Pluribus

Pluribus

Descargar subtítulo en Indonesian

Temporada 1

Información de lanzamiento

Pluribus S01 ATVP WEB h264-ETHEL
Comentario por tedi
Retail ATVP (9 eps)

Etiquetas

webdl
Publicado el: 2025-12-24
Descargas: 573
Para personas con discapacidad auditiva: Yes

Vista previa de los subtítulos en Indonesian

Las primeras 181 líneas.

Kepada seluruh pelanggan kami

Manajemen terpaksa membuka unit Anda.

Restitusi akan diberikan. Mohon maaf.

Eh… Halo, Pak.

Namaku…

Halo, aku Carol Sturka.

Eh, aku dari… …Amerika Serikat…

Berhenti menggangguku, Jalang!

Persetan kau, Bajingan!

POLISI NEGARA BAGIAN

Hai, Carol.

Bisa dengar kami?

Jika ingin merespons,

kau cuma perlu mengangkat perangkat dan berbicara lewat itu.

Ada tombol tekan untuk bicara di sisinya.

Hei, Carol!

Seperti di Adam-12 . Ingat, kau dulu suka acara itu?

Apa?

Oh, hai, Carol.

Kau buru-buru meninggalkan rumah sakit. Apa, eh, semua baik-baik saja?

- Yap. Ya. - Hei, Carol!

Cuma… Cuma mau pulang.

Apa kau lebih nyaman menyetir Range Rover-mu?

Kami bisa antarkan.

Selain itu, kami dengan senang hati melepaskan perangkat tes alkohol itu.

Tidak usah.

Hei, Carol.

Sedang apa di sini?

Kalian di rumahku? Apa yang kalian lakukan dalam rumahku?

Menambal lubang.

Selain itu, banyak pecahan kaca untuk dibersihkan.

Yah, siapa yang izinkan kalian masuk ke rumahku?

Kau.

Ingat? Saat kau naik ambulans dengan kami,

dan kami membalut perban di punggung Zosia.

Kami tanya jika kau mau kami merapikan rumahmu sedikit,

dan kau mengangguk tanpa sadar.

Baiklah. Ya ampun. Terserah. Semuanya sudah keluar?

Ya. Kami hampir selesai di sini, Carol.

Tapi kami bisa tunda sentuhan akhirnya dan pergi sekarang jika kau mau.

Memberimu ruang.

Aku mengenalmu?

Hai.

Kau wali kota.

Terima kasih sudah memilih.

APA YANG KUKETAHUI TENTANG MEREKA

1. INGIN MENYENANGKAN - MAU MEMBERIKU BOM?

2. TAK BISA MEMBUNUH, BAHKAN LALAT

3. TIDAK PILIH KASIH, SEMUA SAMA

4. MENCOBA MENGUBAHKU! 5. SANGAT JUJUR?

Aku butuh relawan.

Bukan politikus.

Kau. Cebol.

Yang lain silakan istirahat… minum kopi, atau terserah.

Ikut aku.

Dengan senang hati.

Duduklah, eh… Siapa namamu?

Namamu?

Eh, yah…

Individu ini bernama Lawrence J. Kless.

Atau Larry bagi teman-temannya, dan dia punya banyak teman.

Terserah. Duduklah… saja.

Kau suka buku-bukuku?

Oh, kami suka buku-bukumu.

Apa yang kau suka darinya?

Semuanya. Bukumu ekspresi dirimu, dan kami sangat menyukaimu.

Mmm. Harus lebih spesifik. Pengembangan tokoh. Alur cerita.

Oh, ya. Ya. Kami sangat menyukai pengembangan tokoh dan alur ceritanya.

Yang mana saja?

Semuanya.

Jangan marah, Larry, tapi, eh, kurasa kau membohongiku.

Kedengarannya seperti kau belum membaca karyaku.

Oh. Tapi kami sudah membacanya.

Astaga, dari mana mulainya?

Di novel pertamamu,

eh, kami sangat mengagumi deskripsi gaun Lucasia pada halaman dua.

"Untaian sutra terbaik yang berkilau bagai emas tenun,

seakan-akan sang surya menghujani pundak Lucasia

dengan ciuman bertubi-tubi."

Sebagian dari kami terpesona.

Baiklah.

Ha.

Bagaimana perbandingan antara karyaku dengan… Shakespeare?

Sama. Sama apiknya.

Kau menyukai buku-bukuku seperti…

Macbeth ?

Atau Much Ado ?

Ya. Juga Henry VI , babak satu, dua, dan tiga.

Yah, bagaimana dengan karya populernya? Romeo and Juliet ?

