The first 200 lines.
MENGENANG KEMATIAN
FILM INI ADALAH KARYA FIKSI BERDASARKAN KISAH NYATA.
KEMERDEKAAN TELAH DIREBUT
DENGAN GAMBARAN TOKOH SEJARAH DAN URUTAN PERISTIWA.
WALAU AKURASI SEJARAH ITU PENTING
ADA KEBENARAN BESAR TENTANG FILIPINA
YANG HANYA ADA
DENGAN MENGGABUNGKAN KENYATAAN DAN KHAYALAN.
KEKUASAAN 333 TAHUN SPANYOL ATAS FILIPINA TELAH RUNTUH.
DARIPADA MALU KARENA PEMBERONTAKAN FILIPINA,
SPANYOL MENJUAL KEPULAUAN PADA AMERIKA
SEHARGA 20 JUTA DOLAR.
SAAT AMERIKA BERSIAP MEREBUT KOLONI BARU MEREKA,
FILIPINA SALING BERDEBAT,
KE MENTALITAS REGIONAL.
DI PASUKAN FILIPINA, SATU ORANG INGIN MENYATUKAN NEGERI
MENJADI PERLAWANAN YANG BESAR.
Jenderal.
- Aku Joven Hernando. - Joven.
Putra Komandan.
KOMANDAN REVOLUSI
- Maaf atas penundaan ini. - Jangan khawatir, Pak.
Aku bangga wawancara bersamamu.
Wawancara ini untuk apa?
Kami ingin membuat majalah.
- Seperti yang kau buat. - La Independencia.
Benar.
Kami ingin selesaikan yang kau mulai.
Kami ingin jadikan hidupmu sebagai subjek artikel pertama kami.
Ini bisa menjadi novel, Nak.
Duduklah.
Apa pendapatmu?
Ini rancangan saudaraku, Juan.
Aku membayarnya sendiri.
PROVINSI CAVITE
Pasukan kita tak punya banyak uang, namun...
PROVINSI BICOL
...kita harus tunjukkan pada Amerika kita bangsa terhormat.
Berbaris!
PROVINSI PAMPANGA
Ini dari mana?
MARKAS BATAAN
KOMANDAN
Ini seragam baru dari Jenderal Luna.
Apa maksudmu? Kita sudah punya seragam.
Dia merancangnya untuk melambangkan kesatuan kita.
Aku tak mau dengarkan dia.
Ini juga perintah Presiden Aguinaldo.
Menurutku bagus kalau seragam pasukan kita sama.
Butuh kerja keras untuk menyatukan negara hancur, Joven.
Kudengar kabinet akan buat keputusan mengenai Amerika.
Lebih mudah mempertemukan bumi dan langit
daripada membuat dua orang Filipina sepakat.
RAPAT KABINET PROVINSI BULACAN
DEBAT APAKAH HARUS MEMERCAYAI
KEHADIRAN PASUKAN AMERIKA DI NEGARA INI.
SEBAGIAN BESAR PERCAYA AMERIKA MEMILIKI NIAT BAIK.
Pak Presiden!
Kita tak ada kemajuan.
Sementara kita berdebat, Pasukan Amerika makin kuat.
Kita harus serang mereka sekarang,
meski banyak pasukan kita yang mati.
Kita bisa usir mereka dari Manila, dan merebut Intramuros.
Pasukan kita lebih banyak!
- Kita punya 4.000 pasukan! - Amerika hanya beberapa ribu.
Kita bisa usir dari negara kita.
Aku sudah kirim Arguelles dan Buencamino
untuk negosiasi perjanjian perdamaian dengan Jenderal Otis.
Mereka permainkan kita.
PERDANA MENTERI PERTAMA
Kudengar 7.000 tentara akan tiba untuk membantu mereka.
Pak.
Kalian lihat? Jenderal Luna benar.
Kita harus bertindak!
MENTERI INDUSTRI
Spanyol juga berperang dengan Amerika.
KETUA KABINET
Musuh dari musuhku adalah temanku.
Amerika melawan Spanyol di Kuba.
Apakah mereka menjajah Kuba? Tidak.
Sebaliknya, mereka membantu orang Kuba mengusir orang Spanyol.
Kita tak perlu takut.
Kali ini kita harus coba berdamai.
Ini konyol.
Benar, Tn. Paterno.
Tak bisa bekerja sendiri.
Para pendahulu kita,
mengorbankan nyawa mereka demi kemerdekaan kita.
Jika musuh Amerika adalah Spanyol,
kenapa mereka tak bersekutu?
Kenapa kita dilarang memasuki Intramuros?
PERINTAH AMERIKA,
PASUKAN MENJAUHI INTRAMUROS,
PUSAT MANILA.
