemukan Deus.

Mungkin kalian tak akan percaya padaku...

Baiklah, aku akan membantumu.

Aku tak pernah melihatmu seserius itu sebelumnya.

Hagito-san, dia tak berbohong.

Aku tak tahu.

Hagito-san?

Itu terdengar seperti dia berusaha untuk membuatku percaya.

Anggap saja aku percaya soal ponselnya yang bisa memprediksi masa depan,

tapi kenapa harus ada game yang mana kita harus saling membunuh?

Siapa itu Deus? Apa yang kau bicarakan?

Tolong percayalah padaku. Aku tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Apa dia tidak gila?

Ada kejadian pembunuhan berantai tadi malam.

Semua korbannya memiliki ponsel seperti ini.

Smartphone Chronus LTD. Bukan?

Hagito-san?!

Hanya kepolisian yang tahu soal itu!

Pelakunya adalah Okuda Yousuke!

Okuda memiliki Diary Masa Depan juga.

Deus menyuruhnya untuk membunuh orang yang memiliki Smartphone Chronus.

Akan ada pembunuhan lagi malam ini.

Hentikan Okuda sebelum malam, dan ambil Diary Masa Depannya.

Okuda Yousuke.

Akan kuselidiki.

Tapi...

Okuda... bukanlah orang jahat.

Ibunya meninggal...

Dan dia jadi merasa sendiri.

Dia dimanfaatkan Deus.

Beritahu dia, kalau aku akan jadi temannya.

Kau ini kenapa?

Aku ingin menolongnya.

Tapi hanya itu yang bisa kulakukan.

Dan juga...

Uehara Rinko-san...

Dia... Ingatannya sudah kembali.

Mungkin Hagito-san sudah mengetahuinya.

Tapi... yang kau lakukan hanyalah melarikan diri.

Kau tak boleh terus begitu.

Hadapi Rinko-san.

Hanya kau yang dia miliki.

Sebenarnya siapa kau?

Maaf.

Lain kali kita ngobrol lagi.

Rui, bisakah kau ambil Diary Masa Depan Megumi-chan?

Oke.

Juga beritahu Megumi-chan...

Aku senang kalau bisa jadi temannya.

Dia... sedang menghadapi masa yang sulit di sekolahnya.

Aku tak ingin nantinya dia merasa menyesal karena sudah melakukan hal yang benar.

Bantulah Megumi-chan.

Baiklah.

Haruna-chan juga.

Aku akan selalu ada kalau ada hal yang mengganggumu.

Maaf, sudah mengatakan hal bodoh.

Tidak.

Aku ragu kau mengerti apa yang kubicarakan, karena aku juga begitu.

Tapi...

Dunia apapun ini...

Aku hanya ingin semua orang bahagia.

Begitu juga denganmu Rui.

Terima kasih, sudah percaya padaku.

Aku...

Kau ada dihadapanku sekarang, dan aku mempercayaimu.

Apapun yang terjadi...

Kita adalah teman.

Arata, kau ini aneh.

Maaf.

Aku akan mengantar Haruna ke Rumah Sakit dan mengambil Diary Masa Depan Megumi.

Aku mengandalkanmu.

Ayo.

Anu...

Future Diary Another World subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Future Diary Another World

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left