Traveler (트래블러)

Traveler (트래블러)

Download Indonesian Subtitle

Release info

트래블러ㆍTravelerㆍE02 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Cast: Ryu Jun-yeol

Tags

other
Published on: 2019-03-01
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Meskipun sudah tua dan bernoda"

"Gedung-gedung ini sangat indah"

"Walaupun runtuh"

"Dia tidak kehilangan martabatnya"

"Dia menarik"

"Sekaligus membingungkan"

"Kuba, negara menakjubkan yang tidak dapat digambarkan dengan satu kata"

"Episode terakhir"

"Jun Yeol tiba di Kuba setelah terbang selama 30 jam"

Seribu dolar Kanada?

"Dia berhasil menukar uang sendiri"

Aku ingin pergi ke Concordia.

- Ya. - Concordia. Berapa tarifnya?

"Dia pun berhasil mendapatkan diskon tarif taksi dan penginapan sendiri"

Selamat datang di Casa Concordia.

"Dia tiba dengan selamat di penginapan pertama di Kuba"

"Pertemuan pertamanya dengan jalanan Havana"

"Memulai perjalanan dengan kamera, buku panduan, dan kedua kakinya"

"Aku tidak tahu apa yang harus kupotret terlebih dahulu"

"Pemandangannya terus membuatnya berhenti"

"Aku dalam masalah. Aku terus berhenti"

"Pemandangannya sangat indah"

"Sebuah pertunjukan yang menarik oleh para pria misterius"

Hai!

- Terima kasih. - Kamu bisa memberi kami tip?

Ya. Tidak masalah.

"Jun Yeol tetap memberinya tip walaupun orang itu menipunya"

- Apakah kamu tahu EXO? - EXO?

- Aku punya teman di EXO. - "Growl".

- Anggota yang mana? - Aku berteman dengan Suho.

"Dia merasakan keranjingan K-pop di sebuah negara asing"

Aku akan mendatangi apa pun yang kulihat.

"Dia mengikuti ke mana pun kakinya membawanya"

"Inilah serunya bepergian sendirian"

"Mencari penginapan baru sendiri"

"Dia mengalami kesulitan menemukan sebuah penginapan pada hari libur"

Hai.

Boleh aku melihat rumahmu?

"Setelah mengalami banyak kesulitan, dia menemukan penginapan keduanya"

Aku sangat letih.

Astaga, lihat ini.

"Mobil merah itu menarik perhatian Jun Yeol"

Kalau aku pergi ke Vinales...

"Dia pilih taksi yang akan dia naiki hari berikutnya ke Vinales"

"Di ujung penantian yang sangat panjang"

"Akhirnya dia membeli kartu Wi-Fi setelah dua jam"

"Hari-harinya di Havana berlalu dalam waktu singkat"

"Perjalanannya yang tidak terduga di Kuba akan berlanjut"

"Hari perjalanan ke-4, 29 Desember"

"Pukul 5 pagi, di depan penginapan Jun Yeol"

"Ceklek"

"Membuka"

"Jun Yeol meninggalkan penginapannya saat fajar dan pergi ke satu tempat"

"Jun Yeol, pemburu matahari terbit"

Ini belum lama, tanggal 6 Oktober.

- Aku pergi ke Samcheok. - Samcheok?

- Ini matahari terbit. - Matahari terbit?

"Kamera Jun Yeol, matahari terbit di Samcheok dari Laut Timur"

Kuambil foto ini di Kanada.

"Kamera Jun Yeol, matahari terbit di Vancouver, Kanada"

Kuambil foto yang keren ini di Meksiko.

Itu saat kursus menunggang kuda pada pagi hari.

Aku sedang menunggang kuda.

"Kamera Jun Yeol, matahari terbit dari pantai di Meksiko"

Kurasa aku akan pergi melihat matahari terbit besok.

Kurasa aku tidak akan pergi ke bar jaz sekarang.

Aku ingin tidur lebih cepat dan melihat matahari terbit besok.

Aku tadi melihat peta karena...

Malecon sangat dekat dari pantai.

Aku akan melihat matahari terbit dari Malecon.

Aku berencana untuk pergi sendiri.

Kita bisa berangkat sekitar pukul 5.30 pagi.

Benar. Kalau ada yang ingin coba kulakukan selama perjalananku,

itu adalah melihat matahari terbit atau terbenam.

Aku akan menyambut matahari terbit dan mengucapkan selamat tinggal

kepada matahari terbenam di Kuba.

Kita selalu cemas.

Kita tetap cemas walaupun ini masih gelap.

Kalau kita berangkat saat langit mulai terlihat kebiru-biruan,

itu berarti kita mungkin akan melewatkan matahari terbit.

Kita harus pergi saat gelap gulita.

Aku pergi ke sana untuk melihat bagian atas matahari.

Bagian atas yang muncul.

Matahari akan terbit dari Kastel Morro seperti ini.

Matahari terbenam di arah berlawanan dari kastel itu kemarin.

"Matahari terbenam arah berlawanan dari kastel itu kemarin"

Apakah mereka menunggu karena mengira akan kuberi makanan?

Kenapa kamu datang kepadaku?

Aku mau pergi.

Itu toko ponsel.

Hai.

Mereka sedang berpesta di sana.

"Menyenangkan melihat-lihat Havana saat fajar"

Selamat pagi.

"Havana perlahan-lahan terbangun dari tidur"

"Orang-orang sedang menunggu bus pagi"

Aku sering naik bus pagi pertama di masa lalu.