Sangat apik. Kau pernah baca kuarto pertama 1597?

Tidak, kau belum baca, tapi itu wajib. Kami akan bawakan aslinya.

Jadi, Larry, kau bilang kau menyukai seri Wycaro

seperti drama bahasa Inggris paling terkenal sepanjang masa?

Carol.

Saat kami memikirkan satu bagian dari mahakarya…

Berhenti pakai kata itu.

Dari salah satu bukumu.

Kami mengalaminya melalui banyak mata. Banyak hati.

Ingat wanita bernama Moira McAllister?

Eh, Moira gila dari Kota Kansas yang mengirimiku topi rajut konyol?

Benar, tentu saja. Kini dia bagian dari kalian.

- Ya. - Mmm.

Sebelum menemukan bukumu, Moira depresi berat.

Bahkan, dia berniat…

Kau memberinya alasan hidup.

Kau buat hidupnya lebih baik.

Begitulah kami melihat karyamu, dan kau. Melalui mata Moira.

Apa pendapat Helen tentang bukuku?

Katakan.

Helen sangat mencintaimu.

Bukan itu yang kutanya, Larry.

Katakan. Apa pendapat Helen tentang buku Wycaro ?

Carol, kau dengan tegas menyuruh kami melupakan Helen.

Ya, tapi kali ini ada dispensasi khusus.

Apa pendapat Helen tentang buku Wycaro -ku?

Larry?

Dia pikir buku-bukumu… tidak berbahaya.

Tidak berbahaya?

"Permen kapas" adalah istilah yang dia pakai. Sering kali.

Permen kapas.

Ya.

Kau tahu sendiri, Helen sangat suka permen kapas.

Aku tidak ingat Helen pernah makan permen kapas.

Oh, tidak. Dia mengonsumsinya empat kali dalam hidupnya, dan tiap…

Ya. Kau tidak hadir. Tapi sungguh…

Helen pikir kau tahu cara menyenangkan pembacamu.

Dan dia sangat bersyukur atas kehidupan indah kalian,

yang Wycaro sediakan.

Dia sangat bangga padamu.

Apa pendapat Helen tentang novelku yang belum terbit?

Mmm. Kepompong Getir.

Apa pendapatnya?

Carol. Rangkaian pertanyaan ini tak…

- Bisa kita bahas hal lain? - Aku mau tahu.

Jika kau memberitahuku, aku akan bahagia.

Helen pikir lumayan.

Lumayan bagus?

Atau lumayan…

buruk?

Ya, buruk.

Bagaimana dengan 200 halaman terakhir?

Helen berhenti di halaman 137, paragraf ketiga.

Bukunya 489 halaman.

Dia baca dua halaman terakhirnya. Dia pikir akhirnya bagus.

- Jika dia benci… - Dia tidak benci.

Jika dia benci, kenapa menyuruhku menerbitkannya?

Karena dia bicara dengan Val, mereka setuju kariermu tak akan hancur.

Serta membuatmu bahagia.

Keluar.

TIDAK BISA BERBOHONG.

Hai, Carol.

Sini.

Terima kasih.

- Kau mau ini? -

Kau suka mobil polisimu?

Tentu saja.

Fakta menarik,

polisi yang mengemudikan kendaraan itu,

saudari suami guru kelas tiga putranya

adalah anggota terdaftar klub fan Wycaro .

Wah. Santai.

Eh, dengar, mengenai, em…

Itu tak akan terjadi seandainya aku mengetahui bahwa

kalian… cukup murah hati untuk memberiku peledak, dan aku menyesal.

Jangan menyesal.

Yah, aku minta maaf kau terluka.

Kau mau menjawab beberapa pertanyaan?

Tentu saja.

Eh, sekitar satu pekan lalu, Wakil Menteri Per…

Yah, maksudku kalian. Aku tahu kalian satu kesatuan. Aku paham.

Baiklah, kalian semua, dalam wujud Wakil Menteri…

Kalian memberitahuku kalian kurang memahami cara kerjanya.

Penggabungan ini. Jadi, pertanyaanku, apa kalian sudah memahaminya sekarang?

Kami sudah lebih memahaminya sekarang, ya.

Jadi… Adakah cara untuk membalikkannya?

Penggabungan itu?

Tidak adakah cara membalikkannya?

Zosia?

Kami sangat ingin menyenangkanmu, Carol, tapi kami…

kami tak bisa menjawab pertanyaan seperti itu.

Benar. Tapi kau menolak menjawab adalah jawabanku.

More Indonesian subtitles for Pluribus

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left