Aku setuju dengan Tn. Paterno.
Aku memilih damai.
Kau buta!
Daripada duduk di sini, kita harus kumpulkan alat perang,
menggali parit, dan melatih pasukan kita.
Jangan percaya janji-janji orang Amerika!
Yang pura-pura tidak tahu, tak berhak ada di sini!
Bagaimana dengan bisnis kita?
Jika berperang, ekonomi akan jatuh.
Bagaimana kita akan beri makan keluarga?
Bisnis atau kemerdekaan?
Negaramu atau diri kalian? Pilih!
Aku mengenalmu.
Kau bagian dari pemerintah Spanyol,
saat mereka hancur, kau berganti pihak.
Sekarang situasi sedang sulit, kau ingin bergabung dengan Amerika.
Cukup. Kita semua punya kepentingan sendiri.
Kita hanya manusia.
Kenapa kau bicara tentang bisnismu
saat kita seperti budak di sini?
Aku juga cinta negara kita.
Omong kosong!
Sekarang, Amerika ada di pihak kita.
Mereka berjanji di Hong Kong.
Amerika akan lakukan apa pun
untuk kalahkan negara lain yang ingin menjajah kita.
Bersiaplah.
Kita akan mulai satu jam lagi.
AGUSTUS 1898
AMERIKA BERLATIH PERANG DENGAN SPANYOL
UNTUK MENIPU PIHAK FILIPINA.
- Kita tunggu Pakta Paris. - Kita ada delegasi di Paris?
Atau setidaknya pengawas?
Kau seperti perjaka yang percaya cinta seorang pelacur!
Beri tahu rakyat kita
kalau kemerdekaan takkan didapat dengan melindungi satu keluarga.
Mereka harus membayarnya.
- Bagaimana? - Dengan darah dan keringat.
Mereka harus berpartisipasi.
Pak Presiden.
Maafkan nada suaraku yang tinggi.
Aku akui keraguanmu ada alasannya.
Tidak salah menunggu, dan tidak salah
jika Jenderal Luna ingin perkuat pasukan kita.
Tuan-tuan,
mari kita berdoa untuk perdamaian,
tetapi harus siap perang.
SPANYOL MENYERAH PADA MAYJEN WESLEY MERRITT
DAN MENYERAHKAN KOTA INTRAMUROS
TANPA ADA KORBAN JIWA.
Selamat datang di Manila.
Kota ini milik kita.
Istirahatlah.
Tetap waspada.
Tahan!
Aku bilang, "Tahan!"
Lari!
Ayo pergi dari sini!
Tuan-tuan...
Tentara Amerika menembaki tentara kita di Santa Mesa.
- Apa? - Bagaimana bisa?
Mereka merebut San Juan, Paco, Pandacan, dan kota tetangga lainnya.
Mereka membuat kesepakatan dengan Spanyol di Intramuros.
Kesepakatan? Bagaimana bisa?
Buencamino, Arguelles.
Manila sudah jatuh.
Kota kini sudah dijajah Amerika.
Jenderal Luna,
kau yang memimpin.
Perang ada di tanganmu.
Bagaimana caranya? Menggigit mereka?
Bersama patriot-patriot ini yang membantuku?
Ayo!
Bagaimana ini bisa terjadi?
Kita tak bisa bicara dengan mereka.
Sungguh sebuah kehormatan berperang demi tanah air.
Jangan berpikir sebaliknya.
Kita maju, rekan seperjuanganku.
Kita berhasil atau kita mati.
Amerika ditakdirkan untuk lebih baik.
Kita bangga tidak memiliki kenangan akan perang.
Tetapi demi kemanusiaan melawan penindasan semua negara,
atas hak hati nurani, hak memberi suara mereka.
Di sejarah kita, tidak ada adegan pembunuhan kejam,
di mana ribuan orang saling membunuh.
Dan bangsa Amerika tak pernah
dikuasai ambisi jahat,
untuk menyebarkan perusakan,
bahwa manusia harus ditempatkan pada kursi kekuasaan.
Kami negara manusia yang berkembang,
dan siapa yang akan atau bisa, membuat batasan pada kemajuan kami?
Ini adalah takdir nyata Amerika Serikat
untuk berusaha maju dan menang.
Tembak hanya di satu arah!
Jangan buang-buang amunisi!
Tembak!
Tembak!
Bidik lebih baik. Jangan buang peluru.
Jangan mundur!
Tembak!
Jenderal!
Pasukan kiri dalam bahaya!
Jenderal!
Kirim pesan ke pasukan kita di Kawit.
Beri tahu Kapten Janolino untuk membantu pasukan kiri.
Musuh jangan sampai lewat.
No comments yet. Be the first to leave one.