"Ini mengingatkannya pada bus pertamanya"

Saat aku naik bus pertama,

aku bisa duduk di bangku yang kuinginkan.

Kurasa tempat gelap itu adalah laut. Benar, bukan?

Aku bisa mencium aroma laut.

"Akhirnya dia tiba di Malecon pagi-pagi sekali"

Saat ini, waktu saat ini adalah...

Pukul 5.35 pagi.

Aku harus memeriksa apakah ada Wi-Fi di sini.

Jadi, aku bisa mencari penginapan di Vinales.

Ya. Aku punya Wi-Fi di sini.

Baiklah kalau begitu. Aku akan mencari satu tempat.

"Dia masuk ke internet sebelum matahari terbit"

"Terkejut"

Ombaknya sampai ke atas sini. Ini basah.

Bagian ini benar-benar basah. Tanganku basah karena menyentuhnya.

Ini sedikit lebih baik.

"Dengan hati-hati mencari tempat untuk mengakses internet"

Tempat ini juga basah, tetapi aku bisa duduk di atasnya.

Tempat itu benar-benar basah.

Matahari mungkin akan terbit dari sana.

"Para pemburu matahari terbit sedang memeriksa arah"

Benar?

Kastel Morro di sebelah sana. Kurasa matahari akan terbit di sana.

"Timur, tempat matahari akan terbit, masih gelap"

Sudah pukul 5.44 pagi.

"Pukul 5.44 pagi, Malecon"

"Dia mencoba mengakses internet dengan kartu Wi-Fi yang dia beli"

Katanya tidak bisa terhubung.

"Sulit mengakses internet di Kuba pada percobaan pertama"

Berhasil.

"Halaman masuk yang kosong berhenti saat memamerkan kecerahannya"

"Dia melihat apakah matahari terbit sambil mencoba mengaksesnya"

"Akhirnya dia mengakses halaman masuk"

"Tinggal satu langkah lagi"

"Dia memasukkan 24 huruf nama pengguna dan kata sandi"

Ya!

Kupikir bagian itu sedikit cerah.

"Dia terus melihat kecerahan langit"

Aku mengakses situs web Airbnb.

"Dia masuk ke situs web penginapan untuk pertama kalinya di Kuba"

Je Hoon mendarat di sini pada tanggal 1 Januari.

Tetapi dia akan mendarat di sini pada malam hari. Tanggal 2 Januari.

Kami harus tinggal di sini sampai tanggal 4.

"Mulai mencari tempatnya menginap bersama Je Hoon di Havana"

Astaga, lihat yang ini.

Ada sebuah brankas juga. Apakah ini sebuah hotel?

Setiap orang punya selera sendiri saat memilih penginapan.

Menurutku, selimut yang terlihat mewah itu...

Itu tidak membuatku tertarik.

Saat melihat selimut putih,

aku mulai memercayai penginapan itu.

Aku ingin selimut berwarna putih.

Aku... Ini bukan pilihanku.

Bukan pilihanku.

Astaga, pemandangan di sini luar biasa.

Itu berarti tempat ini menghadap pusat kota Havana.

Kamu akan menyadarinya begitu melihat penginapannya juga.

Tidak banyak bangunan yang tinggi di sini, kecuali hotel.

Kita harus pergi agak jauh dari pusat kota.

"Lokasinya terlalu jauh. Jadi, itu bukan pilihan"

Karena akan menginap bersama Je Hoon, standarku sudah naik.

Yang ini terlalu jauh.

Seperti pemurni air yang rumit,

aku akan berusaha memesan penginapan terbaik untuk Je Hoon.

Astaga, lihat yang ini. Ini di tengah-tengah Kota Tua.

Ini pusat kota.

Kita bahkan bisa pergi ke Museum Nasional Seni Rupa

dan Museum Revolusi mengenakan sandal.

Ini akan menjadi perjalanan yang mewah bagi Je Hoon.

Yang ini. Tempat ini terlihat cukup bagus.

Aku akan simpan yang ini untuk sementara.

Aku mendapat banyak gigitan nyamuk.

"Sebelum matahari terbit, orang-orang berkumpul di Malecon"

"Pukul 6.20 pagi, Malecon"

Waktunya hampir tiba.

Matahari akan terbit.

"Sudah waktunya matahari terbit"

Tetapi matahari terbit dari sana.

Tetapi matahari terbit dari sana.

Saat itu, kulihat sinar matahari menerangi belakang Malecon.

Matahari akan terbit dari sana.

Aku harus menemukan tempat itu.

Naluriku mengatakan

ada yang tidak beres.

Seharusnya kita tidak di sini. Kita harus pergi ke tempat kita ditipu.

- Di sebelah sana? - Di ujung alun-alun itu.

Kalau begitu, kita akan melihat matahari terbit dari sana.

- Waktunya... - Meragukan. Butuh sepuluh menit.

- Ya, butuh waktu sepuluh menit. - Saat itu, langit menjadi biru.

Kita harus berlari ke arah itu, bukan?

"Jun Yeol masih ingin berlari ke alun-alun"

Ayo kita lari.

"Tak mau melewatkan matahari terbit, mereka memutuskan pindah tempat"

Aku sudah memutuskan.

Agar tidak melewatkan matahari terbit,

kami harus berlari sekarang.

Tidak ada waktu untuk ragu.

"Langit mulai membiru"

Kita sudah membawa semuanya?

Kyu Deok, kita harus kembali.

Senang melihat matahari terbit di antara bangunan, tapi tetap saja.

"Tetapi tempat terbaik adalah sebuah tempat terbuka"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left