The first 169 lines.
Beberapa orang mengatakan aku terlalu sensitif.
Apa sekarang?
Missy memberiku permen karet kayu manis.
Baiklah.
Dan beberapa orang maksudku semua orang.
Walaupun aku tak seperti X-Men...
Aku selalu punya indera yang sangat tajam.
Georgie, pakai lagi sepatumu!
Dia tak bisa mencium ini.
Ya, aku bisa!
Pendengaranku juga luar biasa.
Saat makan malam, aku bisa mendengar kebisingan mengunyah,
mengisap,
mengunyah,
alat makan bergesekan dengan piring,
mengunyah,
dan napas berat ayahku...
saat bergelut dengan botol saus tomat.
Tapi malam ini, ada satu suara yang tak bisa kuabaikan.
Kenapa tak makan, Sheldon?
Bagaimana bisa dengan bunyi itu?
Bunyi apa?
Dengungan bernada tinggi yang mengganggu itu.
- Aku tak mendengar apa-apa. - Ayah juga.
Bagaimana bisa?
Tunggu, sepertinya aku mendengarnya.
- Benarkah? - Ya.
Bunyinya dari wajahmu.
Ya, aku mendengar dengungan kecil,
tapi kulkas memang mengeluarkan bunyi, Sheldon.
Ini baru. Biasanya bunyinya tak begini.
Kita harus memanggil tukang reparasi.
Ayah tak mau mengeluarkan uang untuk kulkas yang tak rusak.
Anggap saja mengeluarkan uang untuk stabilitas mentalku.
Abaikan saja, Sheldon.
Mengabaikan hal yang mengesalkan bukanlah kelebihanku.
Sedangkan terobsesi untuk memperbaikinya,
itulah yang membuatku bersemangat.
Apa yang kau lakukan?
Bunyi kulkas itu di antara nada D dan D kres.
Itu membuatku merinding.
Bagaimana jika wajahmu kubekap bantal dalam waktu lama?
Tidak, itu berbahaya.
Apakah kita punya penutup telinga?
Jika kita punya, aku pasti sudah memakainya.
Tidurlah.
Aku tak bisa.
Masukkan jarimu ke telingamu.
Yang bisa mendorong masuk kotoran telingaku?
Tidak, terima kasih.
Selamat pagi.
Kau mencoba membunuh Nenek?
Tidak, menurutku Nenek hebat.
Lalu kenapa kau di ranjang Nenek?
Aku tak bisa tidur,
kulkas kami mengeluarkan bunyi yang aneh.
Tapi begitu pun salah satu lubang hidung Nenek,
jadi jangan harap aku kembali malam ini.
Pulanglah sebelum Nenek menelepon polisi.
Nenek takkan melaporkanku ke polisi.
Kalau begitu Nenek telepon Ibumu.
Nenek akan melakukan itu.
Jangan bawa kunci serep Nenek.
Kau tahu tentang bertahan dari siksaan fisik?
Karena keluargaku melarikan diri dari Komunis Vietnam,
jadi kami pasti tahu tentang penyiksaan?
Menurutku begitu.
Baiklah, kau beruntung.
Apa yang ingin kau ketahui?
Aku tersiksa oleh bunyi kulkas kami...
dan aku tak tahu cara menghadapinya.
Pamanku akan membayangkan membedah perut penyiksanya...
dengan bambu runcing.
Mungkin lebih baik kucari buku tentang memperbaiki kulkas.
Baik, topik lain, Jessica Geiger mengenakan bra hitam.
Aku melihatnya dari lengan kemejanya.
Bukan krem atau merah muda, tapi hitam.
Sangat misterius.
Kau sedang apa?
Aku akan membongkar kulkas...
dan mencari tahu sumber bunyi itu.
Itu ide yang sangat bagus.
Biasanya kau tak mendukung usahaku.
Aku sudah lebih dewasa.
- Hai, Ibu. - Apa yang kau lakukan?
Kabar baik. Aku tahu bagian mana yang mengeluarkan bunyi itu.
Kau harus merakitnya kembali!
Kini kita akan mendengar kabar buruk.
Apa yang membuatku berpikir bisa memperbaiki ini?
Aku cerdas dan punya buku.
Kau masih berpikir kau cerdas?
Ya.
Sudah kularang. Dia tak mau mendengarkan.
"REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA HANK'S"
Dua ratus dolar?
Tak apa-apa. Kita akan mencari uangnya.
Tunggu, kulkas lama di garasi!
Apa artinya itu?
Aku sepertinya mendonasikan kulkas itu ke gereja.
Untuk orang yang membutuhkan.
Kau bercanda?
Aku sering melihat situasi tegang seperti ini.
Kuberi kalian waktu.
Kau tahu berapa biaya memperbaiki kulkas itu?
Dua ratus dolar. Pendengaranku sangat baik.
Tahukah kau...
betapa keras Ayah bekerja untuk mendapatkan uang?
Maafkan aku.
Ayah tak peduli berapa lama,
kau akan mengganti uang itu.
Ya, Pak.
Ayah sangat kecewa kepadamu.
Jika kau menangis, aku tak bisa menikmati kesedihanmu.
Ibu,
karena Sheldon membuat Ibu mengeluarkan uang sebanyak itu,
kini siapa anak kesayangan Ibu, aku atau Georgie?
Kau tahu Ibu tak punya anak kesayangan.
Yang benar saja.
Siapa pun yang pertama membawa keluar sampah...
adalah kesayangan Ibu.
Ibu pikir kita bodoh.
Ayah, aku senang memberitahumu...
aku mendapat pekerjaan untuk membayar uang Ayah.
Benarkah?
Aku akan menjadi pengantar koran.
Itu bagus.
Ayah bangga denganmu.
Dengan apa kau berencana mengantarkan koran?
Sepeda.
Kau tak bisa naik sepeda.
Tak ada yang tak bisa kupelajari.
Seminggu lalu, aku tak bisa membongkar kulkas.
Dia tak bisa mengantar koran.
- Kenapa tidak? - Itu terlalu berbahaya.
Kurasa kau berlebihan.
Kau berharap dia naik sepeda pukul 05.00...
padahal ada mobil, anjing, dan entah apa lagi?
Aku begitu saat seusianya. Georgie juga.
Kau akan mengajari adikmu cara melakukan ini.
Bagaimana jika aku tak mau?
Kau tetap akan melakukannya.
Tak ada yang menanyakan pendapatmu.
Aku sudah tahu jawabannya, aku jadi antusias.
Georgie.
Georgie.
Apa?
Aku siap membersihkan noda moral pada pribadiku.
Aku benci semua hal tentangmu.
Kapan korannya diantar?
Saat waktunya.
Itu tautologi.
- Apa? - Tautologi.
Pernyataan benar, tapi tak informatif.
Seharusnya kau yang mengajariku.
Itu lucu.
Itu dia. Di sini.
Ini menarik.
Terserah.
Terima kasih. Semoga harimu menyenangkan.
Lalu apa?
Bawa ke garasi dan lipat.
Astaga.
Lipat seperti ini.
Lalu ikat dengan karet gelang.
Tapi lipatanmu tak sama rata.
Tak ada yang peduli.
Aku peduli.
Lakukan sesukamu.
Bangunkan aku jika kau sudah selesai.
No comments yet. Be the first to leave one.